Breaking News:
Beranda » BEWARA » Siap Hadapi Dunia Kerja, FEBI Universitas Suryakancana Perbarui Kurikulum

Siap Hadapi Dunia Kerja, FEBI Universitas Suryakancana Perbarui Kurikulum

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

CIANJUR, kanal31.com — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Suryakancana menyelenggarakan kegiatan Review Kurikulum sebagai bagian dari komitmen institusi dalam melakukan penguatan dan penyempurnaan kurikulum secara berkelanjutan. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Rektorat Universitas Suryakancana ini menghadirkan akademisi, pimpinan perguruan tinggi, Direktur Pascasarjana Universitas Syuryakancana, para dosen dan mahasiswa, praktisi perbankan syariah, UMKM, Industri Halal serta pemangku kepentingan lainnya.

Kegiatan review kurikulum ini menghadirkan Prof. Ts. Dr. Shafinar Ismail dari Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia sebagai reviewer/narasumber, serta melibatkan International Association of Economics and Business (IAEB) yang hadir secara zoom, Senin (24/8/2026)

Forum secara khusus membahas evaluasi kurikulum, review Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) dan Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), sinkronisasi mata kuliah, serta berbagai langkah penyempurnaan kurikulum dari lima prodi yang dimiliki FEBI Universitas Suryakancana agar semakin relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, kebutuhan industri, dan tuntutan dunia kerja.

Adapun kelima prodi yang kurikulumnya di review itu adalah: Prodi Ekonomi Syariah, Perbankan Syariah, Akuntansi Syariah, Manajemen Bisnis Syariah serta Magister Ekonomi Syariah.

Acara dipandu oleh Hj. Fitriyani, selaku Ketua Program Studi Ekonomi Syariah FEBI Universitas Suryakancana, yang mengarahkan jalannya diskusi secara interaktif antara unsur pimpinan universitas, fakultas, narasumber, dan stakeholder.

Pentingnya Kurikulum yang Adaptif dan Berkualitas

Dalam sambutannya, Wakil Rektor II Universitas Suryakancana, Dr. Hj. Mia Amelia, S.H., M.J., menyampaikan bahwa pengembangan kurikulum merupakan bagian yang sangat penting dalam menjaga kualitas pendidikan tinggi.

Menurutnya, kurikulum tidak dapat dipandang sebagai dokumen yang bersifat statis, melainkan harus terus dievaluasi dan disesuaikan dengan dinamika perubahan zaman. Perguruan tinggi perlu memastikan bahwa proses pendidikan mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi kompetensi profesional, karakter, kemampuan beradaptasi, serta kesiapan menghadapi perubahan dunia kerja.

“Review kurikulum menjadi momentum penting bagi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Suryakancana untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan. Masukan dari akademisi, pakar, dan stakeholder menjadi bagian penting dalam memastikan lulusan kita memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja,” ungkap Mia dalam keterangannya, Rabu (26/8/2026).

Ia mengapresiasi kolaborasi yang dibangun dalam kegiatan tersebut, khususnya keterlibatan narasumber dari perguruan tinggi internasional dan Asosiasi dosen internasional IAEB. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memberikan perspektif yang lebih luas dalam pengembangan pendidikan tinggi di Universitas Suryakancana Cianjur Jawa Barat.

FEBI UNSUR Dorong Kurikulum yang Relevan dengan Perkembangan Zaman

Sementara itu, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Suryakancana, Dr. H. Endang Jumali, Lc., M.A., M.Si., menegaskan bahwa kegiatan review kurikulum merupakan wujud kesungguhan FEBI Universitas Suryakancana dalam menjaga dan meningkatkan mutu akademik.

Menurutnya, perkembangan ekonomi dan bisnis, khususnya ekonomi dan keuangan syariah, berlangsung sangat cepat.

Digitalisasi, perkembangan teknologi keuangan, perubahan perilaku konsumen, tuntutan industri, serta kebutuhan terhadap sumber daya manusia yang memiliki kompetensi multidisiplin menjadi tantangan yang harus dijawab melalui kurikulum yang tepat.

“Kurikulum harus mampu menghubungkan antara penguasaan teori, penguatan nilai-nilai keislaman, keterampilan praktis, dan kebutuhan nyata dunia kerja. Karena itu, masukan dari reviewer dan stakeholder menjadi sangat strategis dalam proses penyempurnaan kurikulum,” ujarnya.

