Sabtu, 18 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BEWARA » Yuk Kenali Drama Komunikasi Politik Pasca Pilpres 2024 Ala UIN Bandung

Yuk Kenali Drama Komunikasi Politik Pasca Pilpres 2024 Ala UIN Bandung

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Kam, 28 Mar 2024
  • comment 0 komentar

KANAL31.COM – Program Studi Ilmu Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar Seminar Komunikasi Politik Pasca Pilpres 2024 di Aula Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Selasa (26/03/2024).
Seminar ini turut menghadirkan para pakar dan pengamat komunikasi dan budaya komunikasi politik, yakni Prof. Enjang sebagai keynote speaker, Prof. Asep Saeful Muhtadi, Prof. Zaenal Mukarom, guru besar bidang Ilmu Komunikasi dan Prof. Moch. Fakhruroji, ahli media.

Acara ini dibuka oleh Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Prof. Dr. Enjang. Dalam sambutannya ia menyampaikan bahwa satu diantara persoalan yang paling menarik dibicarakan setelah pilpres adalah komunikasi politik. “Salah satu hal yang menarik untuk dibahas setelah pilpres adalah komunikasi politik, mengapa ini dipandang menarik, karena setelah pilpres kita menyaksikan secara terang benderang sebuah drama mempertontonkan tentang bagaimana orang berbicara tentang harga diri dan juga memperjuangkan sebuah tujuan sejati,” ujarnya.

Kang Enjang, mengatakan bahwa diantara dua kubu yang kemudian saling mempertukarkan pesan-pesan politik dengan berbagai gagasan sesuai dengan kepentingan dan posisi masing-masing, seakan-akan itu adalah sebuah tontonan yang sangat menarik bahkan lebih menarik dibandingkan drama korea.

Menurutnya ini merupakan sebuah kajian yang sangat penting, terlebih bagaimana kita bisa memasarkan gagasan di antara orang-orang yang memang dipandang kompeten dalam bidang ini.

Sebagai pengantar, Prof. Asep Saeful Muhtadi, menyampaikan bahwa komunikasi politik pasca Pilpres 2024 dilihat dari dua sisi aktor komunikasi. “Komunikasi politik pasca pilpres 2024 dapat dilihat dari dua sisi aktor komunikasi, yang pertama elit yang kedua massa. Yang disebut elit adalah para pengambil kebijakan atau yang paling berkuasa, sehingga komunikasi politik pasca pilpres 2024 dikuasai oleh elit, seperti pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Yang kedua massa, massa itu sangat terombang-ambing karena dia bukan pemangku kebijakan, melainkan sebagai korban komunikasi yaitu masyarakat, sehingga mereka tidak bisa memainkan peran penting,’’ jelasnya.

Prof Samuh, sapaan akrabnya menambahkan bahwa pesan yang mendominasi komunikasi politik pasca pilpres 2024 adalah kegaduhan yang terjadi antara pihak yang menggugat dan pihak yang tergugat, yang disebabkan oleh proses komunikasi yang tidak sejalan dan tidak disepakati oleh bangsa Indonesia, terutama oleh aktor partai politik.

Dalam pemaparannya, Prof. Zaenal Mukarom, mengaskan pemilu dilihat dari kacamata komunikasi politik. “dari kacamata politik bisa dilihat dari tiga kaca, pertama dari teori kehendak rakyat, orang yang mendapatkan suara terbanyak itulah yang menang, kedua, teori dukungan rakyat, yang mana gambarannya bahwa rakyat memberikan dukungan kepada pasangan yang dipilihnya, ketiga, kontrol sosial artinya pemilu dan pilpres harus dipandang bagaimana rakyat memberikan kontrol tentang pilihan politiknya,’’ ungkapnya.

Menurutnya kita bisa melihat beberapa fenomena pasca pilpres, pertama, pudarnya paslon politik, yang mana dalam konteks komunikasi politik budaya politik itu penting. Kedua, fenomena gagasan ide, yang mana ini tidak berbanding lurus atas keterpilihan seseorang pada pilpres sekarang. Selanjutnya, kampanye dalam komunikasi politik ternyata lebih disukai dengan kampanye gemoy, yang mana para milenial juga lebih menyukai hal tersebut, ini merupakan sebuah realitas yang mana komunikasi politik di Indonesia menurun.

Dilihat dari sisi media, Prof. Moch. Fakhruroji, menyampaikan pergesaran yang terjadi dalam kaitannya dengan media, bahwa persepsi manusia atau audiens dipengaruhi oleh apa yang dia baca, sehingga pada era politik orang-orang hanya melihat selembaran-selembaran berita yang bersiuran di media sosial.

Di era sekarang peran media yang semakin besar untuk menguasai ruang publik yang paling ramai ialah di media sosial sehingga algoritma media sosial menyebabkan seseorang terpengaruh atas pilihan politiknya. Selain itu, dengan adanya politic of memory, ia juga mampu mempengaruhi masyarakat salah satunya dengan konten media sosial.

