Selasa, 2 Jun 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BEWARA » 3 Program Tingkatkan Reputasi PTKI Swasta Ala Kemenag

3 Program Tingkatkan Reputasi PTKI Swasta Ala Kemenag

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sab, 31 Agu 2024
  • comment 0 komentar

KANAL31.COM (Jakarta) — Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Ahmad Zainul Hamdi menegaskan bahwa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) harus mampu meningkatkan reputasinya sebagai salah satu rujukan masyarakat. Untuk itu, PTKIS juga harus berupaya agara memiliki status akreditasi institusi Unggul.

Kemenag mencatat ada sekitar 700 PTKIS. Saat ini belum ada satu pun yang memiliki akreditasi Unggul. Untuk proses akselerasi, Kemenag telah siapkan tiga program khusus.

Pertama, reformasi birokrasi Kopertais. Kebijakan ini lahir dalam rangka memperluas akses dosen dan kelembagaan PTKIS untuk memperoleh layanan yang lebih cepat, tepat, transparan, dan akuntabel. Sehingga peningkatan kapasitas dosen dan kelembagaan di PTKIS akan dapat dilakukan dengan cepat.

‘‘Mulai tahun 2023, Kopertais berperan hanya pada dua hal saja, yaitu memberikan rekomendasi untuk pendirian PTKIS baru, dan proses penilaian Beban Kerja Dosen (BKD). Selain itu dua hal itu, maka PTKIS dapat langsung mengurus apapun ke Ditjen Pendidikan Islam melalui Direktorat PTKI,’’ terangnya saat memberikan sambutan pada Pendampingan Peningkatan Kapasitas PTKIS, dalam keterangannya, Sabtu (31/8/2024).

Kedua, alokasi anggaran hibah Litapdimas khusus bagi dosen PTKIS. Kebijakan ini lahir dengan fakta bahwa selama ini aspek luaran di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sangat rendah di lingkungan PTKIS. Melalui kebijakan yang afirmatif ini, diharapkan akan mampu mendorong lahirnya luaran dalam bentuk publikasi di jurnal nasional atau internaisonal yang berbasis pada penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh dosen PTKIS. Pada tahun 2023 ini, total ada sebanyak 10 milyar anggaran yang dialokasikan khusus bagi dosen PTKIS.

‘‘Penelitian dosen PTKIS ini juga sangat rendah kuantitasnya. Ini karena PTKIS tidak memiliki cukup anggaran untuk memberikan hibah riset internal ke dosen mereka. Oleh karena itu, Ditjen Pendis sejak tahun 2023 membuat klaster hibah khusus bagi dosen PTKIS, yang tidak dapat diakses oleh dosen PTKIN. Ini bentuk kepedulian kita agar kualitas PTKIS meningkat,’’ jelas Mas Inung.

Ketiga, kuota sertifikasi bagi dosen PTKIS. Kebijakan ini juga lahir dengan fakta bahwa jumlah dosen PTKIS yang tersertifikasi masih sangat minim. Padahal, sertifikasi merupakan sarat dasar seorang dosen untuk memiliki jabatan fungsional Lektor Kepala maupun Guru Besar. Dengan kebijakan khusus ini, di tahun 2023 ada sebanyak 1724 dosen PTKIS yang berhasil disertifikasi.

‘‘Jadi jika dibandingkan dengan jumlah dosen PTKIN yang disertifikasi, pada tahun 2023 sebanyak 69%-nya adalah dosen PTKIS, sisanya sebanyak 39% dosen PTKIN. Ini bentuk kongkrit bahwa negara juga hadir untuk pengembangan PTKIS,’’ tegasnya.

Berbeda dengan PTKIS, kata Mas Inung, saat ini sudah ada 13 PTKIN yang akreditasi institusinya Unggul, dari sebelumnya baru ada 7 PTKIN. “Target saya sampai September 2024 ini mencapai 15 PTKIN. Tapi untuk PTKIS, sampai saat ini belum ada satu pun PTKIS yang memperoleh status akreditasi Unggul,’’ terangnya.

