Kamis, 25 Jun 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BEWARA » Asyik! HMP Guru Honorer Bandung Cair

Asyik! HMP Guru Honorer Bandung Cair

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Kam, 30 Apr 2026
  • comment 0 komentar

BANDUNG kanal31.com — Kabar baik datang bagi para guru honorer di Kota Bandung. Pemerintah Kota Bandung memastikan pembayaran honorarium melalui skema Honorarium Peningkatan Mutu (HMP) mulai dicairkan pada Kamis, 30 April 2026, dengan nilai rapel hingga empat bulan.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan pencairan tersebut ditargetkan masuk ke rekening masing-masing penerima sebelum pukul 15.00 WIB.

“Alhamdulillah untuk HMP sudah dicairkan. Ini dirapel empat bulan,” ujar Farhan di Balai Kota Bandung, Kamis 30 April 2026.

Ia menjelaskan, pencairan honorarium ini sempat tertunda karena harus melalui proses administrasi yang cukup panjang, termasuk penerbitan Peraturan Wali Kota (Perwal) yang memerlukan persetujuan dari Gubernur Jawa Barat dan pemerintah pusat.

“Perwalnya ini prosesnya lumayan panjang. Harus mendapat persetujuan dari gubernur dan pemerintah pusat. Tapi sekarang sudah saya tanda tangani dan insyaallah cair hari ini,” jelasnya.

Selain pencairan HMP, Farhan mengaku telah menandatangani bantuan RMP (Rawan Melanjutkan Pendidikan) untuk jenjang SD, SMP, hingga mahasiswa di Kota Bandung.

Bantuan tersebut diberikan kepada sekolah dengan syarat tegas, yakni tidak boleh ada praktik penahanan ijazah terhadap siswa. Pemkot Bandung akan memberikan sanksi tegas bagi pelanggaran aturan tersebut.

“Kalau ada sekolah yang menahan ijazah, apalagi terbukti, maka bantuan RMP-nya akan dicabut. Kalau di sekolah negeri, kepala sekolahnya bisa langsung dicopot,” tegas Farhan.

Ia menyebutkan, total anggaran bantuan RMP tersebut mencapai hampir Rp5 miliar, sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menjamin akses pendidikan bagi masyarakat.

Terkait keberlanjutan kesejahteraan guru, Farhan menegaskan bahwa Pemkot Bandung terus berupaya menjaga stabilitas tenaga pendidik, baik honorer maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), agar tidak terjadi pemutusan hubungan kerja.

Namun demikian, ia mengakui terdapat tantangan dalam pengelolaan anggaran, terutama dalam menjaga proporsi belanja pegawai agar tetap sesuai ketentuan, yakni di bawah 30 persen dari total anggaran daerah.

“Kalau semuanya dijadikan PPPK, belanja pegawai bisa melonjak sampai 50 persen. Ini yang harus kita atur dengan baik,” katanya.

Pemkot Bandung saat ini tengah mengkaji berbagai skema untuk memastikan keberlanjutan penghasilan para guru ke depan, termasuk peluang peningkatan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi ASN mulai tahun 2027.

“Kami sedang mencari kemungkinan agar ke depan tidak hanya mencegah pemberhentian, tapi juga bisa meningkatkan kesejahteraan, termasuk TPP,” ujarnya.

Farhan menambahkan, upaya ini merupakan bagian dari strategi pengelolaan fiskal daerah yang harus dilakukan secara hati-hati, agar kesejahteraan tenaga pendidik tetap terjaga tanpa mengganggu stabilitas anggaran

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Selamat! UIN Jakarta Tambah Satu Guru Besar Ekonomi Islam

    Selamat! UIN Jakarta Tambah Satu Guru Besar Ekonomi Islam

    • calendar_month Kam, 18 Agu 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    KANAL31.COM Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta kembali menambah guru besarnya setelah dosennya, Dr. M. Arief Mufraini M.Si menjadi profesor bidang Ilmu Ekonomi Islam. Kenaikan jabatan akademik ini dituangkan dalam SK Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbu Ristek) Nomor 51119 Tahun 2002 tentang Kenaikan Jabatan Akademik/Fungsional Dosen. SK yang ditandatangani Mendikbud Ristek Nadiem Anwar Makarim […]

