Sabtu, 18 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUMANIORA » Nandi Sukri, Dosen Unpad, Kembangkan Propolis Powder untuk Minuman Bubuk Instan

Nandi Sukri, Dosen Unpad, Kembangkan Propolis Powder untuk Minuman Bubuk Instan

  • account_circle Admin Kanal31
  • calendar_month Sen, 25 Apr 2022
  • comment 0 komentar

SPI-JATINANGOR

Propolis telah lama digunakan sebagai suplemen kesehatan. Tidak hanya mampu menyembuhkan penyakit, propolis juga dapat meningkatkan imunitas tubuh agar kebal terhadap penyakit. Kendati telah menjadi suplemen herbal, banyak pula orang yang enggan mengonsumsi propolis karena memiliki rasa cenderung pahit dan aroma menyengat.

Hal ini menjadi peluang bagi Dosen Departemen Teknologi Industri Pangan Fakultas Teknologi Industri Pertanian Universitas Padjadjaran Nandi Sukri, M.Si., mengembangkan propolis dalam bentuk serbuk (powder). “Biasanya konsumen minum propolis itu kesannya seperti minum obat. Padahal khasiatnya banyak karena selain untuk terapi pengobatan, propolis dapat meningkatkan imun,” ujar Nandi.

Sejak 2017, Nandi fokus mengembangkan penelitian tentang propolis powder dengan teknik mikroenkapsulasi. Metode ini merupakan teknologi penyalutan atau pelapisan suatu zat inti dengan suatu lapisan dinding polimer, sehingga menjadi partikel kecil berukuran mikro. Harapannya, proses penyalutan dengan metode mikroenkapsulasi dapat melindungi senyawa aktif yang terkandung dalam propolis sehingga khasiatnya tidak hilang.

Selain itu, metode ini juga memungkinkan propolis powder stabil selama pengolahan dan penyimpanan sehingga dapat dikembangkan menjadi bahan fortifikasi pangan. Pengembangan propolis powder dengan nama “Propobees” merupakan proyek hibah Calon Pengusaha Pemula Berbasis Teknologi (CPPBT) dari Badan Riset dan Inovasi Nasional.

Propobees kemudian dipacu untuk menjadi usaha rintisan baru (Startup) melalui hibah Startup Inovasi Indonesia (SII). Lebih lanjut Nandi menjelaskan, aplikasi dari propolis powder sendiri belum banyak dilakukan. Kebanyakan propolis dijual dalam bentuk cair (liquid). Kendati demikian, penelitian mengenai propolis powder sebetulnya sudah banyak. Bahkan, sudah ada produk propolis serbuk yang dijual di pasar.  “Kita pelajari produk kompetitor, kebanyakan propolis dalam bentuk kapsul (powder) arahnya lebih ke pengobatan,” jelasnya.

Melihat kondisi bahwa produk serbuk lebih dijual dalam bentuk obat, Nandi menangkap peluang tersebut. Sebagai akademisi dengan basis keilmuan teknologi pangan, ia ingin mengombinasikan propolis powder yang notabenenya adalah nutraceutical menjadi produk pangan fungsional yang berkhasiat. Dalam pengembangannya, propolis hasil penelitian Nandi dapat menjadi minuman kesehatan yang bisa dikonsumsi secara rutin.

Menyasar Pasar Milenial

Nandi memaparkan, produk “Propobees” dibuat menjadi beberapa varian. Varian pertama adalah propolis powder murni. Produk ini merupakan propolis dengan kualitas premium yang dikemas dalam bentuk kapsul. Dosis pada produk ini setara dengan satu kali konsumsi propolis cair yang disarankan, sehingga produk ini cocok dikonsumsi ketika sakit atau imunitas tubuh sedang turun.

Sementara varian lainnya dikemas dalam bentuk serbuk oral dan minuman bubuk instan. Hal ini merupakan inovasi dari Nandi. Propolis powder dikombinasikan dengan minuman instan sehingga lebih mudah dikonsumsi oleh orang. “Kita coba meningkatkan konsumsi propolis dalam bentuk minuman yang menyehatkan. Tujuannya meningkatkan konsumsi propolis di Indonesia,” kata Nandi.

Propolis powder tersebut difortifikasikan ke sejumlah bahan minuman bubuk instan, yaitu cokelat, latte, green tea, dan original. Dosis pada produk minuman ringan ini lebih kecil dari produk premium. “Tujuannya memang bukan sebagai obat atau terapi, tetapi lebih untuk menjaga dan meningkatkan imun,” imbuhnya. Kombinasi dengan minuman bubuk instan bertujuan agar orang lebih mudah mengonsumsi propolis. Apalagi dengan rasa minuman kekinian, Nandi menyasar produk ini dapat dikonsumsi oleh kalangan milenial. “Rasa minumannya enak, tetapi tetap menyehatkan,” sambungnya.

Nandi memastikan bahwa proses fortifikasi tidak akan memengaruhi khasiat dari propolis tersebut. Propolis yang diberikan merupakan propolis yang sudah memiliki penyalut, sehingga tidak akan kehilangan khasiat saat dicampur dengan produk lain.

