Rabu, 27 Mei 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BEWARA » Asyik ! Jabar Terus Genjot Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah

Asyik ! Jabar Terus Genjot Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah

  • account_circle Admin Kanal31
  • calendar_month Rab, 17 Agu 2022
  • comment 0 komentar

KANAL31-

Rangkaian Acara Rakernas dan Pertemuan Nasional Asprodi MKS se Indonesia hari kedua merupakan Seminar Nasional dengan mengusung tema “Ekonomi dan Keuangan Syariah di Jawa Barat dan Strategi Pengembangannya.” Kegiatan diadakan di Hotel Aryaduta, Selasa (24/05/2022).

Seminar nasional ini dihadiri oleh dua orang pemateri, pertama Pimpinan Cabang Bank Jabar Banten Syariah KC Bandung Pelajar Pejuang, Fajar Fahrurrozi, dan pemateri kedua, Praktisi Pendidikan Ekonomi Syariah di Jawa Barat, H. Asep Komarudin. Selain itu, seminar dihadiri oleh 50 orang peserta yang terdiri dari, Pimpinan FEBI UIN Bandung, Dosen Homebase MKS FEBI UIN Bandung, dan Peserta Asprodi MKS se Indonesia.

Pembukaan resmi seminar dilakukan oleh Dekan FEBI UIN SGD Bandung, Dudang Gojali. Dalam pembukaannya ia menyebutkan “Dengan lahirnya PERGUB NO 1 tahun 2022, Pergub ini harus dikawal karena mereka melakukan batasan syariah, sementara syariah itu otoritasnya di kita. Otoritas syariah itu sama dengan menegakkan kebenaran, kita diwajibkan untuk menyampaikan kebenaran karena perintah agama,” jelasnya,

Dekan FEBI UIN Bandung, berharap seminar nasional ini dapat lebih mengembangkan lagi potensi ekonomi dan keuangan Jawa Barat karena Jawa Barat memiliki SDM yang banyak dan SDA yang juga luas. “Kita memiliki keunggulan yaitu ahli dalam bidang syariah, maka dari pergaulan perlu dikembangkan.” Tutupnya.

Materi pertama, Pimpinan Cabang Bank Jabar Banten Syariah KC Bandung Pelajar Pejuang, Fajar Fahrurrozi membahas mengenai “Prospek Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah di Jawa Barat.” Ia mengatakan, Indonesia menduduki peringkat ke-4 sebagai player di kancah ekonomi dan keuangan syariah global, naik signifikan dari sebelumnya peringkat ke-10 pada tahun sebelumnya.

Selanjutnya, pada sektor halal food Indonesia berada pada peringkat empat, Islamic finance berada pada peringkat enam, muslim friendly travel pada peringkat enam, modest fashion pada peringkat tiga, pharma and cosmetic pada peringkat enam, dan media recreation pada peringkat lima. Pencapaian ini didukung oleh populasi muslim terbesar di Indonesia, sehingga potensi pertumbuhan perbankan syariah sangat besar.

Industri Bank harus bertransformasi dari physical economy menjadi digital economy. Sehingga digital behaviornya harus dirubah, dengan melewati proses berikut Effective, Efficient and Productive, kemudian, Going Beyond Innovation, dan ketiga Accelerating Digital Business Process.

Materi seminar kedua, oleh Praktisi Pendidikan Ekonomi Syariah di Jawa Barat membahas tentang “Daya Dukung Karakteristik Religious Masyarakat dalam Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah dan Strategi Edukasi Memasyarakatkan Ekonomi dan Keuangan Syariah Di Jawa Barat.”

Dalam materinya disampaikan, Jawa Barat yang merupakan 20 persen nya penduduk Indonesia berada di Jawa Barat, memiliki jumlah penduduk 49,94 Juta ( data BPS 2020) atau hampir mencapai 50 juta, 46,3 juta Jiwanya beragama Islam atau sekitar 97 persen.

Selanjutnya ia mengatakan, perbangkan syari’ah di Jawa Barat maupun nasional cenderung melambat atau minoritas di tengah jumlah pendudukan muslim yang mayoritas. Bank syariah di Jawa Barat sebanyak 374 bank, ini merupakan jumlah terbanyak di Indonesia. Pertumbuhan perbankan syariah di Jawa Barat baru 4,97 persen jika dibandingkan dengan bank konvensional. Kemudian, apabila dibandingkan dengan perbankan syariah konvensional dalam perekonomian nasional jumlah perbankan syariah baru 10 persen.

Asep Komarudin memaparkan strategi edukasi memasyarakatkan ekonomi dan keuangan syariah di Jawa Barat. Langkah pertama menurutnya ialah membangun paradigm baru ekonomi syariah, yaitu membangun hubungan kerja sama dengan berbagai pemangku kepantingan dalam semangat kolaboratif dan ekonomi tanpa dikotomi. Kedua, literasi dan edukasi upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan ekonomi dan keuangan dengan pendekatan edukatif, budaya dan nilai-nilai normatid agama melalui pengembangan inovasi teknologi informasi yang humanis dan adaptif.

Ketiga, ekosistem industry halal yang berkembang, seimbang dan berkelanjutan. Dengan adanya gairah pada sektor rill akan membantu pada tumbuh dan berkembangnya perbankan syariah. Dan terakhir keempat, gotong royong, adanya gerakan bersaa dalam memasyarakatkan ekonomi syariah, menjadikan tradisi ekonomi dan keuangan syariah sebagai budaya masyarakat.

