Breaking News:
Beranda » EDUTEKNO » FST UIN Bandung Unjuk Gigi: Dari Pencipta Inovasi Unggulan hingga Pelopor Zona Integritas

FST UIN Bandung Unjuk Gigi: Dari Pencipta Inovasi Unggulan hingga Pelopor Zona Integritas

  • account_circle Sungkawa Abdisunda
  • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, kanal31.com Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar Kuliah Perdana dan Orasi Ilmiah yang dihadiri langsung oleh Wakil Menteri Agama (Wamenag) RI, Dr. KH Romo R. Muhammad Syafi’i, SH, M.Hum, di Aula Anwar Mujsaddad, Kamis (03/09/2026).

Acara kuliah Umum, yang bertemakan “Peran Fakultas Sains dan Teknologi PTKIN dalam Membangun Peradaban Berbasis Sains dan Nilai Keislaman”, berlangsung hangat dan meriah, ditandai dengan lantunan pantun khas dari Rektor UIN Bandung, Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag, di hadapan sivitas akademika dan ribuan mahasiswa baru.

Dalam orasi ilmiahnya, Wamenag Romo menegaskan, akademisi dan mahasiswa di era transformasi digital serta kecerdasan buatan (AI) tidak boleh hanya menjadi penikmat teknologi, melainkan harus tampil sebagai pencipta inovasi yang memberikan solusi nyata bagi masyarakat.

“Kita tentu tidak ingin PTKIN hanya sebagai penikmat teknologi, tetapi bagaimana bisa menciptakan teknologi,” tegas Wamenag dalam forum tersebut.

Untuk menjawab tantangan zaman dan mendukung kepentingan nasional (national interest), para mahasiswa diimbau menguasai 4 Pilar Utama:

  1. Mendalami Ilmu Pengetahuan: Aktif berdiskusi dan menggali keilmuan secara mendalam bersama dosen.
  2. Menyelesaikan Masalah Masyarakat: Memberikan kontribusi nyata dan solusi berbasis gagasan, bukan sekadar unjuk rasa tanpa solusi konkret.
  3. Menciptakan Inovasi dan Paten Berbasis Industri: Menghubungkan karya cipta dengan dunia industri agar berdampak ekonomi dan membawa kemaslahatan publik.
  4. Menjaga Integritas Keilmuan: Mengutamakan kejujuran akademik dan nilai moral di atas popularitas atau keuntungan semata.

Sementara Rektor Prof. Rosihon dalam sambutannya menyatakan siap membawa UIN Bandung melangkah lebih jauh. Sebagai pemimpin ia mendorong target 50 persen –dari total 800 dosen– meraih gelar Profesor/Guru Besar (saat ini memiliki 104 Guru Besar).

Selain itu, UIN Bandung sedang mempersiapkan pendirian Fakultas Kedokteran dengan target izin resmi pada tahun 2027. Dan, merencanakan pembangunan Ma’had (asrama) berskala besar di Kampus 2 untuk menampung seluruh mahasiswa baru.

Menguasai Paten dan Pelopor ZI WBK Nasional

Dekan Fakultas Saintek UIN Bandung, Prof. Dr. Hj. Hasniah Aliah, M.Si. melapokan, sejak berdiri pada tahun 2006 dari 7 program studi, FST kini berkembang pesat menjadi 9 program studi— termasuk Teknik Lingkungan dan Magister Informatika. FST menaungi 3.883 mahasiswa, 109 dosen, serta 43 tenaga kependidikan.

Di balik usianya yang ke-20, kata Prof. Hasniah, FST UIN Bandung mencatatkan serangkaian prestasi gemilang. Pertama, dominasi Hak Paten. FST menyumbang 23 dari total 25 paten milik UIN Bandung. Kontribusi ini mengantarkan UIN Bandung menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dengan jumlah paten terbanyak di Indonesia.

Kedua, FST menjadi pelopor Zona Integritas (ZI WBK). “Kita menjadi satu-satunya unit kerja di lingkungan PTKN yang berhasil menembus tahap akhir penilaian nasional Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) oleh KemenPANRB,” jelasnya.

Yang ketiga, lanjut Prof. Hasniah, mutu dan prestasi internasional. Sebanyak 6 dari 7 prodi awal telah mengantongi akreditasi Unggul. FST juga telah mengumpulkan 893 prestasi nasional-internasional, mengikutkan 78 mahasiswa dalam magang internasional, serta melahirkan lebih dari 289 publikasi internasional.

