Breaking News:
Beranda » BEWARA » Ushuluddin, Rumah Jurnal dan Sentra Publikasi Indonesia Gelar Academic Writing Class

Ushuluddin, Rumah Jurnal dan Sentra Publikasi Indonesia Gelar Academic Writing Class

  • account_circle Admin Kanal31
  • calendar_month Selasa, 10 Mei 2022
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ciptakan Atmosfir Penelitian dan Publikasi Ilmiah Berkualitas

SPI-BANDUNG

Upaya menciptakan atmosfir penelitian dan publikasi ilmiah yang berkualitas, Kelas Menulis Fakultas Ushuluddin (FU) UIN Sunan Gunung Djati Bandung bekerjasama dengan Rumah Jurnal dan “Writing Center” Sentra Publikasi Indonesia menggelar Academic Writing Class secara hybrid (online dan offline) dari tanggal 10 Mei sampai 18 Juni 2022.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kementerian Agama RI, Prof. Dr. H. Muhammad Ali Ramdhani, S.TP, MT., resmi membuka Kelas Penulisan Akademik secara daring melalui aplikasi zoom meeting, Selasa (10/05/2022).

Dalam sambutannya, Dirjen Pendis sangat mengapresiasi acara yang digagas Dekan Fakultas Ushuluddin UIN Bandung Dr. Wahyudin Darmalaksana M.Ag sebagai ikhtiar bersama untuk menghidupkan kultur penelitian dan publikasi ilmiah yang berkualitas. Ini dihadiri Wakil Rektor I UIN Bandung Prof. Dr. H. Rosihon Anwar M.Ag. dan diikuti lebih dari 200 peserta lintas perguruan tinggi.

*Dorong PTKI Ikuti Ushuluddin UIN Bandung*

Prof Dhani, sapaan akrabnya menegaskan dengan penelitian yang berkualitas akan menghasilkan publikasi yang baik pula, karena publikasi adalah artefak penelitian.

Sumber peradaban adalah penelitian, sedangkan penelitian adalah proses investigasi, pengumpulan data, verifikasi, kemudian melalui proses analisa kesimpulannya disampaikan ke publik dalam bentuk informasi, sehingga menjadi pengetahuan.

Mengutip Rene Deskartes yang menyatakan Omnibus Dubitandum. Segala sesuatu harus diragukan, sehingga dalam penelitian perlu poses konfirmasi dan verifikasi yang objektif. Karena penelitian memiliki sifat kebenaran objektif, dimana “Penelitian adalah suatu pemikiran yang sistematis yang mengkaji berbagai jenis masalah yang pemecahannya memerlukan pengumpulan data dan penafsiran fakta-fakta, bukan sekedar opini atau harapan,” tegasnya.

Prinsipnya, penelitian itu harus terbuka yang dipakai oleh siapa saja, “Penelitian merupakan suatu cara yang sistematik yang bertujuan meningkatkan, memodifikasi dan mengembangkan pengetahuan sehingga dapat disampaikan atau dikomunikasikan serta diuji atau diverifikasi oleh peneliti lain,” ujarnya.

Penelitian harus teruji dengan prosedurnya logis dalam memperoleh keputusan. “Karena Penelitian adalah suatu metode bertujuan untuk menemukan kebenaran yang dilakukan dengan usaha-usaha yang cermat untuk memperoleh fakta atau prinsip, dengan cara mengumpulkan dan menganalisis data informasi yang dilaksanakan dengan jelas, teliti, sistematis dan dapat dipertanggungjawabkan,” jelas Prof Dhani.

Diakuinya, Dekan Fakultas Ushuluddin Dr.Wahyudin Darlamalaksana M.Ag yang telah menjadi motivator dalam gerakan literasi di UIN Sunan Gunung Djati Bandung. “Hasil penelitian yang telah menjadi informasi dan pengetahuan akan dicatat dalam sejarah, dan menjadi artefak jejak kontribusi UIN Bandung dalam keterlibatan pembangunan Indonesia maju dan berperadaban,” ujarnya.

Dunia literasi telah lama menjadi konsen beliau jauh sebelum menjabat Dirjen Pendis Kemenag RI. Karena itu, harus menjadi konsen para akademisi khususnya di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI).

Mengingat pola literasi menjadi yang terbaik dalam mengangkat prestasi akademik perguruan tinggi di tingkat Nasional maupun Dunia Internasional. Selain itu, melalui budaya literasi kemampuan akademik mahasiswa, dosen, dan civitas akademika lainnya bisa ditujukan dan bermanfaat dalam tumbuh-kembangnya sebuah bangsa menjadi maju dan berbudaya.

