Selasa, 2 Jun 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BEWARA » Indahnya Natal di Kota Bandung yang Merangkul Perbedaan

Indahnya Natal di Kota Bandung yang Merangkul Perbedaan

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Jum, 26 Des 2025
  • comment 0 komentar

BANDUNG kanal31.com — Pagi Natal, Kamis (25/12/2025), Gereja Kristen Indonesia (GKI) Kebon Jati Bandung perlahan dipenuhi jemaat. Ada langkah-langkah kecil anak yang digandeng orang tuanya. Ada senyum para lansia yang datang lebih awal dan sapaan hangat antarwarga yang sudah saling mengenal bertahun-tahun.

Di halaman gereja, petugas dan warga sekitar berdiri menyapa jemaat dengan ramah. Tidak ada jarak kaku, tidak ada perlakuan berbeda. Kehadiran mereka bukan sekadar formalitas pengamanan, melainkan isyarat bahwa kota hadir bersama warganya. Natal pun dirayakan penuh rasa nyaman.

“Rasanya tenang. Kami tidak merasa sendirian. Ada petugas, ada warga sekitar, semuanya saling jaga,” ujar Lina, salah seorang jemaat yang mengikuti ibadah pagi bersama keluarganya.

Baginya, Natal tahun ini bukan hanya soal ibadah, tetapi tentang perasaan diterima sebagai bagian dari kota.

Natal di Bandung hari ini menjadi pengingat bahwa kota yang ramah bukan hanya dibangun dari jalan yang rapi atau lampu yang menyala, tetapi dari sikap warganya. Dari cara minoritas merasa dilindungi, bukan sekadar diamankan. Dari ruang-ruang aman yang membuat setiap orang bisa beribadah dengan tenang.

Suasana hangat semakin terasa saat Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan sambutan di dalam gereja yang tahun ini genap berusia 101 tahun. Menyapa para pendeta, penatua, dan seluruh majelis jemaat dengan nada akrab, seperti berbicara kepada keluarga sendiri.

“Selama lebih dari satu abad, gereja ini telah menjadi gereja yang menyinarkan cahaya Ilahi dalam hati semua manusia yang ada di Kota Bandung,” tutur Farhan dalam keterangannya, Jumat (26/12/2025).

Menurutnya, dari firman-firman yang disampaikan di ruang ibadah seperti inilah Bandung terus dikuatkan untuk menghadapi berbagai tantangan zaman.

Farhan kemudian mengulas tema Natal Nasional 2025: Allah datang menyelamatkan keluarga Indonesia. Kata “keluarga”, baginya, adalah kunci untuk memahami Indonesia dan juga Bandung. “Indonesia adalah sebuah keluarga besar. Dalam satu keluarga tentu ada banyak perbedaan,” ujarnya.

Perbedaan itu dengan sederhana, selera ayah, ibu, dan anak yang tidak selalu sama. Bahkan, dalam satu keluarga pun perbedaan keyakinan bisa ada. Namun, perbedaan tidak pernah menghapus ikatan persaudaraan.

“Bagaimanapun juga sebesar apa pun perbedaan antara saya dan Bapak Ibu sekalian, Anda semua tetap saudara saya,” katanya.

Dalam refleksinya, Farhan mengajak jemaat menengok sejarah Bandung sebagai kota kosmopolitan, kota tempat berbagai elemen bertemu dan hidup berdampingan. Dari kepentingan kolonial hingga kearifan lokal, dari elemen kebangsaan, kesukuan, keagamaan, hingga keilmuan.

Keberagaman itulah yang menjadikan Bandung sebagai kota yang penuh dinamika. Ada perbedaan, ada kekecewaan, bahkan ada kemarahan. Namun, semuanya dihadapi bersama. “Kita obati melalui waktu demi waktu dengan penuh kasih dan kesabaran,” kata Farhan.

Sambil mengingatkan kembali filosofi Bhinneka Tunggal Ika. Tidak ada kebenaran yang mendua, karena kebhinekaan pada hakikatnya adalah satu.

Filosofi inilah yang, menurutnya, diperjuangkan para pendiri bangsa menjelang Proklamasi, ketika mereka sepakat menjadikan Ketuhanan Yang Maha Esa sebagai dasar pemersatu, bukan pemecah.

Warisan pemikiran itu kini nyata dalam kehidupan Bandung. Gereja-gereja tua, masjid-masjid berusia lebih dari seabad, hingga vihara yang berdiri kokoh, menjadi saksi bahwa kota ini dibangun di atas fondasi toleransi dan persaudaraan. “Apa yang sedang kita nikmati ini adalah sebuah warisan yang harus kita jaga,” ujar Farhan.

