Sabtu, 18 Apr 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BEWARA » Ahdi Nuruddin Raih Gelar Doktor di Usia 85 Tahun: Sederhana tanpa Beasiswa

Ahdi Nuruddin Raih Gelar Doktor di Usia 85 Tahun: Sederhana tanpa Beasiswa

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rab, 21 Sep 2022
  • comment 0 komentar

KANAL31.COM

Ahdi Nuruddin, 85 tahun, berhasil menyelesaikan program doktoral di Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung pada Selasa pekan lalu, 13 September 2022. Pria yang tinggal di Tasikmalaya ini menyelesaikan S3 di Jurusan Hukum Syariah dalam empat tahun. Sebelum meraih doktor, Ahdi adalah juga penyandang gelar master dari dua program studi berbeda yakni Ilmu Tasawuf dan Manajemen dari Institut Agama Islam Lathifah Mubarokiyah (IAILM) Suryalaya Tasikmalaya.

Ahdi merupakan sosok inspiratif di lingkungannya karena kecintaannya dengan ilmu pengetahuan. Terlihat dari pengalamannya yang sempat menjadi Kepala Sekolah Pondok Pesantren Suryalaya, Wakil Dekan Fakultas Syariah IAILM hingga dinobatkan sebagai dosen terlama dalam pengabdiannya di IAILM Suryalaya Tasikmalaya.

Asep Salahudin, Rektor IAILM, menyebut koleganya itu memiliki Eros, kecintaan yang luar biasa kepada ilmu pengetahuan yang, menurutnya, nyaris tanpa target yang sifatnya material. Lalu juga Etos yang luar biasa. “Pada usia yang tidak lagi muda, beliau bisa menyelesaikan S3 dengan jarak tempuh yang jauh(Tasikmalaya-Bandung) dan setumpuk tugas dari dosennya,” kata Asep saat dihubungi, Senin 19 September 2022.

Asep mengatakan melihat Ahdi sebagai sosok yang sederhana, namun untuk ilmu pengetahuan bersedia berkorban banyak. Terbukti dari Ahdi yang berhasil menyekolahkan ke-8 anaknya hingga jenjang S1 dan S2 dengan biaya sendiri. “Untuk biaya pendidikan ini dia tidak pernah merasa eman-eman,” ujarnya sambil menambahkan pada 2012, penghargaan keluarga yang sakinah disampirkan oleh Kementerian Agama kepada mereka.

Asep mengenal prinsip Ahdi dalam hal mendidik anak-anaknya. “Jangan mendidik seperti merak yang hanya memperlihatkan keindahan bulunya, namun tidak bisa bermanfaat bagi orang lain,” katanya.

Asep juga menyebut perjuangan Ahdi, mulai dari pengorbanan biaya, tenaga, hingga pikiran. Hingga menyelesaikan S3 Ahdi menggunakan biaya sediri tanpa dibantu beasiswa. Ini lantaran usia Ahdi tidak lagi memenuhi kriteria penerima beasiswa.

Sehari-harinya, Ahdi harus berangkat pagi-pagi sekali dari Tasikmalaya untuk kuliah di UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Dia menumpang angkutan umum atau diantar dengan sepeda motor. Dia sendiri mengaku motivasinya untuk terus melanjutkan pendidikan karena ingin menjadi teladan bagi anak dan cucunya.

“Saya memberi contoh untuk anak-anak saya, dan karena anak-anak saya semuanya sudah master, saya masih memberi dorongan supaya cucu-cucu saya seluruhnya semangat (belajar) juga,” katanya pada Selasa, 20 September 2022.

Sari, anak ke-4 Ahdi, mengamini soal disiplin dan ajaran sang ayah agar mencintai ilmu. “Bapak memang sosok yang cinta ilmu, disiplin dan gigih terutama dalam qiamul lailnya,” ucap Sari, Selasa.

