Breaking News:
Beranda » HUMANIORA » Sosialisasi Empat Pilar, Abidin Fikri: Perlu Kesadaran Bersama Mewujudkan Gagasan Founding Father

Sosialisasi Empat Pilar, Abidin Fikri: Perlu Kesadaran Bersama Mewujudkan Gagasan Founding Father

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, kanal31.com — Anggota DPR – MPR RI, Dr. H. Abidin Fikri, SH., MH. menekankan perlunya kesadaran bersama memahami rangkaian proses historis lahirnya gagasan kebangsaan dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hal itu disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar yang diselenggarakan komunitas Nyala Muda di Bandung, Minggu (9/8/2026).

Kegiatan Sosialisasi Empat Pilar tersebut dihadiri oleh aktivis mahasiswa dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) serta Kelompok Perempuan Mandiri (KPM) Dewi Sartika, dan menghadirkan penanggap dari UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Nurholis, SAg., MUd.

Abidin Fikri, memaparkan proses pernyataan proklamasi oleh para pendiri bangsa (Founding Father), proses lahirnya Pancasila, UUD 1945, NKRI serta semboyan Bhinneka Tunggal Ika sebagai pilar kebangsaan.

“Bahwa banyak praktek penyelenggara negara yang tak sesuai dengan amanat para pendiri bangsa bukan berarti bahwa empat pilar yang menjadi legacy para pendahulu tersebut tak berguna, tapi perlu upaya terus menerus dari kita sebagai generasi penerus untuk mewujudkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan nyata”, ujar Abidin dalam menanggapi pertanyaan dan kritik dari salah seorang peserta yang hadir.

“Apalagi disini banyak mahasiswa, sebagai elemen kritis yang mengawal dan melawan ketidak adilan, termasuk korupsi, sehingga penyelenggara negara dalam bidang hukum seperti kepolisian dan kejaksaan yang merupakan rempun eksekutif dalam penyelenggaraan pemerintahan, dapat bekerja sesuai dengan nilai empat pilar”, imbuh Abidin yang juga anggota DPR RI dari Fraksi PDIP.

Sementara itu, narasumber penanggap Nurholis dosen Fakultas Ushuluddin UIN Bandung, menguraikan bahwa tantangan konsepsi kenegaraan empat pilar adalah kultur generasi milenial yang dimanja oleh gawai yang melahirkan generasi rebahan. Mengutip filsuf Prancis, yang menyatakan ‘orang yang sedang lapar tak akan mau mendengar’. Ungkapan ini mengingatkan kita pada situasi ketidakadilan yang terjadi saat ini. Sehingga tantangan konsepsi bernegara kita yang utama adalah bagaimana penyelenggaraan keadilan sosial sebagaimana diamanatkan dalam Pancasila. Menjawab tanggapan tersebut, Abidin kali menekankan peran elemen masyarakat dan teman-teman yang hadir dalam acara sosialisasi tersebut.

Di akhir acara, Abidin mengingatkan bahwa penyelenggaraan sosialisasi ini, walau tak segera menghasilkan perbaikan terhadap berbagai kekecewaan di tengah masyarakat, setidaknya penyelenggaraan sosialisasi empat pilar ini menjadi forum bagi semua warga bangsa untuk saling mengingatkan dan Insya Allah ke depannya menjadi satu pandangan dalam memecahkan problematika dan tantangan kebangsaan yang kita hadapi di masa datang.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Maknai Idul Adha, Waspadai Gerakan Syahwat Merdeka

    Maknai Idul Adha, Waspadai Gerakan Syahwat Merdeka

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    TIMIKA Kanal31.com  — Dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Dr. H. Aang Ridwan, M.Ag., tampil sebagai Imam dan Khatib Salat Idul Adha di Masjid Baiturrahim PT Freeport Indonesia, Kuala Kencana, Timika, Papua Tengah, Jumat (6/6/2025). Dalam khutbahnya, Dr. Aang mengangkat tema “Idul Adha dan Gerakan Syahwat Merdeka”, yang mengajak jamaah […]

  • Untuk Menjadi Sarjana Sastra Arab bisa melalui Platform Antologi Puisi

    Untuk Menjadi Sarjana Sastra Arab bisa melalui Platform Antologi Puisi

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Jurusan Bahasa dan Sastra Arab (BSA) akan memberlakukan tugas akhir dengan platform antologi. Sebagai pengganti skripsi, mahasiswa membuat kumpulan puisi yang menjadi karya utama. Puisi-puisi ini harus memenuhi kaidah-kaidah sastra yang dipelajari selama perkuliahan. Ketua Jurusan Bahasa dan Sastra Arab (BSA) Fakultas Adab dan Humaniora UIN Bandung H. Mawardi, M.A. CLCE, menyatakan hal […]

  • Pelatihan, Penulisan Artikel Ilmiah Standar dan Cara Bergabung

    Pelatihan, Penulisan Artikel Ilmiah Standar dan Cara Bergabung

    • calendar_month Kamis, 14 Apr 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    Dr. Wahyudin Darmalaksana, M.Ag., Pegiat Kelas Menulis di UIN Sunan Gunung Djati Bandung Selama ini kami bergerak di bidang pelatihan penulisan artikel ilmiah standar. Disebut standar mengingat secara umum artikel ilmiah memiliki pola yang baku. Karena polanya yang baku ini sehingga dipastikan pelatihan penulisan artikel ilmiah berlangsung efektif. Kami telah berusaha mencari model pelatihan yang […]

  • Bukan Legitimasi Kekerasan: Riset Dr. E. Hasbi Nasaruddin Bongkar Salah Kaprah Teks Agama Soal KDRT

    Bukan Legitimasi Kekerasan: Riset Dr. E. Hasbi Nasaruddin Bongkar Salah Kaprah Teks Agama Soal KDRT

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) bukan lagi sekadar urusan dapur yang tabu untuk dibicarakan. Kehadiran Undang-undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga (UU PKDRT) sejatinya telah meruntuhkan dinding pembatas tersebut, mengubah paradigma dari wilayah privat yang otonom menjadi domain publik yang wajib diintervensi oleh negara demi melindungi hak asasi […]

  • Chatleen Arcelia, Mahasiswa ITB Raih Juara Utama IPSF Compounding Event Inter-Regional Competition 2022

    Chatleen Arcelia, Mahasiswa ITB Raih Juara Utama IPSF Compounding Event Inter-Regional Competition 2022

    • calendar_month Jumat, 8 Jul 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-BANDUNG Mahasiswi tingkat akhir Sains dan Teknologi Farmasi ITB, Chatleen Arcelia memenangkan juara utama Compounding Event Inter-Regional Competition 2022 yang diselenggarakan oleh International Pharmacy Students Federation (IPSF). Dilaksanakan secara daring selama 3 bulan pada Maret-Mei, pada acara puncaknya, Kamis (19/5/2022), Chatleen berhasil menyabet juara utama dengan judul studi “Topical Formulation: Calamine Lotion” yang mewakili Indonesia, […]

  • Dirjen Pendis: Memelihara Tradisi Kepenulisan sebagai Artefak Akademik

    Dirjen Pendis: Memelihara Tradisi Kepenulisan sebagai Artefak Akademik

    • calendar_month Selasa, 10 Mei 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar
expand_less