Asep Komarudin menutup seminar dengan sedikit menjelaskan tentang Pergub No. 1 tahun 2022 tentang Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah. Ruang lingkup dari aturan gubernur tersebut terdiri dari Percepatan regulasi, Perencanaan dan pendataan, Pengembangan Industri Hala, Kewirausahaan ekonomi syari’ah, Keuangan dan pembiayaan syari’ah, Infrastruktur Pendukung, Kelembagaan, Promosi produk ekonomi dan keuangan syari’ah, Kemitraan dan Insentif.

Menurut Asep Komarudin keuangan syariah akan tumbuh jika ekosistemnya berkembang sehat yang mana terdiri dari pengembangan industry halal, pengembangan kawasan halal, kewirausahaan ekonomis syariah, industry keuangan syariah, dan promosi produk ekonomi dan keuangan syariah.

Setelah seminar nasional, acara dilanjutkan dengan penyamaan kurikulum Program Studi Manajemen Keuangan Syariah se-Indonesia. 15 perguruan tinggi yang hadir pada pertemuan tersebut sepakat akan menyamakan kurikulum dengan kearifan lokal masing-masing Perguruan Tinggi. Agar lulusan Manajemen Keuangan Syariah di Indonesia bisa memiliki kompetensi dan kemampuan yang sama.

  • Penulis: Admin Kanal31

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yuk Kenali Creavill Bandung: Pemberdayaan Masyarakat Lewat Literasi

    Yuk Kenali Creavill Bandung: Pemberdayaan Masyarakat Lewat Literasi

    • calendar_month Jum, 28 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Creavill Bandung hadir sebagai wadah bagi masyarakat untuk membangun kreativitas dan kemandirian melalui literasi dan pemberdayaan.   Berdiri sejak 17 Mei 2017, komunitas ini lahir dari inisiatif Co-Founder Rindra Nuriza bersama empat rekannya. Terinspirasi dari pengalaman pribadi Rindra yang melihat ibunya mampu mendidik dirinya melalui rajin membaca, Creavill Bandung kini menjadi ruang bagi anak-anak dan […]

  • Gelar ICWT 2025, ITB dan UIN Bandung Dorong Kolaborasi Riset Global

    Gelar ICWT 2025, ITB dan UIN Bandung Dorong Kolaborasi Riset Global

    • calendar_month Sen, 7 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    LAMPUNG kanal31.com — The 11th International Conference on Wireless and Telematics (ICWT) 2025 telah sukses diselenggarakan pada 3–4 Juli 2025 bertempat di Swiss-Belhotel Lampung. Konferensi ini diinisiasi oleh Kelompok Riset Teknik Telekomunikasi, Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI) ITB, bekerja sama dengan Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, sebagai co-host. Dengan menghadirkan […]

  • Indonesia Merdeka, Analisis Menuju Tahun 2030

    Indonesia Merdeka, Analisis Menuju Tahun 2030

    • calendar_month Ming, 17 Agu 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Kemerdekaan Indonesia merupakan anugerah Allah SWT yang diraih melalui perjuangan panjang para pahlawan. Peringatan hari kemerdekaan bukan sekadar mengenang sejarah, melainkan juga merenungi arah masa depan bangsa. Tahun 2030 sering disebut sebagai window of opportunity, terutama karena bonus demografi, perkembangan teknologi, dan dinamika global. Analisis ini mengulas arah kehidupan Indonesia menuju 2030 dalam […]

  • Peneliti BRIN: Indonesia Butuh Database Kuat Terkait Agama dan Kepercayaan

    Peneliti BRIN: Indonesia Butuh Database Kuat Terkait Agama dan Kepercayaan

    • calendar_month Ming, 17 Apr 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SIP-JAKARTA Kepala Organisasi Riset Ilmu Pengetahuan, Sosial, dan Humaniora Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Ahmad Najib Burhani menyayangkan, bahwa data-data yang dimiliki 6 agama di Indonesia memiliki informasi yang tidak lengkap. Hal ini menjadi salah satu sebab munculnya prejudice stereotype, stigma tentang berbagai hal di luar enam agama di Indonesia. “Awal saya membuat proposal, kita […]

  • Integrasi Ilmu, dari Epistemologi ke Evaluasi Kebijakan Akademik 

    Integrasi Ilmu, dari Epistemologi ke Evaluasi Kebijakan Akademik 

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
    • account_circle Suwendi, Dosen Sekolah Pascasarjana UIN Jakarta
    • 0Komentar

    JAKARTA Kanal31.com — Transformasi kelembagaan dari IAIN ke UIN merupakan langkah strategis untuk melahirkan lulusan perguruan tinggi keagamaan Islam (PTKI) yang memiliki kompetensi agamawan yang ilmuwan atau ilmuwan yang agamawan. Dua kompetensi sekaligus, ahli agama dan ahli ilmu pengetahuan, terekonstruksi dalam kebijakan transformasi lembaga ini. Inilah sesungguhnya di antara alasan lahirnya PP 46 tahun 2019 tentang […]

  • Konferensi Internasional dan Simponas ke-13 ASAI

    Konferensi Internasional dan Simponas ke-13 ASAI

    • calendar_month Jum, 15 Agu 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA kanal31.com — Perhelatan tahunan, Konferensi Internasional dan Simposium Nasional (Simponas) ke-13 ASAI tahun 2025 telah selesai dilaksanakan. Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 12 sampai 14 Agustus 2025 di Hotel Grand Keisha Yogyakarta. Konferensi Internasional dan Simponas ke-13 ASAI, mengusung tema:”Religion. Love, and Humanity: Transforming the World Through Compassion and Empathy”. Tema ini diambil, karena Agama-Agama […]

expand_less