Minggu, 24 Mei 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » NETIZEN » Arsitek Kejayaan Islam, Epik Pembangunan Khalifah Al-Walid

Arsitek Kejayaan Islam, Epik Pembangunan Khalifah Al-Walid

  • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
  • calendar_month Ming, 15 Mar 2026
  • comment 0 komentar

KALBAR Kanal31.com — Tulisan ke-33 Edisi Ramadan. Kalian yang Muslim wajib tahu tokoh ini. Di tangan beliau, arsitek kejayaan Islam tercipta. Simak kisahnya sambil seruput Koptagul usai sahur, wak!

 

Beliau adalah Khalifah Al-Walid bin Abdul MaliK atau lebih dikenal Al-Walid I. Bukan “Walid nak Dewi boleh” Bukan ya! Ini Walid, khalifah keenam dari Dinasti Umayyah yang memerintah dari Oktober 705 sampai 23 Februari 715 M. Masa kekuasaannya sekitar 9 tahun 4 bulan, tetapi efeknya seperti proyek pembangunan lima puluh tahun. Jika ada lomba “siapa paling doyan bangun bangunan megah dalam sejarah Islam awal”, kemungkinan besar Al-Walid sudah menang sebelum peserta lain sempat daftar.

 

Ia adalah putra sulung dari Abdul Malik bin Marwan, khalifah yang sebelumnya sukses merapikan birokrasi dan mengarabkan administrasi negara. Al-Walid lahir sekitar 668 M di Madinah, pada masa Muawiyah I masih memegang kekuasaan. Ibunya bernama Walladah binti Al-Abbas dari suku Bani Abs. Masa kecilnya tidak dihabiskan main kelereng di gang Madinah, melainkan tumbuh di lingkungan istana Damaskus yang sedang dijadikan ibu kota baru Umayyah, semacam proyek “pindah ibu kota” versi abad ke-7.

 

Sebagai pangeran, Al-Walid bukan tipe bangsawan yang cuma duduk sambil minum teh kurma. Tahun 695–699 M ia memimpin razia tahunan ke wilayah Bizantium, terutama sekitar Malatya dan Massisa. Tahun 698 ia bahkan memimpin ibadah haji. Di gurun Suriah ia membangun benteng Qasr Burqu’ untuk mengamankan jalur haji. Karakternya dikenal ortodoks, tegas, dan punya satu obsesi yang agak berbahaya bagi kas negara, arsitektur monumental.

 

Ketika ayahnya wafat pada 705 M, Al-Walid naik tahta tanpa drama kudeta. Ia sudah ditetapkan sebagai putra mahkota, sehingga transisi kekuasaan berjalan relatif mulus. Ini sesuatu yang jarang terjadi dalam politik mana pun. Apalagi politik Timur Tengah yang biasanya lebih dramatis dari sinetron Ramadan.

 

Di masa pemerintahannya, wilayah Islam mencapai puncak ekspansi. Para jenderalnya seperti Qutaibah bin Muslim menaklukkan Transoxiana dan Samarkand, Muhammad bin Qasim menembus Sindh di India. Sementara Musa bin Nusayr bersama Tariq ibn Ziyad membuka jalan ke Spanyol pada 711 M. Al-Walid sendiri tidak turun ke medan perang, tetapi memberi otonomi besar pada panglima-panglimanya. Hasilnya, wilayah kekuasaan membentang dari Spanyol sampai India. Kalau dibuat peta, warnanya hampir menutupi setengah dunia yang dikenal saat itu.

 

Namun yang membuat namanya abadi bukan sekadar ekspansi, melainkan proyek arsitektur yang membuat para arkeolog modern masih geleng-geleng kepala. Ia membangun atau memperluas masjid-masjid raksasa.

