Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » BEWARA » 3 Program Tingkatkan Reputasi PTKI Swasta Ala Kemenag

3 Program Tingkatkan Reputasi PTKI Swasta Ala Kemenag

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sab, 31 Agu 2024
  • comment 0 komentar

KANAL31.COM (Jakarta) — Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Ahmad Zainul Hamdi menegaskan bahwa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) harus mampu meningkatkan reputasinya sebagai salah satu rujukan masyarakat. Untuk itu, PTKIS juga harus berupaya agara memiliki status akreditasi institusi Unggul.

Kemenag mencatat ada sekitar 700 PTKIS. Saat ini belum ada satu pun yang memiliki akreditasi Unggul. Untuk proses akselerasi, Kemenag telah siapkan tiga program khusus.

Pertama, reformasi birokrasi Kopertais. Kebijakan ini lahir dalam rangka memperluas akses dosen dan kelembagaan PTKIS untuk memperoleh layanan yang lebih cepat, tepat, transparan, dan akuntabel. Sehingga peningkatan kapasitas dosen dan kelembagaan di PTKIS akan dapat dilakukan dengan cepat.

‘‘Mulai tahun 2023, Kopertais berperan hanya pada dua hal saja, yaitu memberikan rekomendasi untuk pendirian PTKIS baru, dan proses penilaian Beban Kerja Dosen (BKD). Selain itu dua hal itu, maka PTKIS dapat langsung mengurus apapun ke Ditjen Pendidikan Islam melalui Direktorat PTKI,’’ terangnya saat memberikan sambutan pada Pendampingan Peningkatan Kapasitas PTKIS, dalam keterangannya, Sabtu (31/8/2024).

Kedua, alokasi anggaran hibah Litapdimas khusus bagi dosen PTKIS. Kebijakan ini lahir dengan fakta bahwa selama ini aspek luaran di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sangat rendah di lingkungan PTKIS. Melalui kebijakan yang afirmatif ini, diharapkan akan mampu mendorong lahirnya luaran dalam bentuk publikasi di jurnal nasional atau internaisonal yang berbasis pada penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh dosen PTKIS. Pada tahun 2023 ini, total ada sebanyak 10 milyar anggaran yang dialokasikan khusus bagi dosen PTKIS.

‘‘Penelitian dosen PTKIS ini juga sangat rendah kuantitasnya. Ini karena PTKIS tidak memiliki cukup anggaran untuk memberikan hibah riset internal ke dosen mereka. Oleh karena itu, Ditjen Pendis sejak tahun 2023 membuat klaster hibah khusus bagi dosen PTKIS, yang tidak dapat diakses oleh dosen PTKIN. Ini bentuk kepedulian kita agar kualitas PTKIS meningkat,’’ jelas Mas Inung.

Ketiga, kuota sertifikasi bagi dosen PTKIS. Kebijakan ini juga lahir dengan fakta bahwa jumlah dosen PTKIS yang tersertifikasi masih sangat minim. Padahal, sertifikasi merupakan sarat dasar seorang dosen untuk memiliki jabatan fungsional Lektor Kepala maupun Guru Besar. Dengan kebijakan khusus ini, di tahun 2023 ada sebanyak 1724 dosen PTKIS yang berhasil disertifikasi.

‘‘Jadi jika dibandingkan dengan jumlah dosen PTKIN yang disertifikasi, pada tahun 2023 sebanyak 69%-nya adalah dosen PTKIS, sisanya sebanyak 39% dosen PTKIN. Ini bentuk kongkrit bahwa negara juga hadir untuk pengembangan PTKIS,’’ tegasnya.

Berbeda dengan PTKIS, kata Mas Inung, saat ini sudah ada 13 PTKIN yang akreditasi institusinya Unggul, dari sebelumnya baru ada 7 PTKIN. “Target saya sampai September 2024 ini mencapai 15 PTKIN. Tapi untuk PTKIS, sampai saat ini belum ada satu pun PTKIS yang memperoleh status akreditasi Unggul,’’ terangnya.

