Kamis, 9 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUMANIORA » Dosen Pascasarjana Unusia Beberkan Tradisi Humor dalam Khazanah Islam

Dosen Pascasarjana Unusia Beberkan Tradisi Humor dalam Khazanah Islam

  • account_circle Admin Kanal31
  • calendar_month Sel, 16 Agu 2022
  • comment 0 komentar

KANAl31.COM
Akun-akun media sosial dengan konten keagamaan umumnya menyampaikan pembahasan yang serius. Namun belakangan muncul akun medsos keagamaan garis lucu yang menyampaikan pesan agama dengan jenaka. Misalnya di twitter muncul akun @NUgarislucu hingga @MuhammadiyinGL.

Dosen Pascasarjana Sejarah Peradaban Islam Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia), Dr Ahmad Ginanjar Sya’ban menyampaikan humor merupakan buah yang dihasilkan dari kejeniusan berpikir.

“Jika dalam tradisi keilmuan Islam kita kenal beberapa tokoh humor seperti Abu Nawas, Nasruddin Hoja dari tradisi Turki Utsmani, serta Juha,” kata Ginanjar dalam diskusi virtual Rabu (3/8/2022).

Di Indonesia, lanjut Ginanjar, dalam tradisi Sunda terdapat satu tokoh yakni Kabayan, sedangkan di Nahdlatul Ulama (NU) terdapat beberapa tokoh seperti Gus Dur dan Asmuni.

Ginanjar menjelaskan, humor mempunyai fungsi bagaimana menjadi penyeimbang, dari dua dua belah pihak yang sedang berseteru merebutkan klaim kebenaran.

“Nah, di sini saya berpikir humor dijadikan untuk menetralisir keadaan tersebut. Kemudian, dalam tradisi Islam humor juga memiliki fungsi untuk menetralisir suhu politik,” kata Ginanjar.

Menurutnya, humor bahkan dapat digunakan sebagai sarana kritik bagi para penguasa. Hal tersebutlah yang kerap dilakukan Abu Nawas yang jika orang biasa lakukan pasti akan marah.

“Jadi apapun di sini diperlukan ketika disampaikan dengan humor mungkin yang semula itu keras atau tegang, bisa lebih soft, jenaka dan juga bisa diterima,” terang Ginanjar.

Dengan demikian, menurut Ginanjar humor kemudian menjadi salah satu karya sastra tersendiri yang ditulis oleh banyak ulama.

“Banyak ulama yang menulis karya-karya di bidang humor ini sampai ulama sekelas Ibnu Jauzi yang terkenal serius, ternyata dia juga punya kitab Akhbarul Hamqa Wal Mughaffalin (Logika Orang-orang Bodoh),” katanya.

Selain itu, ada Al Jahiz juga menulis satu kitab yang menceritakan orang-orang pelit. “Jadi cerita humor melalui kacamata bagaimana pelitnya orang, tetapi dibuat menjadi humor,” ungkapnya.

Dalam cerita tersebut, mengajarkan kepada orang bahwa pelit merupakan perbuatan tercela. Tetapi kemudian nasihat jangan pelit dapat diterima tanpa tegang dan dengan rileks yang kemudian dibuat narasi-narasi humor.

“Alhamdulillahnya, di NU ini kaya akan tradisi humor. Makanya banyak sekali literatur-literatur yang ditulis misalkan mati ketawa ala sufi, mati ketawa ala kiai dan lainnya,” jelasnya.

Ginanjar menambahkan, humor ini menjadi salah satu tradisi yang perlu dilestarikan dan diturunkan. Agar kemudian memahami menjalani bahwa beragam ini mengasyikan, dan menggembirakan.

“Sehingga orang ketika terjadi hal-hal yang sekiranya berbenturan, dapat dengan cepat mencarikan solusi yang sekiranya menggembirakan,” tutup Ginanjar.

