Sabtu, 18 Apr 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BEWARA » DKM Al Jabbar Gelar Raker, Bahas Program Strategis Masjid Raya Istimewa

DKM Al Jabbar Gelar Raker, Bahas Program Strategis Masjid Raya Istimewa

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rab, 17 Des 2025
  • comment 0 komentar

BANDUNG kanal31.com — Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Raya Al Jabbar periode 2025-2030 menggelar rapat kerja di Ruang Edukasi, Selasa (16/12/2025).

 

Dipimpin langsung Ketua DKM Dr. KH. Tata Sukayat, M.Ag, raker diikuti jajaran pengurus yang dilantik Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi pada 9 Desember lalu.

 

Menurut Tata Sukayat, program Masjid Raya Al Jabbar mengacu pada visi Menjadi Masjid Raya Istimewa.

 

“Program-program kerja DKM Al Jabbar itu muncul dari inisiatif orang-orang yang sudah bukan belajar organisasi, tapi sudah menjadi organisatoris untuk punya kebebasan memunculkan program-program dari divisi masing-masing,” jelasnya.

 

Visi Menjadi Masjid Raya Istimewa

 

Tata memberikan catatan, usulan program-program itu yang dibahas dalam raker itu mengacu kepada visi Menjadi Masjid Raya Istimewa.

 

Dijelaskannya, prinsip istimewa tersebut pertama menjaga kesakralan Masjid Raya Al Jabbar sebagai baitullah (rumah Allah SWT). Yang kedua, istimewa menjadi wajah Islam Rahmatan Lil ‘Alamin di Provinsi Jawa Barat.

 

“Yang ketiga istimewa dalam menjalankan peran dan fungsi masjid dalam bidang imaroh (pemakmuran), riayah (pemeliharaan), dan idaroh (pengembangan),” jelasnya.

 

Ketua DKM Al Jabbar Dr. KH. Tata Sukayat, M.Ag.

 

Tata menjelaskan, prinsip-prinsip kerja pengurus DKM Al Jabbar mesti dengan pertimbangan logis, kemudian etis, estetis.

 

Logis artinya program-program itu juga mesti masuk di logika dan bisa dirasionalisasi atau rasional.

 

Yang kedua etis menjadi nilai-nilai Al-Qur’an dalam program. Kemudian estetis, supaya lebih nyeni sesuai dengan desain dan konsep masjid secara fisik. Dan itu sudah dirumuskan.

 

Harapannya program-program itu, karena tidak muncul dari atas ke bawah, tapi dari bawah ke atas, setelah diplenokkan akan diajukan penyelarasan dengan jajaran Dewan Penasihat dan Imam Besar.

 

“Setelah itu program-program ini akan dilaporkan ke Pak Gubernur karena status masjid ini pengurusnya di-SK-kan oleh Pak Gubernur langsung, sehingga kami bertanggung jawab kepada Pak Gubernur. Pak Gubernur oke jalankan, kita jalankan. Atau beliau memberikan masukan-masukan dan sarannya, itu akan kita jabarkan,” papar Kiai Tata.

 

Jadi, imbuhnya, program-program DKM Al Jabbar menjadi kepanjangan tanganan program Gubernur Jawa Barat yang bisa dilakukan di Masjid Raya Al Jabbar.

 

Program Unggulan

 

Sekretaris DKM Al Jabbar Dr. K.H. Iu Rusliana, M.Si menambahkan, raker yang dihadiri 41 pengurus dari berbagai bidang ini membahas program unggulan DKM Al Jabbar periode 2025-2030.

 

Dipaparkan Iu Rusliana, program kerja Bidang Riayah antara lain mengembangkan agro edu wisata, taman tematik, dan penataan ruang hijau edukatif taman tematik nabi.

 

“Bidang Idaroh menyusun program kajian kitab kuning tafsir tematik, penyusunan database mitra dan tokoh masyarakat, program “Ameng Ka Al Jabbar”, program sosial kolaboratif, juga kemitraan media publikasi,” imbuhnya.

 

Dikatakannya, ada juga program music Nurhidayahan dan kerja sama dengan pesantren terkait bidang seni budaya, termasuk budaya Sunda dan wayang golek menjadi media dakwah.

 

Menurut Iu, raker DKM Al Jabbar juga membahas program pelatihan untuk guru Raudhatul Athfal dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)

 

Dari Divisi Zakat, Infak, Sadaqoh dan Wakaf (Ziswaf) muncul program “Si Duta Jabar” , yakni Gerakan Ziswaf Produktif Al-Jabbar, Sinergi Digitalisasi Masjid, dan Pemberdayaan Ekonomi Umat Jawa Barat.

