Sabtu, 18 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » INSPIRASI » Prof. Dadan Rusmana, Denyut Nadi Warga Kampus UIN Bandung

Prof. Dadan Rusmana, Denyut Nadi Warga Kampus UIN Bandung

  • account_circle Sungkawa Abdisunda
  • calendar_month Kam, 10 Apr 2025
  • comment 0 komentar

RASA bahagia saat ini tengah menyelimuti sivitas akademika UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Pasalnya, Dr Dadan Rusmana, M.Ag, dosen Fakultas Adab dan Humaniora yang juga menjabat sebagai Wakil Rektor I, baru-baru ini meraih Surat Keputusan (SK) Guru Besar bidang Pendidikan Islam Nusantara dari Kementerian Agama RI, dengan No SK 169695/MA/KP07.6/03/2025.

Kenaikan jabatan fungsional ini tentu suatu raihan yang luar biasa; sebuah gelar mulia di lingkungan pendidikan; juga predikat yang menjadi dambaan bagi para tenaga pengajar di perguruan tinggi. Walaupun baginya, menjadi seorang profesor tidak pernah dibayangkan sebelumnya. Namun, dengan kegigihan, semangat, dan daya juangnya mampu mengantarkannya menjadi guru besar.

Dalam kehidupan sehari-hari ataupun saat menjalankan tugasnya, Prof. Dadan hanya bisa bertawakal kepada Allah, Tuhan bagi sekalian alam. “Kita hanya berikhtiar. Dan, tidak ada yang tidak mungkin jika Allah sudah berkehendak,” tukas Prof. Dadan, saat ditanya tentang optimismenya akan masa depan.

Rupanya, setiap keputusan dalam hidupnya selalu diserahkan kepada Allah, dengan keyakinan bahwa Allah tidak pernah salah dalam memberikan anugerah kepada umatnya yang mau berusaha dan meyakini kebesaran-Nya. Termasuk ketika hendak menjadi Wakil Rektor I, ia membutuhkan waktu yang cukup lama untuk memutuskan maju atau tidaknya, seolah menunggu jawaban dari Allah untuk meyakinkan dirinya soal kesanggupan dalam mengemban tugas Wakil Rektor.

Tidak sedikit warga kampus yang menganggap Prof. Dadan sebagai sosok pemimpin yang memiliki sikap kehati-hatian dalam melakukan tindakan. Tetapi itu bukan berarti lamban, karena makna yang sebenarnya berhati-hati adalah kecepatan. Dan, dengan berhati-hati itulah Prof. Dadan mampu mengontrol diri secara ketat, berusaha menghindari berbagai kesalahan, keteledoran, dan hal-hal bodoh lainnya.

Dalam banyak fakta, tindakan seperti itu ternyata banyak manfaatnya, antara lain mampu bertindak dengan benar, bahkan dapat memciptakan ide-ide brilian. Sangat wajar kalau seseorang berinteraksi dengan Prof. Dadan merasa nyaman, tidak merasa diintervensi, serta terhindar dari konflik karena orangnya terbuka dan seringkali mementingkan banyak orang.

Alumnus beberapa pesantren ini memiliki tipe “Leuleus jeujeur liat tali, landung kandungan laèr aisan (Sunda)”. Artinya penuh pertimbangan, tidak cepat putus asa menghadapi masalah, bersikap adil dan bijaksana. Keputusan dan tindakannya mengayomi dan melindungi semuanya secara adil dan proporsional. Tidak ada pihak yang disepelekan atau dianggap sepele, apalagi dirugikan.

Lelaki kelahiran Bandung 27 Juni 1973 ini tidak punya sifat “lègèg” atau “balaga” (Sunda). Walaupun belum diaktegorikan pemimpin yang “Masagi”, namun ia menjadi sosok yang mampu mengedepankan kepentingan warga kampus. Kiprah kesehariannya, berusaha keras untuk memberi keberkahan bagi segenap sivitas.

Dosen Produktif dan Melek IT

Pada awal kepemimpinannya menjadi wakil rektor (2023), Prof. Dadan mampu melakukan adaptasi, evaluasi, dan menggali berbagai problematika kampus. Strategi kebijakannya dilakukan melalui pendekatan pencerahan, pemberdayaan, dan pengembangan dalam rangka mewujudkan kultur akademik yang kondusif. Lalu meningkatkan kualitas yang berorientasi pada jaminan mutu, melalui inovasi dan pengembangan sistem, terutama dalam rekrutmen mahasiswa baru.

Di saat itu pula dia menggagas model penerimaan mahasiswa melalui Qirotul Kutub pada jalur Ujian Mandiri UIN Bandung 2024/2025. Jalur ini dibuka untuk para calon mahasiswa dengan kemampuan membaca, memahami, dan mengungkapkan kandungan kitab kuning secara komprehensif. Calon mahasiswa diuji terkait ketepatan bacaan sesuai dengan kaidah tata bahasa Arab, ketepatan makhraj huruf, ketepatan membaca dan memaknai teks kitab kuning.