  • Setara OJK, Menag Usulkan Otoritas Khusus Dana Keagamaan

    Setara OJK, Menag Usulkan Otoritas Khusus Dana Keagamaan

    • calendar_month Sab, 27 Sep 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA Kanal31.com — Menteri Agama Nasaruddin Umar mengusulkan pembentukan otoritas khusus yang mengawasi dan mengelola dana keagamaan lintas agama, mirip dengan fungsi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di sektor keuangan. Gagasan ini ia sampaikan dalam Rapat Tingkat Menteri Perencanaan Kartu Kesejahteraan dan Kartu Usaha di Jakarta.   “Kami mengusulkan adanya semacam otoritas khusus, semacam OJK bagi […]

  • Top! Baru Semester I, Mahasiswa UIN Jakarta Terbitkan 3 Buku dan Puluhan Artikel Jurnal

    Top! Baru Semester I, Mahasiswa UIN Jakarta Terbitkan 3 Buku dan Puluhan Artikel Jurnal

    • calendar_month Ming, 9 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA kanal31.com –Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta sejak awal kuliah dilatih untuk produktif menulis. Hasilnya, mahasiswa semester I tahun akademik 2024/2025 telah menghasilkan tiga buku ber-ISBN, 18 artikel yang disubmit ke jurnal terakreditasi Sinta, dan ratusan opini yang terbit pada sejumlah portal media online. Ketiga buku tersebut berjudul “Modernisasi, Teknologi, dan Islam”, […]

  • UGM Science Techno Park Raih Penghargaan Internasional

    UGM Science Techno Park Raih Penghargaan Internasional

    • calendar_month Jum, 20 Mei 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-YOGYAKARTA Universitas Gadjah Mada Science Techno Park (UGM STP) memperoleh penghargaan kekayaan intelektual berupa Enterprise Medal dari World International Property Organization (WIPO) tahun 2022. Penghargaan internasional ini diberikan atas capaian UGM dalam melakukan hilirisasi hasil riset dan inovasi ke industri dan masyarakat. Penghargaan berupa medali diberikan langsung oleh Wapres RI Ma’ruf Amin di Istana Wakil […]

  • RA Kartini dan Persilangan Mentalitas

    RA Kartini dan Persilangan Mentalitas

    • calendar_month Sel, 21 Apr 2026
    • account_circle Dadan Rusmana, Wakil Rektor I UIN Bandung
    • 0Komentar

    Sebuah Spiritualitas di Titik Balik BANDUNG kanal31.com   Sosok Raden Ajeng Kartini (selanjutnya ditulis RA Kartini) merupakan sebuah entitas korpus utuh yang memiliki dimensi yang kompleks. Oleh karen itu, untuk menyusun narasinya dengan kacamata sejarah sosial berarti kita tidak boleh melihatnya sekadar sebagai pahlawan emansipasi yang terisolasi (the isolated women). Pengkajiannya harus memandangnya sebagai sebuah […]

  • Dekan Dedi, Mari Kita Banyak Mengkaji Manuskrip Warisan Leluhur!

    Dekan Dedi, Mari Kita Banyak Mengkaji Manuskrip Warisan Leluhur!

    • calendar_month Kam, 10 Okt 2024
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, Kanal31.com– Dekan Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN Sunan Gunung Djati Bandung Dr. H. Dedi Supriadi, S.Ag, M.Hum menawarkan pilihan kepada para Ilmuwan Adab agar lebih banyak mengkaji manuskrip yang merujuk pada tulisan tangan warisan leluhur. “Sudah banyak hasil penelitian yang besumber pada teks lisan dan teks printing. Kita pun harus melirik tulisan tangan […]

expand_less