Dr. Endang Jumali berharap hasil dari kegiatan review ini dapat menghasilkan rumusan pengembangan kurikulum yang semakin berkualitas, adaptif, dan berorientasi pada pencapaian kompetensi lulusan.

Narasumber Tekankan Penguatan CPL dan Keterpaduan Kurikulum

Sebagai narasumber dan reviewer, Prof. Ts. Dr. Shafinar Ismail, Dekan Fakultas Pengurusan dan Perniagaan Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia, sekaligus sebagai President International Association Economic and Business ( IAEB) memberikan sejumlah pandangan terkait pentingnya pengembangan kurikulum yang berorientasi pada capaian pembelajaran.

Dalam paparannya, Prof. Shafinar menekankan pentingnya memastikan adanya keselarasan antara visi dan misi program studi, profil lulusan, Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), materi pembelajaran, metode pembelajaran, serta sistem asesmen.

Menurutnya, kurikulum yang baik harus dibangun secara terintegrasi sehingga setiap mata kuliah memiliki kontribusi yang jelas terhadap pencapaian kompetensi lulusan. Selain itu, proses review juga perlu memperhatikan perkembangan global dan kebutuhan masa depan.

“Kurikulum harus mampu mempersiapkan mahasiswa bukan hanya untuk kebutuhan hari ini, tetapi juga untuk menghadapi tantangan masa depan. Karena itu, proses penyusunan dan review harus dilakukan secara sistematis, berbasis capaian pembelajaran, serta melibatkan berbagai pihak, bahkan bila perlu memiliki sertifikat kompetensi yang relevan dnegan prodi sebelum mahasiswa lulus” jelas Prof. Shafinar.

Ia menekankan pentingnya benchmarking, magang industry, penguatan pembelajaran berbasis pengalaman, keterhubungan dengan dunia industri, serta evaluasi berkala agar kurikulum senantiasa relevan dan memiliki daya saing.

Stakeholder BSI Cianjur: Lulusan Harus Memiliki Kompetensi Sesuai Kebutuhan Industri

Perspektif dunia industri turut disampaikan oleh perwakilan stakeholder Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Cianjur. Dalam forum tersebut disampaikan bahwa dunia kerja, khususnya industri perbankan dan keuangan syariah, membutuhkan lulusan yang tidak hanya memahami konsep dan teori, tetapi memiliki kemampuan praktis, komunikasi yang baik, literasi digital, kemampuan bekerja sama, integritas, serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan.

Pihak BSI menilai bahwa keterlibatan stakeholder dalam review kurikulum merupakan langkah yang sangat positif. Perguruan tinggi dan dunia industri perlu membangun sinergi yang semakin kuat agar terjadi kesesuaian antara kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja.

Masukan dari stakeholder tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu pertimbangan penting dalam penyempurnaan struktur mata kuliah, penguatan kompetensi praktis mahasiswa, pengembangan soft skills, serta peningkatan keterhubungan antara proses pembelajaran dengan kebutuhan industri.

Kolaborasi Akademisi dan Industri untuk Kurikulum Masa Depan

Wakil Dekan 1 FEBI Universitas Suryakancana sekaligus ketua panitia penyelenggara, Dr. Uus Ahmad Husaini, M.E.Sy, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi ruang dialog yang sangat penting untuk memperoleh pandangan dari berbagai pihak.

Menurutnya, pengembangan kurikulum tidak dapat dilakukan secara internal semata. Keterlibatan pimpinan universitas, fakultas, dosen, pakar, perguruan tinggi mitra, dan stakeholder dunia kerja merupakan bagian penting dalam menghasilkan kurikulum yang komprehensif.

Melalui kegiatan review kurikulum ini, berbagai masukan dan rekomendasi akan menjadi bahan penting dalam proses evaluasi dan penyempurnaan kurikulum FEBI Universitas Suryakancana ke depan.

