Breaking News:
Beranda » NETIZEN » Untuk Mensyahidkan Khomenei, Butuh 30 Bom dan 200 Pesawat Tempur

Untuk Mensyahidkan Khomenei, Butuh 30 Bom dan 200 Pesawat Tempur

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KALBAR Kanal31.com — Khamenei telah syahid. Nanti dibilang tewas, ada yang marah pula. Untuk men-syahid-kan imam tertinggi Iran itu, Israel dan Amerika butuh 30 bom mengerahkan 200 pesawat tempur. Simak narasinya sambil imagine seruput Koptagul, wak!

Tanggal 28 Februari 2026, langit di atas Teheran berubah jadi laboratorium fisika terbesar di Timur Tengah. Bukan eksperimen mahasiswa, melainkan eksperimen geopolitik berskala raksasa. Targetnya satu kompleks milik Ali Khamenei. Rumusnya sederhana tapi kejam, decapitation strike. Jika kepala komando dipenggal, sistem komando dan kontrol diharapkan limbung. Untuk sampai pada “kepastian ilmiah” itu, dikabarkan sekitar 30 bom dan 200 pesawat tempur dikerahkan. Ya, tiga puluh. Dua ratus. Angka yang terdengar seperti inventaris perang dunia, bukan satu target tunggal.

Operasi ini disebut “Operation Epic Fury” oleh Amerika dan “Roaring Lion” oleh Israel. Namanya dramatis, pelaksanaannya matematis. Berbulan-bulan intelijen memetakan pergerakan, membaca pola pertemuan pagi, memindai radar, menghitung respons pertahanan udara Iran. Ketika momentum dianggap tepat, sebuah “target of opportunity” saat para elite berkumpul, tombol ditekan. Elemen kejutan dipilih siang hari, bukan malam. Logikanya sederhana, manusia lebih lengah pada rutinitas terang.

Fase awal mengikuti doktrin SEAD, suppression of enemy air defenses. Radar dan situs misil anti-udara dibuat sibuk menghadapi gelombang ancaman simultan. Dalam teori sistem, ini disebut overload, terlalu banyak input membuat respons melambat. Secara teknis, menciptakan permissive airspace adalah prasyarat agar gelombang utama masuk tanpa risiko tinggi. Beberapa munisi memang berhasil ditembak jatuh, tetapi ketika target datang dari berbagai arah, utara melalui koridor regional, dari Teluk Persia, dari laut, pertahanan berubah seperti server yang kelebihan trafik.

Sekitar 200 pesawat dilaporkan terlibat dalam keseluruhan operasi Israel, termasuk F-35 berteknologi stealth dan F-15/F-16 untuk jarak jauh. Amerika menambah dukungan dari pangkalan Timur Tengah, kapal perusak bermisil, serta dukungan tanker dan fighter dari RAF Lakenheath di Inggris. Drone MQ-9A Reaper digunakan untuk pengintaian dan serangan satu arah, mengorbit sebelum menukik. Aerodinamika bekerja patuh pada hukum lift dan thrust, kecepatan Mach 1–2 memastikan waktu respons musuh dipangkas menjadi detik-detik yang tak cukup.

Lalu datang fase yang paling sinis sekaligus ilmiah, saturation bombing. Hingga 30 bom difokuskan pada kompleks tersebut. Mengapa sebanyak itu? Karena dalam kalkulasi probabilitas, redundansi mendekati kepastian. Jika satu bom punya akurasi 80 persen, tiga puluh bom membuat peluang kegagalan turun drastis. GPS dan laser guidance meminimalkan deviasi hingga hitungan meter. Ledakan menghasilkan gelombang kejut dengan overpressure tinggi, cukup untuk meruntuhkan struktur beton. Foto satelit menunjukkan beberapa bangunan hancur, konsisten dengan penggunaan bom berdaya ledak tinggi, bahkan kemungkinan tipe bunker-buster.

Pada 1 Maret 2026, media Iran mengonfirmasi kematian Khamenei. Empat puluh hari berkabung nasional diumumkan, tujuh hari libur umum, bendera setengah tiang. Di Enghelab Square dan Imam Reza Shrine, ribuan orang berpakaian hitam menangis, membawa foto, meneriakkan slogan anti-AS dan anti-Israel. Penyiar Press TV terisak menyebut “kemartiran”. Ritual 40 hari dijalankan dengan khidmat.

Namun, di sudut lain kota besar, laporan media seperti BBC dan The New York Times menyebut adanya tarian, klakson, dan sorak “freedom”. Polarisasi sosial tampak telanjang, duka resmi yang terorganisir berhadapan dengan kegembiraan sebagian warga yang muak pada ekonomi buruk dan represi panjang.

