Minggu, 24 Mei 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BEWARA » UIN Jakarta Gelar Bedah Buku, Ekoteologi Manifestasi Fungsi Kekhalifahan Manusia

UIN Jakarta Gelar Bedah Buku, Ekoteologi Manifestasi Fungsi Kekhalifahan Manusia

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Kam, 11 Des 2025
  • comment 0 komentar

JAKARTA kanal31.com — Ekoteologi merupakan upaya manusia dalam menjaga alam semesta sebagai manifestasi teologis atas posisinya sebagai khalifah. Allah mengamanahi manusia sebagai khalifah, yang tidak hanya berkewajiban membangun harmoni antar sesama manusia, tetapi juga manusia dengan alam lingkungannya. Oleh karenanya, alam harus diperlakukan dengan baik, sehingga keberlangsungan alam dan kemanusiaan juga terjamin dengan semestinya.

Hal ini diungkap oleh Dr. Suwendi, M.Ag, dosen UIN Jakarta dalam kegiatan Bedah Buku “Ekoteologi Islam: Konsepsi dan Implementasi” diterbitkan Kementerian Agama RI, yang diselenggarakan oleh Prodi PAI Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Jakarta bekerjasama dengan Direktorat Urais Binsyar Ditjen Bimas Islam secara daring, Rabu, (10/12/2025).

Turut hadir Dekan dan dosen FITK UIN Jakarta, pejabat di lingkungan Direktorat Urais Binsyar Kemenag RI, penghulu, kepala KUA, dosen, mahasiswa, dan masyarakat umum lainnya.

Suwendi menjelaskan bahwa gagasan ekoteologi pada dasarnya ingin mendorong peran agama yang lebih maksimal. Jika sebagian masyarakat beranggapan bahwa agama lebih dikonotasikan dengan menjalin relasi manusia dengan Tuhannya dalam bentuk ibadah vertikal semata, maka melalui ekoteologi peran agama lebih diintensifkan lagi. “Agama harus mendorong para pemeluknya untuk merawat dan menjaga bumi dan alam raya ini dengan baik; dan itu juga merupakan komitmen dirinya sebagai umat beragama yang tentu bernilai ibadah”, ungkapnya.

Dalam konteks pendidikan Islam, ekoteologi juga harus mampu diintegrasikan dengan proses pembelajaran di lingkungan pendidikan. “Kurikulum, pendekatan pembelajaran, dan orientasi pendidikan di lingkungan pendidikan Islam juga harus memastikan membangun kesadaran ekoteologi ini”, demikian ungkap Suwendi yang juga penulis buku tersebut.

Penulis lain yang hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut adalah Muhammad Fawwaz Farhan Farabi, mahasiswa dan sekaligus Ketua BEM Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Menurut lulusan MAN Insan Cendekia Serpong itu, dalam memanifestasikan ekoteologi ini, diperlukan kesadaran anti-SLAPP termasuk di kalangan umat beragama. SLAPP merupakan akronim dari Strategic Lawsuit Against Public Participation yang menjadi salah satu bentuk represi hukum yang paling sistemik terhadap pembela lingkungan. “Pembela lingkungan sudah saatnya diposisikan sebagai aktor sekaligus agen spiritualitas sosial yang harus dijamin eksistensi dan keamanannya, terlebih oleh negara”, ungkap Fawwaz.

Kriminalisasi terhadap pembela lingkungan hidup merupakan persoalan serius yang tidak hanya mengancam hak asasi manusia, tetapi juga merusak fondasi etika ekologis yang dijunjung tinggi dalam ajaran Islam. “Melalui pendekatan ekoteologi Islam, ditegaskan bahwa perlindungan terhadap pembela lingkungan adalah bagian dari amanah keagamaan dalam menjaga bumi sebagai ciptaan Tuhan yang harus dirawat secara adil dan lestari”, ungkap Fawwaz yang juga aktif sebagai penulis buku dan beberapa artikel yang terpublikasi di jurnal.

Narasumber lainnya adalah editor buku Ekoteologi Islam, Abd. Muid Nawawi. Menurutnya, ekoteologi lahir dari Kementerian Agama sebagai bahasa agama yang menyasar beberapa pihak. Di antaranya, pihak eksekutif, legislatif dan yudikatif. Selain itu, pihak intelektual, pemerhati, dan aktivis serta masyarakat umum. Bagi para pihak tersebut, gagasan ekoteologi hendaknya dijadikan sebagai landasan akademik dalam melakukan kerja-kerja strategisnya sekaligus dasar yang diterjemahkan ke dalam langkah yang lebih praktis. Demikian juga, bagi kampus UIN dan perguruan tinggi lainnya, ekoteologi menjadi “rumah” bagi banyak kajian Islam yang lebih spesifik, seperti ekoqurani, ekohadis, ekosufisme, dan lainnya.

