Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUMANIORA » Sosialisasi Empat Pilar, Abidin Fikri: Perlu Kesadaran Bersama Mewujudkan Gagasan Founding Father

Sosialisasi Empat Pilar, Abidin Fikri: Perlu Kesadaran Bersama Mewujudkan Gagasan Founding Father

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month 5 jam yang lalu
  • comment 0 komentar

BANDUNG, kanal31.com — Anggota DPR – MPR RI, Dr. H. Abidin Fikri, SH., MH. menekankan perlunya kesadaran bersama memahami rangkaian proses historis lahirnya gagasan kebangsaan dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hal itu disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar yang diselenggarakan komunitas Nyala Muda di Bandung, Minggu (9/8/2026).

Kegiatan Sosialisasi Empat Pilar tersebut dihadiri oleh aktivis mahasiswa dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) serta Kelompok Perempuan Mandiri (KPM) Dewi Sartika, dan menghadirkan penanggap dari UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Nurholis, SAg., MUd.

Abidin Fikri, memaparkan proses pernyataan proklamasi oleh para pendiri bangsa (Founding Father), proses lahirnya Pancasila, UUD 1945, NKRI serta semboyan Bhinneka Tunggal Ika sebagai pilar kebangsaan.

“Bahwa banyak praktek penyelenggara negara yang tak sesuai dengan amanat para pendiri bangsa bukan berarti bahwa empat pilar yang menjadi legacy para pendahulu tersebut tak berguna, tapi perlu upaya terus menerus dari kita sebagai generasi penerus untuk mewujudkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan nyata”, ujar Abidin dalam menanggapi pertanyaan dan kritik dari salah seorang peserta yang hadir.

“Apalagi disini banyak mahasiswa, sebagai elemen kritis yang mengawal dan melawan ketidak adilan, termasuk korupsi, sehingga penyelenggara negara dalam bidang hukum seperti kepolisian dan kejaksaan yang merupakan rempun eksekutif dalam penyelenggaraan pemerintahan, dapat bekerja sesuai dengan nilai empat pilar”, imbuh Abidin yang juga anggota DPR RI dari Fraksi PDIP.

Sementara itu, narasumber penanggap Nurholis dosen Fakultas Ushuluddin UIN Bandung, menguraikan bahwa tantangan konsepsi kenegaraan empat pilar adalah kultur generasi milenial yang dimanja oleh gawai yang melahirkan generasi rebahan. Mengutip filsuf Prancis, yang menyatakan ‘orang yang sedang lapar tak akan mau mendengar’. Ungkapan ini mengingatkan kita pada situasi ketidakadilan yang terjadi saat ini. Sehingga tantangan konsepsi bernegara kita yang utama adalah bagaimana penyelenggaraan keadilan sosial sebagaimana diamanatkan dalam Pancasila. Menjawab tanggapan tersebut, Abidin kali menekankan peran elemen masyarakat dan teman-teman yang hadir dalam acara sosialisasi tersebut.

Di akhir acara, Abidin mengingatkan bahwa penyelenggaraan sosialisasi ini, walau tak segera menghasilkan perbaikan terhadap berbagai kekecewaan di tengah masyarakat, setidaknya penyelenggaraan sosialisasi empat pilar ini menjadi forum bagi semua warga bangsa untuk saling mengingatkan dan Insya Allah ke depannya menjadi satu pandangan dalam memecahkan problematika dan tantangan kebangsaan yang kita hadapi di masa datang.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jadi Agen Perdamaian, 40 Mahasiswa UIN Bandung Ikuti Pelatihan Moderasi Beragama Kemenag

    Jadi Agen Perdamaian, 40 Mahasiswa UIN Bandung Ikuti Pelatihan Moderasi Beragama Kemenag

    • calendar_month Sel, 30 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com – Upaya mewujudkan masyarakat Jawa Barat yang rukun, damai, dan inklusif terus diperkuat melalui generasi muda. Sebagai langkah nyata, sebanyak 40 mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung resmi mengikuti Pelatihan Penguatan Moderasi Beragama bagi Mahasiswa Tahun 2026. Acara strategis ini merupakan hasil kolaborasi antara Pusat Pengembangan Kompetensi Manajemen, Kepemimpinan, dan Moderasi Beragama (Pusbangkom […]

  • IoT dan AI Membuka Era Baru Inovasi Teknologi Jadi Bahasan SENTER IX 2024

    IoT dan AI Membuka Era Baru Inovasi Teknologi Jadi Bahasan SENTER IX 2024

    • calendar_month Rab, 9 Okt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Bandung) — Seminar Nasional Teknik Elektro (SENTER) IX 2024 bertajuk “IoT dan AI Membuka Era Baru Inovasi Teknologi” sukses diselenggarakan secara hybrid di Aula Abjan Soelaeman, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Kamis, (3/10/2024). Dengan menghadirkan dua narasumber: Dr. Hamonangan Situmorang, M.T., Dosen Sekolah Teknik Elektro dan Informatika ITB; Edi Mulyana, M.T., Dosen UIN Bandung […]

  • Guru MTsN 1 Labura Bikin Taman Mini Madrasah dari Botol Bekas

    Guru MTsN 1 Labura Bikin Taman Mini Madrasah dari Botol Bekas

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    LABURA kanal31.com — Namanya Ernita, guru sekaligus Kepala Perpustakaan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Labuhanbatu Utara. Ia menciptakan inovasi unik dan ramah lingkungan dengan membuat taman mini di depan ruangan perpustakaan MTsN 1 Labuhanbatu Utara.   Dilansir dari Kemenag, Selasa (23/9/2025), Ernita bercerita bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah kecil, seperti memanfaatkan limbah plastik […]

  • Perebutan Harta Warisan Bisa Jadi Malapetaka

    Perebutan Harta Warisan Bisa Jadi Malapetaka

    • calendar_month Sab, 10 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PURWAKARTA Kanal31.com — Harta warisan adalah harta yang panas, jika tidak dikelola dengan baik. Perebutan warisan orangtuanya yang sudah meninggal dunia sering terjadi. Orangtuanya mungkin sedang ditanya di alam kubur tetapi anak-anaknya ribut soal harta peninggalan orangtuanya. Harta warisan bukan hasil jerih payah anak-anaknya.   Pembagian harta warisan yang tidak adil hanya akan membahayakan bagi orang […]

  • Yang Mahal dari Iran

    Yang Mahal dari Iran

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2026
    • account_circle Moeflich Hasbullah, Dosen UIN Bandung
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com   Yang mahal dari Iran, yang dunia Islam Sunni harus belajar menghadapi Barat adalah harga diri dan percaya dirinya. Itu memang butuh modal, dan Iran memilikinya karena kepemimpinan negaranya yang bener dan hebat sejak Imam Khomeini menggulingkan Syah Reza Pahlevi, presiden boneka Amerika Serikat 1979, hingga kemarin Sayyed Ali Khamenei dan sekarang putranya […]

  • Aksi Damai Hapus Vandalisme Ala Komunitas Motor Reborn Indonesia

    Aksi Damai Hapus Vandalisme Ala Komunitas Motor Reborn Indonesia

    • calendar_month Sel, 2 Sep 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Di tengah dinamika aksi demonstrasi di Kota Bandung, muncul inisiatif damai dari sebuah komunitas otomotif yang memilih langkah berbeda. Komunitas motor Reborn Indonesia, yang berbasis di Kota Bandung, turun langsung membersihkan fasilitas publik dari coretan dan vandalisme yang ditinggalkan pasca unjuk rasa.   Kegiatan ini digerakkan oleh divisi sosial mereka yang bernama […]

expand_less