Caranya sederhana, membuka hati dan pikiran, serta meyakini bahwa semua adalah satu keluarga.

 

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yuk Belajar Toleransi dari Pasewakan Ciparay Bandung 

    Yuk Belajar Toleransi dari Pasewakan Ciparay Bandung 

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Program Studi Magister (S2) Studi Agama-Agama (SAA) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menyelenggarakan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Pasewakan Kerta Tataning Hirup Linuwih, Ciparay, Kabupaten Bandung, Rabu (17/9/2025).   Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 hingga sore hari ini melibatkan mahasiswa S2 SAA bersama komunitas Aliran Kebatinan Perjalanan (AKP), salah satu penghayat kepercayaan […]

  • UIN Bandung Ultimatum BJBS, Beri Tenggat hingga 10 Juni

    UIN Bandung Ultimatum BJBS, Beri Tenggat hingga 10 Juni

    • calendar_month 6 jam yang lalu
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com – Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati (SGD) Bandung memberi Ultimatum pihak Bank Jabar Syariah (BJBS) untuk menyelesaikan gangguan layanan aplikasi online yang telah berlangsung hampir tiga pekan. Akibat gangguan tersebut, Dosen, Karyawan, dan sejumlah Mahasiswa peraiha beasiswa mengalami kesulitan mengambil gaji dan terpaksa harus mengambil secara manual. Wakil Rektor II UIN […]

  • Dari Edukasi ke Aksi Nyata: Penguatan Satgas P2KS UIN Bandung Berbasis Empati

    Dari Edukasi ke Aksi Nyata: Penguatan Satgas P2KS UIN Bandung Berbasis Empati

    • calendar_month Jum, 17 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — UIN Sunan Gunung Djati Bandung terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan kampus yang aman, inklusif, dan bebas dari kekerasan melalui kegiatan Pembentukan Tim Khusus Tanggap Cepat Kasus: Satgas sebagai First Responder—Batas Peran, Empati, dan Respons Tepat yang berlangsung di Aula Lecture Hall, Kamis (16/4/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sistem respons cepat […]

  • Inilah Kontribusi IPB Press untuk Literasi 100 Perpustakaan Desa

    Inilah Kontribusi IPB Press untuk Literasi 100 Perpustakaan Desa

    • calendar_month Kam, 29 Sep 2022
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM Dalam rangka Dies Natalis ke-59 IPB University, IPB Press mencanangkan Program Gerakan Literasi Seratus Perpustakaan Desa (Literasi untuk Bangsa). Program ini merupakan wujud penyebaran literasi dengan memberikan buku-buku terbitan IPB Press ke 100 desa di Indonesia. Gerakan ini telah dimulai dan Bali menjadi provinsi pertama yang dikunjungi. Desa Penarungan, Kecamatan Mengwi, Desa Bongkasa, Kecamatan […]

  • Komitmen Penguatan Kapasitas SDM Pengelola Keuangan Negara, Kemenag Sabet Terbaik III

    Komitmen Penguatan Kapasitas SDM Pengelola Keuangan Negara, Kemenag Sabet Terbaik III

    • calendar_month Sel, 5 Des 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Jakarta) Pusdiklat Tenaga Administrasi Balitbang Diklat Kemenag meraih prestasi dalam komitmen pengembangan SDM pengelola keuangan negara (PKN). Pusdiklat Kemenag meraih terbaik III pada acara yang digelar Pusdiklat Anggaran dan Perbendaharaan Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Penghargaan ini diberikan pada gelaran Forum Koordinasi Pembelajaran Keuangan Negara. Mengusung tema Standardisasi Kompetensi SDM dalam Rangka Peningkatan Kualitas Pengelolaan Keuangan […]

  • Bus Listrik Jadi Kontribusi ITS, Lancarkan KTT G20 2022

    Bus Listrik Jadi Kontribusi ITS, Lancarkan KTT G20 2022

    • calendar_month Sen, 23 Mei 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-SURABAYA Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) melakukan penandatanganan kontrak proposal Matching Fund untuk Pengembangan dan Pembuatan Bus Listrik Merah Putih yang berlangsung di Gedung Rektorat ITS, Senin (23/5). Penandatangan kontrak ini merupakan bentuk kontribusi ITS dan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek) demi melancarkan kegiatan Presidensi KTT G20 2022. Penandatanganan kontrak ini […]

expand_less