Breaking News:
Beranda » BEWARA » Indonesia dan Kenya Bahas Peran Masyarakat Sipil dalam Pencegahan Terorisme

Indonesia dan Kenya Bahas Peran Masyarakat Sipil dalam Pencegahan Terorisme

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KENYA KANAL31.COM — KBRI Nairobi menjadi tuan rumah dialog bilateral Indonesia-Kenya yang bertajuk “The Whole of Government and The Whole Society Approach: The Significant Role of Civil Society in PCVE Efforts in Indonesia and Kenya” pada Senin (3/2/2025).

Dalam dialog ini, kedua negara menegaskan komitmennya untuk memperkuat kerja sama dalam upaya Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme yang Berbasis Kekerasan (P/CVE), termasuk mendorong peran aktif masyarakat sipil.

Dialog bilateral ini dibuka oleh Duta Besar Indonesia untuk Kenya, Dr. Mohamad Hery Saripudin, yang menyampaikan bahwa ekstremisme berbasis kekerasan dan terorisme menjadi isu penting dalam menjaga keamanan global. Oleh karena itu, kerja sama internasional, baik di tingkat pemerintah maupun masyarakat, sangat dibutuhkan.

Dubes Hery Saripudin menekankan pentingnya transfer pengetahuan dalam implementasi P/CVE di Indonesia dan Kenya. Ia berharap kedua negara dapat saling bersinergi dalam menghadapi tantangan ekstremisme dan terorisme serta meningkatkan hubungan bilateral.

Dialog ini menghadirkan Deputi Kerja Sama Internasional BNPT, Andhika Chrisnayudhanto, dan Direktur National Counter Terrorism Center (NCTC) Kenya, Mr. Kibiego Kiken, yang memaparkan perkembangan implementasi Rencana Aksi Nasional (RAN) P/CVE di masing-masing negara, tantangan yang dihadapi, serta pentingnya melibatkan aktor non-pemerintah, seperti masyarakat sipil, dalam upaya penanggulangan terorisme.

Kegiatan ini merupakan puncak dari konferensi lintas negara bertema “Enhancing Cooperation: A Cross Country Peer to Peer Learning and Exchange Program on Localizing Preventing and Countering Violent Extremism (PCVE) Strategies in Kenya”, yang diselenggarakan dari tanggal 26 Januari – 3 Februari 2025 oleh Joint Initiative for Strategic Religious Action (JISRA), bekerja sama dengan BNPT, NCTC Kenya, dan Mensen met een Missie (MM).

Konferensi ini melibatkan peserta dari Indonesia, Kenya, dan Nigeria, termasuk perwakilan pemerintah Indonesia dari BNPT, serta organisasi masyarakat sipil seperti Imparsial, AMAN Indonesia, Peace Generation, dan Fatayat NU Jawa Barat. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk melakukan pertukaran praktik terbaik antara Indonesia dan Kenya dalam pelokalan RAN P/CVE, mengidentifikasi tantangan dan solusi, serta menyoroti peran masyarakat sipil.

Pada acara puncak konferensi, para peserta mengeluarkan sejumlah rekomendasi tindak lanjut, termasuk riset terkait rehabilitasi dan reintegrasi, dukungan JISRA terhadap pelokalan RAN P/CVE di Indonesia, serta kelanjutan program pembelajaran dan Peer to Peer Learning antara Indonesia dan Kenya.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sa’ad bin Abi Waqqash, Sang Pembuka Gerbang Persia

    Sa’ad bin Abi Waqqash, Sang Pembuka Gerbang Persia

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • 0Komentar

    KALBAR kanal31.com — Tulisan ke-28 Edisi Ramadan. Kisah sahabat kali ini, tentang komandan perang yang cerdas. Dalam keadaan sakit ia memimpin perang untuk menaklukkan imperium raksasa. Dialah sang pembuka gerbang Persia. Nikmati narasinya sambil seruput Koptagul, wak!   Sejarah kadang punya cara unik menertawakan manusia. Di satu sisi, banyak tokoh modern sibuk mengukur kehebatan lewat jumlah […]

