Sabtu, 18 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » NETIZEN » MBG dan Koperasi Merah Putih

MBG dan Koperasi Merah Putih

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
  • comment 0 komentar

BANDUNG kanal31.com — Salah satu ciri kabinet sekarang, itu jalan masing-masing. Badan Gizi Nasional sibuk dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kementerian Koperasi giat membangun Koperasi Merah Putih, Kementerian Sosial asyik dengan Sekolah Rakyatnya, dsb.

Tidak terintegrasi.

 

Untuk 2026, anggaran MBG diketok pada angka Rp 336 triliun, . Untuk menjangkau 82 juta siswa, BGN perlu 48 ribu dapur. Maka berlomba-lombalah orang membuat dapur MBG, termasuk kabarnya anggota DPR dan DPRD. Yang bisa membangun dapur MBG tentu mereka dengan ekonomi kuat, atau koneksi erat.

 

Sementara, Anggaran untuk Koperasi Merah Putih pada 2026, sebesar Rp 83 triliun untuk 80.000 koperasi merah putih. .Setiap unit akan mendapat pinjaman sampai Rp 3 miliar. Kritik terhadap Koperasi Merah Putih, adalah konsep tidak jelas. Unit usaha koperasinya tidak jelas. Pemerintah mengejar pendirian 80.000 koperasi merah putih. Kalau kemudian dikucurkan dana kepada koperasi yang tidak punya jenis usaha, maka uang 3 miliar itu akan amblas.

 

Nah mengapa tidak, program MBG diintegrasikan dengan Koperasi Merah Putih. MBG seharusnya dipahami bukan hanya sebagai upaya mengatasi kelaparan atau stunting, melainkan juga sebagai investasi besar bagi masa depan bangsa. Anak-anak yang sehat dan cerdas adalah fondasi Indonesia Emas. Namun ada dimensi lain yang tak kalah penting: bagaimana dana besar MBG bisa ikut menggerakkan ekonomi rakyat.

 

Di sinilah peran Koperasi Merah Putih menjadi kunci. Koperasi bukan sekadar wadah belanja bersama, tetapi mesin ekonomi gotong royong. Jika setiap bahan pangan untuk MBG—beras dari petani, ikan dari nelayan, sayur dari pekebun, hingga telur dari peternak kecil—diserap langsung melalui koperasi. Hasil bumi rakyat tidak lagi dijual murah ke tengkulak, melainkan langsung masuk ke pasar yang pasti: dapur-dapur MBG.

 

Manfaatnya ganda. Anak-anak sekolah, memperoleh makanan sehat setiap hari. Pada saat yang sama, petani, nelayan, dan UMKM merasakan keuntungan langsung. Uang MBG pun berputar di desa dan kampung, bukan tersedot ke korporasi besar atau ke koneksi politik saja.

 

Lebih dari itu, koperasi dengan prinsip transparansi dapat menjamin penggunaan anggaran MBG tetap bersih dan tepat sasaran. Dengan digitalisasi, masyarakat bisa ikut mengawasi: siapa menyuplai, siapa menerima, berapa volumenya. Kalau koperasi MBG/Merah putih ini kuat, maka dia bisa jadi dapur umum yang bisa juga melayani ibu hamil, kelompok masyarakat kurang gizi, dan jadi dapur umum saat bencana alam. Keren kan??

 

Integrasi MBG dan Koperasi Merah Putih berarti menghadirkan program yang bukan hanya menyehatkan anak-anak bangsa, tetapi juga menyejahterakan para produsen kecil di desa-desa. Dari meja makan sekolah, ekonomi rakyat bisa bangkit bersama. BGN harus memeriksa rutin kualitas makan, misalnya tiga bulan sekali. Kementerian Koperasi mengawasi tata kelola koperasinya.

Jadi BGN dengan Kementerian Koperasi tidak sama-sama kerja, tapi bekerjasama. Anggaran jadi tidak double, sehingga efisien.