Keunggulan FST UIN Bandung dibingkai oleh filosofi khas “Wahyu Memandu Ilmu” atau konsep Roda Ilmu (Pendati Ilmu). Paradigma ini menempatkan nilai-nilai tauhid dan keislaman sebagai pusat yang menghubungkan seluruh disiplin sains modern —seperti AI, robotika, pengolahan data, hingga keamanan siber. Bahkan sejak 2018, para dosen FST telah melahirkan lebih dari 90 judul buku rekonstruksi warisan sains Islam klasik.(nas)

  • Penulis: Sungkawa Abdisunda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penyuluh Lintas Agama Garda Terdepan Toleransi

    Penyuluh Lintas Agama Garda Terdepan Toleransi

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA kanal31.com — Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan pentingnya kolaborasi penyuluh lintas agama dalam menjaga ekosistem toleransi yang rukun hingga ke akar rumput. Hal ini ia sampaikan dalam rapat rutin bersama Pejabat dan Staf Ahli Kementerian Agama di Kantor Kemenag, Jakarta Pusat. Menag menilai, tantangan kerukunan umat beragama di era digital semakin kompleks. Isu yang […]

  • UU Pesantren Wujud Rekognisi Negara terhadap Tradisi, Kemandirian, dan Keilmuan Ponpes

    UU Pesantren Wujud Rekognisi Negara terhadap Tradisi, Kemandirian, dan Keilmuan Ponpes

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    MALANG, kanal31.com — Kehadiran Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren menjadi tonggak penting dalam sejarah pendidikan Islam di Indonesia. Regulasi ini dinilai tidak hanya memberikan kepastian hukum bagi penyelenggaraan pesantren, tetapi juga menjadi bentuk rekognisi negara terhadap tradisi keilmuan, kemandirian, dan kontribusi pesantren dalam membangun karakter bangsa. “Undang-Undang Pesantren mengakhiri panjangnya fase ketika pesantren […]

  • Ponpes Berkedok Tahfiz Quran Berubah Jadi Tempat Predator Anak, Digeruduk Warga Pati 

    Ponpes Berkedok Tahfiz Quran Berubah Jadi Tempat Predator Anak, Digeruduk Warga Pati 

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • 0Komentar

    KALBAR kanal31.com — Belum hilang kisah Syekh Ahmad Al Misry, pendakwah Mesir yang dulu dipuja-puja sebagai juri hafiz Indonesia, simbol “keislaman murni”. Jadi tersangka karena predator anak. Hari ini, bayang-bayang suci itu hancur lebur digantikan realita berdarah. Hal serupa terjadi di Ponpes Ndholo Kusumo, Tlogosari, Tlogowungu, Pati, sebuah lembaga berkedok tahfiz Qur’an justru menjadi rumah jagal […]

  • Prof. Dudang: Kuliah di FEBI untuk Kebahagiaan Dunia Akhirat

    Prof. Dudang: Kuliah di FEBI untuk Kebahagiaan Dunia Akhirat

    • calendar_month Rabu, 25 Sep 2024
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung Prof. Dr. H. Dudang Gojali, M.Ag kembali menekankan bahwa jebolan FEBI UIN Bandung harus menjadi pemenang dalam kompetisi ekonomi di era Indonesia Emas 2045. Baik identitasnya sebagai Pemikir Ekonomi, Penggerak Ekonomi, maupun Pelaku Ekonomi. Penekanan ini disampaikan Prof. Dudang pada saat […]

  • Kelas Menulis UIN Bandung Gagas Kemah Penulisan Artikel Ilmiah 2022

    Kelas Menulis UIN Bandung Gagas Kemah Penulisan Artikel Ilmiah 2022

    • calendar_month Sabtu, 14 Mei 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-BANDUNG Dilandasi pemikiran akan pentingnya publikasi ilmiah, para akademisi memandang perlu diselenggarakan kemah Nasional penulisan artikel ilmiah. Gagasan ini muncul di dalam acara Academic Writing Class. Academic Writing Class diselenggarakan oleh Kelas Menulis Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung berkerjasama dengan Sentra Publikasi Ilmiah. Acara dilaksanakan secara daring pada tanggal 10-12 Mei 2022. Selanjutnya, […]

  • Asyik Kemenag Buka Pasaraya Ramadan Competition

    Asyik Kemenag Buka Pasaraya Ramadan Competition

    • calendar_month Minggu, 2 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA kanal31.com — Dalam rangka menyemarakkan Ramadan 1446 H, Direktorat Pesantren mengajak santri dan masyarakat umum ikut berpartisipasi unjuk kreasi pada program Pasaraya Ramadan Competition. Ini merupakan program kompetisi foto dan video. Direktur Pesantren, Basnang Said menuturkan bahwa kompetisi foto dan video ini terbuka untuk seluruh santri dan umum. “Saya mengajak pada semua kalangan santri […]

expand_less