 

“Program lainnya yang dibahas dan dirancang antara lain pengelolaan pengajian level provinsi, membentuk Remaja Masjid Raya Al Jabbar, kajian rutin muslimah, lomba-lomba pada Peringatan Hari Besar Islam, dan Al Jabbar Kids Islamic Class,” ujar Iu.

 

Iu menambahkan, di Bidang Humas dan Publikasi ada program rebranding Al Jabbar guna meningkatkan kredibilitas Masjid Raya Al Jabbar

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Merawat Percakapan yang Hampir Hilang

    Merawat Percakapan yang Hampir Hilang

    • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
    • account_circle Radea Juli A Hambali, Wakil Dekan Fakultas Ushuluddin UIN Bandung
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — 14 Maret 2026 lalu Jurgen Habermas wafat di usia 96 tahun. Kabar meninggalnya filsuf yang konon ditahbis sebagai penjaga modernisme ini menjadi penutup satu kisah penting dalam album sejarah intelektual dunia. Kepergian Jurgen Habermas tidak hanya menutup perjalanan seorang filsuf, tetapi meninggalkan gema panjang tentang satu hal yang semakin jarang kita rawat: […]

  • Hore! Kemenag Bekali Kewirausahaan bagi Calon Pegawai Purnabhakti

    Hore! Kemenag Bekali Kewirausahaan bagi Calon Pegawai Purnabhakti

    • calendar_month Rab, 21 Sep 2022
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAl31.COM Kementerian Agama melalui Ditjen Pendidikan Islam menyelenggarakan Pembinaan Pegawai Purnabakti. Kegiatan ini bertujuan memberikan pembekalan kepada pegawai yang akan purna tugas. Acara dilaksanakan tanggal 20-22 September 2022 di Bogor. Rohmat Mulyana Sapdi, selaku Sekretaris Ditjen Pendidikan Islam dalam sambutannya menyampaikan untuk selalu bersyukur karena bisa sampai di penguhujung Batas Usia Pensiun (BUP) masih diberikan […]

  • Sekjen Kemenag Monitor Uji Pengetahuan PPG di UIN Bandung

    Sekjen Kemenag Monitor Uji Pengetahuan PPG di UIN Bandung

    • calendar_month Sen, 4 Nov 2024
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG,kanal31.com– Sebanyak total 15.247 guru binaan Kementerian Agama (Kemenag) mengikuti Ujian Pengetahuan Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang digelar Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Sabtu (02/11/2024). UP PPG yang digelar secara daring dan dipusatkan pada 10 Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK). Ke-10 LPTK tersebut adalah UIN Alauddin Makassar, UIN Mataram, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, UIN Raden […]

  • Benchmarking Fakultas Sains dan Teknologi UIN Bandung ke Universitas Negeri Malang, Cara Jitu Tingkatan Sistem Penjaminan Mutu

    Benchmarking Fakultas Sains dan Teknologi UIN Bandung ke Universitas Negeri Malang, Cara Jitu Tingkatan Sistem Penjaminan Mutu

    • calendar_month Jum, 29 Nov 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM, MALANG — Upaya meningkatkan system penjaminan mutu Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Sunan Gunung Djati Bandung melakukan benchmarking ke Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Malang (UM), Selasa (26/11/2024). Ketua Unit Penjaminan Mutu (UPM), Dr. Rina Mardiati M.T., didampingi oleh sekretaris unit Dr. Tina Dewi Rosahdi, M.Si., beserta tim Dr. Esih […]

  • Terbuka Kesempatan Beasiswa S2 – S3 bagi Mahasiswa Perempuan

    Terbuka Kesempatan Beasiswa S2 – S3 bagi Mahasiswa Perempuan

    • calendar_month Rab, 10 Sep 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    DEPOK kanal31.com –Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Sekretariat Jenderal, Kementerian Agama membuka kesempatan bagi mahasiswa perempuan untuk mendapatkan Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB). Hal itu dikatakan Kepala Puspenma Ruchman Basori, pada Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Institut Ilmu Al-Quran Jakarta, di Hall Asrama Mahasiswa IIQ Jakarta, Parung. “Jangan lama-lama kuliah di IIQ […]

  • Belajar dari Nietzsche

    Belajar dari Nietzsche

    • calendar_month Ming, 13 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    “Jika ingin berjuang untuk kedamaian jiwa dan kebahagiaan, percayalah! Jika ingin menjadi pengikut kebenaran, bertanyalah!” (F. Nietzsche)   BANDUNG kanala31.com — Saya kira, pernyataan Nietzsche di atas bukanlah kalimat untuk memberi kepastian, tetapi mungkin dimaksudkan untuk mengguncang alas tempat kita berdiri.   Jika kita menilik, kalimat itu bukanlah kalimat perintah; ia lebih menyerupai bisikan yang […]

expand_less