 

Budhiana Kartawijaya, Founder Yayasan Odesa Indonesia.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 3 Ciri Santri Ala UIN Bandung: Jaga Akhlak, Belajar Sungguh-sungguh dan Sukses Bersama

    3 Ciri Santri Ala UIN Bandung: Jaga Akhlak, Belajar Sungguh-sungguh dan Sukses Bersama

    • calendar_month Rab, 4 Sep 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Bandung) — Sebanyak 1.091 mahasiswa mengikuti Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Sunan Gunung Djati Bandung bertajuk “Gunung Djati Muda yang Unggul, Kompetitif, dan Inovatif Berbasis Rahmatan Lilalamin Menuju Indonesia Emas 2045” di Gedung Anwar Musaddad. Untuk hari ketiga PBAK Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) diawali dengan Khotmil Qur’an […]

  • Bangun Kebersamaan, Keluarga Mahasiswa Minang Resmi Lantik Pengurus Baru Periode 2024–2025

    Bangun Kebersamaan, Keluarga Mahasiswa Minang Resmi Lantik Pengurus Baru Periode 2024–2025

    • calendar_month Jum, 18 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Bandung kanal31.com – Keluarga Mahasiswa Minang (KMM) UIN Sunan Gunung Djati Bandung resmi melantik kepengurusan baru untuk periode 2024–2025. Acara pelantikan digelar di Aula Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) lantai 3, Kampus II, Jumat, (18/4/ 2025). Dalam sambutannya, Ketua Pembina KMM, M. Helmi Kahfi, S.Sos., M.MPd., MH., menyampaikan pesan-pesan inspiratif untuk seluruh pengurus dan anggota. […]

  • Pemkot Bandung Dukung Penuh Pengembangan IBCA MMA

    Pemkot Bandung Dukung Penuh Pengembangan IBCA MMA

    • calendar_month Ming, 3 Agu 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan olahraga bela diri campuran amatir (IBCA) Mixed Martial Arts (MMA) sebagai salah satu cabang potensial pembentuk karakter generasi muda. Hal ini ditegaskan langsung oleh Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, saat membuka Kejuaraan Ganda Fighting Spirit Series 3 di GOR KONI Kota Bandung, Minggu, […]

  • Jadi Bahan Revisi UU Pemilu, Putusan MK Hapus Ambang Batas Pencalonan Presiden

    Jadi Bahan Revisi UU Pemilu, Putusan MK Hapus Ambang Batas Pencalonan Presiden

    • calendar_month Jum, 3 Jan 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, KANAL31.COM — Mahkamah Konstitusi (MK) menghapus ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold yang diatur dalam Pasal 222 Undang-Undang Pemilu Nomor 7 Tahun 2017. Keputusan ini tertuang dalam putusan perkara nomor 62/PUU-XXII/2024, yang dibacakan oleh Ketua MK Suhartoyo di ruang sidang MK.   Menanggapi putusan MK tersebut, Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Irawan, menyatakan bahwa putusan […]

  • Komisi C Distribusikan Bantuan Bibit Pohon ke Kelompok Tani

    Komisi C Distribusikan Bantuan Bibit Pohon ke Kelompok Tani

    • calendar_month Kam, 9 Jan 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG (KANAL31.COM)– Menjaga kelestarian lingkungan sekitar menjadi tanggung jawab bersama. Lingkungan yang terjaga dengan baik akan berdampak positif terhadap kehidupan manusia. Demikian Linda Herlina, anggota Komisi C DPRD Kabupaten Bandung, saat memberikan bantuan bibit tanaman/pohon kepada para kelompok tani di daerah pemilihan (dapil) 4, meliputi Kecamatan Cikancung, Cicalengka, Nagreg dan Rancaekek. Linda mengaku bersyukur […]

  • Pesan Rektor UPI : Jadilah Speed Learner

    Pesan Rektor UPI : Jadilah Speed Learner

    • calendar_month Rab, 21 Sep 2022
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM Rektor Prof. Dr. M. Solehuddin, M.Pd., M.A. berpesan agar pegawai di lingkungan UPI harus menjadi SDM yang speed learner dan lifelong learner. Hal itu disampaikan selepas Rektor mengambil sumpah 324 Pegawai Negeri Sipil dan Pegawai Tetap UPI pada Senin (19/09/2022) di Gedung BPU Achmad Sanusi. Untuk mencapai hal tersebut, menurutnya, penting agar pegawai sebagai SDM UPI mampu […]

expand_less