Sabtu, 18 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BEWARA » Top! 2 Mahasiswa UIN Jakarta Berkontribusi pada Riset Virus Dengue di Malaya University

Top! 2 Mahasiswa UIN Jakarta Berkontribusi pada Riset Virus Dengue di Malaya University

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sen, 30 Sep 2024
  • comment 0 komentar

KANAL31.COM (Ciputat) — Dua mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Amanda Farras Wijdhan dan Hening Nada Syaffana, mendapat kepercayaan untuk turut serta dalam proyek penelitian tentang virus dengue. Keduanya terlibat dalam riset ini di Fakultas Farmasi, Universitas Malaya, Malaysia, selama dua pekan, dari 23 September hingga 4 Oktober 2024, melalui skema program student mobility.

Dikutip dari Rilis Pusat Informasi & Humas LP2M UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Senin (30/9/20240), dalam program ini, kedua mahasiswa Program Studi Farmasi Fikes UIN Jakarta ini berpartisipasi dalam proyek penelitian terkait virus dengue sebagai salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas di wilayah tropis dan subtropis, khususnya di negara-negara Kawasan Asia. Proyek riset sendiri berfokus pada penemuan in silico guna menentukan inhibitor potensial terhadap protease serin NS2B/NS3 dan polymerase NS5 DENV-2 dengan menggunakan skrining virtual.

Dalam partisipasinya, riset yang dilakukan Amanda menyoroti pentingnya enzim NS2B/NS3 serine protease, sedangkan riset Hening berfokus pada NS5 yang diketahui memainkan peran sentral dalam replikasi virus dengue. Dalam proyek ini, keduanya melakukan skrining virtual guna menentukan inhibitor potensial terhadap protease serin NS3 DENV-2 yang diharapkan dapat menghambat replikasi virus dan mencegah penyebaran infeksi lebih lanjut.

Sementara itu, pemilihan topik riset tentang Virus dengue di Universitas Malaya didasarkan pada posisi perguruan tinggi ini yang telah banyak melakukan riset virus dengue di Asia sebagai salah satu area endemik terbesar untuk penyakit tersebut. Selain itu, munculnya endemik virus Monkeypox baru-baru ini semakin meningkatkan urgensi penelitian antivirus dalam rangka mencegah potensi pandemi baru di wilayah tropis.

Kegiatan penelitian mereka sendiri dimulai dengan briefing bersama Heh Choon Han, seorang pakar di Fakultas Farmasi Universitas Malaya. Selanjutnya, keduanya melakukan diskusi proposal dengan dua supervisor utama, yaitu Ng Chean Hui dan Asfarina Binti Amir Hassan, yang sekaligus memberikan bimbingan tentang metode penelitian.

Diketahui, virus dengue merupakan salah satu masalah kesehatan utama di Asia dan penelitian terkait penemuan obat atau terapi yang efektif sangat dibutuhkan. Proyek ini diharapkan dapat berkontribusi signifikan terhadap pengembangan pengobatan yang lebih efektif guna menekan replikasi virus dengue, yang selama ini menjadi penyebab tinggi angka morbiditas dan mortalitas, terutama di kalangan anak-anak.

Selain itu, dengan adanya peningkatan kasus Monkeypox, penelitian tentang penyakit yang bersifat endemik, seperti dengue, semakin krusial. Pencegahan potensi pandemi di masa depan harus menjadi prioritas bagi para ilmuwan dan praktisi kesehatan global, dan penelitian ini diharapkan menjadi langkah awal untuk menghadapi tantangan tersebut.

Menurut penanggung jawab kegiatan student mobility, Uswatun Khasanah, program student mobility tidak hanya memberikan mahasiswa-mahasiwi UIN Jakarta kesempatan untuk belajar tentang teknik penelitian mutakhir, tetapi juga untuk membangun jaringan internasional yang kuat. “Dan tentunya Pengalaman bekerja bersama para peneliti dari Universitas Malaya memberikan wawasan baru yang akan sangat berguna ketika kembali ke Indonesia,” imbuhnya.

Dekan Fikes UIN Jakarta, Zilhadia mengapresiasi kontribusi dua mahasiswinya dalam penelitian di Universitas Malaya. “Keterlibatan kedua mahasiswi dalam riset virus dengue di Universitas Malaya merupakan pencapaian yang sangat membanggakan. Ini menunjukkan bahwa mahasiswa-mahaiswi Fikes UIN Jakarta tidak hanya mampu bersaing di tingkat nasional, tetapi juga di kancah internasional,” katanya.

Menurutnya, pengalaman riset ini akan memperkuat kapasitas mereka sebagai peneliti muda dan tentunya akan membawa dampak positif dalam pengembangan ilmu kesehatan. “Khususnya dalam penanganan penyakit tropis seperti dengue,” tambahnya.

