Selasa, 2 Jun 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BEWARA » Ahdi Nuruddin Raih Gelar Doktor di Usia 85 Tahun: Sederhana tanpa Beasiswa

Ahdi Nuruddin Raih Gelar Doktor di Usia 85 Tahun: Sederhana tanpa Beasiswa

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rab, 21 Sep 2022
  • comment 0 komentar

KANAL31.COM

Ahdi Nuruddin, 85 tahun, berhasil menyelesaikan program doktoral di Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung pada Selasa pekan lalu, 13 September 2022. Pria yang tinggal di Tasikmalaya ini menyelesaikan S3 di Jurusan Hukum Syariah dalam empat tahun. Sebelum meraih doktor, Ahdi adalah juga penyandang gelar master dari dua program studi berbeda yakni Ilmu Tasawuf dan Manajemen dari Institut Agama Islam Lathifah Mubarokiyah (IAILM) Suryalaya Tasikmalaya.

Ahdi merupakan sosok inspiratif di lingkungannya karena kecintaannya dengan ilmu pengetahuan. Terlihat dari pengalamannya yang sempat menjadi Kepala Sekolah Pondok Pesantren Suryalaya, Wakil Dekan Fakultas Syariah IAILM hingga dinobatkan sebagai dosen terlama dalam pengabdiannya di IAILM Suryalaya Tasikmalaya.

Asep Salahudin, Rektor IAILM, menyebut koleganya itu memiliki Eros, kecintaan yang luar biasa kepada ilmu pengetahuan yang, menurutnya, nyaris tanpa target yang sifatnya material. Lalu juga Etos yang luar biasa. “Pada usia yang tidak lagi muda, beliau bisa menyelesaikan S3 dengan jarak tempuh yang jauh(Tasikmalaya-Bandung) dan setumpuk tugas dari dosennya,” kata Asep saat dihubungi, Senin 19 September 2022.

Asep mengatakan melihat Ahdi sebagai sosok yang sederhana, namun untuk ilmu pengetahuan bersedia berkorban banyak. Terbukti dari Ahdi yang berhasil menyekolahkan ke-8 anaknya hingga jenjang S1 dan S2 dengan biaya sendiri. “Untuk biaya pendidikan ini dia tidak pernah merasa eman-eman,” ujarnya sambil menambahkan pada 2012, penghargaan keluarga yang sakinah disampirkan oleh Kementerian Agama kepada mereka.

Asep mengenal prinsip Ahdi dalam hal mendidik anak-anaknya. “Jangan mendidik seperti merak yang hanya memperlihatkan keindahan bulunya, namun tidak bisa bermanfaat bagi orang lain,” katanya.

Asep juga menyebut perjuangan Ahdi, mulai dari pengorbanan biaya, tenaga, hingga pikiran. Hingga menyelesaikan S3 Ahdi menggunakan biaya sediri tanpa dibantu beasiswa. Ini lantaran usia Ahdi tidak lagi memenuhi kriteria penerima beasiswa.

Sehari-harinya, Ahdi harus berangkat pagi-pagi sekali dari Tasikmalaya untuk kuliah di UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Dia menumpang angkutan umum atau diantar dengan sepeda motor. Dia sendiri mengaku motivasinya untuk terus melanjutkan pendidikan karena ingin menjadi teladan bagi anak dan cucunya.

“Saya memberi contoh untuk anak-anak saya, dan karena anak-anak saya semuanya sudah master, saya masih memberi dorongan supaya cucu-cucu saya seluruhnya semangat (belajar) juga,” katanya pada Selasa, 20 September 2022.

Sari, anak ke-4 Ahdi, mengamini soal disiplin dan ajaran sang ayah agar mencintai ilmu. “Bapak memang sosok yang cinta ilmu, disiplin dan gigih terutama dalam qiamul lailnya,” ucap Sari, Selasa.