Dengan semangat kolaborasi antara Universitas Suryakancana, Universiti Teknologi MARA Malaysia, IAEB, serta stakeholder dari dunia industri, kegiatan Review Kurikulum ini diharapkan mampu memperkuat kualitas pendidikan di FEBI Universitas Suryakancana dan menghasilkan lulusan yang unggul, kompetitif, adaptif, berintegritas, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan ekonomi dan bisnis Islam di tingkat regional, nasional, maupun global.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lupa Bawa Teks, Rektor Ulangi Pidato di Acara Pembukaan Orientasi P3K

    Lupa Bawa Teks, Rektor Ulangi Pidato di Acara Pembukaan Orientasi P3K

    • calendar_month Kamis, 25 Jan 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM — BANDUNG — Ada kejadian lucu saat Pembukaan Orientasi Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Aula Anwar Musaddad Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati (SGD) Bandung, Kamis (25/01/2024). Rektor UIN SGD Bandung Prof Dr.Rosihon Anwar M.A saat memberi sambutan dalam acara tersebut sempat mengulangi pidato sambutannya gara-gara lupa dengan teks pidato yang dibawanya. […]

  • Inilah Siti Nur Hofifah, Mahasiswa S1 FPMIPA UPI yang Tembus 13 Publikasi Scopus

    Inilah Siti Nur Hofifah, Mahasiswa S1 FPMIPA UPI yang Tembus 13 Publikasi Scopus

    • calendar_month Rabu, 25 Mei 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-BANDUNG Siti Nur Hofifah merupakan mahasiswi S1 Departemen Pendidkan Biologi UPI angkatan 2019. Selain kuliah, Hofifah juga aktif melakukan riset dan publikasi. Hofifah tergabung kedalam tim riset Nandiyanto Research Group (NRG) yang beranggotakan Rina Maryanti (Dosen Pendidikan Khusus FIP UPI), Risti Ragadhita, S.Si. (mahasiswi S2 Kimia), dan Meli Finandini (Mahasiswi S1 Pendidikan Kimia), Dwi Fitria […]

  • Tingkatkan Intelektual, Ilmu Hukum UIN Bandung Gelar Kuliah Umum Rimba 2025

    Tingkatkan Intelektual, Ilmu Hukum UIN Bandung Gelar Kuliah Umum Rimba 2025

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Dalam rangka meningkatkan kapasitas intelektual dan reflektif mahasiswa, Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar Kuliah Umum Rimba 2025 bertajuk “Membangun Kesadaran Reflektif, Kritis, dan Kontekstual: Modal Intelektual Mahasiswa Hukum di Era Transformasi Sosial.” Kuliah umum yang berlangsung di Aula Fakultas Syariah dan Hukum […]

  • Hujan Guyur Kota Bandung, Farhan Instruksikan Dinas dan Kewilayahan Siaga

    Hujan Guyur Kota Bandung, Farhan Instruksikan Dinas dan Kewilayahan Siaga

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Hujan kembali mengguyur Kota Bandung sejak Jumat 14 Maret hingga Sabtu 15 Maret 2025 malam. Pada situasi saat ini, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan meminta dinas terkait dan kewilayahan untuk bersiaga dan mengantisipasi terhadap bencana hidrometeorologi. Farhan juga mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi bencana. “Kita terus kerja keras mengantisipasi agar […]

  • 10 Arti dan Makna Mimpi Melihat Ular

    10 Arti dan Makna Mimpi Melihat Ular

    • calendar_month Rabu, 25 Jan 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 2Komentar

    SURABAYA-KANAL31.COM – Bagi sebagian orang, ular adalah hewan yang menyeramkan untuk didekati karena mempunyai racun mematikan. Tak jarang, orang-orang akan menghindari dan lari ketika bertemu ular. Selain dapat ditemui di kehidupan nyata, hewan melata ini juga kerap menampakkan dirinya di mimpi. Orang-orang akan berpikir bahwa jika bermimpi melihat hingga kejar-kejaran dengan ular adalah mimpi buruk […]

  • Sah! Dedi Mulyadi – Erwan Setiawan Resmi Dilantik Jadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar 2025-2030

    Sah! Dedi Mulyadi – Erwan Setiawan Resmi Dilantik Jadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar 2025-2030

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA kanal31.com — Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan resmi dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat periode 2025-2030. Pelantikan oleh Presiden Prabowo Subianto berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (20/2/ 2025). Dalam prosesi yang bersejarah ini, Presiden Prabowo turut melantik ratusan kepala daerah dari seluruh Indonesia. Sebanyak 961 pejabat yang terdiri dari 33 gubernur, 33 […]

expand_less