Selasa, 2 Jun 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BEWARA » Hebat! Peneliti dan Jurnalis Asal Kediri Pamerkan 7 Anggrek Jenis Baru

Hebat! Peneliti dan Jurnalis Asal Kediri Pamerkan 7 Anggrek Jenis Baru

  • account_circle Admin Kanal31
  • calendar_month Rab, 13 Jul 2022
  • comment 0 komentar

SPI-KEDIRI

Seorang peneliti dan jurnalis menggelar pameran foto bunga anggrek berdasar penelitiannya selama 12 hari di Papua. Tidak hanya foto, sejumlah spesimen anggrek yang belum memiliki nama juga dipamerkan.

Sedikitnya ada 25 foto anggrek yang dipamerkan, 7 di antaranya merupakan jenis anggrek asal papua yang baru ditemukan dan belum mempunyai nama.

25 karya foto anggrek asal papua ini dipamerkan di Kafe Jalan Stasiun Kota Kediri. Foto-foto ini diambil di Pegunungan Arfak Papua Barat yang didanai oleh Pulitzer Center selama 12 hari perjalanan.

Penelitian anggrek di Pegunungan Arfak ini dilakukan oleh Yuda Rehata Yudistira, seorang fotografer alam dan taksonom. Ketertarikannya pada anggrek membawanya menjadi orchidologist (peneliti anggrek), bersama dengan Titik Kartitiani seorang jurnalis dan penulis buku dengan tema lingkungan flora fauna, keragaman hayati, budaya serta tim perintis majalah Flona (flora fauna).

Dalam perjalanannya, mereka menemukan sedikitnya 7 jenis baru anggrek yang belum pernah ditemukan, bahkan belum mempunyai nama. Saat ini ketujuh anggrek tersebut masih dalam penelitian.

Yuda mengatakan pameran dan penelitian ini penting untuk ilmu pengetahuan serta mendata keanekaragaman hayati di Papua. Dalam waktu dekat Yuda juga akan melakukan penelitian di Nusa Tenggara Timur.

“Pegunungan Arfak di ketinggian lebih dari 2000 mdpl memberi keragaman anggrek yang sangat tinggi. Banyak anggrek yang saya temukan di sana dan baru pertama kali saya lihat. Meski sudah banyak para taksonom yang ke sana sejak abad ke-19, namun saya yakin masih banyak jenis baru yang menunggu kita temukan,” kata Yuda kepada wartawan, Selasa (12/7/2022).

Sementara itu, menurut Titik, penemuan mereka hendaknya bisa ‘dibumikan’ dengan bahasa awam sehingga semua orang bisa membaca. Sudah banyak publikasi jurnal taksonom Indonesia menemukan anggrek jenis baru, namun pembacanya hanya kalangan terbatas.

“Saya berharap akan lebih banyak teman-teman jurnalis yang bisa berkolaborasi dengan para peneliti. Selain kita bisa belajar langsung di lapangan, kita juga bisa menjadi jembatan informasi untuk publik dengan bahasa populer. Harapannya, makin banyak pembaca mengenal keragaman hayati, makin sadar dengan konservasi hutan hujan di Indonesia,” kata Titik.

Karya ilmiah pemuda yang tinggal di Sumedang ini telah dipublikasikan di sejumlah jurnal internasional. pameran foto ini akan berlangsung hingga tanggal 13 Juli.

 

  • Penulis: Admin Kanal31

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Asyiknya Sensasi Makan Besar Bersama Keluarga di Kurnia Seafood Bandung

    Asyiknya Sensasi Makan Besar Bersama Keluarga di Kurnia Seafood Bandung

    • calendar_month Sab, 7 Des 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM, BANDUNG — Kota Bandung dikenal sebagai surganya kuliner, tak heran jika banyak beragam kuliner yang bisa dijumpai di setiap sudut kota. Mulai dari jajanan tradisional, cake and bakery, western, atau bahkan olahan seafood. Jika anda sedang berkunjung ke Kota Bandung, ada rekomendasi kuliner Bandung yang wajib dicoba ketika berlibur bersama keluarga. Kurnia Seafood menjadi […]

  • Ismail Fahmi: Perlu Strategi Jitu Dakwah MUI Hadapi 3 Narasi Pokok di Medsos

    Ismail Fahmi: Perlu Strategi Jitu Dakwah MUI Hadapi 3 Narasi Pokok di Medsos

    • calendar_month Jum, 22 Apr 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-JAKARTA Majelis Ulama Indonesi (MUI) dinilai mempunyai potensi untuk menjembatani berbagai kubu yang berbeda kepentingan. Hal ini berangkat dari perlunya mewadahi keragaman ormas Islam di Indonesia agar tidak mudah dipecah-belah. MUI memiliki peran sebagai forum silaturahim yang menjembatani keragaman tersebut. “MUI itu sebetulnya tidak berada di posisi kanan atau kiri, tapi dia independen. Karenanya MUI […]

  • Bandung Jadi Kota Wisata Tematik Berbasis Budaya dan Komunitas

    Bandung Jadi Kota Wisata Tematik Berbasis Budaya dan Komunitas

    • calendar_month Sab, 26 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Wakil Wali Kota Bandung, Erwin menyebut Kota Bandung tengah diarahkan menjadi kota wisata tematik yang berbasis budaya dan komunitas. Menurutnya, kekayaan budaya di setiap kecamatan menjadi potensi besar yang bisa dikembangkan sebagai daya tarik wisata yang unik dan berkelanjutan. “Bandung ini kaya dengan budaya lokal di tiap kecamatan. Kami ingin mengangkat kekuatan […]

  • Saatnya Pengembangan Madrasah Swasta

    Saatnya Pengembangan Madrasah Swasta

    • calendar_month Sel, 10 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA kanal31.com — Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa madrasah swasta memiliki peran sangat besar dalam sistem pendidikan nasional. Hal ini disampaikannya saat menerima audiensi dari Majelis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah di Kantor Kementerian Agama, Jakarta. Majelis Dikdasmen Muhammadiyah menyampaikan komitmen untuk turut mengembangkan madrasah serta meningkatkan kualitas pendidikan agar tidak terjadi kesenjangan antara madrasah dan […]

  • Jejak Skeptisisme dalam Epistemologi Modern

    Jejak Skeptisisme dalam Epistemologi Modern

    • calendar_month Rab, 15 Okt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG Kanal31.com — Ada masa ketika pengetahuan diyakini sebagai cermin yang jernih, yang memantulkan dunia sebagaimana adanya. Manusia merasa berada di posisi istimewa dalam semesta sebagai makhluk rasional yang mampu menyingkap hakikat realitas melalui kekuatan akalnya. Di bawah terang pencerahan, keyakinan ini menjadi hampir seperti iman baru, bahwa segala sesuatu yang dapat dipahami dengan jelas […]

  • Rakor Baznas Kaltim: Waryono Pamerkan Praktik Baik Program Kampung Zakat

    Rakor Baznas Kaltim: Waryono Pamerkan Praktik Baik Program Kampung Zakat

    • calendar_month Rab, 23 Okt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Kalimantan) — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) provinsi dan kabupaten/kota di Kalimantan Timur menggelar rapat koordinasi terkait pemberdayaan zakat di daerah. Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama Waryono Abdul Ghafur, bercerita bahwa program Kampung Zakat bisa menjadi contoh baik dalam penyaluran zakat yang tepat sasaran. Rakor ini dihadiri 50 perwakilan BAZNAS Provinsi dan […]

expand_less