Sabtu, 18 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BEWARA » Yuk Belajar Toleransi dari Pasewakan Ciparay Bandung 

Yuk Belajar Toleransi dari Pasewakan Ciparay Bandung 

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
  • comment 0 komentar

BANDUNG kanal31.com — Program Studi Magister (S2) Studi Agama-Agama (SAA) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menyelenggarakan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Pasewakan Kerta Tataning Hirup Linuwih, Ciparay, Kabupaten Bandung, Rabu (17/9/2025).

 

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 hingga sore hari ini melibatkan mahasiswa S2 SAA bersama komunitas Aliran Kebatinan Perjalanan (AKP), salah satu penghayat kepercayaan yang berakar pada tradisi kebatinan Sunda.

 

Ketua Prodi S2 Studi Agama-Agama, Prof. M. Taufiq Rahman, Ph.D., menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai laboratorium lapangan bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan sebagai mediator lintas agama, sesuai dengan capaian lulusan prodi. “Melalui perjumpaan langsung dengan komunitas keagamaan seperti AKP, mahasiswa tidak hanya mempelajari dialog antaragama secara teoretis, tetapi juga mempraktikkannya untuk membangun toleransi dan perdamaian,” ujarnya.

 

Sekretaris Prodi S2 Studi Agama-Agama, Dr. Neng Hannah, M.Ag., selaku pembimbing lapangan, menegaskan pentingnya pendekatan experiential learning dalam studi agama. Setelah menempuh mata kuliah dialog antaragama dan resolusi konflik di semester sebelumnya, mahasiswa diajak untuk mengamati, mengalami, dan merefleksikan praktik keagamaan komunitas lintas iman. “Dengan metode observasi lapangan, partisipasi terbatas, dan diskusi reflektif, mahasiswa diharapkan mengembangkan empati, kepekaan akademik, serta keterampilan menulis refleksi yang kontekstual,” jelasnya.

 

AKP memiliki sejarah panjang sebagai bagian dari kepercayaan lokal Sunda. Didirikan pada 1927 oleh Tri Tunggal: Mei Kartawinata, Rasyid, dan Sumitra, AKP memadukan ajaran kebatinan, nilai moral, dan spiritualitas yang berlandaskan Pancasila. Dalam komunitas ini, nilai cageur, bageur, bener, pinter, selamet (sehat, bajik, benar, cerdas, dan selamat) dijunjung sebagai pedoman hidup. Mereka memaknai Pancasila sebagai dasar berbangsa dan bernegara, sekaligus jalan menuju harmoni antara manusia, alam, dan Tuhan.

 

Di Pasewakan (balai pertemuan komunitas), mahasiswa berkesempatan menyaksikan praktik ritual, berdialog dengan sesepuh AKP, serta memahami nilai-nilai kebatinan yang menekankan keseimbangan lahir dan batin. Pengalaman ini membuka ruang diskusi kritis tentang peran agama-agama lokal dalam menjaga integrasi bangsa di tengah keberagaman Indonesia.

 

Bagi mahasiswa, perjumpaan ini menjadi pelajaran penting dalam menumbuhkan kesadaran pluralisme. “Kita belajar langsung bagaimana nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, dan kebangsaan tidak hanya menjadi wacana, tetapi dihayati dalam keseharian masyarakat,” ungkap Husna Fathia, mahasiswa semester III.

 

Melalui pengabdian ini, Prodi S2 Studi Agama-Agama UIN Sunan Gunung Djati Bandung menegaskan komitmennya untuk melahirkan lulusan yang tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga memiliki sensitivitas sosial dan kemampuan mediasi lintas agama. Perjumpaan dengan komunitas seperti AKP menjadi bukti nyata bahwa pendidikan agama harus hadir di tengah masyarakat, dengan membangun jembatan pemahaman, merawat keberagaman, dan meneguhkan perdamaian.

 

Pengabdian ini diharapkan menjadi kontribusi akademik dalam upaya pelestarian agama-agama lokal yang sering terpinggirkan. Sebagaimana nilai-nilai yang dipegang AKP, memperkuat semangat cageur, bageur, bener, pinter, selamet, sehat lahir batin, bijak dalam pergaulan, benar dalam ilmu, cerdas dalam berpikir, dan selamat dalam kehidupan bersama.

 

Ketua Panitia Dian Pratama, menjelaskan pengabdian masyarakat ini bertepatan dengan peringatan HUT ke-98 Aliran Kebatinan Perjalanan yang mengangkat “Meningkatkan kualitas diri dalam menghadapi perubahan dengan berpegang teguh pada Pancasila dan UUD 1945 sebagai jati diri bangsa untuk menuju 1 Abad Aliran Kebatinan Perjalanan dan Indonesia Emas.”

