Kamis, 4 Jun 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BEWARA » Inilah Testimoni Dirjen Pendidikan Islam untuk Kegiatan Kelas Menulis UIN Bandung

Inilah Testimoni Dirjen Pendidikan Islam untuk Kegiatan Kelas Menulis UIN Bandung

  • account_circle Admin Kanal31
  • calendar_month Sel, 10 Mei 2022
  • comment 0 komentar

SPI-JAKARTA

Masih dalam suasana Idul Fitri 1443 H, Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung, bekerja sama dengan Rumah Jurnal UIN Sunan Gunung Djati Bandung dan Sentra Publikasi Indonesia menjadi pioneer mengawali kegiatan pelatihan penulisan artikel ilmiah, Selasa (10/05/2022).

Pembukaan kegiatan dihadiri oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. H. Muhammad Ali Ramdhani, S.TP., MT, Wakil Rektor Bidang Akademik UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag, dan Dekan Fakultas Ushuluddin, Dr. Wahyudin Darmalaksana, M.Ag. Kegiatan ini adalah bentuk semangat akademisi UIN Sunan Gunung Djati Bandung untuk menciptakan atmosfir penelitian dan publikasi ilmiah yang berkualitas.

Tidak hanya dilingkungan UIN Sunan Gunung Djati Bandung, peserta pada kegiatan ini juga berasal dari luar UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Hal ini menunjukkan bahwa UIN Sunan Gunung Djati Bandung pun turut serta menebarkan semangat penelitian dan publikasi ilmiah secara masif.

Rosihon Anwar mendukung penuh kegiatan ini, “Kegiatan ini dapat menghidupkan ilmu-ilmu kita, karena sumber peradaban adalah penelitian.” tuturnya. Yudi, begitu Dekan Fakultas Ushuluddin biasa dipanggil, menyampaikan bahwa penelitian layaknya penambangan data yang perlu diolah, dianalisis, dan diinterpretasi sehingga dapat menghasilkan informasi, insight knowledge, hingga wisdom.

Selaras dengan Rosihon Anwar dan Yudi, Muhammad Ali Ramdhani meyakini melalui kegiatan ini dengan penelitian yang berkualitas akan menghasilkan publikasi yang baik pula, karena publikasi adalah artefak penelitian. Berikut testimoni Muhammad Ali Ramdhani untuk kegiatan ini:

            Research is a justified true believe. Penelitian sering dideskripsikan sebagai suatu proses investigasi yang dilakukan dengan aktif, tekun, dan sistematis, yang bertujuan untuk menemukan, menginterpretasikan, dan merevisi sebuah “kebenaran”. Kebenaran ini dalam berbagai perspektif, kerap kali bergeser sesuai dengan dinamika perkembangan ilmu pengetahuan, misalnya beberapa dekade terakhir planet terluar dari tata surya bimasakti adalah Planet Pluto, sekarang Pluto diyakini adalah sebuah satelit bukan planet. Begitupun dalam dunia pendidikan, dari Project Based Learning bergeser trennya ke Higher Order Thinking Skills.

Mengutip Rene Deskartes yang menyatakan Omnibus Dubitandum. Segala sesuatu harus diragukan, sehingga dalam penelitian perlu poses konfirmasi dan verifikasi yang objektif. Karena penelitian memiliki sifat kebenaran objektif, dimana “Penelitian adalah suatu pemikiran yang sistematis yang mengkaji berbagai jenis masalah yang pemecahannya memerlukan pengumpulan data dan penafsiran fakta-fakta (bukan sekedar opini atau harapan)”.

Penelitian pun harus terbuka yang dipakai oleh siapa saja, “Penelitian merupakan suatu cara yang sistematik yang bertujuan meningkatkan, memodifikasi dan mengembangkan pengetahuan sehingga dapat disampaikan atau dikomunikasikan serta diuji (diverifikasi) oleh peneliti lain.” Serta harus teruji dimana prosedurnya harus logis dalam memperoleh keputusan.

Karena “Penelitian adalah suatu metode bertujuan untuk menemukan kebenaran yang dilakukan dengan usaha-usaha yang cermat untuk memperoleh fakta atau prinsip, dengan cara mengumpulkan dan menganalisis data (informasi) yang dilaksanakan dengan jelas, teliti, sistematis dan dapat dipertanggungjawabkan.”

Langkah awal penelitian adalah menemukan masalah. Masalah adalah gap antara das sein dan das sollen, kesenjangan antara harapan dan kenyataan, jarak antara praktek dan teori, perbedaan antara yang senyatanya terjadi dengan yang seharusnya terjadi.

Melalui kegiatan ini, saya percaya proses memilih dan memilah masalah penelitian akan diselesaikan dengan baik, karena 50% kegiatan penelitian dipercaya selesai dengan baik jika masalah yang diidentifikasi sudah tepat.

Selanjutnya, publikasi ilmiah merupakan artefak karya peradaban manusia sebagai upaya peyebarluasan gagasan dan/ atau temuan hasil penelitian atau pemikiran yang dipublikasikan dan ditulis dengan memenuhi kaidah ilmiah dan etika keilmuan. Publikasi ilmiah tentu harus memenuhi kaidah-kaidah ilmiah, yaitu jelas, akurat, ringkas, dan etis.  Penyusunan publikasi ilmiah umumnya dilakukan melalui tahapan evaluasi beberapa ahli sesuai bidang keilmuannya (peer review) untuk mencapai objektivitas yang tinggi. Publikasi ilmiah memiliki sifat: Objektif adalah fakta dan data yang tertulis dalam publikasi ilmiah berdasarkan kenyataan yang sebenarnya, karena penelitian boleh salah, tapi harus disampaikan dengan jujur. Thomas Alva Edison pernah meminta sebuah judul berita diganti, dari “Setelah 9.955 kali gagal menemukan bola lampu pijar, Edison akhirnya berhasil menemukan lampu yang menyala” menjadi “Setelah 9.955 kali berhasil menemukan lampu yang gagal menyala, Edison akhirnya berhasil menemukan lampu yang menyala.” Publikasi ilmiah harus bersifat Netral dimana pernyataan tidak mementingkan pihak tertentu baik individu atau kelompok. Selanjutnya Sistematis pola penulisan mengikuti kaidah penulisan ilmiah. Terkakhir publikasi harus Logis dimana cara menginterpretasi data hasil penelitian harus mengacu pada pola nalar, baik induktif maupun deduktif, serta menyajikan fakta secara terpercaya.