 

  • Penulis: Admin Kanal31

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lupa Bawa Teks, Rektor Ulangi Pidato di Acara Pembukaan Orientasi P3K

    Lupa Bawa Teks, Rektor Ulangi Pidato di Acara Pembukaan Orientasi P3K

    • calendar_month Kam, 25 Jan 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM — BANDUNG — Ada kejadian lucu saat Pembukaan Orientasi Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Aula Anwar Musaddad Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati (SGD) Bandung, Kamis (25/01/2024). Rektor UIN SGD Bandung Prof Dr.Rosihon Anwar M.A saat memberi sambutan dalam acara tersebut sempat mengulangi pidato sambutannya gara-gara lupa dengan teks pidato yang dibawanya. […]

  • Saatnya Mengenal Kak Odin, Sosok Pendongeng Hipnotis Anak-anak

    Saatnya Mengenal Kak Odin, Sosok Pendongeng Hipnotis Anak-anak

    • calendar_month Rab, 6 Des 2023
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Bandung) Claudine Patricia, ia merupakan seorang pendongeng yang berasal dari Kota Bandung. Wanita yang lebih akrab disapa dengan panggilan Kak Odin ini telah memantapkan diri sebagai pendongeng sejak tahun 2004. “Saya mulai mendongeng itu sekitar tahun 2004,itu juga karena saya sempat setelah lulus dari FISIP Hubungan Internasional. Saya mengambil pendidikan guru TK,” terang Odin […]

  • Komersialisasi Aset Wakaf 

    Komersialisasi Aset Wakaf 

    • calendar_month Rab, 19 Nov 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Beberapa hari terakhir ini, media mewartakan pernyataan Menteri ATR/BPN soal kemungkinan komersialisasi tanah wakaf. Sebagian kalangan melihatnya sebagai langkah modern. Sebagian lain merasa gelisah. Pertanyaan pun muncul, apakah ini inovasi atau gejala disorientasi? Saya mengapresiasi niat baik Menteri ATR/BPN bahwa komersialisasi dalam arti memproduktifkan tanah wakaf adalah keniscayaan. Di beberapa negara bahkan ada […]

  • Inilah Makna Filosofis Logo Baru RSUD Welas Asih

    Inilah Makna Filosofis Logo Baru RSUD Welas Asih

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memaparkan makna filosofis dari logo baru Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Welas Asih. Logo yang didominasi siluet kujang berwarna biru itu sarat akan simbolisme budaya dan nilai-nilai kemanusiaan. “Ini gambar kujang dengan tiga lubang di punggungnya yang melambangkan Islam, Iman, dan Ihsan,” ujar KDM sapaan akrab Gubernur, […]

  • Hikmah Silaturahmi Idul Fitri: Perspektif Psikologis-Religius

    Hikmah Silaturahmi Idul Fitri: Perspektif Psikologis-Religius

    • calendar_month Sab, 28 Mar 2026
    • account_circle S. Miharja, Dosen UIN Bandung
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Idul Fitri merupakan momentum spiritual yang menandai keberhasilan umat Islam dalam menjalankan ibadah Ramadhan. Dimensi penting dari Idul Fitri adalah silaturahmi, yaitu mempererat hubungan kekerabatan, memperbaiki komunikasi sosial, serta membangun kembali harmoni kehidupan. Dalam perspektif akademik, silaturahmi tidak hanya dipahami sebagai tradisi budaya, tetapi sebagai mekanisme penguatan struktur sosial, kesejahteraan psikologis, dan internalisasi […]

  • Apa Itu Komunikasi Bisnis Syariah?

    Apa Itu Komunikasi Bisnis Syariah?

    • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    KETIKA suatu warna disimbolkan lalu diartikan, seperti contoh warna merah, dapat menyimbolkan dan diartikan “berani” pada lambang bendera suatu negara. Tetapi, warna merah ini akan berbeda pengertian jika simbol warna merah ini ditempatkan pada lampu lalu lintas (trafic light). Jika sama pengertian dan penyimbolannya, maka akan terjadi kecelakaan lalu lintas atau tabrakan (kekacauan di jalan […]

expand_less