Sabtu, 18 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BEWARA » Top! UIN Jakarta Luncurkan Buku Narasi Ekonomi Perempuan Perdesaan

Top! UIN Jakarta Luncurkan Buku Narasi Ekonomi Perempuan Perdesaan

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sel, 6 Sep 2022
  • comment 0 komentar

KANAL31.COM-Lembaga sosial kemanusiaan Social Trust Fund (STF) UIN Jakarta meluncurkan buku ‘Enablers for Muslim Women Economic Empowerment’ di Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UIN Jakarta, Senin (5/9/2022). Buku yang diterbitkan Palgrave Macmillan (2022) ini bertutur peran ekonomi perempuan di kawasan perdesaan Indonesia.

Peluncuran buku dihadiri dan dibuka langsung Rektor UIN Jakarta Prof. Dr. Hj. Amany Lubis. Selain itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Menteri PPPA) Bintang Puspayoga juga berkenan hadir dan menyampaikan presentasinya.

Peluncuran buku yang disertai seminar tentang pemberdayaan ekonomi perempuan dihadiri tiga pembicara, Profesor Azyumardi Azra CBE, Profesor Euis Amalia, dan Profesor Asep Saepudin Jahar. Ketiganya mempresentasikan pandangan tentang peran ganda perempuan berdasar perspektif keilmuan masing-masing.

Dalam paparannya, Profesor Amelia mengungkapkan, buku ini berangkat dari riset aksi para penulis dalam melakukan pemberdayaan perempuan di Jawa Barat, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara Barat. Dalam jangka waktu 2018-2021, 110 responden berperan aktif dalam kegiatan riset aksi melalui observasi, wawancara, piloting project, pelatihan, dan pendampingan.

Sebagai informasi, buku ini ditulis oleh sejumlah peneliti yang terlibat. Diantaranya Direktur STF UIN Jakarta Profesor Amelia Fauzia, Peneliti UNSW Canberra Australia Profesor Minako Sakai dan Profesor Felix Tan.

Buku sendiri, sambung Guru Besar Sejarah ini, menjawab tiga pertanyaan penelitian. Ketiganya, bagaimana potensi toleransi di kalangan perempuan pelaku UMKM dapat dikembangkan? Bagaimana negosiasi untuk menyeimbangkan kewajiban rumah tangga dan bisnis? Dan, bagaimana dampak kemampuan digital terhadap usaha dan dampak sosial lainnya?

Hasil riset aksi sendiri mencatat sejumlah temuan penting. Terkait potensi toleransi misalnya, sebut Amelia, perempuan yang terlibat dalam aktivitas ekonomi memiliki potensi besar dalam membangun toleransi. “Kami melihat adanya hidden potential dari perempuan dalam konteks ini,” katanya.

Melalui aktivitas ekonomi yang mereka lakukan, perempuan bisa membangun kepercayaan diri dan mendorong toleransi. Ini terlihat ketika mereka menjalankan aktivitas ekonominya berlandaskan pada etika ekonomi Islam seperti keharusan melakukan amal shalih, siddiq dan amanah, haq dan ‘adl, dan ihsan dalam aktivitas ekonomi mereka.

“Etika Islam selanjutnya juga mendorong perempuan untuk meyakini pentingnya proses dibandingkan hasil semata,” tambahnya.

Apresiasi Menteri Bintang Puspayoga

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Menteri PPPA) Bintang Puspayoga yang hadir secara virtual menyampaikan apresiasinya atas riset aksi dan publikasi buku tersebut.  “Terima kasih kepada STF UIN Jakarta yang telah melaksanakan aksi-aksi pemberdayaan perempuan, termasuk melalui riset kerja sama UNSW Australia ini,” apresiasinya.

Menteri Bintang menuturkan, riset aksi pemberdayaan terhadap kelompok perempuan sebagai aktor ekonomi keluarga ini penting dan sejalan dengan upaya yang dilakukan pemerintah dalam mengakselerasi kebangkitan ekonomi masyarakat. “Tujuan pemerintah Indonesia bagaimana kita pulih dan bangkit lebih cepat,” katanya.

Pemerintah, sambungnya, sangat mengapresiasi riset aksi yang dilakukan dengan kerangka metodologi ketat sehingga diterbitkan menjadi buku. Sebab ini akan menjadi basis data bagi pemerintah dalam merumuskan satu kebijakan publik.

“Tentunya, berbagai keputusan pemerintah tidak bisa dilakukan tanpa hasil penelitian yang kredibel,” katanya.

Negara, sambungnya lagi, sangat berkomitmen mendorong persamaan derajat laki-laki dan perempuan. Ini dilakukan dengan mendorong partisipasi yang setara dalam mengontribusikan peran masing-masing.