Setelah menyampaikan testimoni, Dirjen Pendis Kemenag RI juga berharap mudah-mudahan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam lainnya dapat mengikuti pola dan kegiatan yang sama. Kegiatan ini menjadi pola terbaik untuk mengungkit kualitas akademisi, dan mendongkrak prestasi lembaga pada aspek penelitian dan publikasi ilmiah. Kegiatan ini diharapkan mampu menghidupkan kultur penelitian dan publikasi ilmiah yang berkualitas. (DSM)

  • Penulis: Admin Kanal31

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Angkat Ekoteologi di Mesir, Menag Beberkan Peran Agama dan Kemanusiaan di Era AI 

    Angkat Ekoteologi di Mesir, Menag Beberkan Peran Agama dan Kemanusiaan di Era AI 

    • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    MESIR Kanal31.com — Menteri Agama Nasaruddin Umar berbicara tentang ekotelogi serta peran agama dan kesadaran kemanusiaan di era Artificial Intelligence (AI) pada konferensi internasional yang berlangsung di Mesir. Konferensi ini digelar Kementerian Wakaf Republik Arab Mesir. Konferensi dihadiri Menteri Wakaf sekaligus Ketua Dewan Tertinggi Urusan Islam Mesir, Prof. Dr. Usamah Al-Sayyid Al-Azhari. Hadir juga, para ulama, […]

  • Top! Lebih 1.500 Santri Ikuti Tes Wawancara Beasiswa Kemenag 2025

    Top! Lebih 1.500 Santri Ikuti Tes Wawancara Beasiswa Kemenag 2025

    • calendar_month Rab, 16 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta kanal31.com — Program Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kementerian Agama (Kemenag) banjir peminat, termasuk dari kalangan santri. Lebih 1.500 santri ikut tahap wawancara seleksi penerima BIB 2025. Mereka ikut ambil bagian dalam BIB untuk katagori Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) Tahun 2025. Program yang sudah berjalan sejak 2005 ini terus dipertahankan sebagai komitmen Kementerian Agama […]

  • Arsitek Kejayaan Islam, Epik Pembangunan Khalifah Al-Walid

    Arsitek Kejayaan Islam, Epik Pembangunan Khalifah Al-Walid

    • calendar_month Ming, 15 Mar 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • 0Komentar

    KALBAR Kanal31.com — Tulisan ke-33 Edisi Ramadan. Kalian yang Muslim wajib tahu tokoh ini. Di tangan beliau, arsitek kejayaan Islam tercipta. Simak kisahnya sambil seruput Koptagul usai sahur, wak!   Beliau adalah Khalifah Al-Walid bin Abdul MaliK atau lebih dikenal Al-Walid I. Bukan “Walid nak Dewi boleh” Bukan ya! Ini Walid, khalifah keenam dari Dinasti Umayyah […]

  • Menag: Alumni UIN Jakarta Kembangkan Pemikiran Islam Modern dan Inklusif

    Menag: Alumni UIN Jakarta Kembangkan Pemikiran Islam Modern dan Inklusif

    • calendar_month Sab, 18 Jan 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    TANGERANG SELATAN KANAL31.COM — Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, menyerukan peran penting alumni Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta dalam mengembangkan pemikiran Islam yang inklusif dan damai. Seruan ini disampaikan dalam Reuni Akbar dan Musyawarah Nasional (Munas) ke-6 Ikatan Alumni UIN (IKALUIN) Jakarta, yang berlangsung di Gedung Alumni Center, Tangerang Selatan, Sabtu (18/1/2025). Menag […]

  • Pesan Mendalam Prof. Dudang: “Alumni Harus Jadi Petarung Ekonomi”

    Pesan Mendalam Prof. Dudang: “Alumni Harus Jadi Petarung Ekonomi”

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com–  Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung sukses menggelar prosesi pelepasan alumni ke-106, Jumat (13/02/2026). Dalam acara yang penuh khidmat tersebut, Dekan FEBI, Prof. Dr. H. Dudang Gojali, M.Ag., secara resmi melepas 153 orang lulusan untuk kembali ke Tengah-tengah masyarakat. Dalam sambutannya, Prof. Dudang mengingatkan para wisudawan bahwa gelar […]

  • 328 Paper Terpilih untuk AICIS 2024 di UIN Semarang, Ini Daftarnya

    328 Paper Terpilih untuk AICIS 2024 di UIN Semarang, Ini Daftarnya

    • calendar_month Rab, 24 Jan 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM — JAKARTA — Call for Paper pada Annual Internatioal Conference on Islamic Studies (AICIS) ke 23 banjir peminat. Panitia mencatat hampir 2.000 paper yang didaftarkan untuk diseleksi sebagai peserta AICIS 2024. Para penulis berasal dari berbagai negara. AICIS kali ini akan berlangsung di UIN Walisongo Semarang, 1 – 4 Februari 2024. Kegiatan ini mengangkat […]

expand_less