Dia mengaku sangat merasakan manfaat pola asuhan tersebut. Ia juga jadi termotivasi untuk menyelesaikan S3 dan terus mendorong anak-anaknya untuk terus melanjutkan pendidikannya

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Baca, Buku, dan Rezeki

    Baca, Buku, dan Rezeki

    • calendar_month Sab, 28 Des 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG, KANAL31.COM — Sekarang saya cerita tentang buku-buku yang dibaca. Satu di antaranya yang menarik adalah buku berjudul “Islam Aktual” dan “Islam Alternatif” karya Kang Jalal. Buku dari penulis luar yang saya kagumi berjudul (terjemahan) “Islam dan Tantangan Zaman” karya Murtadha Muthahhari dan buku yang ditulis oleh Dr Ali Syariati berjudul “Islam Agama Protes”; yang […]

  • Saatnya Pengembangan Madrasah Swasta

    Saatnya Pengembangan Madrasah Swasta

    • calendar_month Sel, 10 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA kanal31.com — Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa madrasah swasta memiliki peran sangat besar dalam sistem pendidikan nasional. Hal ini disampaikannya saat menerima audiensi dari Majelis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah di Kantor Kementerian Agama, Jakarta. Majelis Dikdasmen Muhammadiyah menyampaikan komitmen untuk turut mengembangkan madrasah serta meningkatkan kualitas pendidikan agar tidak terjadi kesenjangan antara madrasah dan […]

  • Keracunan MBG di Jeneponto, Siswa Bertaruh Nyawa

    Keracunan MBG di Jeneponto, Siswa Bertaruh Nyawa

    • calendar_month Sen, 27 Apr 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • 0Komentar

    KALBAR kanal31.com — Kalian kalau tengok videonya, sungguh menyayat hati. Seandainya itu anak kalian, gimana perasaan kalian? Andai terjadi pada anak pengelola MBG, masih mau makan MBG? Lebih jelasnya, nikmati narasinya sambil seruput Koptagul, wak!   Di Jeneponto, pagi itu seharusnya hanya berisi suara anak-anak membaca, tertawa, dan berlari mengejar masa depan yang belum mereka pahami. […]

  • Mas Menteri: Penelitian Bukan Sekadar Soal Jumlah Publikasi Ilmiah Aja

    Mas Menteri: Penelitian Bukan Sekadar Soal Jumlah Publikasi Ilmiah Aja

    • calendar_month Rab, 13 Jul 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-MATARAM Pekan Pemuda Riset dan Inovasi Nasional (PIRN) XX diharapkan mendorong lahirnya ilmuwan muda yang mampu menghasilkan kajian berkualitas. Hal ini disampaikan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek), Nadiem Makarim pada sambutannya secara online pada pembukaan PIRN, Mataram, Nusa Tenggara Barat, Senin (11/07/2022). PIRN berawal dari kegiatan Perkemahan Ilmiah Remaja Nasional (PIRN) yang […]

  • Harapan Prof. Rosihon Pertahankan UIN SGD Berstatus Predikat Informatif

    Harapan Prof. Rosihon Pertahankan UIN SGD Berstatus Predikat Informatif

    • calendar_month Rab, 13 Nov 2024
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com— Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof Rosihon Anwar berharap lembaga yang pimpin memperoleh predikat Badan Publik berstatus Informatif. Harapan itu terungkap setelah dirinya bersama tim Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) mengikuti Presentasi Uji Publik Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik (KIP) 2024, di Grand Mercure Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (13/11/2024). […]

  • Begini Apresiasi Program Kemandirian Pesantren, Komunitas Santri: Terima Kasih Gus Men!

    Begini Apresiasi Program Kemandirian Pesantren, Komunitas Santri: Terima Kasih Gus Men!

    • calendar_month Sen, 7 Okt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Jakarta) — Komunitas Arus Informasi Santri Nusantara (AISNU) mengapresiasi program Kemandirian Pesantren yang merupakan salah satu program prioritas Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas. “Terima kasih, Gus Men (sapaan akrab Menag Yaqut) karena telah memberikan perhatian kepada pesantren. Ini amat berarti bagi kami para santri,” tutur Koordinator Nasional AISNU, Ulinnuhaa Lazulfa Wakhusna Ma’ab saat beraudiensi […]

expand_less