Sabtu, 18 Apr 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » NETIZEN » Krisis Identitas, Kesadaran Religi Menuju Maqom Lebih Tinggi

Krisis Identitas, Kesadaran Religi Menuju Maqom Lebih Tinggi

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sel, 13 Mei 2025
  • comment 0 komentar

BANDUNG kanal31.com — Krisis identitas ada pada tahap Identity vs Role Confusion. Individu berusaha menjawab pertanyaan penting seperti “Siapa saya?” dan “Apa tujuan hidup ini?”.

Krisis Identitas Personal

Marcia mengidentifikasi empat status identitas, yakni diffusion, foreclosure, moratorium, dan achievement. Pada status moratorium, individu berada dalam tahap eksplorasi peran dan nilai, tetapi belum membuat komitmen yang jelas. Pada titik ini, individu sering kali mengalami kebingungan identitas yang lebih intens, karena mereka tengah mencoba berbagai peran untuk menentukan siapa mereka sebenarnya. Status ini menunjukkan bahwa krisis identitas adalah bagian dari proses pencarian jati diri yang berlangsung sepanjang hidup.

Krisis Identitas Sosial

Dari perspektif sosiologi, krisis identitas dapat dilihat sebagai akibat dari perubahan sosial yang cepat dan peran sosial yang ambigu. Henri Tajfel, melalui teori identitas sosialnya, menyatakan bahwa individu membentuk identitas mereka melalui kelompok sosial tempat mereka berada. Kelompok-kelompok ini memberikan rasa keterhubungan dan legitimasi identitas. Namun, dengan perubahan budaya yang pesat seperti globalisasi dan urbanisasi. Fenomena ini dapat memicu krisis identitas, karena individu merasa terasing baik dari komunitas mereka yang lama maupun dari komunitas baru yang mereka coba masuki.

Selain itu, teori peran sosial yang dikemukakan oleh Talcott Parsons menjelaskan bahwa setiap individu memerankan berbagai peran dalam kehidupan sosial mereka, seperti peran sebagai anak, pekerja, atau anggota masyarakat. Ketika peran-peran ini tidak selaras dengan harapan masyarakat atau bertentangan antara satu dengan yang lain, individu mengalami role conflict, yang dapat memperburuk krisis identitas. Ketegangan ini semakin besar apabila individu merasa tidak diterima oleh kelompok sosial mereka atau merasa tidak dapat memenuhi peran sosial yang diharapkan dari mereka.

Modernisasi juga memainkan peran besar dalam krisis identitas. Anthony Giddens dalam teori disembedding menyatakan bahwa modernisasi mengarah pada proses pemutusan hubungan antara individu dengan struktur sosial tradisional yang memberikan makna dan stabilitas. Individu kini lebih sering menemukan diri mereka dalam situasi yang lebih fleksibel dan penuh ketidakpastian, di mana mereka harus terus-menerus menciptakan dan memperbaharui identitas mereka dalam menghadapi arus modernitas.

Krisis Identitas Religi

Dalam tasawuf, krisis identitas dipandang sebagai perjalanan spiritual menuju pemahaman diri yang sejati. Al-Ghazali, dalam Ihya Ulumuddin, mengajarkan bahwa kegelisahan hati adalah tanda dari ketidaksesuaian antara jiwa dengan fitrah ilahiah. Krisis identitas dalam tasawuf terjadi ketika seseorang terperangkap dalam keinginan duniawi dan tidak mampu mengenal hakikat dirinya yang lebih dalam. Tasawuf mengajarkan penyucian jiwa melalui proses tazkiyatun nafs yang bertujuan untuk membersihkan hati dari ego dan kecenderungan buruk yang menghalangi seseorang untuk mengenali kebenaran sejati tentang dirinya.

Menurut pandangan tasawuf, proses pembersihan jiwa ini tidak hanya membebaskan individu dari kebingungan identitas sosial, tetapi juga membawa mereka kepada pemahaman yang lebih dalam tentang tujuan hidup mereka. Al-Ghazali menekankan pentingnya memahami diri dengan mendekatkan diri kepada Tuhan sebagai jalan utama untuk menemukan kedamaian batin dan stabilitas identitas. Di dalam tasawuf, krisis identitas bukanlah sesuatu yang harus dihindari, tetapi dipandang sebagai peluang untuk memperdalam hubungan spiritual dengan Tuhan dan mengungkap makna sejati kehidupan.

Ibn ‘Ajibah dalam Mi‘raj al-Tashawwuf menyebutkan bahwa perjalanan spiritual dalam tasawuf melalui tahapan nafs ammarah (jiwa yang cenderung buruk), nafs lawwamah (jiwa yang menyesal), dan nafs mutma’innah (jiwa yang tenang) adalah proses penting dalam mengatasi krisis identitas. Krisis ini muncul ketika jiwa berada dalam ketidakpastian dan kegelisahan, tetapi melalui latihan spiritual, individu dapat mencapai kedamaian batin dan keseimbangan antara kebutuhan duniawi dan spiritual.

