Sabtu, 18 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » NETIZEN » Fenomena Sewa KDM oleh Rakyat Provinsi Lain

Fenomena Sewa KDM oleh Rakyat Provinsi Lain

  • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
  • calendar_month Rab, 25 Mar 2026
  • comment 0 komentar

KALBAR kanal31.com — Negeri ini lagi kedatangan fenomena level dewa absurd, Dedi Mulyadi, alias KDM. Tiba-tiba naik kasta jadi “barang sewaan nasional.” Bukan motor, bukan mobil, bukan artis FTV, ini gubernur, kang! Rakyat lintas provinsi pada teriak, “Pinjam KDM sebentar aja, cukup sebulan!” seolah beliau itu alat berat plus tukang sihir yang bisa sulap jalan rusak jadi mulus dalam hitungan konten.

 

Dari Kalbar (daerah gue ni), suara jeritan itu menggema. Jalan di pedalaman digambarkan kayak bekas bom Iran hantam Tel Aviv. Berlubang, berlumpur, penuh genangan, motor masuk kubangan kayak nyemplung ke dimensi lain. Warga rekam pakai HP goyang ala film horor, sambil teriak, “KDM dong! Sebulan aja! Biar jalan kami tak lagi kayak sungai kering!”

 

Ada yang lebih brutal. “Dua minggu pun jadi! Tukar tambah sama gubernur kami yang lagi hibernasi!” Video langsung meledak, netizen dari penjuru Nusantara ikut nimbrung rebutan.

 

Belum selesai Kalbar teriak, Jawa Tengah nyelonong, “Eh antre! Jalan kami lubangnya bisa jadi bandara darurat!” Lalu Jambi ikut nyaut, “KDM pindah sini sementara! Kita blusukan sambil ngaspal, kontennya sekalian monetisasi!”

 

Dari Sumatra Utara muncul video banjir:. “Kang Dedi tolong! Kami butuh aksi, bukan janji!” Bahkan Banten, khususnya Pakuhaji dan Tangerang, warga demo sambil teriak, “Turun ke sini, Kang! Jalan kami bikin iman goyah!” Ini bukan lagi minta bantuan, ini sudah kayak flash sale. “Siapa cepat dia dapat, KDM paket lengkap, kamera + rompi blusukan!”

 

Sementara rakyat antre kayak nunggu sembako murah, panggung sebelah malah ramai drama. Ahmad Luthfi sempat nyeletuk soal “gubernur konten,” dengan nada yang bikin telinga netizen langsung panas. Belum reda, Rudy Mas’ud ikut-ikutan, nyeplos di forum resmi, “Gubernur konten… mantap!” sambil senyum tipis. Netizen? Jangan ditanya, langsung turun gunung, komentar berbaris kayak pasukan. Viral meledak, dan akhirnya sang gubernur harus sowan minta maaf. Plot twist-nya berasa. Yang diejek malah jadi idola, yang ngejek kena gelombang.

 

KDM sendiri? Santai macam lagi minum kopi di halaman Gedung Sate. Dicap “gubernur konten”? Dijawab ringan tapi nyelekit, lebih baik konten yang berujung kerja nyata, dari pada sunyi yang berujung nihil. Anggaran iklan di Jawa Barat ditekan, digeser ke perbaikan jalan, sekolah, bantuan warga. Konten bukan tujuan, tapi alat. Sementara yang nyinyir, mendadak dibanding-bandingkan. “Jabar mulus, daerah lain kapan?” Ini bukan sekadar perbandingan, ini audit sosial versi netizen.

 

Maka lahirlah satire paling niat sepanjang republik, rakyat dari barat sampai timur rela “menyewa” satu gubernur karena infrastruktur di tempatnya sendiri terasa seperti janji yang tersesat. Teteh bayangkan, kalau besok muncul aplikasi “SewaGubernur.id” pilih KDM untuk jalan, pilih yang lain untuk… ya, mungkin pita peresmian dan foto seremonial.

 

Di balik tawa yang kita umbar, ada getir yang tak bisa disembunyikan. Satu figur bisa memantik harapan lintas daerah. Itu kabar baik sekaligus alarm keras. Artinya, standar publik sedang naik, dan kesabaran sedang menipis. Jika tren ini berlanjut, jangan kaget kalau rakyat tak lagi minta janji, tapi minta bukti, atau sekalian minta “pinjam” pemimpin tetangga.

 

So, daerahmu sudah ikut antre “sewa KDM” atau masih menunggu lubang jalan naik level jadi objek wisata ekstrem? Ngakak, iya. Tapi nyatanya, kita semua sedang menertawakan kenyataan yang terlalu dekat.

