Minggu, 19 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » INSPIRASI » Prof John L. Esposito Wafat

Prof John L. Esposito Wafat

  • account_circle Moeflich Hasbullah, Dosen UIN Bandung
  • calendar_month Jum, 17 Jul 2026
  • comment 0 komentar

BANDUNG, kanal31.com — Sarjana studi Islam terkenal Profesor John L. Esposito telah meninggal dunia.

 

Profesor John L. Esposito adalah salah satu cendekiawan Islam dan studi Islam paling berpengaruh di dunia. Sebagai seorang akademisi Amerika di Universitas Georgetown, ia mengabdikan lebih dari lima dekade untuk mempelajari Islam, masyarakat Muslim, dan hubungan Muslim-Barat.

 

Esposito memberikan kontribusi yang signifikan terhadap studi akademis Islam melalui berbagai buku, ensiklopedia, dan proyek penelitiannya. Karya utamanya, termasuk The Oxford Dictionary of Islam, The Oxford History of Islam, dan Islam: The Straight Path, menjadi referensi standar bagi pelajar dan cendekiawan di seluruh dunia.

 

Sebagai direktur pendiri Pusat Pemahaman Muslim-Kristen Universitas Georgetown, ia membantu menjadikan studi Islam sebagai bidang penelitian akademis yang penting.

 

Sepanjang karirnya, Esposito menekankan keberagaman masyarakat Muslim dan menantang stereotip tentang Islam dan Muslim. Keilmuannya mengeksplorasi topik-topik seperti sejarah Islam, Islam politik, demokrasi, dan hubungan antaragama, menjadikan isu-isu kompleks dapat diakses oleh kalangan akademis dan umum.

 

Saya pernah korespondensi dengan beliau melalui email tahun 2000 ketika minta izin utk mengambil dan menerjemahkan tulisannya tentang Islam dalam buku saya Asia Tenggara dan Konsentrasi Baru Kebangkitan Islam (2003).

 

Ketika menulis beberapa makalah tentang hubungan Islam-Barat, John L. Esposito adalah nama yang hampir selalu saya kutip karena simpatinya dia pada dunia Islam seperti dalam bukunya Voices of Islamic Resurgence (1983) atau Islamic Threat (1992) dll.

 

Kalau kita mencari orientalis yang bersuara simpatik pada dunia Islam dan banyak meluruskan salah paham Barat atas Islam, Esposito adalah tokohnya yang menonjol.

 

Ada kabar yang menyatakan dia telah masuk Islam dibimbing oleh Hamzah Yusuf, tapi belum ada berita resmi yang memberitakan mualafnya Prof. Esposito. Semoga Allah SWT merahmatinya.

 

 

  • Penulis: Moeflich Hasbullah, Dosen UIN Bandung

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Luar Biasa! 8.000 Pelajar Daftar Program Beasiswa Santri Berprestasi 2024

    Luar Biasa! 8.000 Pelajar Daftar Program Beasiswa Santri Berprestasi 2024

    • calendar_month Sen, 29 Jul 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (JAKARTA) — Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) 2024 banjir peminat. Total ada 8.000 santri ikut mendaftar selama periode 3 – 13 Juli 2024. Mereka berasal dari berbagai pesantren yang tersebar di seluruh Indonesia. Pada tahap awal, panitia melakukan seleksi administrasi. Berkas pendaftaran yang diunggah para santri melalui website diverifikasi. Proses ini untuk memastikan seluruh berkas […]

  • Wujudkan Smart Accounting, Prodi Akuntansi Syariah Gelar Workshop Accurate

    Wujudkan Smart Accounting, Prodi Akuntansi Syariah Gelar Workshop Accurate

    • calendar_month Kam, 11 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com — Program Studi Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung terus berkomitmen meningkatkan kompetensi digital mahasiswa dalam menghadapi perkembangan teknologi di bidang akuntansi. Komitmen ini diwujudkan dalam penyelenggaraan Workshop Accurate bertema “Smart Accounting: Mengoptimalkan Efisiensi Kerja Akuntan Melalui Accurate” yang digelar di Aula FEBI Kampus II, Rabu […]

  • Forum Dekan Ushuluddin Dorong Gerakan Ekologis Berlandaskan Spirit Keislaman

    Forum Dekan Ushuluddin Dorong Gerakan Ekologis Berlandaskan Spirit Keislaman

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Menyikapi krisis ekologi yang semakin mengkhawatirkan, Forum Dekan Fakultas Ushuluddin Perguruan Tinggi Keagamaan Islam se-Indonesia meluncurkan “Resolusi Shakti 2025” yang berisi delapan komitmen transformatif berbasis ekoteologi Islam. Resolusi ini merupakan hasil Rapat Kerja Nasional yang berlangsung selama tiga hari (2-4 Desember 2025) di Hotel Shakti, Bandung.   Pertemuan yang mengangkat tema “Ekoteologi: Meneguhkan […]

  • Lanjutkan Program Merdeka Belajar!

    Lanjutkan Program Merdeka Belajar!

    • calendar_month Kam, 2 Mei 2024
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com— UIN Bandung menggelar upacara bendera memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), di halaman Aula Anwar Musaddad, Rabu (02/05/2024). Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof Rosihon Anwar menyampaikan pesan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim, untuk melanjutkan program Merdeka Belajar. Dijelaskan, lima tahun bukan waktu yang sebentar untuk menjalankan tugas memimpin […]

  • Sinergi untuk SPBE: Dosen UIN Bandung Isi Pelatihan Manajemen Risiko KOMINFO RI

    Sinergi untuk SPBE: Dosen UIN Bandung Isi Pelatihan Manajemen Risiko KOMINFO RI

    • calendar_month Ming, 22 Jun 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG Kanal31.com — Dosen UIN Sunan Gunung Djati Bandung turut berkontribusi dalam pelatihan Manajemen Risiko Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (MR-SPBE) yang digelar oleh Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BPSDMP KOMINFO) Bandung, bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Majalengka.   Pelatihan ini merupakan bagian dari program Digital Talent Scholarship (DTS) melalui Government […]

  • Perempuan, UMKM dan QRIS: From Microcredit to Microfinance

    Perempuan, UMKM dan QRIS: From Microcredit to Microfinance

    • calendar_month Rab, 1 Okt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG Kanal31.com — Pagi ini saya kayuh sepeda ke kawasan Batununggal, sekadar olahraga kecil. Di mulut jalan tampak berjejer kios-kios makanan sarapan. Ada nasi uduk, bubur, kupat Singaparna dan lain-lain. Saya berhenti di gerobak bu Wilda. Perempuan jelang 40 tahun ini jual serabi, gorengan, dan kopi panas sachetan. Lima serabi dan lima gorengan total Rp 18.000 […]

expand_less