Sabtu, 18 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BEWARA » Inilah Konsep Moderasi Beragama Ala Rektor UIN Lampung

Inilah Konsep Moderasi Beragama Ala Rektor UIN Lampung

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Jum, 23 Sep 2022
  • comment 0 komentar

KANAL31.COM

Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung, Prof Wan Jamaluddin Z. mengungkapkan konsep, prinsip, serta strategi agar moderasi beragama bisa mengalami akselerasi dan penguatan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut Rektor, moderasi beragama memiliki arti mengedepankan keseimbangan dalam hal keyakinan moral dan watak sebagai ekspresi sikap keagamaan individu atau kelompok tertentu di tengah keberagaman dan kebhinekaan fakta sosial yang melingkupi kita.

Hal tersebut diungkapkan Rektor saat membuka acara Seminar dan Ekspos Produk Akademik yang bertema Sinergisitas Masyarakat dan Dunia Pendidikan dalam Moderasi Beragama di Ballroom Academic and Research Center, Rabu (21/9).

Rektor mengatakan bahwa moderasi bukanlah hal baru bagi umat Islam. “Perilaku dan contoh teladan Baginda Nabi Muhammad SAW yang terabadikan dalam tradisi-tradisi profetik melalui serangkaian hadist dan atsar para sahabat, sesungguhnya menyajikan betapa kayanya konsep-konsep dan praktek nyata moderasi beragama dalam khazanah Islam,” ucapnya dalam acara yang bekerjasama dengan Balai Litbang Agama (BLA) Jakarta ini.

Lebih lanjut Rektor menjelaskan enam prinsip dalam moderasi beragama. Pertama, tawasuth yakni, mengambil jalan tengah dari realitas ekstrem yang ada di kehidupan kita baik ekstremitas kanan maupun ekstremitas kiri. Kedua, tawazun yaitu menjunjung tinggi keadilan tidak berpihak kepada satu kelompok dan mendiskriminasikan kelompok lainnya.

Ketiga, i’tidal, yaitu sikap lurus dan tegas dalam menyikapi setiap kebaikan dalam kehidupan kita. “Seringkali kita mempraktekkan ini dalam gerakan shalat di mana setelah rukuk kita bangun itu adalah gerakan i’tidal. Yang mencerminkan bahwa sikap dan perilaku serta pemahaman kita hendaklah lurus dan tegas di dalam menghadapi beraneka problem kehidupan sehari-hari,” jelas Rektor.

Keempat, tasamuh atau toleransi, lanjut Rektor, kita dilahirkan di dalam kebhinekaan yang luar biasa beragam, maka toleransi menjadi salah satu prinsip di dalam beragama secara moderat. Kita tidak bisa memaksakan segala sesuatu yang dari sananya memang ditakdirkan harus berbeda kemudian kita harus paksakan semua itu menjadi sama dan satu warna saja.

Kelima, musawah atau egaliter (setara), dalam hidup ini kita harus membangun ide dan pandangan yang egalitarianisme. Bahwa antara suku satu dengan suku lainnya, antara bangsa satu dengan bangsa lainnya, antara budaya satu dengan budaya lainnya, antara agama satu dengan agama lainnya, bahkan dalam satu agama pun haruslah punya dan hidup prinsip egalitarianisme, yakni persamaan antara satu kelompok dengan kelompok yang lain.

“Hal ini bukan berarti bahwa kita menafikan perbedaan ataupun keragaman sosial di tengah masyarakat. Semua itu diajarkan dalam Islam untuk dapat dihadapi secara dewasa,” terang Rektor.

Keenam, musyawarah, Rektor mengatakan bahwa tidak ada hal yang tidak bisa diatasi tidak ada problematika yang tidak bisa ditangani, ketika kita mengedepankan prinsip dan semangat musyawarah dalam kehidupan.

Sebagai penutup, Rektor menyampaikan bahwa sebagai perguruan tinggi UIN Raden Intan Lampung memiliki komitmen pengembangan keilmuan sains dan teknologi, serta keagamaan yang menginternalisasi prinsip-prinsip moderasi beragama tersebut.

Sementara itu, Kepala BLA Jakarta, Dr Samidi SAg MSi menuturkan bahwa kegiatan BLA di UIN RIL ini adalah sebagai salah satu bentuk sinergi antara dunia pendidikan dan masyarakat agar bisa membangun bersama.

“Ini sebagai bentuk kampanye kita yakni dalam melakukan gerakan moderasi beragama yang sudah merupakan RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional),” ujar Samidi.

Dia juga memaparkan bahwa indeks kerukunan umat beragama di Lampung cukup tinggi, cukup membanggakan, baik dari toleransi kesetaraan dan kerjasama. “Hal ini menjadi modal bersama, untuk pembangunan masyarakat, SDM, dan modal untuk masyarakat Lampung,” paparnya.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari pada 21-22 September 2022 ini, menyajikan rangkaian Seminar Panel yang menghadirkan berbagai narasumber diantaranya Anggota Komisi VIII DPR RI I Komang Koheri SE, Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Lampung Puji Raharjo SAg SS MHum, Dr Safari Daud MSosI (Wakil Rektor II UIN RIL) dan Dr Idrus Ruslan MAg (WR III UIN RIL).

