Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » BEWARA » DKM Al Jabbar Gelar Raker, Bahas Program Strategis Masjid Raya Istimewa

DKM Al Jabbar Gelar Raker, Bahas Program Strategis Masjid Raya Istimewa

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rab, 17 Des 2025
  • comment 0 komentar

BANDUNG kanal31.com — Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Raya Al Jabbar periode 2025-2030 menggelar rapat kerja di Ruang Edukasi, Selasa (16/12/2025).

 

Dipimpin langsung Ketua DKM Dr. KH. Tata Sukayat, M.Ag, raker diikuti jajaran pengurus yang dilantik Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi pada 9 Desember lalu.

 

Menurut Tata Sukayat, program Masjid Raya Al Jabbar mengacu pada visi Menjadi Masjid Raya Istimewa.

 

“Program-program kerja DKM Al Jabbar itu muncul dari inisiatif orang-orang yang sudah bukan belajar organisasi, tapi sudah menjadi organisatoris untuk punya kebebasan memunculkan program-program dari divisi masing-masing,” jelasnya.

 

Visi Menjadi Masjid Raya Istimewa

 

Tata memberikan catatan, usulan program-program itu yang dibahas dalam raker itu mengacu kepada visi Menjadi Masjid Raya Istimewa.

 

Dijelaskannya, prinsip istimewa tersebut pertama menjaga kesakralan Masjid Raya Al Jabbar sebagai baitullah (rumah Allah SWT). Yang kedua, istimewa menjadi wajah Islam Rahmatan Lil ‘Alamin di Provinsi Jawa Barat.

 

“Yang ketiga istimewa dalam menjalankan peran dan fungsi masjid dalam bidang imaroh (pemakmuran), riayah (pemeliharaan), dan idaroh (pengembangan),” jelasnya.

 

Ketua DKM Al Jabbar Dr. KH. Tata Sukayat, M.Ag.

 

Tata menjelaskan, prinsip-prinsip kerja pengurus DKM Al Jabbar mesti dengan pertimbangan logis, kemudian etis, estetis.

 

Logis artinya program-program itu juga mesti masuk di logika dan bisa dirasionalisasi atau rasional.

 

Yang kedua etis menjadi nilai-nilai Al-Qur’an dalam program. Kemudian estetis, supaya lebih nyeni sesuai dengan desain dan konsep masjid secara fisik. Dan itu sudah dirumuskan.

 

Harapannya program-program itu, karena tidak muncul dari atas ke bawah, tapi dari bawah ke atas, setelah diplenokkan akan diajukan penyelarasan dengan jajaran Dewan Penasihat dan Imam Besar.

 

“Setelah itu program-program ini akan dilaporkan ke Pak Gubernur karena status masjid ini pengurusnya di-SK-kan oleh Pak Gubernur langsung, sehingga kami bertanggung jawab kepada Pak Gubernur. Pak Gubernur oke jalankan, kita jalankan. Atau beliau memberikan masukan-masukan dan sarannya, itu akan kita jabarkan,” papar Kiai Tata.

 

Jadi, imbuhnya, program-program DKM Al Jabbar menjadi kepanjangan tanganan program Gubernur Jawa Barat yang bisa dilakukan di Masjid Raya Al Jabbar.

 

Program Unggulan

 

Sekretaris DKM Al Jabbar Dr. K.H. Iu Rusliana, M.Si menambahkan, raker yang dihadiri 41 pengurus dari berbagai bidang ini membahas program unggulan DKM Al Jabbar periode 2025-2030.

 

Dipaparkan Iu Rusliana, program kerja Bidang Riayah antara lain mengembangkan agro edu wisata, taman tematik, dan penataan ruang hijau edukatif taman tematik nabi.

 

“Bidang Idaroh menyusun program kajian kitab kuning tafsir tematik, penyusunan database mitra dan tokoh masyarakat, program “Ameng Ka Al Jabbar”, program sosial kolaboratif, juga kemitraan media publikasi,” imbuhnya.

 

Dikatakannya, ada juga program music Nurhidayahan dan kerja sama dengan pesantren terkait bidang seni budaya, termasuk budaya Sunda dan wayang golek menjadi media dakwah.

 

Menurut Iu, raker DKM Al Jabbar juga membahas program pelatihan untuk guru Raudhatul Athfal dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)

 

Dari Divisi Zakat, Infak, Sadaqoh dan Wakaf (Ziswaf) muncul program “Si Duta Jabar” , yakni Gerakan Ziswaf Produktif Al-Jabbar, Sinergi Digitalisasi Masjid, dan Pemberdayaan Ekonomi Umat Jawa Barat.