“Saya berharap, semua insan akademis menyadari hal itu. Kegiatan ini menjadi pola terbaik untuk meningkatkan kualitas akademisi, dan mendongkrak prestasi lembaga pada aspek penelitian dan publikasi ilmiah. Mari kita dorong, kita tiru apa yang telah dilakukan Fakultas Ushuluddin UIN Bandung dalam publikasi karya ilmiah. Dengan itu, peradaban akan menyimpan artefak yang kita tinggalkan dan akan menjadi bukti kontribusi kita pada kemajuan bangsa dan negara,” tegas Prof Dhani.

*Fakultas Lain Ikuti Langkah Ushuluddin*
Sementara, Prof. Dr. Rosihon Anwar, M.Ag., mewakili Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, turut mengapresiasi kerja keras Dekan Fakultas Ushuluddin UIN Bandung Dr. Wahyudin Darmalaksana MAg, hingga meminta Fakultas lain di UIN Bandung meniru apa yang telah dilakukan Fakultas Ushuluddin.

“Kegiatan ini dapat menghidupkan ilmu-ilmu kita, karena sumber peradaban adalah penelitian. Di tingkat Universitas kita telah menetapkan program Rumah Jurnal. Salah satu kebijakannya adalah kelas menulis. Ini sangat sesuai dengan apa yang dilakukan Dekan Fakultas Ushuluddin, dan ini memberikan kontribusi yang signifikan dalam mengangkat prestasi UIN Bandung di tingkat Nasional dan Global,” tandas Prof Rosihon.

Maju atau hancurnya sebuah peradaban di dunia bisa dilihat dari karya tulis yang ditinggalkanya. “Semakin banyak artefak dalam bentuk karya tulis yang ditemukan bisa disimpulkan bahwa peradaban tersebut sudah maju,” ujarnya.

Karena itu, Prof Rosihon berharap upaya di tingkat Universitas dalam hal publikasi karya ilmiah tidak hanya dilakukan Fakultas Ushuluddin. “Sekali lagi saya memberi apresiasi setinggi-tingginya kepada fakultas Ushuluddin yang telah menggagas kelas menulis, atas nama Rektor saya berharap langkah ini juga dilakukan oleh fakultas lain di lingkungan UIN Bandung,” pintanya.

Dengan adanya kegiatan publikasi artikel ilmiah yang dilakukan Fakultas Ushuluddin melalui Kelas Menulis akan menjadi gerakan yang memberi kontribusi besar ke arah kemajuan. “Bukan semata kemajuan UIN Bandung, tapi akan memberi kontribusi besar dalam kemajuan masyarakat Indonesia,” jelasnya.

Dr. Wahyudin Darmalaksana, M.Ag menuturkan kegiatan Academic Writing Class dilaksanakan secara hybrid. “Kegiatan ini adalah bentuk semangat akademisi untuk menciptakan atmosfir penelitian dan publikasi ilmiah yang berkualitas. Untuk yang online digelar sejak hari ini sampai tanggal 24 Mei. Sedangkan yang offline, Writing Sprints akan dilakukan pada tanggal 16-18 Juni yang dibatasi 10 orang setiap gelombangnya. Dengan tujuan menjadikan menulis artikel untuk sasaran publikasi di jurnal ilmiah,” tutur Yudi sapaan akrabnya.

Untuk materinya berisi tentang pembahasan pedoman penelitian, penyusunan proposal penelitian, penyajian modul penulisan artikel ilmiah, penulisan artikel ilmiah, writing sprints dan orientasi publikasi ilmiah.

“Acara pelatihan juga akan diisi dengan Writing Class Champ Sprint (lomba menulis secara cepat) yang dilakukan secara offline di Aula Fakultas Ushuluddin,” ujarnya.

Mahasiswa dengan kemampuan skill menulis artikel ilmiah, bukan saja memenuhi harapan orang tua yang telah mengirimkan mereka ke kampus, melainkan lebih dari itu merupakan bentuk pemenuhan kapasitas dirinya di tengah-tengah berbagai tantangan untuk terus berkembang.

Sayangnya, penulisan artikel ilmiah dikesani sebagai subjek yang pelik dalam horizon akademisi, terlebih bagi mahasiswa di sejarah berlangsungnya dunia pendidikan tinggi.