 

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai tokoh, di antaranya, Ketua Presidium AKP, Ade Witarso; Plh Ketua Dewan Musyawarah Daerah Provinsi Jawa Barat, Ade Taryo; Penasehat DMD AKP Jabar, Abah Mimin; Ketua Dewan Pengurus Daerah AKP Kabupaten Bandung, Ayi Cakra; Kasi Trantib/Plt Sekcam, Suryana, SE; Kanit Binmas Polsek Ciparay, Ipda Asep Sugian; Perwakilan Danramil, Sertu Jejen

 

Selain upacara adat, peringatan ini dimeriahkan dengan pentas kreasi generasi muda dan pagelaran wayang golek lakon “Sanghyang Talaga Pancuran” oleh Ki Dalang Khanda Ade Kosasih Sunarya dari Lingkung Seni Giri Harja 2 Putu. “Di usia ke-98 tahun, Perjalanan menjadi jalan penuh makna dalam menjaga nilai-nilai luhur kehidupan. Semoga di tahun-tahun mendatang, keluarga besar AKP senantiasa diberkahi keselamatan, kesejahteraan, serta kerukunan,” pungkasnya.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inilah Arah Baru Publikasi Ilmiah

    Inilah Arah Baru Publikasi Ilmiah

    • calendar_month Rab, 13 Jul 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-JAKARTA Baru-baru ini Mahkamah Konstitusi membuat putusan penting terkait pengujian Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Salah satu amar putusan tersebut adalah sebagai berikut. …. ”Jika syarat publikasi dalam jurnal internasional bereputasi tetap akan dipertahankan untuk memperoleh jabatan akademik profesor, maka tulisan yang telah dimuat tidak perlu dilakukan review ulang oleh reviewer […]

  • Pentingnya Dakwah Islam Wasathiyah di Medsos

    Pentingnya Dakwah Islam Wasathiyah di Medsos

    • calendar_month Rab, 21 Sep 2022
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM Wakil Bupati (Wabup) Garut Helmi Budiman membuka resmi Pelatihan Kader Penggerak Dakwah Islam Wasathiyah bagi kader da’i di desa se-Kabupaten Garut yang dilaksanakan di Gedung Dakwah Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut (18/9/2022). Wabup Garut menyampaikan, bahwa manusia saat ini merupakan umat pertengahan, maka dari itu cara ia menerjemahkan hidup sebagai umat pertengahan itu salah satunya […]

  • Nazwa Amalia Raih Beasiswa S2 Prestasi Tahfidz 30 Juz di Wisuda ke-99 UIN Bandung

    Nazwa Amalia Raih Beasiswa S2 Prestasi Tahfidz 30 Juz di Wisuda ke-99 UIN Bandung

    • calendar_month Sen, 26 Agu 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Bandung) — Rektor, Rosihon Anwar anugerahi beasiswa S2 kepada lulusan berprestasi Tahfidz Al-Qur’an 30 Juz pada Wisuda ke-99 UIN Bandung. Wisuda digelar di Gedung Anwar Musaddad Kampus 1, Sabtu, (24/08/2024). Nazwa Amalia hafidzah 30 Juz menjadi lulusan yang paling bahagia. Sarjana Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) ini meraih beasiswa S2 dengan nol UKT. […]

  • Hardiknas 2025, Sekda Jabar: Momentum Wujudkan Generasi Gapura Panca Waluya

    Hardiknas 2025, Sekda Jabar: Momentum Wujudkan Generasi Gapura Panca Waluya

    • calendar_month Jum, 2 Mei 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com –Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman menyatakan bahwa peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 tingkat Provinsi Jawa Barat menjadi momentum penting untuk mewujudkan generasi muda berkarakter Gapura Panca Waluya. Konsep Gapura Panca Waluya, yang berakar pada budaya Sunda, menjadi landasan pembangunan sumber daya manusia berbasis kearifan lokal. Lima nilai utama dalam konsep […]

  • Mama Sempur (KH Tubagus Bakri), Simpul Jaringan Haramyn di Tatar Sunda

    Mama Sempur (KH Tubagus Bakri), Simpul Jaringan Haramyn di Tatar Sunda

    • calendar_month Sel, 7 Apr 2026
    • account_circle Dadan Rusmana, Wakil Rektor I UIN Bandung
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Pagi ini, saat udara masih terasa dingin karena Tatar Pasundan telah diguyur hujan semalaman, mari kita menyeduh “kopi sejarah” sebentar, sembari memandangi kabut tipis yang menyelimuti ingatan tentang sebuah kampung bernama Sempur di Purwakarta. Di titik itulah, seorang tokoh bernama Mama Tubagus Bakri, atau yang lebih akrab kita sebut Mama Sempur, berdiri […]

  • Indahnya Natal di Kota Bandung yang Merangkul Perbedaan

    Indahnya Natal di Kota Bandung yang Merangkul Perbedaan

    • calendar_month Jum, 26 Des 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Pagi Natal, Kamis (25/12/2025), Gereja Kristen Indonesia (GKI) Kebon Jati Bandung perlahan dipenuhi jemaat. Ada langkah-langkah kecil anak yang digandeng orang tuanya. Ada senyum para lansia yang datang lebih awal dan sapaan hangat antarwarga yang sudah saling mengenal bertahun-tahun. Di halaman gereja, petugas dan warga sekitar berdiri menyapa jemaat dengan ramah. Tidak […]

expand_less