Sabtu, 18 Apr 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BEWARA » Inilah Tribute to Abiyana Ala UIN Bandung

Inilah Tribute to Abiyana Ala UIN Bandung

  • account_circle Admin Kanal31
  • calendar_month Jum, 8 Jul 2022
  • comment 0 komentar

ABIYANA

Please come back to my country
Please come back to my house
Please come back to our campus

Bagai matahari Engkau…..
terus berputar
Bergerak dan beredar
Mulai pagi hingga senja tiba
Menyinari bumi
Tak kenal kata berhenti

Please Abi
Ajari kami mencintai kampus ini
Wasiat Sunan Gunung Djati
Loyalis sejati
Sonder urusan pribadi

Sonder ketemu sonder
Rasa minder berganti warna menjadi rasa percaya diri

Please Abi
Come back to my home

Ajari kami
Belajar mencinta negeri…………..

Cimencrang 7 Juli Bulan Haji

Tradisi Menghormati Purna Bakti

SPI-BANDUNG

Sudah menjadi kewajiban kami Jurusan Manajemen Pendidikan Islam (MPI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menghargai kinerja para pendahulu kami. Drs. H. Yaya Suryana Ketua Jurusan IPI/KI/MPI periode pertama telah membangun fondasi bahwa keilmuan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (Tarbiyah) di IAIN haruslah ada Islam-nya (al Tarbiyah al Islamiyah atau Islamic Paedagogy).

Untuk mewujudkan mimpi tersebut, bersama sang Guru Prof. Dr. H. Ahmad Tafsir, Abiyana, sapaan akrab H. Yaya Suryana mendirikan ASPI (Asosiasi Sarjana Pendidikan Islam), sekitar tahun 1994-an. Kini ASPI berubah nama menjadi PSPII (Perkumpulan Sarjana Pendidikan Islam Indonesia. Saat ini PSPII diketuai oleh Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si. (Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung).

Selama kurang lebih 40 tahun mengabdi menjadi pegawai negeri di UIN Sunan Gunung Djati, Abiyana telah banyak melahirkan tokoh di kampus ini. Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung periode sekarang adalah salah satu binaan terbaiknya. Wakil Rektor dua bidang administrasi dan keuangan, Prof. Dr. H. Tedi Priatna adalah salah satu murid terbaiknya.

Abiyana mendapatkan momentum pengabdiannya saat menjabat Ketua Lembaga Pengabdian Masyarakat periode Rektor Prof. Endang Soetari sekira tahun 200an. Secara total mengabdikan diri kepada kampus ini. Nampaknya tidak pernah terlintas dalam pikirannya untuk mendirikan Lembaga Pendidikan yang mengatasnamakan Yayasan dirinya. Rupanya sangat mewarisi sifat ayahnya sebagai carik di sebuah desa di Ciamis. Mengabdi kepada negeri adalah wujud ibadah kepada Ilahi.

Sosok Abiyana

Dalam sambutan dihari babarayaan dan pemberian penghargaan purna bakti yang diselenggarakan oleh Jurusan MPI, Prof Tedi Priatna, panggilan akrab Warek II menyampaikan kesannya melalui rekaman video yang dikirim ke panitia; “Tiga kata untuk Abiyana; tegas, disiplin (namun) dermawan. Para mahasiswa yang nggak paham sifat asli beliau sering menganggap Abiyana sosok dosen yang galak. Padahal tidak. Beliau itu dermawan dan suka sekali menolong orang. Sehingga waktu saya masih menjadi mahasiswa dan dosen muda sering pinjam uang ke beliau Abiyana. Saat mau dibayar, Abiyana bilang, pake welah!,” jelas Warek II

Rektor punya pengalaman lain dengan Abiyana. Saat perploncoan mahasiswa baru, Prof Mahmud yang saat itu menjadi Ketua DEMA Fakultas Tarbiyah mengeluh kepadanya bahwa “juniornya banyak yang manja, lembek dan tidak kreatif. Bukannya pujian yang didapat sang Ketua DEMA, Abiyana malah menyemprot. Heh…jangan angkuh! Dulu Anda juga begitu. Kini giliran Ente yang harus membina mereka….bukan dibinasakan! Seraya tertunduk malu Sang Ketua DEMA berujar….Siyap Kang!.”

Beberapa saat sebelum berangkat ke tanah Suci. Rektor UIN Sunan Gunung Djati Prof Mahmud sempat berkata, “tidak banyak orang yang mencintai Lembaga ini melebihi dirinya sendiri. Itulah Kang Yana. Maka Ente meskipun bukan alumni kampus ini…. berbuatlah sesuatu untuk kampus ini! Bagaimanapun juga UIN Bandung adalah bagian dari negeri ini. Sebagai pegawai negeri sudah sepantasnya kita berkontribusi membangun bangsa yang kita cintai! Dan jangan lupa kembangkan tradisi menghargai semua purna bakti! Merekalah yang memulai! Kita yang kemudian tinggal menikmati,” demikian nasihat Prof Mahmud kepada bawahannya, Ketua Jurusan MPI, Dr. Irawan, M.Hum.

Kegiatan pemberian penghargaan purna bakti kepada Drs. H. Yaya Suryana dihadiri oleh Dekan Fakultas Ushuluddin, Dr. Yudi Darmalaksana. Sang Dekan berkata “Itulah ciri Tarbiyah….Saat mau nge-band saja khotmul Quran dulu!,” paparnya.