Pendampingan Peningkatan Kapasitas PTKIS berlangsung dua hari, 26 – 27 Agustus 2024. Hadir dalam giat ini, sejumlah pakar yang berkaitan dengan penguatan kelembagaan perguruan tinggi. Target dari pertemuan ini adalah mendorong komitmen penyelenggara dan pengelola PTKIS untuk menerapkan budaya mutu dalam tata kelola yang diselenggaran

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UIN Bandung-Balitbang Jakarta Gelar Seminar dan Ekspos Produk Akademik

    UIN Bandung-Balitbang Jakarta Gelar Seminar dan Ekspos Produk Akademik

    • calendar_month Sel, 16 Agu 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    Kanal31- Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung bekerjasama dengan Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta menggelar Seminar dan Ekspos Produk Akademik bertajuk Moderasi Beragama untuk Menjaga Harmoni Kehidupan Berbangsa dan Bernegara yang berlangsung di Aula Anwar Musadad sejak Senin-Selasa (15-16/08/2022). Wakil Dekan I Ushuluddin, Dr Radea Juli A Hambali, M.Hum menjelaskan untuk Seminar hari […]

  • Pendidikan Jalan Keluar dari Keterbelakangan Sosial dan Ekonomi

    Pendidikan Jalan Keluar dari Keterbelakangan Sosial dan Ekonomi

    • calendar_month Ming, 16 Feb 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Majelis Pustaka dan Informasi Pimpinan Pusat (MPI PP) Muhammadiyah bersama Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Barat (PWM Jabar) menggelar acara peluncuran buku berjudul ”Memilih Langkah Jalan Tengah: Biografi dan Pemikiran Dadang Kahmad.” Acara ini berlangsung di Aula Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Jawa Barat, Bandung, pada Sabtu (15/02/2025) dan dihadiri oleh sejumlah tokoh […]

  • Inilah Kreasi Mahasiswa UGM Bantal Anti Bakteri-Tungau

    Inilah Kreasi Mahasiswa UGM Bantal Anti Bakteri-Tungau

    • calendar_month Sen, 5 Sep 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    KANAL31.COM-Sekelompok mahasiswa UGM berkreasi menciptakan bantal antibakteri dan tungau berbahan limbah sabut kelapa, enceng gondok, dan ekstrak daun sirih. Produk ini diberi nama BANGAU (Bantal Antibakteri dan  Tungau) yang dapat mencegah potensi munculnya tungau, alergi, dan penyebab alergen lainnya yang berbahaya bagi kesehatan tubuh manusia. BANGAU dibuat oleh Marsyela Tri Aryani, Silvia Rahmawati, Alda Anisah, […]

  • Kisah Inspiratif Si Kembar MAN: Hobi Menulis, Segudang Prestasi

    Kisah Inspiratif Si Kembar MAN: Hobi Menulis, Segudang Prestasi

    • calendar_month Jum, 31 Jan 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    SERDANG BEDAGAI KANAL31.COM — Rani Widiya Astuti dan Rina Ayu Lestari, dua remaja kelahiran 2008 ini tercatat sebagai siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Sedang Bedagai. Mereka berasal dari desa Kotarih Baru Kecamatan Kotarih Kabupaten Serdang Bedagai. Anak dari Edi Rahmad dan Ernawati ini memiliki lima saudara tua. Keduanya mempunyai hobi yang sama yaitu membaca dan […]

  • Teliti Soal Pengolahan Limbah Cair Industri Sawit, Mahasiswa UGM Raih Dana Riset dari Jepang

    Teliti Soal Pengolahan Limbah Cair Industri Sawit, Mahasiswa UGM Raih Dana Riset dari Jepang

    • calendar_month Ming, 6 Okt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Yogyakarta) — Mahasiswa Doktoral Ilmu Biologi, Fakultas Biologi, Universitas Gadjah Mada Tia Erfianti, berhasil meraih penghargaan bergengsi Kurita Grant Japan 2024 usai melakukan riset tentang pengolahan limbah, khususnya limbah cair dari industri kelapa sawit, atau Palm Oil Mill Effluent (POME) dengan menggunakan mikroalga. Seperti diketahui,  Kurita Grant, atau Kurita Water and Environment Foundation (KWEF) Grant, […]

  • Gerakan Wakaf Pendidikan Islam, Solusi Hapus Kemiskinan Ekstrem

    Gerakan Wakaf Pendidikan Islam, Solusi Hapus Kemiskinan Ekstrem

    • calendar_month Sab, 16 Agu 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA kanal31.com — Sekjen Kementerian Agama Kamaruddin Amin yakin gerakan wakaf produktif bisa menjadi solusi bagi peningkatan kesejahteraan dan upaya menghapus kemiskinan ekstrem. Hal ini ditegaskan Kamaruddin Amin saat Launching Gerakan Wakaf Pendidikan Islam di Jakarta, Sabtu (16/8/2025). Menurut Kamaruddin, wakaf yang selama ini lebih dikenal sebatas pembangunan masjid, sekolah, atau fasilitas ibadah, harus ditransformasi […]

expand_less