 

“Parah budak, becandanya jelek. Kan kasihan gubernur disindir gitu, Bang!”

 

“Mungkin udah letih teriak, wak. Dengan sewa KDM, siapa tahu sang gubernur sadar”

 

Foto Ai hanya ilustrasi

 

Rosadi Jamani

Ketua Satupena Kalbar

 

  • Penulis: Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prof. Husnul Buka Liga Sepakbola Mahasiswa PTKIN 2024

    Prof. Husnul Buka Liga Sepakbola Mahasiswa PTKIN 2024

    • calendar_month Sen, 18 Nov 2024
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Wakil Rektor III UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof Husnul Qodim membuka secara resmi Liga Sepakbola Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKIN) 2024, di Lapangan UIN Bandung Kampus II, Senin (18/11/2024). “Turnamen sepakbola ini bertujuan untuk meningkatkan silaturahmi antarkampus, juga menjadi wadah bagi para peserta untuk berkompetisi secara sehat,” ujar Husnul, didampingi Ketua […]

  • Menziarahi Sunan Gunung Jati

    Menziarahi Sunan Gunung Jati

    • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    CIREBON kanal31.com — Alhamdulillah terlaksana ziarah Walisongo. Tanggal 25-28 Januari 2025 bersama Pengurus Wilayah Ikatan Jamaah Ahlulbait Indonesia (PW IJABI) Jawa Barat. Mulai dari Sunan Gunung Jati di Cirebon hingga berakhir di Syaikh Kholil di Bangkalan, Madura. Perjalanan dari Bandung dini hari berhenti di Masjid Cipta Rasa. Di sini kami shalat shubuh jamaah. Masjid ini dibangun […]

  • Umat, Adzan, dan Shalat: Simfoni Kehidupan Muslim

    Umat, Adzan, dan Shalat: Simfoni Kehidupan Muslim

    • calendar_month Jum, 4 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Deskripsi Psiko-sosiologis Di kalangan umat Islam, ada lima kelompok orang saat mendengar adzan berkumandang kaitannya dengan shalat. Pertama, kelompok yang segera ke masjid memenuhi panggilan adzan untuk shalat berjama’ah. Adzan baginya adalah panggilan untuk langsung shalat di awal waktu. Kelompok ini ada tiga kelompok lagi. Pertama, karena kebiasaan saja, ketika adzan dia sudah biasa langsung […]

  • Tips Menulis di Jurnal Internasional Scopus Ala Bang Idham

    Tips Menulis di Jurnal Internasional Scopus Ala Bang Idham

    • calendar_month Kam, 11 Agu 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-JAKARTA Prestasi membanggakan ditorehkan Idhamsyah Eka Putra, seorang dosen di Universitas Persada Indonesia YAI (UPI). Pria yang akrab disapa bang Idham, ini memperoleh penghargaan bergengsi dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai Insan Indonesia yang Mempublikasikan Tulisan di Jurnal Terindeks Scopus Secara Berturut-turut dan Terlama, yaitu selama 10 tahun, dari 2013-2022. Tak main-main, tercatat sampai […]

  • Jadi Bahan Revisi UU Pemilu, Putusan MK Hapus Ambang Batas Pencalonan Presiden

    Jadi Bahan Revisi UU Pemilu, Putusan MK Hapus Ambang Batas Pencalonan Presiden

    • calendar_month Jum, 3 Jan 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, KANAL31.COM — Mahkamah Konstitusi (MK) menghapus ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold yang diatur dalam Pasal 222 Undang-Undang Pemilu Nomor 7 Tahun 2017. Keputusan ini tertuang dalam putusan perkara nomor 62/PUU-XXII/2024, yang dibacakan oleh Ketua MK Suhartoyo di ruang sidang MK.   Menanggapi putusan MK tersebut, Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Irawan, menyatakan bahwa putusan […]

  • Prof. Rosihon Lantik Seribu Wisudawan

    Prof. Rosihon Lantik Seribu Wisudawan

    • calendar_month Sab, 27 Apr 2024
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung Bandung, Prof.  Rosihon Anwar melantik 1.000 wisudawan pada Sidang Senat Terbuka Wisuda Ke-97, di Gedung Anwar Musaddad kampus itu, Sabtu (27/4/2024). Acara yang bertajuk “Menjadi Pribadi yang Tangguh, Berprestasi dan Bakti untuk Negeri” itu, disiarkan langsung melalui kanal Youtube UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Ke-1.000 Wisudawan ini […]

expand_less