Sabtu, 18 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUMANIORA » Ayo Berwisata ke Makam Sunan Gunung Jati

Ayo Berwisata ke Makam Sunan Gunung Jati

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Ming, 3 Des 2023
  • comment 0 komentar

KANAL31.COM (Cirebon)

Makam Sunan Gunung Jati adalah salah satu tujuan wisata sejarah dan religi yang ada di Kabupaten Cirebon.

Hal ini karena Sunan Gunung Jati adalah salah satu Wali Songo yang menyebarkan ajaran Islam di Cirebon.

Sunan Gunung Jati juga sempat memimpin Kesultanan Cirebon usai diberikan takhta oleh Pangeran Cakrabuana dengan gelar Panetep Panatagama.

Sunan Gunung Jati yang memiliki nama asli Syarif Hidayatullah merupakan putera dari Raja Abdullah (Syarif Abdullah).

Ibunya bernama Rara Santang yang merupakan putri Prabu Siliwangi asal Pajajaran dengan gelar Syarifah Mudaim.

Semasa hidupnya, Sunan Gunung Jati Gunung Jati menuntut ilmu agama hingga ke Makkah dan berguru pada Syekh Tajudin Al-Qurthubi. Setelah kembali ke tanah air, beliau sempat berguru pada Syekh Maulana Ishak di Pasai, Aceh.

Perjalanannya berlanjut hingga ke Karawang, Kudus, sampai di Pesantren Ampeldenta, Surabaya dimana beliau sempat berguru pada Sunan Ampel.

Belau berdakwah di daerah Cirebon dan menjadi guru agama dan menggantikan Syekh Datuk Kahfi di Gunung Sembung.

Sunan Gunung Jati diperkirakan meninggal pada pertengahan abad ke-16 dan dimakamkan di puncak bukit yang berada di Cirebon.

Kompleks Makam Sunan Gunung Jati

Makam Sunan Gunung Jati berada di kompleks makam Astana Gunung Jati yang terletak di Desa Astana, Kecamatan Cirebon Utara, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Kompleks makam Astana Gunung Jati berjarak kurang lebih 5 kilometer dari pusat Kota Cirebon.

Untuk mencapai makamnya, peziarah harus mendaki jalan yang menanjak di Gunung Sembung.

Kompleks makam ini juga memiliki ciri khas dengan adanya sembilan pintu (lawang sanga).

Adapun batas bagi para pengunjung atau para peziarah hanya sampai pada pintu ketiga yakni di pintu Pasujudan.

Sedang pintu keempat dan hingga pintu kesembilan di bagian makam atau merupakan area yang hanya dikhususkan bagi keluarga Keraton Cirebon dan keturunan Sunan Gunung Jati.

Pintu yang dilewati rombongan keluarga Keraton Kanoman diantaranya pintu Ratna Komala, pintu Jinem, pintu Rararoga, pintu Kaca, pintu Bacem, dan pintu Teratai.

Kompleks makam Astana Gunung Jati memuat sekitar 500 makam, termasuk makam putri Ong Tien Nie, putri dari kerajaan Cina di era dinasti Ming, yang merupakan istri dari Sunan Gunung Jati. Tidak heran apabila pada makam ini tampak memiliki ornamen-ornamen bernuansa Cina.

Tradisi di Makam Sunan Gunung Jati Kompleks makam Astana Gunung Jati memang tidak pernah sepi dari peziarah yang datang untuk membaca yasin, tahlil, wirid, doa, shalawat, hingga berdiam diri. Namun peziarah akan sangat ramai ketika beberapa tradisi tengah khas di kompleks makam ini tengah berlangsung.

Seperti saat tradisi Munggahan yang dihelat di tempat ini setiap menjelang bulan Ramadhan. Munggahan atau berziarah ke makam Sunan Gunung Jati ini merupakan simbol penghormatan terhadap tokoh yang telah berjasa menyebarkan Agama Islam di wilayah Cirebon dan sekitarnya.

Ada pula tradisi Grebeg Syawal Makam Sunan Gunung Jati yang rutin dilaksanakan di hari kedelapan setelah Idul Fitri.

Tradisi itu merupakan ziarah kubur atau nyekar yang dilakukan keluarga besar dan kerabat Keraton Kanoman untuk mendoakan para leluhur Dalam tradisi ini, keluarga dan kerabat Keraton Kanoman secara simbolis aka melakukan tradisi surak atau membagikan uang kepada masyarakat

Sejumlah warga pun tampak berebut uang koin yang dibagikan oleh keluarga Keraton Kanoman tersebut. Selain itu ada juga tradisi Panjang Jimat yang dilakukan pada peringatan Maulid Nabi.