 

Yang paling legendaris adalah Umayyad Mosque di Damaskus. Tahun 706 M ia mengambil kompleks basilika St. Yohanes Pembaptis yang sebelumnya berdiri di atas kuil Romawi, lalu mengubahnya menjadi masjid megah. Ia mengganti rugi komunitas Kristen Damaskus agar proyek berjalan mulus. Hasilnya adalah masjid dengan aula salat basilika tiga lorong, mosaik emas sekitar 4.000 meter persegi, marmer Corinthian, dan kubah besar. Konon Al-Walid berkata kepada warga Damaskus, mereka sudah punya iklim bagus, air, buah, dan pemandian, lalu ia menambahkan satu kebanggaan baru, masjid ini.

 

Ia juga memperluas Al-Masjid an-Nabawi antara 706–707 M. Luasnya diperbesar dari sekitar 5.094 meter persegi menjadi 8.672 meter persegi. Empat menara ditambahkan, mihrab cekung diperkenalkan, dan struktur bangunan diperkaya mosaik Bizantium serta marmer impor. Rumah istri-istri Nabi dibongkar untuk perluasan, keputusan yang memicu protes sebagian penduduk Madinah, tetapi proyek tetap berjalan. Dalam politik, rupanya sejak abad ke-8 sudah ada fenomena klasik, pembangunan jalan terus, kritik silakan antre.

 

Di Yerusalem ia menyelesaikan dan memperluas Al-Aqsa Mosque, melengkapi proyek besar yang sebelumnya dimulai oleh ayahnya. Aula salat hipostyle dengan 15 lorong dibangun, mosaik menghiasi dinding, dan pekerja didatangkan dari Mesir serta Bizantium.

 

Selain itu ia membangun Masjid Agung Sana’a, memperluas Ka’bah di Makkah, dan mendirikan kota Anjar di Lebanon.

 

Di luar proyek bangunan, Al-Walid juga dikenal menjalankan program kesejahteraan sosial yang cukup maju untuk zamannya. Ia memberi tunjangan bagi fakir miskin dan penderita penyakit kronis seperti kusta. Mereka diberi uang rutin agar tidak perlu mengemis. Sekitar 707 M ia mendirikan rumah sakit khusus penderita kusta di Damaskus, lengkap dengan perawat, sumur, dan fasilitas publik. Setiap Ramadan ia mengadakan jamuan besar untuk orang yang berpuasa. Ia juga pernah memecat gubernur Hijaz yang menghukum ulama terkenal Sa’id bin Musayyib, lalu menggantinya dengan Umar ibn Abd al-Aziz yang lebih dikenal adil.

 

Al-Walid wafat pada 23 Februari 715 M di Dayr Murran dekat Damaskus, setahun setelah wafatnya gubernur kuatnya, Al-Hajjaj ibn Yusuf. Ia dimakamkan di Bab ash-Shaghir. Tahta kemudian jatuh ke saudaranya, Sulayman ibn Abd al-Malik.

 

Warisan Al-Walid tidak berupa pidato politik atau slogan kampanye, melainkan bangunan yang masih berdiri lebih dari 1.300 tahun kemudian. Sejarawan modern seperti Hugh Kennedy menyebut masa pemerintahannya sebagai puncak kekuatan Umayyah, masa ketika kekuasaan Islam meluas ke dua benua dan arsitekturnya mulai menunjukkan kemegahan peradaban.

 

Singkatnya, jika para politisi modern suka memotong pita proyek yang baru berdiri tiga bulan, Al-Walid memotong pita proyek yang masih dikagumi dunia lebih dari satu milenium kemudian. Ironisnya, sebagian bangunan politik modern, belum lima tahun sudah minta renovasi. Begitulah sejarah, kadang satu khalifah abad ke-8 lebih tahan uji dari seribu proyek abad ke-21.

