Breaking News:
Beranda » BEWARA » Kegiatan Raker, Ada Garis Tipis antara Kebutuhan Strategis dan Pemborosan Anggaran

Kegiatan Raker, Ada Garis Tipis antara Kebutuhan Strategis dan Pemborosan Anggaran

  • account_circle Sungkawa Abdisunda
  • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Awal tahun biasanya dijadikan momentum oleh berbagai Organisasi, Perusahaan, atau Lembaga untuk menggelar Rapat Kerja (Raker). Kegiatan Raker akan bernilai “Investasi” manakala hasilnya mampu meningkatkan kinerja lembaga secara signifikan melampaui biaya yang dikeluarkan. Sebaliknya, menjadi “pemborosan” jika tujuan utamanya hanya menghabiskan anggaran atau sarana hiburan tanpa tindak lanjut yang nyata. Akuntabilitas bukan hanya soal laporan keuangan yang rapi, tapi juga soal etika dan dampak nyata bagi institusi dan publik.

=======

 

RAPAT KERJA (raker) dimaknai sebagai pertemuan penting untuk menyusun program kerja, koordinasi, evaluasi, peningkatan kualitas (kinerja, tugas, pelayanan), dan konsolidasi internal. Kegiatan Raker ini akan bermanfaat, bahkan bisa menjadi investasi strategis, jika mampu memastikan semua pesertanya menyelaraskan tujuan dengan visi misi lembaga secara keseluruhan.

Dengan begitu akan tercipta kesatuan arah, yang penting bagi kesuksesan jangka panjang. Raker juga menjadi sarana untuk merumuskan, meninjau, dan menyesuaikan rencana strategis. Lalu, meningkatan kolaborasi dan komunikasi sehingga tidak ada sekat antarunit kerja.

Dalam konteks pengembangan sumber daya manusia, Raker akan lebih bermakna jika ada sesi pelatihan atau pembinaan yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan dan moralitas karyawan. Investasi sumber daya manusia ini secara langsung akan berdampak pada produktivitas kerja.

Selain itu, alangkah bagusnya jika Raker menyediakan waktu dan ruang untuk membahas isu-isu penting, yang mengarah pada pengambilan keputusan yang efektif, sehingga kinerja ke depan tidak sekadar melaksanakan rutinitas (tanpa inovasi).

Nah, ketika Raker memiliki agenda yang jelas dan tindak lanjut yang konkret, maka akan terhindar dari anggapan atau tudingan bahwa “raker hanya pemborosan dana”. Apalagi jika Raker dilaksanakan di luar kantor dengan fasilitas hotel mewah, yang biaya transportasi, akomodasi, konsumsi, dan sewa tempatnya sangat mahal.

Biaya besar yang dikeluarkan akan terasa sia-sia, jika agenda Rakernya bersifat seremonial dan hiburan atau piknik semata, tidak ada substansi pekerjaan yang penting dibahas. Fenomena inilah yang sering menjadi sorotan publik karena adanya garis tipis antara kebutuhan strategis dan pemborosan anggaran. Raker tak ubahnya pemborosan dana, karena tidak menghasilkan nilai tambah yang nyata bagi lembaga, sekadar mengeluarkan biaya operasional untuk tujuan hiburan atau piknik.

 

Harus Punya Empati Sosial

Kampus UIN SGD Bandung, pada bulan ini akan menggelar beberapa kegiatan Raker, di level rektorat dan fakultas/unit kerja. Raker di tingkat Rektorat digelar dari mulai Selasa sampai dengan Kamis (13—15 Januari 2026), di Hotel Santika Premiere Linggarjati – Kuningan. Sementara, raker di level fakultas/unit kerja harus menyesuaikan diri dan menjadwal ulang, karena ada beberapa fakultas yang akan melaksanakan Raker di luar Jawa Barat.

Rektor Prof. Rosihon Anwar, melalui surat imbauannya 2 Januari 2026,  melarang semua unit kerja melaksanakan Rapat Kerja di luar wilayah Jawa Barat. Ia juga meminta penggunaan anggaran sesuai dengan Rencana Anggaran Kegiatan Lembaga (RAKL) dan Standar Biaya Masukan (SBM) tahun ini.

Imbauan ini boleh jadi untuk membatasi dan mengefisiensikan biaya perjalanan dinas dan rapat, serta mengisyaratkan pelaksanaan raker di dalam kantor atau di lokasi yang tidak memerlukan penginapan mahal. Mungkin ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap pengeluaran biaya publik memiliki target kinerja yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

Alasan penting diterbitkannya imbauan tersebut, dimaksudkan agar  semua unit kerja di lingkungan kampus UIN Bandung memiliki sikap empati terhadap para korban musibah bencana alam yang sedang marak akhir-akhir ini. Bahkan secara eksplisit Rektor melarang melakukan publikasi/flexing kegiatan Rapat Kerja di media sosial.