Sebagai dosen, Prof. Dadan juga mudah beradaptasi terhadap perkembangan teknologi informasi (melek IT). Karena menurut pandangannya, pola pembelajaran terus mengalami perkembangan, sehingga tidak harus melulu memakai pola lama. Dosen harus mengikuti perkembangan teknologi sehingga mampu menghasilkan lulusan yang unggul dan berdaya saing tinggi. “Jangan lupa dosen itu menebar inspirasi dan menjadi sahabat bagi mahasiswa, sehingga harus menjadi teladan yang berkarakter,” ujar mantan Wakil Dekan I Fakultas Adab dan Humaniora ini.

Ia juga selalu menekankan pentingnya meningkatkan etos kerja; dengan memelihara sikap optimistis, yakin akan masa depan yang lebih baik, bersyukur atas nikmat dan potensi, berbuat baik kepada sesama, dan menyebarkan kebaikan dengan ikhlas. “Nilai-nilai ini sangat relevan dalam membangun semangat kerja yang produktif dan penuh berkah, baik secara individu maupun kelembagaan,” jelas Sekretaris Forum Warek Bidang Akademik PTKIN ini.(nangs)

 

 

 

  • Penulis: Sungkawa Abdisunda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Academic Writing Class 2022 # 3

    Academic Writing Class 2022 # 3

    • calendar_month Kam, 12 Mei 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar
  • Senyum Jemaah Jadi Sasaran, Inspektorat Kemenag Awasi Layanan Haji 2025

    Senyum Jemaah Jadi Sasaran, Inspektorat Kemenag Awasi Layanan Haji 2025

    • calendar_month Ming, 18 Mei 2025
    • account_circle Jun
    • 0Komentar

    JAKARTA kanal31.com — Kementerian Agama terus memperkuat layanan ibadah haji Indonesia dengan pengawasan intensif dari tahap persiapan di Tanah Air hingga pelaksanaan di Arab Saudi. Hingga Jumat (16/5/2025) pagi, tercatat 99.354 jemaah reguler telah tiba di Arab Saudi, setara 48,57 persen dari total kuota jemaah haji reguler 2025. “Pengawasan ini untuk memastikan jemaah tersenyum di awal, […]

  • Luar Biasa! Prodi Psikologi UIN Bandung Raih Akreditasi Unggul

    Luar Biasa! Prodi Psikologi UIN Bandung Raih Akreditasi Unggul

    • calendar_month Sen, 19 Mei 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Rasa bahagia saat ini tengah menyelimuti sivitas akademika Fakultas Psikologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Pasalnya, Fakultas/Prodi Psikologi sukses meraih nilai akreditasi unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), pada 15 Mei 2025, dengan SK: 6575/SK/BAN-PT/Ak/S/V/2025. Kenaikan status akreditasi unggul ini tentu suatu raihan yang luar biasa, yang semula statusnya hanya meraih […]

  • Menguatkan Peran Perempuan untuk Dunia yang Damai

    Menguatkan Peran Perempuan untuk Dunia yang Damai

    • calendar_month Rab, 12 Nov 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Sunan Gunung Djati menggelar International Public Lecture seri ke-3 dengan tema “Women in Peacebuilding: Gendered Dynamics of Non-Violent Resistance in Indonesia, yang berlangsung di Aula Fakultas Adab dan Humaniora (FAH), Selasa (11/11/2025). Kuliah umum ini menghadirkan pembicara utama […]

  • Bermaksud Curhat, Eh… Malah Kena Ancam!

    Bermaksud Curhat, Eh… Malah Kena Ancam!

    • calendar_month Rab, 27 Des 2023
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    Kanal31.com– Alih-alih rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) bisa menjadi solusi bagi Honorer Kategori 2 (HK2), malah masa depan sebagian HK2 hancur karena keburu berhenti bekerja (pensiun, dalam istilah PNS). Dan, banyak di antara mereka tidak bisa mendaftar P3K karena hanya memiliki ijazah SLTA. “Kalaulah pimpinan UIN Bandung respek terhadap nasib honorer, maka mereka […]

  • Kemenag – BSI Hadirkan Program Rumah Bersubsidi bagi Guru Madrasah

    Kemenag – BSI Hadirkan Program Rumah Bersubsidi bagi Guru Madrasah

    • calendar_month Sab, 19 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA kanal31.com — Kementerian Agama (Kemenag) dan Bank Syariah Indonesia (BSI) bekerja sama dalam Program Perumahan Bersubsidi untuk Guru Madrasah. Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Thobib Al Asyhar mengatakan program ini menjadi bagian dari upaya untuk meningkatkan kesejahteraan guru madrasah dan dapat memiliki rumah layak dan terjangkau. Hal ini disampaikan Thobib Al Asyhar […]

expand_less