Selasa, 2 Jun 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » NETIZEN » 3M: Maung, Milan, dan Madrid

3M: Maung, Milan, dan Madrid

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Ming, 25 Mei 2025
  • comment 0 komentar

BANDUNG kanal31.com — 3M. Selain Maung (Bandung) dan Milan, Madrid adalah klub sepak bola yang saya suka. Dan salah satu pemain Los Blancos yang kerap menarik perhatian saya adalah Luca Modric. Ia berperan sebagai gelandang, tapi melampaui sekadar gelandang, Modric dalam penilaian saya adalah arsitek di lapangan yang berpikir.

Sejak kedatangannya dari Tottenham Hotspur pada 2012, dengan keraguan yang menyertainya, bahkan sempat disebut sebagai “pembelian terburuk ” oleh sebagian media Spanyol. Pelan tapi pasti, Modric menjelma menjadi nyawa di lini tengah Madrid. Tiga belas tahun bersama Los Blancos, pria kurus dari Kroasia itu menjahit sejarah dengan kerja keras, keanggunan, dan ketulusan.

Tak terhitung jumlah pertandingan di mana Modric menjadi poros perubahan. Bersama Madrid, Modric mempersembahkan lebih dari sekadar trofi: lima Liga Champions, tiga La Liga, empat Piala Dunia Antarklub, dan sederet penghargaan lainnya. Ia juga mendapat penghargaan Ballon d’Or 2018, satu-satunya pemain dalam satu dekade yang berhasil memecah dominasi Messi dan Ronaldo. Saya kira, warisan Modrić melampaui itu. Ia adalah jembatan dari generasi emas ke generasi baru. Ia bermain bersama Ronaldo dan Benzema, lalu bersama Bellingham dan Valverde.

Bersama Toni Kroos dan Casemiro, ia membentuk salah satu trio lini tengah terbaik dalam sejarah sepak bola modern. Mereka bukan sekadar pemain hebat tapi adalah simfoni yang bergerak dalam tiga nada. Casemiro sebagai tembok baja yang mematahkan tiap serangan lawan, Kroos sebagai mesin akurasi yang mengalirkan bola dari kedalaman, dan Modric adalah napas dan imajinasi dari ketiganya. Dialah yang menghubungkan, menjahit ruang, dan menyulam ritme. Mereka saling melengkapi: kekuatan, kecerdasan, dan keindahan.

“Luka is a magician,” ujar Zinedine Zidane, pelatih yang pernah memolesnya menjadi lebih dari sekadar gelandang. “Ia melihat permainan dua detik lebih cepat dari semua orang di lapangan,” begitu Zidane menambahkan. Sementara menurut Carlo Ancelotti, dalam salah satu wawancara pasca laga Liga Champions, menyebutnya “simfoni dalam bentuk manusia.”

Memang begitulah cara Modric bermain: tidak mencolok, tapi nyaris sempurna. Lewat satu sentuhan luar kaki, ia bisa memecah pertahanan lawan paling rapat. Lewat satu pergerakan kecil, ia membuka ruang untuk gelombang serangan. Dalam sepak bola yang makin didominasi fisik dan kecepatan, Modrić adalah pengingat bahwa kepala dan kaki harus tetap jenius.

Di akhir pertandingan melawan Real Sociedad, dengan skor kemenagan 2-0, Modric pamit. Tampak ada kesedihan di raut wajahnya. Saya kira, Madrid tidak hanya kehilangan pemain, tapi juga kehilangan ruh dari gaya bermain yang memadukan rasa dan estetika. Terasa ada ruang kosong yang tidak bisa segera diisi. Santiago Bernabéu tidak hanya kehilangan seorang pemain, tapi juga kehilangan detak lembut yang selama ini menjaga ritme permainan.

