Sabtu, 18 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BEWARA » Menguatkan Peran Perempuan untuk Dunia yang Damai

Menguatkan Peran Perempuan untuk Dunia yang Damai

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rab, 12 Nov 2025
  • comment 0 komentar

BANDUNG kanal31.com — Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Sunan Gunung Djati menggelar International Public Lecture seri ke-3 dengan tema “Women in Peacebuilding: Gendered Dynamics of Non-Violent Resistance in Indonesia, yang berlangsung di Aula Fakultas Adab dan Humaniora (FAH), Selasa (11/11/2025).

Kuliah umum ini menghadirkan pembicara utama Maria (Masha) Kardashevskaya, Ph.D, pakar Peace and Conflict Studies dari University of Manitoba, Kanada, yang saat ini menjadi visiting lecturer di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

Kuliah umum dibuka oleh Wakil Rektor I, Prof. Dr. H. Dadan Rusmana, M.Ag., yang menyampaikan apresiasi atas kehadiran narasumber internasional tersebut. Dalam sambutannya, Prof. Dadan mengucapkan selamat datang kepada Miss Masha serta memperkenalkan sosok Sunan Gunung Djati, tokoh besar penyebar Islam di Jawa Barat yang menjadi inspirasi bagi nama universitas.

Untuk informasi, Sunan Gunung Djati, yang dikenal sebagai Maulana Syarif Hidayatullah, adalah seorang ulama dan wali yang sangat dihormati yang memainkan peran penting dalam menyebarkan Islam di Jawa Barat, Indonesia. “Sunan Gunung Djati dianggap sebagai salah satu dari sembilan wali (Wali Songo) yang berkontribusi pada penyebaran Islam di Jawa,” tegasnya.

Sunan Gunung Djati dikenal karena kebijaksanaan, kesalehan, dan kepemimpinannya, dan warisannya terus dirayakan dan dihormati di Indonesia. Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung, tempat kami berkumpul hari ini, dinamai menurut namanya sebagai pengakuan atas kontribusinya pada keilmuan dan pendidikan Islam.

Bandung, ibukota Jawa Barat, dikenal karena warisan kolonial Belanda yang kaya, belum lagi keindahan alamnya yang luar biasa dan keramahan penduduknya yang ramah.

Sementara itu, Sekertaris LP2M Dr. Sarbini juga mengapresiasi kegiatan PSGA ini yang sampai saat ini sudah tiga kali dilakukan dengan narasumber dari berbagai negara. Kegiatan ini, walaupun sangat mendadak tetapi dapat dilaksanakan dengan lancer berkat kekompakan tim LP2M yang sudah menyiapkan kegiatan ini. Dr. Sarbini lebih jauh menyatakan bahwa tema ini penting terutama bagi mereka yang tertarik dalam isu gender dan hak atas tanah bagi komunitas adat.

Irma Riyani selaku Kepala PSGA yang sekaligus menjadi moderator dalam kegiatan International public lecture ini mengapresiasi kesediaan Dr. Masha untuk hadir di UIN dan menyampaikan keahliannya dalam kajian Peace dan Conflict terutama bagaimana budaya mampu menyelesaikan konflik yang ada. Hal ini tentu saja relevan dengan konteks Indonesia sebagaimana ia sampaikan “Keanekaragaman budaya Indonesia yang kaya dan kompleksitas sosial menghadirkan tantangan dan peluang dalam upaya pembangunan perdamaian,” jelasnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda tahunan international public lecture yang digagas oleh LP2M melalui PSGA. Ia menegaskan bahwa PSGA terus berkomitmen memperkuat pengarusutamaan gender, penghapusan kekerasan seksual, dan advokasi terhadap kelompok rentan, termasuk penyandang disabilitas.

“Kehadiran narasumber internasional ini membuka wawasan baru bagi sivitas akademika UIN Bandung tentang pentingnya peran perempuan dalam membangun perdamaian berbasis kearifan lokal,” ujar Irma Riyani.

Dalam pemaparannya, Miss Masha menjelaskan mulai dari teori baik itu teori konflik, perdamaian, kekerasan sampai pada resolusi konflik dan gender. Selain itu, beliau menjelaskan tentang studi kasus dari penelitiannya tentang perjuangan Perempuan Batak melawan ketidakadilan yang terjadi di daerahnya.

Dalam kajiannya, Masha menjelaskan studi kasus terkait strategi Perempuan dalam menentang ketidakadilan di komunitas Batak Toba tanpa kekerasan melalui nilai-nilai budaya yang ada. Dalam perjuangannya, Perempuan-perempuan ini lebih memperhatikan perdamaian jangka Panjang karena merasa perlu terlibat sebagai bagian dari kepedulian (ethics of care). Sementara yang laki-lakinya lebih berdasarkan kepentingan jangka pendek karna merasa haknya diusik (ethics of justice)

Strategi resistensi perempuan pun bersifat kreatif dan praktis, misalnya melalui aktivisme pertanian (farming as resistance) dengan menanam nanas di lahan sengketa, serta penggunaan tubuh dan emosi sebagai alat protes.