Selain seminar, kegiatan yang dihadiri oleh para pejabat di lingkungan UIN RIL, para penyuluh agama dari berbagai daerah dan ratusan mahasiswa UIN RIL ini juga menggelar pameran buku dan hasil-hasil produk akademik lainnya.

Disamping itu dilakukan pula penandatanganan kesepakatan kerjasama antara UIN Raden Intan Lampung dan BLA Jakarta tentang peningkatan pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi dalam pembangunan bidang agama dan keagamaan, dan juga antara UIN Raden Intan Lampung dan Kemenag Provinsi Lampung tentang pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Blockchain untuk Dunia Halal: Kolaborasi Internasional dari Bandung ke Korea

    Blockchain untuk Dunia Halal: Kolaborasi Internasional dari Bandung ke Korea

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Meneguhkan Kepemimpinan Indonesia dalam Standar Halal Digital Global   BANDUNG kanal31.com —UIN Sunan Gunung Djati Bandung (UIN Bandung) mencatat tonggak sejarah baru dalam diplomasi halal dan inovasi digital. Bersama perusahaan teknologi pangan Korea FutureSense dan Institut Teknologi Bandung (ITB), UIN Bandung menandatangani kerja sama strategis untuk mengembangkan Sistem E-Halal berbasis blockchain serta mendirikan Incheon Halal […]

  • Resonansi Sa’i

    Resonansi Sa’i

    • calendar_month Sen, 30 Mar 2026
    • account_circle Tatang Astarudin, Pengasuh Pesantren Universal Al-Islamy Kota Bandung
    • 0Komentar

    MAKKAH kanal31.com — Di antara Shafa dan Marwah, jamaah haji dan umroh berjalan. Kadang melangkah tenang, kadang berlari kecil. Gerak itu sederhana, jaraknya tidak panjang, tetapi maknanya melampaui dimensi ruang dan waktu. Sa‘i bukan sekadar perpindahan fisik dari satu bukit ke bukit lain. Namun ia adalah ajaran tentang teologi ikhtiar— bahwa hidup harus terus bergerak, doa […]

  • Pentingnya Kontekstualisasi Nilai Pesantren untuk Jawab Tantangan Zaman

    Pentingnya Kontekstualisasi Nilai Pesantren untuk Jawab Tantangan Zaman

    • calendar_month Kam, 23 Okt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    CIPUTAT Kanal31.com — Pesantren dituntut untuk melakukan kontekstualisasi terhadap nilai-nilai yang hidup di lembaga pendidikan khas nusantara. Di samping itu, komunitas pesantren secara atraktif perlu menjawab tantangan yang muncul di era digital ini. Hal tersebut dinyatakan oleh Menteri Agama Periode 2014-2019, Lukman Hakim Saifuddin, saat menjadi pembicara dalam Seminar Hari Santri dan Bedah Buku Karya Dr. […]

  • Konferensi Internasional dan Simponas ke-13 ASAI

    Konferensi Internasional dan Simponas ke-13 ASAI

    • calendar_month Jum, 15 Agu 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA kanal31.com — Perhelatan tahunan, Konferensi Internasional dan Simposium Nasional (Simponas) ke-13 ASAI tahun 2025 telah selesai dilaksanakan. Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 12 sampai 14 Agustus 2025 di Hotel Grand Keisha Yogyakarta. Konferensi Internasional dan Simponas ke-13 ASAI, mengusung tema:”Religion. Love, and Humanity: Transforming the World Through Compassion and Empathy”. Tema ini diambil, karena Agama-Agama […]

  • 3 Pemikir Politik Islam Era Klasik

    3 Pemikir Politik Islam Era Klasik

    • calendar_month Rab, 28 Sep 2022
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM Ajaran Islam tidak hanya meliputi ibadah ritual, tetapi juga tatanan sosial masyarakat. Sesudah wafatnya Nabi Muhammad SAW, kepemimpinan atas umat Islam diselenggarakan dalam berbagai format. Sejumlah pemikir menguraikan kriteria kepemimpinan yang ideal menurut agama ini. Pada masa klasik, yakni sejak abad kedelapan hingga ke-15, para penulis yang menggeluti tema politik cukup banyak. Di antaranya […]

  • 5 Tips Mudik Lebaran Aman dan Nyaman

    5 Tips Mudik Lebaran Aman dan Nyaman

    • calendar_month Sab, 14 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Mudik menjadi tradisi yang selalu dinantikan menjelang perayaan Idul Fitri. Perjalanan kembali ke kampung halaman untuk berkumpul bersama keluarga menghadirkan kebahagiaan tersendiri. Namun, perjalanan mudik sering kali diwarnai kepadatan lalu lintas dan perjalanan yang panjang. Karena itu, persiapan yang matang sangat penting agar mudik tetap aman dan nyaman.   Berikut lima tips yang […]

expand_less