Breaking News:
Beranda » INSPIRASI » K.H. Maman Abdurahman, Ulama Penjaga Nilai-Nilai Agama Lewat Kata dan Perbuatan

K.H. Maman Abdurahman, Ulama Penjaga Nilai-Nilai Agama Lewat Kata dan Perbuatan

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, kanal31.com — Salah satu tokoh ulama Indonesia Prof. Dr. K.H. Maman Abdurahman, M.A, Ketua Majelis Penasihat Pimpinan Pusat Persatuan Islam (Persis) dan Ketua Umum PP Persatuan Islam masa jihad 2010 – 2015, yang juga merupakan ayahanda dari Prof. Hilman Latief, mantan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama, wafat hari ini, Minggu (21/6/2026), di Bandung. Sebelum meninggal almarhum menjalani perawatan di RS Muhammadiyah Bandung.

Direktur Jaminan Produk Halal menyebut almarhum K.H. Maman Abdurahman sebagai ulama dan pendidik yang konsisten menjaga nilai-nilai agama dengan kata dan perbuatan. Fuad Nasar mensitir ucapan Haedar Nashir, Ketua Umum PP Muhammadiyah yang mengenang almarhum Maman Abdurahman sebagai sosok yang luwes dalam berkomunikasi dan membangun hubungan dengan berbagai kalangan. Sikap terbuka tersebut menjadikannya tokoh yang dihormati.

Menurut Fuad Nasar semasa hidupnya K.H. Maman Abdurahman pernah mengemban amanah sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Bidang Pengkajian dan Penelitian. Keluarga besar Kementerian Agama di bawah pimpinan Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan turut berduka cita atas wafatnya K.H. Maman Abdurahman. Salah satu tokoh ulama yang kita hormati dan pemuka ormas Islam yang merupakan mitra Kementerian Agama dalam membimbing dan memajukan umat.

“Dalam catatan kami, sekitar tahun 2015, setahun setelah disahkannya Undang-Undang Jaminan Produk Halal (UU No 33 Tahun 2014), K.H. Maman Abdurahman selaku unsur pimpinan MUI menyampaikan pesan dan harapan agar umat Islam meninggalkan makanan yang syubhat apalagi yang sudah jelas-jelas haram. Jika sudah syubhat, tinggalkan saja. Ia menghimbau kepada produsen makanan jangan bohong dengan produk yang mereka jual. Jangan mengaku halal jika ternyata bahan makanannya ada mengandung zat yang haram, tegas beliau saat itu,” tutur Fuad Nasar.

K.H. Maman Abdurahman dilahirkan di Ciamis, Jawa Barat pada 7 Agustus 1948, dari keluarga yang sederhana. Sejak kecil dunia pesantren membentuknya menjadi ulama dan terus menuntut ilmu hingga meraih sarjana. Ia menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah di kampungnya sambil mengaji kitab di pesantren.

Semasa muda pernah berguru kepada K.H.E. Abdurahman di Pesantren Persis Pajagalan Bandung. Melanjutkan pendidikan sarjana di Fakultas Syariah Universitas Islam Bandung (Unisba).

Maman Abdurahman melanjutkan studi pascasarjana (S2) di Universitas Liga Arab atau Khartoum International Institute For Arabic Language, Sudan. Ia menyelesaikan program doktor (studi S3) di IAIN-UIN Syarif Hidayatullah Jakarta tahun 1998. Maman Abdurrahman tercatat sebagai alumnus Pesantren Persatuan Islam pertama yang meraih predikat tertinggi dalam jenjang akademik formal. Disertasi beliau diterbitkan jadi buku dengan judul Perkembangan Pemikiran Hadits. Karya tulis lainnya yang diterbitkan, di antaranya: Peranan Ilmu Jarh dan Ta’dil Memelihara Hadis, Perkembangan Pemikiran Hadis, Dinamika Fikih Islam, Teori Hadis, dan lain-lain.

Dalam pengabdian di dunia pendidikan, Maman Abdurahman merupakan dosen Pascasarjana Unisba Bandung dan Dosen Luar Biasa pada Pascasarjana IAIN-UIN Sunan Gunung Djati Bandung serta Dosen Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

Sewaktu menjadi khatib Shalat Jumat di Masjid Istiqlal Jakarta tanggal 30 Juni 2023 M/11 Zulhijjah 1444 H, K.H. Maman Abdurahman mengingatkan agar umat Islam memberi perhatian pada ibadah sosial, di samping ibadah ritual yang diperintahkan oleh Allah Swt. Ia menyoroti ibadah sosial di kalangan masyarakat Indonesia belum sampai kepada yang dituju sebagaimana yang harus dilakukan berdasarkan tuntunan Al-Quran dan Sunnah Rasul Saw. Sampai saat ini masih terlalu banyak masyarakat miskin yang harus disumbang dan disambung oleh mereka yang memiliki harta memadai. Al-Quran, surat Al-A’raf ayat 31, mengingatkan gaya hidup tidak boleh berlebihan, baik terhadap yang halal, apalagi yang haram.

“Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya K.H. Maman Abdurahman. Semoga almarhum memperoleh tempat kembali yang mulia di sisi Allah Swt, serta ilmu dan amalnya menjadi warisan yang lestari bagi umat,” pungkas M. Fuad Nasar.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 5 Tempat yang Cocok untuk Staycation di Bandung

    5 Tempat yang Cocok untuk Staycation di Bandung

    • calendar_month Senin, 5 Sep 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    KANAL31.COM-Bandung merupakan salah satu kota yang banyak dikunjungi wisatawan, selain warga Bandung sendiri, wisatawan dari luar Bandung pun banyak yang menjadikannya sebagai tujuan wisata. Selain menghabiskan waktu untuk liburan dengan menjelajahi berbagai pesona wisata di Bandung, staycation di Bandung bisa jadi alternatif kegiatan seru yang bisa dilakukan saat berkunjung ke Bandung. Inilah beberapa rekomendasi tempat […]

  • Reaktivasi Jalur Kereta, PT KAI Dukung Langkah Gubernur Dedi Mulyadi

    Reaktivasi Jalur Kereta, PT KAI Dukung Langkah Gubernur Dedi Mulyadi

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengapresiasi rencana Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat yang akan kembali reaktivasi jalur-jalur kereta api yang telah lama tidak beroperasi. Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo mengatakan, sebagai operator pihaknya menyambut positif rencana dari Pemprov Jabar tersebut. “Kalau KAI sebagai operator pada prinsipnya support terhadap rencana Gubernur […]

  • Pergerakan dalam Diam

    Pergerakan dalam Diam

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG Kanal31.com — Di sela-sela untaian pengajian Hikam ibn Athailah, Sang Guru Agung menyampaikan perumpamaan luar biasa tentang “diam itu emas”. Diam tidak selamanya bermakna berhenti (stagnan), tetapi ia kadang penuh makna dan dinamika.   —–   Syahdan di sebuah hutan yang rimbun, tumbuh tunas bambu yang kecil dan rapuh. Meskipun terlihat lemah, tunas bambu ini […]

  • Perdana! 19 Peserta Lolos Sertifikasi Profesi Manajer Operasional Zakat LSP Kemenag

    Perdana! 19 Peserta Lolos Sertifikasi Profesi Manajer Operasional Zakat LSP Kemenag

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA kanal31.com –Kementerian Agama mengelar sertifikasi profesi Manajer Operasional Zakat. Ada 19 peserta yang dinyatakan lolos pada sertifikasi kali pertama ini. Mereka berhak ikut uji kompetensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi (Pusbangkom) SDM Pendidikan dan Keagamaan, sekaligus Wakil Ketua Dewan Pengarah Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Badan Litbang dan Diklat Kemenag, Mastuk, […]

  • Motah-19, Solusi Efektif Kurangi Sampah Sungai di Kota Bandung

    Motah-19, Solusi Efektif Kurangi Sampah Sungai di Kota Bandung

    • calendar_month Sabtu, 1 Feb 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG KANAL31.COM — Pemerintah Kota Bandung terus berinovasi dalam mengatasi permasalahan sampah, terutama dari hasil pengerukan sungai. Salah satu solusi yang kini diterapkan adalah penggunaan Mesin Olah Runtah (Motah-19), yang mampu mengolah hingga 2-4 ton sampah per hari. Mesin ini ditempatkan di Tempat Pengolahan Sampah dengan prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle (TPS3R) Dinas Sumber Daya […]

  • Menag – UIII Bahas Indonesia Sebagai Pusat Keilmuan Islam Dunia

    Menag – UIII Bahas Indonesia Sebagai Pusat Keilmuan Islam Dunia

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (JAKARTA) — Menteri Agama, Nasaruddin Umar menerima Rektor Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) Jamhari Makruf di Kantor Pusat Kemenag RI, Jakarta. Keduanya membahas tentang konsep dan strategi memperkuat kepemimpinan Indonesia di tingkat global, terutama terkait pendidikan Islam dan toleransi. “Program Presiden Prabowo ke depan ingin menjadikan Indonesia lebih menginternasional. Jadi Kemenag ke depan, kita akan […]

expand_less