Tidak untuk bermaksud menyederhanakan bidang kepenulisan artikel ilmiah, pelaksanaan kelas menulis informal diyakini mampu membangkitkan semangat mahasiswa untuk pengembangan kapasitas skill publikasi di jurnal ilmiah yang dipastikan menjadi kebanggaan mahasiswa sendiri, orang tua, pendidikan tinggi, dan publik luas penerima manfaat.

Yudi mengatakan penelitian layaknya penambangan data yang perlu diolah, dianalisis, dan diinterpretasi sehingga dapat menghasilkan informasi, insight knowledge, hingga wisdom.

Memang menulis bukan segalanya. “Namun demikian, banyak hal yang bisa didapatkan melalui kegiatan menulis,” pungkasnya.

  • Penulis: Admin Kanal31

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Guru dan Anggota DPR 

    Guru dan Anggota DPR 

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Kalau cari kekayaan jangan jadi guru, jadi pedagang saja. Kalau cari kekayaan jangan jadi anggota DPR, jadi pengusaha saja!!   Jadi guru itu berdedikasi untuk mendidik masyarakat, jadi anggota DPR untuk berpolitik mewakili dan membawa suara rakyat. Keduanya pekerjaan mulia dan keduanya digaji, jangan khawatir, tapi mencari kekayaan jadi salah niat.   Dalam […]

  • Rektor: di UIN Bandung, Jangan Ada Kekerasan Seksual!  

    Rektor: di UIN Bandung, Jangan Ada Kekerasan Seksual!  

    • calendar_month Jumat, 6 Des 2024
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com–  Kini UIN Bandung memiliki Tim Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS). Tim ini dibentuk untuk menciptakan lingkungan kampus yang aman, nyaman, ramah, terbebas dari kekerasan seksual, menuju visi rahmatan lil alamin. Satgas yang berjumlah 18 orang ini dibentuk oleh Pusat Studi Gender dan Anak  (PSGA), Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat […]

  • Merawat Semesta dengan Cinta, Inilah Makna dan Filosofi Logo Hari Guru Nasional 2025

    Merawat Semesta dengan Cinta, Inilah Makna dan Filosofi Logo Hari Guru Nasional 2025

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    CIREBON kanal31.com — Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 mengusung tema besar “Merawat Semesta dengan Cinta.” Tema ini bukan hanya seruan simbolik, melainkan refleksi mendalam atas filosofi pendidikan yang berakar pada kesadaran spiritual, ekologis, dan kemanusiaan. Menurut Menteri Agama Nasaruddin Umar, tema ini menggambarkan peran guru sebagai penjaga keseimbangan antara ilmu dan iman, antara pengetahuan dan kebijaksanaan. “Guru […]

  • Luar Biasa! Prodi Psikologi UIN Bandung Raih Akreditasi Unggul

    Luar Biasa! Prodi Psikologi UIN Bandung Raih Akreditasi Unggul

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Rasa bahagia saat ini tengah menyelimuti sivitas akademika Fakultas Psikologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Pasalnya, Fakultas/Prodi Psikologi sukses meraih nilai akreditasi unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), pada 15 Mei 2025, dengan SK: 6575/SK/BAN-PT/Ak/S/V/2025. Kenaikan status akreditasi unggul ini tentu suatu raihan yang luar biasa, yang semula statusnya hanya meraih […]

  • Luar Biasa! Peserta PPG Kemenag Tahun 2025 Naik 700%

    Luar Biasa! Peserta PPG Kemenag Tahun 2025 Naik 700%

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Tangerang Selatan kanal31.com – Afirmasi Kementerian Agama terhadap guru madrasah dan pendidikan agama berbuah manis. Tahun ini, keikutsertaan mereka dalam Pendidikan Profesi Guru (PPG) dalam Jabatan meningkat tajam, angkanya mencapai 700%. Data Kemenag mencatat, ada 29.933 guru yang ikut PPG dalam Jabatan pada 2024. Tahun ini, total peserta PPG dalam Jabatan mencapai 206.411 guru madrasah […]

  • UIN Bandung Paling Diminati Pendaftar SPAN-PTKIN

    UIN Bandung Paling Diminati Pendaftar SPAN-PTKIN

    • calendar_month Jumat, 22 Mar 2024
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN) resmi ditutup 19 Maret 2024. Berdasarkan data yang diperoleh pada sistem admin SPAN-PTKIN pertanggal 21 Maret 2024, UIN Sunan Gunung Djati Bandung menempati posisi pertama pendaftar dengan jumlah total 25.699 untuk 32 Program Studi; disusul UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 25.573 untuk 25 Program […]

expand_less