Dia mengaku sangat merasakan manfaat pola asuhan tersebut. Ia juga jadi termotivasi untuk menyelesaikan S3 dan terus mendorong anak-anaknya untuk terus melanjutkan pendidikannya

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dr. Dedi: Ini Strategi Alumni untuk Meraih Masa Depan yang Sukses

    Dr. Dedi: Ini Strategi Alumni untuk Meraih Masa Depan yang Sukses

    • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com— Dekan Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Dr. H. Dedi Supriadi, M.Hum memberikan bekal hidup bagi alumninya dalam merencanakan masa depan yang sukses; meliputi pengembangan karir, wirausaha, dan pendidikan berkelanjutan. “Ada tiga rencana setelah kalian diwisuda: mencari pekerjaan, melanjutkan studi, atau menikah. Kami lebih mengapresiasi jika di antara kalian […]

  • Pelantikan Pengurus DKM Mukhlishiina Lahuddin Periode 2025–2030: Lanjutkan Tradisi, Perkuat Inovasi

    Pelantikan Pengurus DKM Mukhlishiina Lahuddin Periode 2025–2030: Lanjutkan Tradisi, Perkuat Inovasi

    • calendar_month Sen, 3 Nov 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com — Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Mukhlishiina Lahuddin, yang berlokasi di Komplek Permata Biru, RW 024, Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, resmi melantik pengurus baru untuk periode 2025–2030, Ahad (2/11/2025). Pelantikan ini berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan, menandai tonggak baru dalam upaya memakmurkan masjid serta memperkuat pembinaan jamaah. Dalam sambutannya, Ketua DKM periode 2020–2025, […]

  • Pegiat Literasi dan Penulis, Yuk Ikutan Kepustakaan Islam Award 2024. Simak Baik-baik Ketentuannya!

    Pegiat Literasi dan Penulis, Yuk Ikutan Kepustakaan Islam Award 2024. Simak Baik-baik Ketentuannya!

    • calendar_month Jum, 20 Sep 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Jakarta) — Kementerian Agama (Kemenag) membuka pendaftaran Kepustakaan Islam Award 2024. Penghargaan ini digelar untuk mendorong pertumbuhan ekosistem literasi, terutama bagi penulis, aktivis literasi, serta penerbit buku keagamaan. “Penghargaan ini dilatarbelakangi oleh keinginan kuat untuk memajukan literasi Islam di Indonesia, khususnya di kalangan praktisi kepustakaan, pegiat literasi dan penulis yang berperan dalam pengembangan kepustakaan Islam,” […]

  • Dosen Pascasarjana Unusia Beberkan Tradisi Humor dalam Khazanah Islam

    Dosen Pascasarjana Unusia Beberkan Tradisi Humor dalam Khazanah Islam

    • calendar_month Sel, 16 Agu 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    KANAl31.COM Akun-akun media sosial dengan konten keagamaan umumnya menyampaikan pembahasan yang serius. Namun belakangan muncul akun medsos keagamaan garis lucu yang menyampaikan pesan agama dengan jenaka. Misalnya di twitter muncul akun @NUgarislucu hingga @MuhammadiyinGL. Dosen Pascasarjana Sejarah Peradaban Islam Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia), Dr Ahmad Ginanjar Sya’ban menyampaikan humor merupakan buah yang dihasilkan dari […]

  • UIN Bandung Bidik Kursi Dirjen Pesantren: Simbol Marwah dan Kesiapan SDM

    UIN Bandung Bidik Kursi Dirjen Pesantren: Simbol Marwah dan Kesiapan SDM

    • calendar_month Ming, 25 Jan 2026
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Wacana mengenai siapa sosok yang bakal mengisi struktur baru Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren di Kementerian Agama RI kian menghangat. Di kalangan sivitas akademika UIN Sunan Gunung Djati (SGD) Bandung, muncul aspirasi kuat agar tokoh dari kampus Islam negeri tersebut dapat terpilih memimpin direktorat anyar ini. Bagi kalangan akademisi UIN Bandung, keterlibatan perwakilan mereka […]

  • Antara Anak yang “Sukses” dengan Orang Tua yang Terabaikan

    Antara Anak yang “Sukses” dengan Orang Tua yang Terabaikan

    • calendar_month Jum, 27 Feb 2026
    • account_circle Moeflich Hasbullah, Dosen Fakultas Adab dan Humaniora UIN Bandung
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Anak yang “gagal” di keluarga dan “tidak menjadi apa-apa,” ada di rumah mengurus orang tuanya sampai tua, seringkali lebih bermakna dan terasa manfaatnya ketimbang anak-anak yang “sukses” di kota-kota besar, jabatannya tinggi dan mentereng, jadi ini itu, tapi sulit pulang dan tak ada waktu sering menengok orang tuanya yang sudah report apalagi sakit-sakitan. […]

expand_less