Krisis identitas adalah pengalaman universal yang dapat terjadi pada siapa saja, terutama dalam konteks perubahan sosial dan budaya yang pesat. Dari perspektif psikologi, krisis identitas adalah bagian dari proses perkembangan psikososial yang perlu dilalui individu dalam mencapai integrasi diri. Perspektif sosiologi menekankan peran penting lingkungan sosial dalam membentuk identitas, dan bagaimana perubahan budaya atau peran sosial yang bertentangan dapat memperburuk kebingungan ini. Sementara itu, dalam tasawuf, krisis identitas dipandang sebagai tantangan spiritual yang mengarah pada pemahaman diri sejati dan kedamaian batin.

S. Miharja, Dosen UIN Sunan Gunung Djati Bandung

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenag, BAZNAS, dan BWI Ajak Warga Olahraga Sambil Beramal dalam Wakaf Zakat Fun Run 2024

    Kemenag, BAZNAS, dan BWI Ajak Warga Olahraga Sambil Beramal dalam Wakaf Zakat Fun Run 2024

    • calendar_month Sab, 23 Nov 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM JAKARTA –Kementerian Agama (Kemenag), Badan Wakaf Indonesia (BWI), dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) akan menggelar Wakaf Zakat Fun Run 2024 pada 22 Desember 2024 di Jakarta. Dengan tema “Sehat Bersama, Wakaf dan Zakat untuk Sesama”, acara ini bertujuan mengajak masyarakat berolahraga sekaligus meningkatkan literasi tentang wakaf dan zakat. Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam […]

  • Pemantiknya, Al-Ihsaan Jadi Welas Asih

    Pemantiknya, Al-Ihsaan Jadi Welas Asih

    • calendar_month Ming, 6 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

      Alloohumma sholli ‘alaa muhammad wa ‘alaa muhammad. Aamiin. Yth. Bapak Gubernur Provinsi Jawa Barat dalam rohmat Alloh Jalla wa ‘Alaa di mana pun berada SUKABUMI kanal31.com — Sampai saat ini, nama dan kinerja Bapak Gubernur Provinsi Jawa Barat secara khusus melalui aksi acak Bapak dalam mengomunikasikan data dan fakta serta menyelesaikan multi masalah, “sangat […]

  • Asyik Program Makan Bergizi Gratis Diluncurkan: Semua Diundang Berpartisipasi

    Asyik Program Makan Bergizi Gratis Diluncurkan: Semua Diundang Berpartisipasi

    • calendar_month Sen, 6 Jan 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, KANAL31.COM — Badan Gizi Nasional dijadwalkan akan meluncurkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) hari ini, Senin, 6 Januari 2025. Ini tentu adalah hari bersejarah. Sebab, dalam perjalanan panjang bangsa Indonesia baru kali ini program makan bergizi gratis diresmikan.   Berkenaan dengan program ini, Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay mengajak semua pihak untuk […]

  • Wali Kota Larang Siswa Bawa HP ke Sekolah

    Wali Kota Larang Siswa Bawa HP ke Sekolah

    • calendar_month Jum, 2 Mei 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Pemerintah Kota Bandung menggulirkan berbagai kebijakan strategis di sektor pendidikan. Di antaranya, penguatan integritas, karakter, serta perlindungan terhadap anak didik di tengah tantangan zaman digital. Salah satu kebijakan penting adalah pelarangan membawa handphone (HP) ke sekolah bagi para siswa, mengikuti kebijakan serupa dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, kata Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. […]

  • Dukung Layanan dan Sumber Pendapatan Kampus, Indomaret Point Hadir di UIN Bandung

    Dukung Layanan dan Sumber Pendapatan Kampus, Indomaret Point Hadir di UIN Bandung

    • calendar_month Rab, 12 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com —Layanan berbelanja Indomaret resmi beroperasi di Kampus I UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Rabu (12/03/2025). Kehadiran Indomart point di kampus ini adalah hasil kerja sama antara pihak ritel Indomaret dengan Badan Layanan Umum (BLU), yang bertujuan untuk meningkatkan pendapatan BLU sebagai penunjang operasional kampus. Grand Opening Indomaret Point dintandai dengan pemotongan pita oleh […]

  • Farhan Minta Warga Tetap Tenang, Serahkan Kasus Penghinaan ke Proses Hukum

    Farhan Minta Warga Tetap Tenang, Serahkan Kasus Penghinaan ke Proses Hukum

    • calendar_month Jum, 12 Des 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, angkat bicara terkait ramainya unggahan di media sosial yang diduga berisi penghinaan terhadap suku Sunda. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mendukung penuh penegakan hukum dan meminta masyarakat untuk tidak terpancing provokasi. Farhan menyebut, kasus penghinaan tersebut telah menjadi perhatian publik dan menyerahkan kepada penegakan hukum sesuai Undang-Undang Informasi dan […]

expand_less