Kamis, 28 Mei 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BEWARA » Peneliti BRIN: Indonesia Butuh Database Kuat Terkait Agama dan Kepercayaan

Peneliti BRIN: Indonesia Butuh Database Kuat Terkait Agama dan Kepercayaan

  • account_circle Admin Kanal31
  • calendar_month Ming, 17 Apr 2022
  • comment 0 komentar

SIP-JAKARTA

Kepala Organisasi Riset Ilmu Pengetahuan, Sosial, dan Humaniora Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Ahmad Najib Burhani menyayangkan, bahwa data-data yang dimiliki 6 agama di Indonesia memiliki informasi yang tidak lengkap. Hal ini menjadi salah satu sebab munculnya prejudice stereotype, stigma tentang berbagai hal di luar enam agama di Indonesia.

“Awal saya membuat proposal, kita perlu database yang kuat, bagus, kokoh, terkait dengan agama dan kepercayaan di Indonesia. Kita tidak memiliki data yang komprehensif, tentang enam agama di Indonesia. Apalagi dengan berbagai agama di luar enam agama, yang memiliki  perwakilan di Kementerian Agama,” ungkap Najib, Sabtu (16/4/2022)

Najib melanjutkan, jika berbicara tentang agama minoritas di Indonesia, jumlahnya itu selalu berubah. Jadi ada dinamika dengan agama minoritas atau agama kepercayaan di Indonesia, yang jumlahnya sangat banyak.

Demikian juga kaitannya dengan hal kepercayaan yang ada di Indonesia, tutur Najib, jumlahnya sangat banyak. Kalau seperti bahasa memiliki data, itupun tidak semuanya memiliki deskripsi, dan catatan yang lengkap.

Direktorat Kepercayaan memiliki data, namun salah satu kelemahannya data tersebut tidak bisa diakses oleh masyarakat, yang akan mengkaji tentang agama di Indonesia.

“Data klasifikasinya kadangkala secara akademik masih campur aduk, antara kelompok kepercayaan tertentu. Ada yang bagian dari agama, dan ada pula penghayat kepercayaan, jadi masih bingung membaca data tersebut,” ujarnya.

Jadi, lanjut Najib, ada beberapa kelemahan yang terkait dengan kepercayaan yang ada di Indonesia. Tugas BRIN untuk memperkuat data yang dimiliki Indonesia, sehingga memudahkan para peneliti saat ingin melakukan penelitian.

“Kita perlu melakukan pendataan  lebih komprehensif dan sistematis,” imbuhnya.

Jumlah data yang bergabung dengan Majelis Luhur Kepercayaan Indonesia (MLKI) lebih dari 100, dan di luar MLKI juga masih ada. “Apabila pergi ke Papua, di sana banyak bahasa dan juga kepercayaan lokal. Selanjutnya, ada pula provinsi-provinsi lain yang selama ini belum tersentuh penelitian etnografis,” imbuh Najib.

Najib berharap proyek ini dilanjutkan oleh Pusat Riset Agama dan Kepercayaan, untuk mendata, mengumpulkan, dan memberikan deskripsi tentang agama dan kepercayaan di Indonesia. Sehingga tahun 2024-2025 kita sudah memiliki data yang komplit, komprehensif, dan sangat kuat tentang paham keagamaan ini.

“Di samping itu pula akan memudahkan proses selanjutnya saat penelitian, pengembangan, dan dalam membuat insight baru,” pungkasnya.

