Minggu, 19 Apr 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUMANIORA » Rahmatan Lil Alamin Pilar Integrasi Ilmu dan Agama ala UIN Bandung

Rahmatan Lil Alamin Pilar Integrasi Ilmu dan Agama ala UIN Bandung

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Kam, 1 Mei 2025
  • comment 0 komentar

BANDUNG kanal31.com — Konsorsium Wahyu Memandu Ilmu (WMI) kembali menggelar Forum Group Discussion (FGD) sebagai bagian dari rangkaian diskusi ilmiah dalam rangka memperkuat arah dan prinsip keilmuan Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan (Rapim) lantai 2 Gedung Pascasarjana UIN Bandung.

Forum yang mengangkat tema Paradigma Rahmatan Lil Alamin ini menegaskan pentingnya pendekatan keilmuan yang transformatif, aplikatif, serta berakar pada nilai-nilai Islam. Acara dimulai pukul 09.00 WIB dan dibuka secara resmi oleh Ketua Konsorsium WMI, Supiana, yang menyampaikan apresiasi kepada Pascasarjana UIN Bandung sebagai tuan rumah.

Wakil Direktur I Pascasarjana, Ajid Thohir, dalam sambutannya menekankan pentingnya kesinambungan diskusi akademik guna membentuk paradigma keilmuan yang responsif terhadap tantangan zaman. Diskusi dipandu oleh M. Taufiq Rahman, dan menghadirkan dua narasumber utama: Ija Suntana, dan Ajid Thohir.

Rektor UIN Bandung, Rosihon Anwar, dalam pengantar pemikiran strategisnya menegaskan bahwa konsep rahmatan lil alamin harus menjadi landasan dalam membangun ilmu yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat. “Paradigma WMI tetap relevan, tetapi harus menyentuh isu-isu konkret seperti tingkat perceraian, pengembangan spiritualitas, hingga penyerapan tenaga kerja,” ujar Rektor dalam keterangannya, Rabu (1/5/2025).

Ia menekankan bahwa konsep ini tidak boleh berhenti pada tataran wacana, melainkan harus diterjemahkan dalam indikator konkret. “Al-Qur’an adalah grand theory, tapi harus bisa hadir dalam realitas,” ujarnya, seraya mengingatkan perlunya efisiensi kegiatan akademik yang tidak melupakan esensi keilmuan.

Ija Suntana, menyoroti ketimpangan antara impact factor dan real impact dalam riset. Menurutnya, riset seharusnya menyentuh akar persoalan masyarakat, bukan sekadar memenuhi tuntutan sitasi akademik. “Ilmu dan agama berasal dari Tuhan, maka tidak semestinya dipisahkan,” tegasnya.

Senada, Ajid Thohir, menekankan pentingnya keberanian dalam menerjemahkan ajaran keagamaan ke dalam bahasa ilmu pengetahuan. “Mukjizat, karomah, Isra Mi’raj bisa dikaji secara rasional dan saintifik,” ungkapnya. Ia juga mengajak agar karya akademik seperti skripsi dan disertasi memiliki novelty yang aplikatif, serta mendorong suasana akademik yang humanis dan spiritual.

Beberapa tanggapan kritis turut memperkaya diskusi. Dody S. Truna, menilai bahwa kebijakan riset terlalu terpusat pada jurnal bereputasi, tanpa memperhatikan pembaca utama: masyarakat. Ia mendorong dosen lebih aktif dalam pengabdian masyarakat yang berdampak langsung.

Asep Saeful Muhtadi, menyoroti dimensi aksiologi dalam paradigma rahmatan lil alamin dan pentingnya riset yang dapat diimplementasikan. Idzam Fautanu, menekankan urgensi penguatan nilai kebangsaan dan Pancasila dalam penerapan paradigma ini. Dadang Darmawan, menambahkan, “Rahmatan lil alamin harus mengandung etika, tidak hanya manfaat.”

M. Yusuf Wibisono, menggarisbawahi pentingnya pendidikan moral dan pembentukan kebiasaan. “Pendidikan kita perlu mengintegrasikan nilai dan habitus,” katanya. Menanggapi itu, Dudi Imaduddin, menekankan bahwa manfaat ilmu terletak pada amal dan tanggung jawab moral yang konsisten.

Sementara itu, Nur Arifin, Kepala Biro A2KK, menyoroti pentingnya indikator keberhasilan paradigma rahmatan lil alamin yang konkret dan terukur. Ia juga menyarankan penyusunan roadmap implementasi agar lebih terarah.

Dekan Fakultas Adab dan Humaniora, Dedi Supriadi, menambahkan bahwa implementasi nilai rahmatan lil alamin dimulai dari penyediaan fasilitas kampus yang mendukung suasana kerja dan pembelajaran yang kondusif.

Wakil Rektor I, Dadan Rusmana, menekankan perlunya perhatian terhadap persoalan riil di masyarakat, termasuk regenerasi mahasiswa PTKIN yang berdaya saing. Ia menyebutkan bahwa banyak siswa MA justru memilih masuk ke Perguruan Tinggi Umum (PTU), yang menjadi tantangan tersendiri.