Sebagai penutup, acara ini diakhiri dengan sesi diskusi oleh para dosen Ilmu Komunikasi yang turut hadir pada seminar kali ini.

 

 

 

 

 

 

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Asyik! Cabang Universitas Al-Azhar dan Jordan University Akan Dibuka di Indonesia

    Asyik! Cabang Universitas Al-Azhar dan Jordan University Akan Dibuka di Indonesia

    • calendar_month Rab, 18 Jun 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA Kanal31.com — Menteri Agama Nasaruddin Umar mengabarkan rencana kerja sama internasional, termasuk pembukaan cabang Universitas Al-Azhar Cairo dan Jordan University di Indonesia sepulangnya ke tanah air dari perjalan dari tanah suci. Hal ini disampaikan Menag dalam sambutan di Universitas PTIQ Jakarta Ma’had Al-Qur’an dalam rangka haflatul wada’ Mahasantri Ma’had Al-Qur’an Universitas PTIQ Jakarta tahun […]

  • Top! 5 Mahasiswa UIN Ar-Raniry Ikuti Program Student Mobility di Kyoto University Jepang

    Top! 5 Mahasiswa UIN Ar-Raniry Ikuti Program Student Mobility di Kyoto University Jepang

    • calendar_month Kam, 21 Nov 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM BANDA ACEH — Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh mengirim lima mahasiswa guna mengikuti program Student Mobility di Center for Southeast Asian Studies (CSEAS), Kyoto University, Jepang, yang berlangsung pada 17-23 November 2024. Kelima mahasiswa tersebut yakni Fathiya Rahma, Syarifah Julia Fadhlul, Najmul Akhir, Faiz Ramadhana Surya dan Muhammad Ariq Althaf. Program ini […]

  • Bakal Guncang UGM, Dua Tim Debat Hukum UIN Bandung Tembus Final Arena Argumentasi RDK 1447 H

    Bakal Guncang UGM, Dua Tim Debat Hukum UIN Bandung Tembus Final Arena Argumentasi RDK 1447 H

    • calendar_month Kam, 26 Feb 2026
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com – Panggung debat hukum nasional kembali dikejutkan oleh taring tajam delegasi dari Kota Kembang. Lembaga Kajian dan Debat Mahasiswa (LKDM) Ilmu Hukum, Fakultas Syari’ah dan Hukum (FSH) UIN Sunan Gunung Djati Bandung, sukses meloloskan dua tim sekaligus ke babak final ajang bergengsi Arena Argumentasi Ramadhan di Kampus (RDK) 1447 H di Universitas Gadjah […]

  • Sisi Gelap Aplikasi MiChat yang Dilaknat

    Sisi Gelap Aplikasi MiChat yang Dilaknat

    • calendar_month Sen, 15 Agu 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    KANAl31.COM Polisi membongkar praktik prostitusi online di Situbondo. Pelaku asal luar Jatim ini diamankan di salah satu hotel di kota Situbondo. Praktik prostitusi online ini menggunakan aplikasi MiChat. Dalam pengungkapan ini, polisi mengamankan tiga wanita terduga pelaku praktik prostitusi online tersebut. Ketiganya berasal dari luar provinsi. Tiga pelaku yakni NY (32) warga Sukabumi, ST (28) […]

  • Mimpi Disandera Tentara Milisi, Ini Pertanda bahwa…

    Mimpi Disandera Tentara Milisi, Ini Pertanda bahwa…

    • calendar_month Ming, 9 Feb 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    MIMPI kali ini dialami oleh seorang pelancong yang berasal dari daerah pinggiran Kota Garut Jawa Barat, tepatnya Kampung Pojok Desa Cikembulan Kecamatan Kadungora. Malam Senin (3/2/2025) ia mimpi disandera oleh segerembolan milisi pemberontak, semisal DI/TII, yang berbasis kekuatan di sebuah gunung namanya Gunung Leutik. Dalam mimpinya, dia adalah orang terakhir yang disandera oleh seorang milisi […]

  • Tingkatkan Daya Saing Global, Mahasiswa FTK UIN Bandung Magang ke Malaysia

    Tingkatkan Daya Saing Global, Mahasiswa FTK UIN Bandung Magang ke Malaysia

    • calendar_month Sab, 4 Okt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Sunan Gunung Djati Bandung resmi melepas mahasiswa peserta Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dan Praktik Latihan Profesi (PLP) Internasional Malaysia, Jumat (3/10/2025). Acara ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk menimba pengalaman praktik lapangan pendidikan di luar negeri, khususnya di PASTI Al-Mukmin, Bandar Springhill, Port Dickson, Negeri Sembilan, […]

expand_less