Acara pemberian penghargaan purna bakti berlangsung di Aula Pendidikan Profesi Guru (PPG), Kamis (07/07/2022) itu dimeriahkan live music performing empei-plus band yang sebagian besar personilnya adalah mahasiswa MPI.

Ketua Jurusan MPI, Dr. Irawan, M.Hum menegaskan batang tubuh keilmuan MPI, selain Pendidikan Islam juga adalah ilmu manajemen. “Dan manajemen itu bukan hanya ilmu, tetapi juga seni. Ilmu dalam mengelola sistem dan seni dalam mengelola orang. MPI akan terasa lengkap jika di dalamnya terdapat ilmu, seni dan jangan lupa religi. Makanya segala sesuatu itu menjadi baik ketika diawali dengan membaca al-Quran,” pungkas mantan Sekretaris Konsorsium Keilmuan Wahyu Memandu Ilmu itu.

  • Penulis: Admin Kanal31

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pentingnya Komunikasi dan Konseling Berbasis AI bagi Penghulu

    Pentingnya Komunikasi dan Konseling Berbasis AI bagi Penghulu

    • calendar_month Rab, 15 Jan 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA KANAL31.COM — Sebanyak 80 penghulu dari berbagai daerah mengikuti Pelatihan Komunikasi dan Konseling Berbasis AI TalentDNA. Pelatihan ini berlangsung pada 13–14 Januari 2025 di Menara 165, Jakarta Selatan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi penghulu dalam komunikasi publik, konseling rumah tangga, serta pemahaman psikologis berbasis teknologi AI TalentDNA untuk menekan angka perceraian dan menciptakan keluarga yang […]

  • Gagal Daftar P3K, Nasib HK2 UIN SGD Semakin Suram?

    Gagal Daftar P3K, Nasib HK2 UIN SGD Semakin Suram?

    • calendar_month Sen, 16 Jan 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– UIN Sunan Gunung Djati Bandung membutuhkan seorang Rektor (pemimpin) yang peka terhadap berbagai persoalan yang menimpa masyarakat kampus. Salah satunya nasib yang menimpa tenaga Honorer Kategori 2 (HK2) yang semakin burem, setelah gagalnya mendaftar Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja(P3K). Seperti diketahui, HK2 UIN Bandung menurut daftar nominasi yang diterbitkan Kemenag RI, berjumlah 31 […]

  • Melalui Penguatan Bahasa dan Sastra, Prodi SI Kembangkan Moderasi Budaya

    Melalui Penguatan Bahasa dan Sastra, Prodi SI Kembangkan Moderasi Budaya

    • calendar_month Kam, 23 Okt 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Bahasa adalah kunci moderasi budaya, melalui komunikasi yang empatik, terbuka, dan menghargai perbedaan. Indonesia dapat menjadi model dunia dalam praktik moderasi budaya melalui bahasa nasional dan lokal yang harmonis. Prof. Dr. H. Mahi M. Hikmat, M.Si (Guru Besar Ilmu Komunikasi UIN Bandung) memberikan kesimpulan, saat menjadi pemateri seminar ilmiah bertajuk “Inspirasi Bahasa dalam […]

  • Inilah Pengabdian Ala UIN Bandung “Smart Village” di Garut

    Inilah Pengabdian Ala UIN Bandung “Smart Village” di Garut

    • calendar_month Sen, 23 Mei 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-GARUT. Mengabdi kepada masyarakat bagi perguruan tinggi adalah sebuah keniscayaan, dalam rangka mengimplementasikan, dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi kesejahteraan masyarakat. Diperlukan sinergi bersama antara perguruan tinggi dan pemerintahan desa untuk mengurangi ketimpangan angka kemiskinan dan digitalisasi pedesaan dengan perkotaan. Kerjasama dengan perguruan tinggi mampu mendorong untuk mewujudkan pemerataan akses teknologi guna meningkatkan kualitas […]

  • Blockchain untuk Dunia Halal: Kolaborasi Internasional dari Bandung ke Korea

    Blockchain untuk Dunia Halal: Kolaborasi Internasional dari Bandung ke Korea

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Meneguhkan Kepemimpinan Indonesia dalam Standar Halal Digital Global   BANDUNG kanal31.com —UIN Sunan Gunung Djati Bandung (UIN Bandung) mencatat tonggak sejarah baru dalam diplomasi halal dan inovasi digital. Bersama perusahaan teknologi pangan Korea FutureSense dan Institut Teknologi Bandung (ITB), UIN Bandung menandatangani kerja sama strategis untuk mengembangkan Sistem E-Halal berbasis blockchain serta mendirikan Incheon Halal […]

  • Dilema ‘Sah Agama’ vs ‘Sah Negara’: Dr. Harry Yuniardi Tawarkan Rekonstruksi Hukum Perkawinan

    Dilema ‘Sah Agama’ vs ‘Sah Negara’: Dr. Harry Yuniardi Tawarkan Rekonstruksi Hukum Perkawinan

    • calendar_month Rab, 25 Feb 2026
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    Pernahkah Anda membayangkan sebuah kondisi di mana sepasang suami istri dianggap bercerai secara agama, namun di mata negara mereka masih terikat pernikahan? Atau, seorang anak diakui sah oleh hukum negara, namun secara fikih nasabnya menyisakan tanda tanya?   BANDUNG, kanal31.com – Praktik perkawinan dan perceraian dalam masyarakat Muslim modern kerap terjebak dalam ketegangan antara kepatuhan […]

expand_less