Masha menyoroti bahwa meskipun nilai-nilai adat seperti marga, dalihan na tolu, dan bona pasogit penting bagi kohesi sosial, struktur patriarki dalam masyarakat Batak Toba menyebabkan perempuan mengalami double burden (beban ganda) bekerja di ranah domestic juga turut serta dalam perjuangan membela hak tanah yang itu masuk ranah publik.

Diskusi berjalan dengan produktif di mana audiensi mengajukan beberapa pertanyaan yang cukup kreatif. Masha terkesan atas diskusi dan beberapa pertanyaan yang diajukan terutama terkait budaya dan perannya dalam penyelesaian konflik tanpa kekerasan.

Sebagai penutup reflektif, Ketua PSGA menambahkan bahwa peran perempuan dalam perdamaian itu selalu uni, karen ia selalu memiliki jalan untuk sampai pada tujuan. Seberapapun terjal dan berlikunya tantangan yang dihadapi tetapi mereka tidak menyerah begitu saja, mereka konsisten dan berkomitmen meyelesaikan masalahnya.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SSE UM-PTKIN 2025: Wujudkan Akses Pendidikan Setara, UIN Bandung Fasilitasi Peserta Berkebutuhan Khusus

    SSE UM-PTKIN 2025: Wujudkan Akses Pendidikan Setara, UIN Bandung Fasilitasi Peserta Berkebutuhan Khusus

    • calendar_month Sab, 14 Jun 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — UIN Sunan Gunung Djati Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam menyediakan layanan pendidikan yang inklusif. Hal ini diwujudkan dengan memfasilitasi pelaksanaan Seleksi Sistem Elektronik (SSE) Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) 2025 bagi peserta berkebutuhan khusus. Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Rosihon Anwar, bersama Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerjasama […]

  • Top! Prodi Magister Ilmu Hukum UIN Bandung Raih Akreditasi Unggul dari BAN-PT

    Top! Prodi Magister Ilmu Hukum UIN Bandung Raih Akreditasi Unggul dari BAN-PT

    • calendar_month Rab, 22 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Program Studi Magister Ilmu Hukum Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung secara resmi meraih predikat Akreditasi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).   Berdasarkan Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) Nomor: 6374/SK/BAN-PT/Ak/M/IV/2026 yang ditetapkan pada tanggal 21 April 2026.   Rektor Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag., menjelaskan pencapaian […]

  • Najwa Shihab dan Andi F. Noya Hadir di Tengah Ribuan Maba 2022 UI

    Najwa Shihab dan Andi F. Noya Hadir di Tengah Ribuan Maba 2022 UI

    • calendar_month Sen, 15 Agu 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    KANAL31.COM Najwa Shihab, alumni Fakultas Hukum Universitas Indonesia, dengan mengenakan jaket kuning Universitas Indonesia (UI) mengatakan, “Selain belajar, haus dan terus dahaga terhadap ilmu, mahasiswa juga harus menjadi penjaga moral bangsa ini. Mahasiswa harus bisa bergerak dan gerakannya harus berdampak. Mahasiswa harus mau turun mendengarkan apa yang menjadi keseharian dan kegelisahan orang banyak.” Sebagai kakak […]

  • Keracunan MBG di Jeneponto, Siswa Bertaruh Nyawa

    Keracunan MBG di Jeneponto, Siswa Bertaruh Nyawa

    • calendar_month Sen, 27 Apr 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • 0Komentar

    KALBAR kanal31.com — Kalian kalau tengok videonya, sungguh menyayat hati. Seandainya itu anak kalian, gimana perasaan kalian? Andai terjadi pada anak pengelola MBG, masih mau makan MBG? Lebih jelasnya, nikmati narasinya sambil seruput Koptagul, wak!   Di Jeneponto, pagi itu seharusnya hanya berisi suara anak-anak membaca, tertawa, dan berlari mengejar masa depan yang belum mereka pahami. […]

  • Inilah Daftar Pemenang Kepustakaan Islam Award 2024

    Inilah Daftar Pemenang Kepustakaan Islam Award 2024

    • calendar_month Ming, 24 Nov 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM JAKARTA — Kementerian Agama (Kemenag) menggelar ajang perdana Kepustakaan Islam Award (KIA) di Jakarta pada 22-24 November 2024. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengapresiasi kontribusi penulis ASN, pegiat literasi, penulis masyarakat, dan perpustakaan masjid dalam pengembangan literasi keagamaan Islam. Selain itu, juga mendukung terciptanya karya-karya literasi keagamaan Islam yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. […]

  • Transendensi Ilmu, Tulisan, dan Buku

    Transendensi Ilmu, Tulisan, dan Buku

    • calendar_month Sab, 20 Jun 2026
    • account_circle Moeflich Hasbullah, Dosen UIN Bandung
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com — Bagi para penulis, guru, dosen, akademisi, pemikir, dan intelektual…   Di usia 40-an, umumnya kita bangga pada berapa banyak tulisan dan buku yang telah ditulis dan diterbitkan. Yang dikejar adalah nama dan jumlah karya.   Memasuki usia 50-an, orientasi mulai bergeser. Bukan lagi berapa banyak buku yang terbit, melainkan berapa banyak yang benar-benar […]

expand_less