 

“Program lainnya yang dibahas dan dirancang antara lain pengelolaan pengajian level provinsi, membentuk Remaja Masjid Raya Al Jabbar, kajian rutin muslimah, lomba-lomba pada Peringatan Hari Besar Islam, dan Al Jabbar Kids Islamic Class,” ujar Iu.

 

Iu menambahkan, di Bidang Humas dan Publikasi ada program rebranding Al Jabbar guna meningkatkan kredibilitas Masjid Raya Al Jabbar

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wamenag Sarankan Penyatuan Organisasi dengan ICMI

    Wamenag Sarankan Penyatuan Organisasi dengan ICMI

    • calendar_month Sen, 9 Des 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANALA31.COM JAKARTA –Wakil Menteri Agama menerima kunjungan Majelis Pimpinan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Muda Pusat di Kantor Kementerian Agama Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. Dalam pertemuan tersebut, Wamenag memberikan sejumlah masukan terkait pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan organisasi masyarakat, sesuai dengan arahan Presiden Prabowo. “Kami menyampaikan apresiasi atas kehadiran Majelis Pimpinan ICMI Muda Pusat […]

  • Ini Kesalahan AGPAI menurut Praktisi Hukum

    Ini Kesalahan AGPAI menurut Praktisi Hukum

    • calendar_month Kam, 7 Nov 2024
    • account_circle Jun
    • 0Komentar

    kanal31.com-Biaya Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang semula hanya Rp.5 juta dan ditarik menjadi Rp.6 juta oleh Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam (AGPAI) di Kabupaten Ciamis mendapat sorotan Praktisi Hukum dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Balinkras Bandung Dr. Dedi Supriadi MH. Ditemui kanal31.com Rabu (06/11/2024) Dedi menjelaskan ada banyak pelanggaran terkait tambahan biaya tersebut. Dedi menjelaskan, […]

  • Keracunan MBG di Jeneponto, Siswa Bertaruh Nyawa

    Keracunan MBG di Jeneponto, Siswa Bertaruh Nyawa

    • calendar_month Sen, 27 Apr 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • 0Komentar

    KALBAR kanal31.com — Kalian kalau tengok videonya, sungguh menyayat hati. Seandainya itu anak kalian, gimana perasaan kalian? Andai terjadi pada anak pengelola MBG, masih mau makan MBG? Lebih jelasnya, nikmati narasinya sambil seruput Koptagul, wak!   Di Jeneponto, pagi itu seharusnya hanya berisi suara anak-anak membaca, tertawa, dan berlari mengejar masa depan yang belum mereka pahami. […]

  • Membumikan Ekoteologi: UIN Bandung Lepas 6.770 Mahasiswa KKN 2026 hingga ke 8 Negara

    Membumikan Ekoteologi: UIN Bandung Lepas 6.770 Mahasiswa KKN 2026 hingga ke 8 Negara

    • calendar_month Sen, 20 Jul 2026
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com — UIN Sunan Gunung Djati Bandung kembali mengukuhkan komitmennya dalam mengabdi kepada masyarakat. Mengusung tema “Membumikan Ekoteologi Berbasis Rahmatan lil Alamin,” kampus berbasis Islam ini resmi melepas 6.770 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) 2026 untuk menyebar kebermanfaatan, mulai dari pelosok Nusantara hingga ke delapan negara di dunia. Acara pelepasan digelar secara hibrida […]

  • Mengungkap Sejarah Qurban Versi Yahudi dan Islam

    Mengungkap Sejarah Qurban Versi Yahudi dan Islam

    • calendar_month Sel, 26 Mei 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • 0Komentar

    KALBAR kanal31.com — Esok (27/5/2026), seluruh umat Islam merayakan Hari Raya Idul Adha, atau hari raya qurban. Esok juga negeri ini akan bau sate. Karena, semua pada Pesta Ba..ups, Pesta Sate. Saya tak membahas soal itu, melainkan sejarah qurban. Ternyata, sejarah pemotongan domba atau kambing itu ada kemiripan antara Yahudi dan Islam. Mari kita ungkap sambil […]

  • Puasa dari Medsos, Mungkinkah?

    Puasa dari Medsos, Mungkinkah?

    • calendar_month Sab, 21 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA Kanal31.com — Dunia digital itu terasa intim. Feed saya beda dengan feed Anda. Algoritma seperti tahu selera, luka, bahkan ego kita. Ia beri sedikit validasi—cukup untuk bikin nagih. Scroll jadi refleks. Jempol kadang lebih disiplin daripada zikir.   Yang melelahkan sering bukan pekerjaan, tapi kebutuhan untuk “terlihat”: terlihat produktif, stabil, bahagia. Padahal hidup nyata tidak […]

expand_less