Diantara prioritas pemberdayaan perempuan adalah pemberdayaan perempuan dalam kewirausahaan berperspektif gender. Mayoritas perempuan Indonesia sendiri menjadi ujung tombak kewirausahaan bangsa dimana 64% pemilik dan pengelola UMKM adalah perempuan dengan sektor terbanyak di fashion, kriya, dan kuliner.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Latih Pegawai Budidaya Tanaman Hidroponik Cara Jitu Kemenag Penguatan Ekoteologi

    Latih Pegawai Budidaya Tanaman Hidroponik Cara Jitu Kemenag Penguatan Ekoteologi

    • calendar_month Jum, 6 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA Kanal31.com — Pusat Pengembangan Kompetensi Manajemen, Kepemimpinan, dan Moderasi Beragama (Pusbangkom MKMB) Kementerian Agama memberikan pelatihan budidaya hidroponik kepada pegawainya. Pelatihan ini dikemas dalam webinar bertajuk “Implementasi Ekoteologi Melalui Budidaya Tanaman Hidroponik”.   Kepala Pusbangkom MKMB, Musyarrafah Amin, mengatakan, webinar budidaya hidroponik digelar sebagai bagian dari penerapan nilai-nilai ekoteologi dan pelestarian alam. Metode ini […]

  • Sunan Ampel di Persimpangan Budaya

    Sunan Ampel di Persimpangan Budaya

    • calendar_month Rab, 13 Mei 2026
    • account_circle Dadan Rusmana, Wakil Rektor I UIN Bandung
    • 0Komentar

    Objektivitas Etika dan Arsitektur Literasi Islam di Nusantara  Kanal31.com — Menapaki tinggalan sejarah cukup memberikan nuansa dan makna tersendiri bagi penelusurnya. Tentunya, Sejarah bukan sekadar deretan angka mati atau kronologi linear yang harus dihapal untuk ujian, melainkan sebuah struktur yang bernapas dalam bentangan “longue durée” (bentangan durasi panjang).   Jika kita memandang Jawa melalui lensa Denys […]

  • Kemenag: Koper Berisi Air Zamzam akan Dibongkar

    Kemenag: Koper Berisi Air Zamzam akan Dibongkar

    • calendar_month Ming, 2 Jul 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1444 H Subhan Cholid mengingatkan jemaah haji untuk tidak mencoba-coba memasukkan air Zamzam ke dalam koper. Sebab, koper tersebut akan diperiksa dan dibongkar untuk dikeluarkan air Zamzam nya. Usai puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armina), penyelenggaraan haji masuk tahap pemulangan jemaah. Kelompok terbang (kloter) […]

  • Gali Potensi Non-Akademik, UIN Bandung Gandeng Campus League Cetak Mahasiswa Berkarakter

    Gali Potensi Non-Akademik, UIN Bandung Gandeng Campus League Cetak Mahasiswa Berkarakter

    • calendar_month Rab, 20 Mei 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com — UIN Sunan Gunung Djati Bandung terus memperluas jejaring strategis demi mendongkrak prestasi mahasiswa di bidang non-akademik. Langkah ini ditegaskan saat Wakil Rektor III UIN SGD Bandung, Prof. Dr. Husnul Qodim, MA, menerima audiensi dari manajemen Campus League di Ruang Rapat Gedung Al-Jamiah Lantai IV, Rabu (20/5/2026). Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut dihadiri […]

  • Kemenag Salurkan Bantuan untuk Palestina Rp44,8 M

    Kemenag Salurkan Bantuan untuk Palestina Rp44,8 M

    • calendar_month Rab, 3 Jan 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM JAKARTA — Kementerian Agama menyalurkan bantuan untuk Palestina sebesar Rp44,8 miliar kepada LazisNU dan LazisMU. Bantuan ini terdiri atas sumbangan ASN Kemenag seluruh Indonesia senilai Rp.41.520.207.987,00 dan sumbangan dari Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag se-Indonesia senilai Rp.3.381.888.260,00. Bantuan DWP Kemenag diserahkan oleh Eny Retno Yaqut selaku penasihat. Ikut mendampingi, Wakil Penasihat DWP Tanti Kristiani Saiful […]

  • Inilah Arah Baru Publikasi Ilmiah

    Inilah Arah Baru Publikasi Ilmiah

    • calendar_month Rab, 13 Jul 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-JAKARTA Baru-baru ini Mahkamah Konstitusi membuat putusan penting terkait pengujian Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Salah satu amar putusan tersebut adalah sebagai berikut. …. ”Jika syarat publikasi dalam jurnal internasional bereputasi tetap akan dipertahankan untuk memperoleh jabatan akademik profesor, maka tulisan yang telah dimuat tidak perlu dilakukan review ulang oleh reviewer […]

expand_less