Diskusi ditutup oleh Rektor UIN Bandung, Rosihon Anwar, yang meminta agar naskah paradigma rahmatan lil alamin segera dirampungkan sebagai panduan akademik ke depan. “Seluruh proses di kampus harus merujuk pada naskah ini,” tegasnya.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Selamat! Menag Terima Penghargaan Tokoh Kerukunan Umat Beragama

    Selamat! Menag Terima Penghargaan Tokoh Kerukunan Umat Beragama

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA Kanal31.com — Menteri Agama Nasaruddin Umar, menerima penghargaan sebagai Tokoh Kerukunan Umat Beragama kategori Indeks Kerukunan Umat Beragama Tertinggi sejak survei 2015. Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi Kemenag dalam memelihara kerukunan antar umat beragama. Apresiasi ini diberikan dalam Penganugerahan Indoposco kepada Staf Khusus Bidang Komunikasi dan Kebijakan Publik Ismail Cawidu yang hadir […]

  • Tekad Prof. Ulfi Ciptakan Mahasiswa Psikologi Cerdas dan Nyantri

    Tekad Prof. Ulfi Ciptakan Mahasiswa Psikologi Cerdas dan Nyantri

    • calendar_month Kam, 29 Agu 2024
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– “Siapa Kita? Gunung Djati Muda! Gunung Djati Muda? Sehat Lahir dan Batin!” Gema yel-yel ini terdengar nyaring di Kampus I UIN SGD Bandung, menjadi penanda tingginya spirit mahasiswa baru Fakultas Psikologi, dalam acara Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Tahun Akademik 2024-2025, Kamis (29/08/2024). Acara PBAK dibuka langsung oleh Dekan Psikologi Prof. Dr. […]

  • Top! UIN Jakarta Luncurkan Buku Narasi Ekonomi Perempuan Perdesaan

    Top! UIN Jakarta Luncurkan Buku Narasi Ekonomi Perempuan Perdesaan

    • calendar_month Sel, 6 Sep 2022
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM-Lembaga sosial kemanusiaan Social Trust Fund (STF) UIN Jakarta meluncurkan buku ‘Enablers for Muslim Women Economic Empowerment’ di Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UIN Jakarta, Senin (5/9/2022). Buku yang diterbitkan Palgrave Macmillan (2022) ini bertutur peran ekonomi perempuan di kawasan perdesaan Indonesia. Peluncuran buku dihadiri dan dibuka langsung Rektor UIN Jakarta Prof. Dr. Hj. […]

  • Selamat! 1.562 Peserta Lulus Uji Kompetensi Calon Mahasiswa Al Azhar Mesir 2024

    Selamat! 1.562 Peserta Lulus Uji Kompetensi Calon Mahasiswa Al Azhar Mesir 2024

    • calendar_month Ming, 28 Jul 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM — JAKARTA — Kementerian Agama telah mengumumkan hasil akhir Uji Kompetensi (Ikhtibar Tashfiyah atau Tahdid Mustawa) Calon Mahasiswa Universitas Al Azhar Mesir 2024. Total ada lebih 1.500 calon mahasiswa yang dinyatakan lulus pada uji kompetensi tahun ini. Uji Kompetensi dilaksanakan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI bekerja sama dengan Markaz Syekh Zayed li Ta’lim […]

  • Mantap! 2 Mahasiswa ITS Ini Magang di Mercedes-Benz Inggris

    Mantap! 2 Mahasiswa ITS Ini Magang di Mercedes-Benz Inggris

    • calendar_month Sen, 18 Apr 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    JAKARTA, SPI Bisa magang di Inggris tentu menjadi dambaan banyak mahasiswa, tak terkecuali dua anak ITS ini. Kesempatan mengikuti program eksposur internasional ini diperoleh oleh Muhammad Rakha Wirayuda dan Raja Rayhan Ramadhan, mahasiswa Manajemen Bisnis ITS. Keduanya dikirim ke Inggris untuk mengikuti program magang di Mercedes-Benz selama empat bulan. Program International Undergraduate Program (IUP) ITS […]

  • Pentingnya Konsisten pada Kualitas bukan Kuantitas untuk Sertifikasi Pembimbing Haji dan Umrah

    Pentingnya Konsisten pada Kualitas bukan Kuantitas untuk Sertifikasi Pembimbing Haji dan Umrah

    • calendar_month Jum, 8 Des 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Bandung) — Sejak pertama kali kerjasama sertifikasi haji dan umrah dengan UIN Sunan Gunung Djati Bandung pada tahun 2016, spirit yang dibangun ialah tetap mengedepankan kualitas dibanding kuantitas. “Mudah-mudahan kegiatan ini dilakukan secara selektif, dan benar-benar bisa meningkatkan pembimbing haji dan umrah. Dalam pelaksanannya pun, kalau memang tidak lulus, harus tetap tidak diluluskan,” ujar […]

expand_less