Hal senada juga diamini oleh Dekan FITK UIN Jakarta, Prof. Siti Nurul Azkia, M.A, Ph.D, Menurutnya, bedah buku ekoteologi ini patut diapresiasi sebagai bagian dari program prioritas Kementerian Agama RI. “Dalam konteks Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, melalui buku ini diharapkan para guru mampu mengenalkan konsep ekoteologi ini sehingga pada gilirannya semua anak bangsa mampu mencintai dan merawat bumi dengan ramah dan baik”.

Insan Pane, Kasubtim pada Subdit Kepustakaan Islam Direktorat Urais Binsyar, menyatakan bahwa buku ini lahir dari rangkaian kegiatan International Conference on Islamic Eco-Theology for the Future of the Earth, yang dilaksanakan oleh Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama pada Agustus tahun 2025 yang lalu. Buku ini lahir sebagai respon atas salah satu program prioritas yang dicanangkan oleh Kementerian Agama. “Untuk itu, penghargaan yang tinggi atas pelaksanan bedah buku ini”, ungkap Insan Pane.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Benchmarking Fakultas Sains dan Teknologi UIN Bandung ke Universitas Negeri Malang, Cara Jitu Tingkatan Sistem Penjaminan Mutu

    Benchmarking Fakultas Sains dan Teknologi UIN Bandung ke Universitas Negeri Malang, Cara Jitu Tingkatan Sistem Penjaminan Mutu

    • calendar_month Jum, 29 Nov 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM, MALANG — Upaya meningkatkan system penjaminan mutu Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Sunan Gunung Djati Bandung melakukan benchmarking ke Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Malang (UM), Selasa (26/11/2024). Ketua Unit Penjaminan Mutu (UPM), Dr. Rina Mardiati M.T., didampingi oleh sekretaris unit Dr. Tina Dewi Rosahdi, M.Si., beserta tim Dr. Esih […]

  • Kartini Masa Kini, Solusi Bangsa

    Kartini Masa Kini, Solusi Bangsa

    • calendar_month Sen, 21 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com —  Tanggal 21 April adalah Hari Kartini, momentum untuk merenungi peran dan kontribusi perempuan dalam kemajuan bangsa. Dalam Islam, perempuan bukanlah makhluk sekunder, tetapi bagian integral dari peradaban. Islam memuliakan perempuan, memberi hak, dan mendorongnya berkontribusi aktif sebagai pemimpin, pejuang, dan solusi bagi umat. Wanita dalam Kepemimpinan Islam Islam tidak menutup peluang bagi […]

  • 11 PTKN Segera Bertransformasi Menjadi Universitas dan Institut. Ini Daftarnya

    11 PTKN Segera Bertransformasi Menjadi Universitas dan Institut. Ini Daftarnya

    • calendar_month Rab, 7 Agu 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (JAKARTA) — Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) terus berbenah dan bertransformasi. Terbaru, ada 11 PTKN yang akan segera bertransformasi setelah dinyatakan memenuhi kriteria dan persyaratan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Kementerian Agama dalam beberapa tahun terakhir terus mendorong PTKN untuk melakukan proses alih status. Bahkan, transformasi PTKN menjadi salah satu program prioritas […]

  • Makan Khas Sunda Tanpa Piring? Coba Pengalaman Unik di Alas Daun Bandung

    Makan Khas Sunda Tanpa Piring? Coba Pengalaman Unik di Alas Daun Bandung

    • calendar_month Kam, 10 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Kota Bandung dikenal sebagai surganya kuliner, tak heran jika banyak kafe dan restoran yang bermunculan dengan menawarkan menu-menu yang senantiasa menggoyang lidah pencinta kuliner.   Salah satu tempat yang wajib dikunjungi bagi pecinta kuliner adalah’ Alas Daun Bandung’. Restoran ini terletak di jalan Citarum no 34, Cihapit Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung […]

  • Momen PBAK, UIN Bandung Pelopori Pergerakan Ekoteologi

    Momen PBAK, UIN Bandung Pelopori Pergerakan Ekoteologi

    • calendar_month Sel, 26 Agu 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Perkuliahan tidak hanya di ruang kelas, tetapi juga di alam bebas. Mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung bukan hanya penguasa kelas, tetapi pengelola alam bebas, khalifah fi al ardh (khlaifah di bumi). Rektor UIN Bandung Prof. Rosihon Anwar mengungkapkan hal itu, seusai melantik mahasiswa baru pada Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) tahun […]

  • Asyik ! Jabar Terus Genjot Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah

    Asyik ! Jabar Terus Genjot Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah

    • calendar_month Rab, 17 Agu 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    KANAL31- Rangkaian Acara Rakernas dan Pertemuan Nasional Asprodi MKS se Indonesia hari kedua merupakan Seminar Nasional dengan mengusung tema “Ekonomi dan Keuangan Syariah di Jawa Barat dan Strategi Pengembangannya.” Kegiatan diadakan di Hotel Aryaduta, Selasa (24/05/2022). Seminar nasional ini dihadiri oleh dua orang pemateri, pertama Pimpinan Cabang Bank Jabar Banten Syariah KC Bandung Pelajar Pejuang, […]

expand_less