Dari perspektif taktik perang, operasi ini adalah demonstrasi supremasi udara modern. Intelijen presisi, teknologi stealth, redundansi balistik, dan serangan multi-arah. Dari perspektif manusia, ini kisah tentang bagaimana satu sosok untuk disyahidkan membutuhkan 30 bom dan 200 pesawat tempur, sebuah ironi ilmiah, untuk memastikan satu nyawa berhenti, begitu banyak energi, logam, bahan bakar, dan perhitungan dikerahkan. Sains bekerja tanpa emosi. Rakyatlah yang menanggung getarnya.

Foto Ai hanya ilustrasi

Rosadi Jamani
Ketua Satupena Kalbar

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Selamat! 834 Santri Lolos Seleksi Beasiswa, Menag: Investasi Dana Abadi Pesantren untuk Negeri

    Selamat! 834 Santri Lolos Seleksi Beasiswa, Menag: Investasi Dana Abadi Pesantren untuk Negeri

    • calendar_month Rabu, 14 Agt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (JAKARTA) — Hasil seleksi Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) 2024 sudah diumumkan. Ada 834 santri lolos seleksi dan berhak atas beasiswa kuliah yang bersumber dari Dana Abadi Pesantren. Mereka terpilih dari 8.000 santri yang mendaftar dari berbagai pesantren di Indonesia. Hasil seleksi PBSB ini diumumkan pada 12 Agustus 2024, melalui akun masing-masing pendaftar. PBSB […]

  • Munafik, Akar dari Banyak Masalah Indonesia 

    Munafik, Akar dari Banyak Masalah Indonesia 

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Moeflich Hasbullah, Dosen UIN Bandung
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com — Salah satu tesis yang sering muncul dalam diskusi tentang Indonesia, termasuk dalam esai terkenal Moechtar Lubis bahwa karakter manusia Indonesia itu adalah munafik. Kita tidak bisa menolak, ada banyak fakta yang mendukung pandangan tersebut. Kita sering melihat jarak antara nilai yang diucapkan dan perilaku nyata.   Misalnya, mengecam korupsi, tetapi memaklumi korupsi “asal […]

  • Pentingnya Platform Digital dalam Dakwah

    Pentingnya Platform Digital dalam Dakwah

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA kanal31.com –Dirjen Pendidikan Islam Suyitno menegaskan komitmennya dalam meningkatkan literasi Al-Qur’an di Indonesia. Hal ini disampaikan saat memberi sambutan pada launching Gerakan Nasional Literasi Qur’an (GNLQ) dengan tajuk “Tahun Membaca Al-Qur’an”. Helat ini berlangsung di Auditorium H.M. Rasjidi Kemenag RI, Jakarta Pusat, Selasa (11/3/2025). Suyitno menyoroti perkembangan metode pembelajaran Al-Qur’an dari masa ke masa […]

  • Asyiknya Safari Ramadan di Gedebage: Warga Antusias Berinteraksi dengan Pemimpin

    Asyiknya Safari Ramadan di Gedebage: Warga Antusias Berinteraksi dengan Pemimpin

    • calendar_month Minggu, 23 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Program Safari Ramadan di Kecamatan Gedebage mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Kegiatan ini dinilai sebagai langkah positif dalam mempererat hubungan antara pemimpin daerah dan warga, sekaligus menjadi ajang silaturahmi yang bermanfaat selama bulan suci Ramadan. Salah satu warga, Agung Ardian (34), menyatakan, program ini sangat baik dan diharapkan dapat terus dipertahankan serta ditingkatkan. […]

  • Jejak Skeptisisme dalam Epistemologi Modern

    Jejak Skeptisisme dalam Epistemologi Modern

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG Kanal31.com — Ada masa ketika pengetahuan diyakini sebagai cermin yang jernih, yang memantulkan dunia sebagaimana adanya. Manusia merasa berada di posisi istimewa dalam semesta sebagai makhluk rasional yang mampu menyingkap hakikat realitas melalui kekuatan akalnya. Di bawah terang pencerahan, keyakinan ini menjadi hampir seperti iman baru, bahwa segala sesuatu yang dapat dipahami dengan jelas […]

  • Ciptakan Mahasiswa Unggul, FST UIN Bandung Adakan Kuliah Perdana “Kesehatan Mental”

    Ciptakan Mahasiswa Unggul, FST UIN Bandung Adakan Kuliah Perdana “Kesehatan Mental”

    • calendar_month Selasa, 27 Feb 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (BANDUNG) — Memasuki semester genap tahun akademik 2023/2024 Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar Kuliah Perdana bertajuk “Peran Dosen dalam Memahami dan Membina Kesehatan Mental Mahasiswa untuk Menciptakan Mahasiswa Unggul” yang berlangsung di Aula FST, Selasa (27/2/2024). Dengan menghadirkan pembicara utama Aulia Iskandarsyah, M.Psi., M.Sc., Ph.D, Dosen sekaligus Psikolog UNPAD yang dibuka […]

expand_less