Selain itu, meskipun sudah dikombinasikan dengan sejumlah bahan minuman, sensasi dari minum propolis tersebut tetap ada. Produk minuman bubuk instan ini sudah dilakukan pengujian konsumsi kepada orang yang pernah atau rutin meminum propolis cair. Hasilnya, sensasi propolis masih terasa. “Meskipun minumnya green tea, sugesti minum propolisnya masih ada,” kata Nandi.

Kejar Pasar

Saat ini, sudah ada industri besar yang tertarik memproduksi lebih luas dari “Propobees”. Jika berhasil dikomersialisasikan, “Propobees” akan menjadi produk propolis pertama di dunia yang menggunakan teknologi mikroenkapsulasi serta produk propolis pertama yang dikemas dalam bentuk minuman bubuk instan.

Nandi menjelaskan, dengan teknologi tersebut, selain memberikan solusi atas permasalahan produk propolis yang telah beredar di pasaran, “Propobees”  juga menawarkan keunggulan dan ciri khas berupa aroma dan rasa yang tidak menyengat, mengonsumsi propolis selayaknya menikmati minuman ringan, mudah dalam penyajian, terdispersi sempurna dalam air, senyawa aktif tidak akan mudah rusak, serta biaya distribusi yang lebih efisien.*

  • Penulis: Admin Kanal31

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Top! Tim UMM Sabet Juara Kontes Robot Puspresnas 2022

    Top! Tim UMM Sabet Juara Kontes Robot Puspresnas 2022

    • calendar_month Sen, 20 Jun 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-MALANG Kabar gembira kembali datang dari Tim Robot Dome Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Mereka mampu merengkuh juara 2 pada Kontes Robot Indonesia 2022 Regional Wilayah II yang dilaksanakan pada 11-13 Juni 2022 secara daring. Tim kebanggaan UMM ini berhasil meraih kemenangan pada kategori Kontes Robot SAR (KRSRI) yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Kementerian […]

  • Momen PBAK, UIN Bandung Pelopori Pergerakan Ekoteologi

    Momen PBAK, UIN Bandung Pelopori Pergerakan Ekoteologi

    • calendar_month Sel, 26 Agu 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Perkuliahan tidak hanya di ruang kelas, tetapi juga di alam bebas. Mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung bukan hanya penguasa kelas, tetapi pengelola alam bebas, khalifah fi al ardh (khlaifah di bumi). Rektor UIN Bandung Prof. Rosihon Anwar mengungkapkan hal itu, seusai melantik mahasiswa baru pada Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) tahun […]

  • Apa Itu Komunikasi Bisnis Syariah?

    Apa Itu Komunikasi Bisnis Syariah?

    • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    KETIKA suatu warna disimbolkan lalu diartikan, seperti contoh warna merah, dapat menyimbolkan dan diartikan “berani” pada lambang bendera suatu negara. Tetapi, warna merah ini akan berbeda pengertian jika simbol warna merah ini ditempatkan pada lampu lalu lintas (trafic light). Jika sama pengertian dan penyimbolannya, maka akan terjadi kecelakaan lalu lintas atau tabrakan (kekacauan di jalan […]

  • Keren! Aby Ramadhan, Siswa MTsN 3 Kota Surabaya Juara I Tinju Amatir Jatim

    Keren! Aby Ramadhan, Siswa MTsN 3 Kota Surabaya Juara I Tinju Amatir Jatim

    • calendar_month Sen, 12 Agu 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (SURABAYA) — Siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Kota Surabaya beberapa hari yang lalu meraih Juara I Tinju Amatir se-Jawa Timur Kategori Putera Kelas -80 Kg. Siswa tersebut adalah M. Aby Ramadhan N, putra dari pasangan Bapak Yanuar Nusi dan Ibu Andi Yuliana. Kejuaraan Tinju Amatir ini diselenggarakan oleh Pengurus Kota Persatuan Tinju Amatir Indonesia […]

  • Prodi IPII UIN Bandung Lahirkan Pustakawan Gen Z

    Prodi IPII UIN Bandung Lahirkan Pustakawan Gen Z

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Dosen Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Lutfi Khoerunnisa, M.I.Kom mengharapkan mahasiswa Jurusan Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam (IPII) Fakultas Adab  dan Humaniora UIN Bandung menjadi pustakawan masa depan, yang mampu menghubungkan antara manusia dan teknologi, menjaga nilai etika, privasi, serta keberlanjutan pengetahuan. Menurut Lutfi, mahasiswa sekarang termasuk generasi Z. Mereka akan menjadi pustakawan masa […]

  • Ketua KIP Apresiasi Kemajuan Signifikan PTKN dalam Keterbukaan Informasi

    Ketua KIP Apresiasi Kemajuan Signifikan PTKN dalam Keterbukaan Informasi

    • calendar_month Sen, 15 Des 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA kanal31.com — Penguatan budaya transparansi di lingkungan Kementerian Agama kembali mendapat pengakuan nasional. Ketua Komisi Informasi Pusat (KIP) Donny Yoesgiantoro menyampaikan penghargaan atas kinerja PTKN yang berhasil memenuhi standar keterbukaan informasi publik secara berkelanjutan.   Apresiasi tersebut disampaikan dalam Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025, yang digelar di Bidakara Hall, Jakarta, Senin (15/12/2025).   […]

expand_less