Sebagai informasi, Fikes merupakan salahsatu dari 12 Fakultas dan 1 Sekolah Pascasarjana di UIN Jakarta, Di jenjang sarjana, Fikes menawarkan tiga program studi yaitu Program Studi Kesehatan Masyarakat, Program Studi Farmasi, Program Studi Ilmu Keperawatan. Sedang di jenjang profesi, Fikes memiliki Program Profesi Ners merupakan dan Program Profesi Apoteker.

Untuk akreditasi, seluruh program profesi dan sarjana Fikes UIN Jakarta memiliki akreditasi tinggi. Program Profesi Ners dan Program Profeso Apoteker masing-masing berakreditasi A dan Baik Sekali seperti dituangkan dalam SK 0407/LAM-PTKes/Akr/Pro/V/2023. Lalu, Program Studi Kesehatan Masyarakat berakreditasi Unggul, Program Studi Farmasi berakreditasi Baik Sekali, dan Program Studi Ilmu Keperawatan berakreditasi A

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UIN Bandung-Balitbang Jakarta Gelar Seminar dan Ekspos Produk Akademik

    UIN Bandung-Balitbang Jakarta Gelar Seminar dan Ekspos Produk Akademik

    • calendar_month Sel, 16 Agu 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    Kanal31- Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung bekerjasama dengan Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta menggelar Seminar dan Ekspos Produk Akademik bertajuk Moderasi Beragama untuk Menjaga Harmoni Kehidupan Berbangsa dan Bernegara yang berlangsung di Aula Anwar Musadad sejak Senin-Selasa (15-16/08/2022). Wakil Dekan I Ushuluddin, Dr Radea Juli A Hambali, M.Hum menjelaskan untuk Seminar hari […]

  • Sengkarut Kata Ilmiah

    Sengkarut Kata Ilmiah

    • calendar_month Ming, 12 Apr 2026
    • account_circle Teddy Yusuf, Penulis Lepas
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Kelompok santri yang mempertahankan makna “ilmiah” sesuai tradisi mereka sebenarnya bisa dijelaskan secara gamblang dalam kerangka linguistik, dan bahkan tidak otomatis salah—tetapi posisinya harus dijelaskan dengan tepat. Pertama, dalam perspektif seperti yang dibangun oleh Ibn Taymiyyah, makna lafadẓ ditentukan oleh isti‘māl (pemakaian), bukan oleh definisi abstrak atau otoritas eksternal semata. Artinya, jika dalam […]

  • Belenggu Produktivitas Dosen

    Belenggu Produktivitas Dosen

    • calendar_month Ming, 19 Jun 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    Asyari, Wakil Rektor 1 IAIN Bukittinggi SPI-BUKITTINGGI Produktivitas dosen butuh perhatian serius. Berdasarkan hasil rilis Science And Technology Index (SINTA), per Februari 2022 secara aggregate tercatat jumlah publikasi dosen di google scholar dalam durasi 3 tahun terakhir menunjukkan penurunan. Tahun 2019 jumlah publikasi sebanyak 401.716 artikel, tahun 2020 sebanyak 400.792 dan di tahun 2021 “terjun […]

  • Lulusan Prodi Akuntasi Syariah UIN Bandung Siap Berdaya Saing

    Lulusan Prodi Akuntasi Syariah UIN Bandung Siap Berdaya Saing

    • calendar_month Rab, 3 Apr 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM — Upaya pengembangan lulusan berdaya saing, Program Studi (Prodi) Akuntasi Syariah Fakultas Ekonomi Bisnis dan Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama Dr. Asep Ghofir Ali, SE., M.Ag, CParb., dosen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Ekuitas di Aula FEBI, Selasa (2/4/2024) Foccus Group Discussion (FGD) yang dibuka oleh Wakil […]

  • Inilah Strategi Unpad Susun Artikel Ilmiah untuk Publikasi di Jurnal Bereputasi

    Inilah Strategi Unpad Susun Artikel Ilmiah untuk Publikasi di Jurnal Bereputasi

    • calendar_month Sab, 23 Jul 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-SUMEDANG Publikasi di jurnal internasional bereputasi merupakan kewajiban bagi dosen, peneliti, dan mahasiswa Doktor. Kendati demikian, masih banyak akademisi yang kesulitan untuk menulis artikel ilmiah yang siap dipublikasikan di jurnal. Penulisan artikel yang tidak sesuai akan mudah ditolak untuk dipublikasikan. Dosen Departemen Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran Dr. Adiatma Siregar menjelaskan, publikasi merupakan […]

  • Mengungkap Sejarah Qurban Versi Yahudi dan Islam

    Mengungkap Sejarah Qurban Versi Yahudi dan Islam

    • calendar_month Sel, 26 Mei 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • 0Komentar

    KALBAR kanal31.com — Esok (27/5/2026), seluruh umat Islam merayakan Hari Raya Idul Adha, atau hari raya qurban. Esok juga negeri ini akan bau sate. Karena, semua pada Pesta Ba..ups, Pesta Sate. Saya tak membahas soal itu, melainkan sejarah qurban. Ternyata, sejarah pemotongan domba atau kambing itu ada kemiripan antara Yahudi dan Islam. Mari kita ungkap sambil […]

expand_less