 

 

  • Penulis: Admin Kanal31

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perdana, Writing Sprint Digagas Kelas Menulis FUAD IAIN KENDARI

    Perdana, Writing Sprint Digagas Kelas Menulis FUAD IAIN KENDARI

    • calendar_month Jum, 1 Jul 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-KENDARI Hari ini Jum’at, (01/07/2022) Pukul 13.30 WITA di Kelas Menulis Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) IAIN Kendari akan berlangsung praktis penulisan artikel ilmiah secara offline. Mahasiswa sebanyak 50 Orang serentak akan melakukan praktik penguatan skills (keterampilan) academic writing. Pelatihan ini akan menerapkan strategi writing sprints melalui […]

  • Bikin Bangga Anak Muda Mampu Sampaikan Pendapat dan Gagasan tentang Moderasi Beragama

    Bikin Bangga Anak Muda Mampu Sampaikan Pendapat dan Gagasan tentang Moderasi Beragama

    • calendar_month Ming, 11 Agu 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (JAKARTA) — Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sangat bangga dengan kemampuan anak-anak muda menyampaikan pendapat dan gagasannya tentang moderasi beragama. “Saya berbesar hati karena Kementerian Agama sudah berhasil menyaring anak-anak muda yang memiliki keahlian berpidato, menyampaikan pendapat dan gagasannya tentang kebhinekaan, tentang moderasi beragama, dan tentang keberagaman,” terang Menag saat pengumuman juara Kompetisi Pidato […]

  • Mengapa Iran Tak Takut Amerika?

    Mengapa Iran Tak Takut Amerika?

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG Kanal31.com — Kita bicara jernih, tanpa takbir kosong dan tanpa minder intelektual. Siapkan segelas kopi Aroma hitam racikan Banceuy, Bandung ☕🚬 Iran kuat menghadapi Amerika dan Israel bukan karena keras kepala, tapi karena punya fondasi peradaban. Pertama, Negara ini bukan proyek dadakan pasca Perang Dunia, bukan pula negara “kontrakan geopolitik”. Iran berdiri di atas sejarah […]

  • Dosen UIN Bandung Soroti Kasus Sosial yang Viral di Jabar, Pemprov Harus Lakukan Evaluasi

    Dosen UIN Bandung Soroti Kasus Sosial yang Viral di Jabar, Pemprov Harus Lakukan Evaluasi

    • calendar_month Kam, 11 Sep 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Dosen Fakultas Ushuluddin Universitas Islam Bandung (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung Iu Rusliana menyoroti sejumlah kasus sosial yang viral bermunculan di Jawa Barat (Jabar). Ia mengingatkan pemerintah daerah (Pemda) Jabar untuk melakukan evaluasi dan perbaikan agar tidak bermunculan kasus serupa.   Beberapa di antaranya kasus yang viral seperti kasus bayi Raya yang […]

  • Top! Bandung Kota Inklusif, Rayakan Keberagaman Lewat Pagelaran Budaya Madura & Sunda

    Top! Bandung Kota Inklusif, Rayakan Keberagaman Lewat Pagelaran Budaya Madura & Sunda

    • calendar_month Ming, 4 Mei 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Komitmen Kota Bandung sebagai kota inklusif kembali tercermin dalam pagelaran seni budaya Madura dan Sunda yang diselenggarakan Forum Komunikasi Madura Bersatu (FKMB) sekaligus menjadi perayaan Hari Lahir (Harlah) ke-3 FKMB di Teras Sunda, Cibiru, Minggu (4/5/2025). Wakil Wali Kota Bandung, Erwin menyampaikan apresiasi tinggi FKMB wilayah Jawa Barat atas inisiatif yang mempertemukan […]

  • Mengajarkan Sabar lewat Coca Cola dan Mentos

    Mengajarkan Sabar lewat Coca Cola dan Mentos

    • calendar_month Rab, 12 Feb 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    GARUT KANAL31.COM — Tahun ajaran baru sudah memasuki bulan kedua. Gesekan pertemanan mulai terasa. Meski sudah dibekali materi anti bully, tapi bibit-bibitnya masih ditemui. Sesuatu yang wajar, tak mudah mengubah budaya yg sudah terbentuk dan terbawa dari pengalaman sebelumnya. Di akhir pekan seperti biasa saya menyampaikan tausiah bada magrib. Saya meminta dua orang santri untuk […]

expand_less