Langkah yang diambil oleh Rektor menarik untuk dicermati sebagai bentuk mitigasi kritik, antara lain: 1) efisiensi geografis, dengan melarang Raker di luar wilayah Jawa Barat untuk memangkas anggaran; 2) kepatuhan regulasi, yang menekankan penggunaan anggaran sesuai RAKL dan SBM 2026; dan 3) empati sosial, melarang flexing atau pamer kegiatan di media sosial sebagai bentuk empati terhadap korban bencana alam yang sedang marak. (berbagai sumber)

 

Nanang Sungkawa, redaksi kanal31.com

  • Penulis: Sungkawa Abdisunda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cirebon Permata Tersembunyi!

    Cirebon Permata Tersembunyi!

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Sebastian adalah perencana kota asal Belgia. Dia ditugaskan Uni Eropa untuk membantu Kawasan Rebana dalam hal nature based solution (NBS). Orangnya santai, dan kata anak muda sekarang mah dia itu kalcer (culture) banget. Diajak makan empal gentong, sangat menikmati. Diajak makan sate di Stasiun Hall Bandung, juga begitu.   Kami ajak dia keliling […]

  • Bakal Guncang UGM, Dua Tim Debat Hukum UIN Bandung Tembus Final Arena Argumentasi RDK 1447 H

    Bakal Guncang UGM, Dua Tim Debat Hukum UIN Bandung Tembus Final Arena Argumentasi RDK 1447 H

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com – Panggung debat hukum nasional kembali dikejutkan oleh taring tajam delegasi dari Kota Kembang. Lembaga Kajian dan Debat Mahasiswa (LKDM) Ilmu Hukum, Fakultas Syari’ah dan Hukum (FSH) UIN Sunan Gunung Djati Bandung, sukses meloloskan dua tim sekaligus ke babak final ajang bergengsi Arena Argumentasi Ramadhan di Kampus (RDK) 1447 H di Universitas Gadjah […]

  • Sukses Gelar 3 Event Besar, Kota Bandung Siap Jadi Tuan Rumah Hajatan Skala Nasional

    Sukses Gelar 3 Event Besar, Kota Bandung Siap Jadi Tuan Rumah Hajatan Skala Nasional

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Dalam kurun waktu satu pekan, tiga acara besar sukses digelar di Kota Bandung tanpa kendala berarti. Ketiganya antara lain acara Pekan Kreativitas Jawa Barat, DCDC Lafitsef di Jalan Soekarno, dan Pocari Sweat Run 2025 dan berlangsung lancar, aman, serta memberikan dampak signifikan bagi pergerakan ekonomi. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyebut keberhasilan […]

  • 5 Tips Mudik Lebaran Aman dan Nyaman

    5 Tips Mudik Lebaran Aman dan Nyaman

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Mudik menjadi tradisi yang selalu dinantikan menjelang perayaan Idul Fitri. Perjalanan kembali ke kampung halaman untuk berkumpul bersama keluarga menghadirkan kebahagiaan tersendiri. Namun, perjalanan mudik sering kali diwarnai kepadatan lalu lintas dan perjalanan yang panjang. Karena itu, persiapan yang matang sangat penting agar mudik tetap aman dan nyaman.   Berikut lima tips yang […]

  • Merajut Silaturahmi, Menguatkan Kebersamaan: DKM Mukhlishiina Lahuddiin Gelar Halalbihalal 1447 H

    Merajut Silaturahmi, Menguatkan Kebersamaan: DKM Mukhlishiina Lahuddiin Gelar Halalbihalal 1447 H

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Dalam suasana hangat penuh kekeluargaan pasca-Idulfitri 1447 Hijriah, DKM Mukhlishiina Lahuddiin Komplek Permata Biru menggelar kegiatan Halalbihalal bertema “Merajut Silaturahmi, Menguatkan Kebersamaan”, Ahad (5/4/2026). Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Masjid DKM Mukhlishiina Lahuddiin ini menjadi momentum penting untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat kebersamaan jamaah, sekaligus menyegarkan kembali semangat dakwah dan pengabdian sosial […]

  • Hukumnya Makan dan Minum Sambil Berdiri Dalam Islam

    Hukumnya Makan dan Minum Sambil Berdiri Dalam Islam

    • calendar_month Senin, 5 Sep 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    KANAL31.COM-Agama Islam telah mengatur tatanan dalam menjalani kehidupan. Mulai dari hal-hal kecil seperti memakai baju, makan, dan minum pun dalam Islam diatur dengan sedemikian rinci agar sesuai dengan hukum syariat dan tentunya sesuai dengan norma-norma adab yang berlaku di kalangan manusia pada umumnya. Jika berbicara mengenai makan dan minum, seringkali kita mendapati seseorang yang makan […]

expand_less