  • Jeritan Sunyi Anak Pascaperceraian: Riset Dr. Ridwan Eko Tawarkan Blueprint Radikal Selamatkan Masa Depan Anak

    Jeritan Sunyi Anak Pascaperceraian: Riset Dr. Ridwan Eko Tawarkan Blueprint Radikal Selamatkan Masa Depan Anak

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com – Di balik runtuhnya mahligai rumah tangga ratusan ribu pasangan di Indonesia, ada krisis kemanusiaan sunyi yang luput dari sorotan. Jutaan anak menjadi korban laten yang telantar hak hidupnya. Menjawab jeritan sosial ini, sebuah riset doktoral progresif dari Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung meluncurkan sebuah cetak biru (blueprint) radikal: mendorong sistem […]

  • Cegah Paham Radikal, BNPT RI dan FKPT Jawa Barat Gelar Smart Bangsaku, Bersatu Indonesiaku

    Cegah Paham Radikal, BNPT RI dan FKPT Jawa Barat Gelar Smart Bangsaku, Bersatu Indonesiaku

    • calendar_month Sabtu, 3 Agt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (CIMAHI) — Sebanyak 115 peserta (siswa, guru SMP dan orangtua) mengikuti Smart Bangsaku, Bersatu Indonesiaku (Sehat Mental, Keluarga Cerdas dan Tangguh) yang digelar BNPT (Bandan Nasional Penanggulangan Terorisme) RI dan FKPT (Forum Kordinasi Pencegahan Terorisme) Jawa Barat di Nurul Aulia Convention Center Cimahi Bandung, Kamis (1/8/2024). Dengan menghadirkan tiga narasumber yang energik, menarik dan […]

  • 5 Tingkatan Penggunaan Islam sebagai Organisasi, Dakwah dan Perjuangan

    5 Tingkatan Penggunaan Islam sebagai Organisasi, Dakwah dan Perjuangan

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG Kanal31.com — Apakah orang-orang yang aktif berorganisasi Islam, merasa berjuang untuk Islam atau merasa sebagai pejuang Islam sudah benar dan berada di jalan yang lurus? Belum tentu. Banyak orang, terutama para aktifis organisasi Islam dan para pendakwah merasa sedang berdakwah, merasa sudah benar hidupnya, merasa berjuang untuk agama, padahal belum tentu, bahkan bisa sebaliknya, ia […]

  • 5 Tips Menembus Scopus

    5 Tips Menembus Scopus

    • calendar_month Selasa, 16 Agt 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-JAKARTA Baik bagi mahasiswa maupun dosen, bisa memublikasikan jurnal yang terindeks oleh Scopus merupakan sebuah prestasi tersendiri. Namun, untuk bisa membuat jurnal yang tembus Scopus bukan hal yang mudah. Ada banyak langkah termasuk revisi yang mungkin harus kamu lalui untuk membuat jurnal yang kamu tulis dimuat. Seperti yang kita ketahui, ada banyak sekali jurnal yang […]

  • Mengenal Aura Kasih yang akan Dipanggil KPK terkait Ridwan Kamil

    Mengenal Aura Kasih yang akan Dipanggil KPK terkait Ridwan Kamil

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KALBAR Kanal31.com — Ikutan ngegosip jadinya. Ini gara-gara KPK, kenapa sih nyebut Aura Kasih. Cobalah sebut Aura Faming, beda jadinya. Mari kita mengenal artis satu anak ini sambil seruput Koptagul, wak!   Nama Aura Kasih mendadak terdengar seperti lonceng tua di Gedung Sate. Biasa saja selama bertahun-tahun, lalu tiba-tiba berdentang keras dan semua orang menoleh. Bukan […]

expand_less