 

Foto Ai hanya ilustrasi

 

Rosadi Jamani

Ketua Satupena Kalbar

 

  • Penulis: Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inilah Strategi Menjadikan Karya Publikasi Masuk Indeks Scopus Ala UII

    Inilah Strategi Menjadikan Karya Publikasi Masuk Indeks Scopus Ala UII

    • calendar_month Sen, 18 Jul 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-YOGYAKARTA Selama ini jurnal internasional dimonopoli oleh pemikiran dan wacana yang dominan barat. Padahal penyeimbang wacana dari pemikiran ketimuran juga penting. Pemikiran dan wacana akademik ‘timur’ harus juga bisa menjadi referensi wacana akademik global. Wacana timur sudah barang tentu bisa juga menjadi referensi yang andal bagi pengembangan keilmuan. Bagaimana strategi agar de-westernisasi jurnal dapat dilakukan? […]

  • Khamenei

    Khamenei

    • calendar_month Sen, 9 Mar 2026
    • account_circle Radea Juli A Hambali, Dosen UIN Bandung
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Ada sesuatu yang tidak bisa dijelaskan hanya dengan bahasa politik ketika memandang sosok seperti Ali Khamenei. Saya kira, ia bukan sekadar pemimpin negara, tetapi juga simbol dari sebuah keyakinan yang panjang. Keyakinan bahwa kehormatan sebuah bangsa tidak boleh ditukar dengan rasa takut, dengan kekhawatiran hilangnya nyawa. Dalam diamnya yang sering tampak sederhana, […]

  • Inilah Jadwal dan Lokasi SKD Calon PNS Kementerian Agama. Catat Baik-baik Ya

    Inilah Jadwal dan Lokasi SKD Calon PNS Kementerian Agama. Catat Baik-baik Ya

    • calendar_month Sel, 15 Okt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Jakarta) — Kementerian Agama mengumumkan jadwal pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) bagi calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2024. SKD akan dilaksanakan dalam rentang 18 – 29 Oktober 2024. Sekjen Kementerian Agama M Ali Ramdhani mengatakan, SKD digelar di dalam negeri dan luar negeri. Untuk dalam negeri, pelaksanaannya dari 18 – 29 Oktober 2024. Sementara […]

  • Perkuat Tradisi Akademik, Sekolah Pascasarjana UIN Jakarta Gelar Diseminasi Hasil Riset Dosen

    Perkuat Tradisi Akademik, Sekolah Pascasarjana UIN Jakarta Gelar Diseminasi Hasil Riset Dosen

    • calendar_month Jum, 5 Des 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    TANGERANG SELATAN kanal31.com — Sekolah Pascasarjana (SPs) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar Seminar Nasional Diseminasi Hasil Riset Dosen di Auditorium Prof. Dr. Suwito, M.A, Kampus 2 UIN Jakarta, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Kamis (4/12/2025). Kegiatan ini menjadi ruang bagi para dosen untuk mempresentasikan hasil penelitian terbaru sekaligus memperkuat tradisi akademik di lingkungan kampus. Direktur SPs UIN […]

  • Bandung Jadi Tuan Rumah Sukses Munas V HMJ Manajemen Keuangan Syariah se-Indonesia

    Bandung Jadi Tuan Rumah Sukses Munas V HMJ Manajemen Keuangan Syariah se-Indonesia

    • calendar_month Kam, 2 Okt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31. com -– Kota yang lekat dengan sejarah perjuangan bangsa dan lahirnya gagasan-gagasan besar kembali menjadi saksi peristiwa penting. Kali ini, bukan para tokoh kemerdekaan yang berhimpun, melainkan generasi baru. Mahasiswa dari berbagai penjuru negeri yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) dan Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Manajemen Keuangan Syariah (MKS) se-Indonesia.   […]

  • Pemantiknya, Al-Ihsaan Jadi Welas Asih

    Pemantiknya, Al-Ihsaan Jadi Welas Asih

    • calendar_month Ming, 6 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

      Alloohumma sholli ‘alaa muhammad wa ‘alaa muhammad. Aamiin. Yth. Bapak Gubernur Provinsi Jawa Barat dalam rohmat Alloh Jalla wa ‘Alaa di mana pun berada SUKABUMI kanal31.com — Sampai saat ini, nama dan kinerja Bapak Gubernur Provinsi Jawa Barat secara khusus melalui aksi acak Bapak dalam mengomunikasikan data dan fakta serta menyelesaikan multi masalah, “sangat […]

expand_less