Legenda hidup seperti Modric tak pernah benar-benar pergi. Ia akan hidup abadi dalam setiap tepuk tangan yang mengiringi assist menawan, dalam setiap remaja yang belajar bagaimana memberi umpan dengan mata, bukan hanya dengan kaki. Ia akan tetap tinggal dalam ingatan, dalam arsip permainan, dalam setiap benak anak-anak muda yang akan tumbuh menirukan umpan trivela-nya, dan dalam bisikan pelatih yang berkata, “Mainlah seperti Luka.”[]

Radea Juli A Hambali, Wakil Dekan III Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 2 Mahasiswa UIN Bandung Ikuti Program Student Exchange di Universiti Utara Malaysia Selama Satu Semester

    2 Mahasiswa UIN Bandung Ikuti Program Student Exchange di Universiti Utara Malaysia Selama Satu Semester

    • calendar_month Sel, 16 Sep 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG Kanal31.com — Wakil Rektor III UIN Sunan Gunung Djati Bandung Husnul Qodim, didampingi Ketua International Office (IO) Munir, Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Undang Syaripudin, Ketua Jurusan Teknik Informatika, Dian Sa’adillah Maylawati, secara resmi melepas dua mahasiswa Program Student Exchange ke Universiti Utara Malaysia (UUM) untuk […]

  • Nazwa Amalia Raih Beasiswa S2 Prestasi Tahfidz 30 Juz di Wisuda ke-99 UIN Bandung

    Nazwa Amalia Raih Beasiswa S2 Prestasi Tahfidz 30 Juz di Wisuda ke-99 UIN Bandung

    • calendar_month Sen, 26 Agu 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Bandung) — Rektor, Rosihon Anwar anugerahi beasiswa S2 kepada lulusan berprestasi Tahfidz Al-Qur’an 30 Juz pada Wisuda ke-99 UIN Bandung. Wisuda digelar di Gedung Anwar Musaddad Kampus 1, Sabtu, (24/08/2024). Nazwa Amalia hafidzah 30 Juz menjadi lulusan yang paling bahagia. Sarjana Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) ini meraih beasiswa S2 dengan nol UKT. […]

  • Dr H Usep Dedi Rustandi, MA: Silakan Tanya, Siapa yang Memotong Uang Serdos!

    Dr H Usep Dedi Rustandi, MA: Silakan Tanya, Siapa yang Memotong Uang Serdos!

    • calendar_month Jum, 24 Feb 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com- Kabar tentang pemotongan uang sertifikasi dosen (Serdos) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) membuat Sekretaris Koordinatorat Perguran Tinggi Keagamaan Islam Swasta (Kopertais) Wilayah II Jawa Barat Dr H Usep Dedi Rustandi, MA angkat bicara. Dan, Dr Usep membantah kabar adanya pemotongan uang serdos, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya di Jl Soekarno-Hatta Bandung, Kamis, […]

  • Versi SJR 3 Jurnal UIN Bandung Tembus Q1-Q2. Ini Daftarnya

    Versi SJR 3 Jurnal UIN Bandung Tembus Q1-Q2. Ini Daftarnya

    • calendar_month Sel, 8 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com – UIN Sunan Gunung Djati Bandung kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat internasional melalui capaian tiga jurnal ilmiahnya dalam pemeringkatan SCImago Journal Rank (SJR) dan Quartile (Q) tahun 2024. Pemeringkatan ini dirilis oleh The SCImago Journal & Country Rank, sebuah portal publik terkemuka yang menilai kinerja jurnal berdasarkan database Scopus® (Elsevier B.V.). Berikut […]

  • UIN Sunan Gunung Djati Bandung Gelar Workshop Evaluasi Diri Submit Jurnal Terindeks Scopus

    UIN Sunan Gunung Djati Bandung Gelar Workshop Evaluasi Diri Submit Jurnal Terindeks Scopus

    • calendar_month Sen, 20 Nov 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM Jurnal ilmiah sedang didorong supaya terindeks Scopus. Ini menjadi kebijakan di UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag., Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung Periode (2023-2027), memiliki target 10 jurnal terindeks Scopus pada 2027. Saat ini, 2 jurnal sudah raih index Scopus. Kebijakan Rektor ditempuh dengan berbagai agenda. Antara lain […]

  • Presiden Ajak Bangsa Indonesia Bersatu Padu dan Saling Mendoakan

    Presiden Ajak Bangsa Indonesia Bersatu Padu dan Saling Mendoakan

    • calendar_month Kam, 1 Agu 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (JAKARTA) — Presiden Joko Widodo menggelar Doa dan Zikir Kebangsaan di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (1/8/2024) malam. Zikir Kebangsaan ini merupakan rangkaian pertama menyambut Hari Ulang Tahun atau HUT ke-79 RI. Dalam sambutannya Presiden mengatakan, ke depan tantangan yang dihadapi tidak mudah. Berbagai bentuk krisis dan tantangan baru akan bermunculan, akan selalu datang silih berganti. […]

expand_less