Pendampingan Peningkatan Kapasitas PTKIS berlangsung dua hari, 26 – 27 Agustus 2024. Hadir dalam giat ini, sejumlah pakar yang berkaitan dengan penguatan kelembagaan perguruan tinggi. Target dari pertemuan ini adalah mendorong komitmen penyelenggara dan pengelola PTKIS untuk menerapkan budaya mutu dalam tata kelola yang diselenggaran

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tingginya Kekerasan Seksual Anak, Cucun Nilai Masalah Lingkungan Sosial Harus Diperhatikan

    Tingginya Kekerasan Seksual Anak, Cucun Nilai Masalah Lingkungan Sosial Harus Diperhatikan

    • calendar_month Jum, 27 Des 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA KANAL31.COM — Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal mengecam keras tindakan kekerasan seksual pada anak dan balita yang belakangan sedang marak terjadi. Cucun meminta Pemerintah untuk mengambil langkah preventif agar kejadian-kejadian seperti itu tidak terulang kembali.   “Saya prihatin dengan maraknya kasus kekerasan seksual pada anak yang terjadi belakangan ini. Hal tersebut menjadi alarm […]

  • Sekda Jabar: SPMB 2025 Berjalan Lancar dan Servernya Stabil

    Sekda Jabar: SPMB 2025 Berjalan Lancar dan Servernya Stabil

    • calendar_month Jum, 13 Jun 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat memastikan bahwa proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2025 Tahap 1 berjalan lancar, serta sistem dan servernya stabil. “Sistem dan server SPMB 2025 dalam kondisi stabil dan aman. Meskipun ada gangguan teknis yang sempat terjadi di hari kedua, itu merupakan kendala bersifat lokal, bukan sistemik, dan telah […]

  • Terus Bergerak Bersama untuk Tempuh Jalan Jauh

    Terus Bergerak Bersama untuk Tempuh Jalan Jauh

    • calendar_month Sen, 20 Jun 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    Wahyudin Darmalaksana, Kelas Menulis UIN Sunan Gunung Djati Bandung SPI-BANDUNG Bagiku esok sangat bermakna. Sebab, pasti dijumpai hal-hal baru yang bukan kemarin. Meskipun hari-hari seperti berlangsung sama saja, namun jelas berbeda. Di esok hari yang sudah pasti usia bertambah. Walaupun matahari dan malam seperti kemarin, begitu bertambah hari umur terus berkurang. Sesungguhnya apa yang kucari, kebahagiaan? […]

  • Profesor Tanpa Pikiran

    Profesor Tanpa Pikiran

    • calendar_month Sab, 2 Mei 2026
    • account_circle Syahiduz Zaman, Dosen UIN Malang
    • 0Komentar

    MALANG kanal31.com — Kita sedang menyaksikan lahirnya satu jenis baru dalam dunia akademik, sosok yang tampak terhormat di atas kertas tetapi rapuh di dalam ruang pikirnya. Ia memiliki gelar tertinggi, daftar publikasi yang panjang, indeks sitasi yang mengesankan, dan posisi yang mapan di institusi. Semua syarat formal terpenuhi. Semua indikator administratif dilampaui. Tetapi ada satu […]

  • Pentingnya Kontekstualisasi Nilai Pesantren untuk Jawab Tantangan Zaman

    Pentingnya Kontekstualisasi Nilai Pesantren untuk Jawab Tantangan Zaman

    • calendar_month Kam, 23 Okt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    CIPUTAT Kanal31.com — Pesantren dituntut untuk melakukan kontekstualisasi terhadap nilai-nilai yang hidup di lembaga pendidikan khas nusantara. Di samping itu, komunitas pesantren secara atraktif perlu menjawab tantangan yang muncul di era digital ini. Hal tersebut dinyatakan oleh Menteri Agama Periode 2014-2019, Lukman Hakim Saifuddin, saat menjadi pembicara dalam Seminar Hari Santri dan Bedah Buku Karya Dr. […]

  • Rektor: Pahlawan tak Pernah Lelah Berbuat Baik

    Rektor: Pahlawan tak Pernah Lelah Berbuat Baik

    • calendar_month Ming, 10 Nov 2024
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com— Jangan pernah lelah berbuat baik. Itu adalah sifat Pahlawan, yang harus diteladani dan diimplementasikan di tengah-tengah masyarakat, dimulai dari hal paling kecil di sekitar kita untuk kemaslahatan masyarakat. Demikian pesan Rektor UIN Bandung Prof. Rosihon Anwar saat pidato peringatan Hari Pahlawan Tahun 2024, yang digelar di Kampus II UIN Bandung, Minggu (10/11/2024). Upacara […]

expand_less