Lulusan UIN
- account_circle Alma'arif Arif, Dosen UIN Bengkalis
- calendar_month Kam, 26 Mar 2026
- comment 0 komentar

BENGKALIS kanal31.com Sebagai dosen di PTKIN (Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri) yang sangat paham perkembangan peradaban manusia yang menyebabkan saya sudah ribuan kali menulis soal sains dan perkembangan dunia; saya justru berterima kasih atas kritik ini.
Kritik ini memberi bukti seterang matahari; apa yang menjadi keresahan saya dan sudah saya tulis selama ini 1000% benar adanya.
Inilah sebabnya adanya perubahan status dari IAIN (seperti seminary dalam Kristen), harus diubah menjadi UIN. Perubahan itu bukan sekedar nama, tetapi perubahan yang bersifat filosofis, praksis dan aksiologis sekaligus.
IAIN yang semula hanya melahirkan orang “ngalim” yang hanya menguasai ilmu-ilmu abad pertengahan yang menjadi pejuang agama; berubah menjadi pejuang kemanusiaan yang menguasai ilmu-ilmu non-agama seperti kedokteran, technique, IT, MIPA, artificial intelligent dan sebagainya, namun memiliki moral berlandaskan nilai-nilai Islam yang rahmah, toleran dan terbuka.
Mereka terlalu sulit dan tidak gaduk (tidak sampai) memahami apa yang saya pikirkan dan saya ketahui.
Islam azas tujuanmu…
Membangun citra keagungan bangsa…
Berdasar Pancasila…
Gambar yang dijadikan bahan kritikan ini kebetulan UIN Jogja sebagai PTKIN tertua di Indonesia yang sudah melahirkan tokoh sekelas Pak Mukti Ali, Pak Amin Abdullah, dan ratusan tokoh nasional.
Jangan ragu menuntut ilmu di PTKIN, terutama IAIN Datuk Laksemana Bengkalis. Saya akan terus memberitahu bagaimana perkembangan dunia ini akan “menggila” yang tidak pernah dipikirkan oleh orang awam, apalagi para santri. Pembicaraan kami di S-2 sudah sampai pada cyborg, immortality, koloni di bulan (yang bagi kaum sidang itsbat jelas gak mungkin), makanan sintetis, stemcell yang tak butuh hewan ternak, kloning manusia yang memungkinkan datuk-datuk kita dibangkitkan kembali secara presisi karena rekayasa DNA yang presisi dan sebagainya.
- Penulis: Alma'arif Arif, Dosen UIN Bengkalis

Saat ini belum ada komentar