Breaking News:
Beranda » NETIZEN » Sebuah Riyadhah

Sebuah Riyadhah

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG Kanal31.com — Dalam kesadaran ruhani, derajat spiritual atau level keimanan, bila kita memilih selalu yang lebih mudah, atau hidup kita ingin selalu mudah dan lancar, itu tidak salah, tapi itu artinya kita orang awam, keimanan biasa, kesadaran umum, tidak istimewa. Mudah dan senang itu adalah pilihan nafsu.

 

Bila ingin meningkatkan kesadaran, menempa kekuatan batin, riyadhah ruhani, sekali-kali dari beberapa pilihan yang ada, pilihlah yang lebih berat di hati, yang lebih sulit dirasakan. Itu kata Syekh Ibn Atha’illah Al-Iskandari, seperti dalam quote. Memang pasti tak enak, berat, tapi bila dipilih dengan kesadaran, Insya Allah, kesadaran kita akan tertempa dan akan beda dengan orang lain, akan lebih dalam. Ini semacam menjalani tasawuf populer atau menjadi sufi modern yang tak kelihatan. Hidup di zaman modern, bergaul biasa, penampilan ngoboy, pake celana jeans, tapi laken, kaos oblong tapi kesadarannya zuhud atau “kelas wali.”

 

Bila kita tak sanggup memilih kesulitan itu, ada cara lain. Yaitu, bila sebuah kesulitan datang, atau kita sedang berada dalam kesulitan, jagalah agar mulut tak menggerutu, hati tidak mengeluh, tak keluar ucapan negatif, berusaha sabar menghadapi, menjalani dan menikmati sekuatnya. Sama, itu juga riyadhah ruhani. Bila itu yang terjadi pada kita, berarti Allahlah yang memilihkannya, Allah yang sedang menempa kesadaran kita. Dan itu harus disyukuri. Bila berhasil sabar dan lulus, itu sebuah anugerah kelezatan spiritual.

 

Pilihan dan keterpaksaan itu, keduanya berat. Tapi, akankah kita terus tenang dan nyaman dalam keawaman? Dalam kesadaran biasa? Tak ada usaha meningkatkan kualitas hidup? Ibarat sekolah, mau betah di SD dan SMP terus? Akhirnya kita tak pernah memahami rahasia hidup, apalagi rahasia-rahasia Tuhan. Semuanya adalah pilihan.

 

Tapi jujur, sebagai manusia biasa, saya sendiri akan memilih yang lebih mudah 😊, karena memilih yang mudah dari yang sulit adalah juga tanda kecerdasan. Bila pun harus menjalani kesulitan, saya pasrahkan pada Dia. Biarkan Tuhan saja yang menentukannya, apakah akan memberi kemudahan atau kesulitan. Sebab takdir-Nya pasti lebih baik dari pilihan kita, pilihan-Nya pasti tidak salah dan akan selalu yang paling indah. Wallahu a’lam.

 

“Kumaha Gusti weh, awak sampireun, raga pasraheun, beuheung teukteukeun. Sadayana Gusti nu kagungan, nyanggakeun sadaya-daya.” 🫰☕🚬

Moeflich Hasbullah Dosen Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN Sunan Gunung Djati Bandung 

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prodi Manajemen S2 dan S3 UPI Fokus Tingkatkan Kemampuan Publikasi Dosen Pada Jurnal Internasional Bereputasi

    Prodi Manajemen S2 dan S3 UPI Fokus Tingkatkan Kemampuan Publikasi Dosen Pada Jurnal Internasional Bereputasi

    • calendar_month Minggu, 31 Jul 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-TASIKMALAYA Program Studi Manajemen Jenjang Magister (S2) dan Doktor (S3) Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Universitas Pendidikan Indonesia menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat di Tasikmalaya. Kegiatan diselenggarakan secara daring dan luring bekerjasama dengan UPI Kampus Tasikmalaya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dipandu oleh Dr. Maya Sari, SE.MM selaku Ketua Program Studi Manajemen Jenjang Magister (S2) dan Doktor […]

  • UIN Bandung Gelar Talkshow Moderasi Masyarakat Digital: Bersama Membangun Peradaban

    UIN Bandung Gelar Talkshow Moderasi Masyarakat Digital: Bersama Membangun Peradaban

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Dengan semangat membangun ruang digital yang sehat dan inklusif, Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar Talkshow Moderasi Masyarakat Digital bertajuk “Bersama Membangun Peradaban”, yang berlangsung di Aula FSH Lantai 4, Rabu (26/11/2025) Acara ini menghadirkan empat narasumber dari berbagai bidang, yaitu Wakil Dekan I FSH Dr. H. […]

  • Sosiolog UGM: Citayam Fashion Week, Representasi Kaum Muda Menengah ke Bawah

    Sosiolog UGM: Citayam Fashion Week, Representasi Kaum Muda Menengah ke Bawah

    • calendar_month Selasa, 26 Jul 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-YOGYAKARTA Belakangan ini muncul komunitas anak muda yang berasal dari Depok, Citayam dan Bojong Gede membanjiri jalanan di kawasan bisnis dan perkantoran di jalan Sudirman, Jakarta. Mereka memunculkan fenomena baru disana, sebagai area publik untuk unjuk ekspresi. Lalu, muncullah ide kegiatan Citayam Fashion Week yang dikenal luas oleh masyarakat. Sebagai bagian dari kegiatan fashion jalanan, […]

  • Guru dan Anggota DPR 

    Guru dan Anggota DPR 

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Kalau cari kekayaan jangan jadi guru, jadi pedagang saja. Kalau cari kekayaan jangan jadi anggota DPR, jadi pengusaha saja!!   Jadi guru itu berdedikasi untuk mendidik masyarakat, jadi anggota DPR untuk berpolitik mewakili dan membawa suara rakyat. Keduanya pekerjaan mulia dan keduanya digaji, jangan khawatir, tapi mencari kekayaan jadi salah niat.   Dalam […]

  • Ini Strategi Jitu Kang DS, Angka Pengangguran di Kabupaten Bandung Terus Menurun

    Ini Strategi Jitu Kang DS, Angka Pengangguran di Kabupaten Bandung Terus Menurun

    • calendar_month Minggu, 12 Jan 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG KANAL31.COM- Di akhir tahun 2024, Bupati Bandung Dadang Supriatna mampu menurunkan angka pengangguran hingga 6,36 persen, yang semula 8,58 persen (2020). Bupati yang akrab disapa Kang DS ini mampu melakukan adaptasi, evaluasi, dan menggali berbagai problematika terkait dengan banyaknya pengangguran ini. Dengan langkah pasti, melalui kebijakannya sedikit demi sedikit problem pengangguran bisa teratasi. […]

  • Perjuangan untuk Penghiburan

    Perjuangan untuk Penghiburan

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle Yudi Latif, Direktur Reform Institute
    • 0Komentar

    JAKARTA, kanal31.com — Barangkali, pada akhirnya, seluruh perjuangan manusia adalah perjuangan memenuhi penghiburan.   Kita bekerja, mencintai, membangun rumah, menulis puisi, menciptakan musik, berdoa, bermain, berlari, tertawa, dan memeluk satu sama lain. Di balik semua kesibukan itu, mungkin kita sedang berusaha meyakinkan diri: bahwa hidup ini tidak sia-sia.   Sebab kita hidup di sebuah dunia kecil […]

expand_less