Dalam tradisi tersebut, kata panjang ditafsirkan sebagai proses kelahiran kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Sementara kata Jimat adalah akronim dari kata diaji dan dirumat yang dipelajari dan diamalkan, merujuk pada ajaran-ajaran Islam dengan meneladani Nabi Muhammad SAW.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 10 Arti dan Makna Mimpi Melihat Ular

    10 Arti dan Makna Mimpi Melihat Ular

    • calendar_month Rab, 25 Jan 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    SURABAYA-KANAL31.COM – Bagi sebagian orang, ular adalah hewan yang menyeramkan untuk didekati karena mempunyai racun mematikan. Tak jarang, orang-orang akan menghindari dan lari ketika bertemu ular. Selain dapat ditemui di kehidupan nyata, hewan melata ini juga kerap menampakkan dirinya di mimpi. Orang-orang akan berpikir bahwa jika bermimpi melihat hingga kejar-kejaran dengan ular adalah mimpi buruk […]

  • Target Ekonomi 8%, Kadin Diharapkan Perkuat Sinergi dengan Pemerintah

    Target Ekonomi 8%, Kadin Diharapkan Perkuat Sinergi dengan Pemerintah

    • calendar_month Ming, 19 Jan 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA KANAL31.COM — Ketua Dewan Kehormatan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Rosan P. Roeslani, mengharapkan agar Kadin diberikan peran yang lebih besar dalam bersinergi dengan pemerintah untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen per tahun. “Kiranya Kadin diberikan peran yang lebih besar dalam bersinergi dengan pemerintah untuk menjalankan program-program dan mencapai target […]

  • Bukan Legitimasi Kekerasan: Riset Dr. E. Hasbi Nasaruddin Bongkar Salah Kaprah Teks Agama Soal KDRT

    Bukan Legitimasi Kekerasan: Riset Dr. E. Hasbi Nasaruddin Bongkar Salah Kaprah Teks Agama Soal KDRT

    • calendar_month Rab, 8 Jul 2026
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) bukan lagi sekadar urusan dapur yang tabu untuk dibicarakan. Kehadiran Undang-undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga (UU PKDRT) sejatinya telah meruntuhkan dinding pembatas tersebut, mengubah paradigma dari wilayah privat yang otonom menjadi domain publik yang wajib diintervensi oleh negara demi melindungi hak asasi […]

  • Holding Ultra Mikro Jadi Fondasi Ekonomi Kerakyatan dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

    Holding Ultra Mikro Jadi Fondasi Ekonomi Kerakyatan dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

    • calendar_month Rab, 17 Agu 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    KANAL31.COM Holding Ultra Mikro (UMi) yang diinisiasi Kementerian BUMN dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. sebagai induk dan melibatkan PT Pegadaian dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dinilai menjadi fondasi ekonomi kerakyatan. Pasalnya, melalui Holding UMi, negara hadir memperkuat ekonomi mulai dari pemberdayaan pelaku usaha di segmen terkecil sekaligus sebagai upaya penguatan landasan ekonomi […]

  • Puan Ajak Masyarakat Nyalakan Lentera Kasih Perdamaian dan Toleransi

    Puan Ajak Masyarakat Nyalakan Lentera Kasih Perdamaian dan Toleransi

    • calendar_month Kam, 26 Des 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, KANAL31.COM — Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani mengajak seluruh masyarakat memperkuat toleransi antar-umay beragama di momen Hari Raya Natal 2024. Ia menekankan toleransi adalah kunci membangun bangsa yang damai.   “Dalam semangat persaudaraan dan menyongsong Tahun Baru, saya ingin mengucapkan selamat merayakan Hari Natal kepada seluruh umat Kristiani di Indonesia. Ini momen yang […]

  • UKM PS-PSPB Promosikan Pencak Silat melalui Seminar Kebudayaan

    UKM PS-PSPB Promosikan Pencak Silat melalui Seminar Kebudayaan

    • calendar_month Jum, 22 Nov 2024
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Perguruan Silat Pusaka Saputra Paku Banten (PS-PSPB) UIN SGD Bandung bekerja sama dengan Keluarga Mahasiswa Banten (KMB) Bandung menggelar Seminar Kebudayaan, di Aula Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Jumat (22/11/2024). Seminar Kebudayaan dibuka oleh Kepala Sub Bagian Kemahasiswaan Muhammad Helmi Kahfi, S.Sos., MM.Pd. MH. Dan, menghadirkan dua narasumber: Dr. H. […]

expand_less