Sabtu, 18 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BEWARA » Prof. Dadan Optimis Prodi Ekonomi Syariah Raih Nilai Unggul

Prof. Dadan Optimis Prodi Ekonomi Syariah Raih Nilai Unggul

  • account_circle Sungkawa Abdisunda
  • calendar_month Rab, 23 Apr 2025
  • comment 0 komentar

BANDUNG, kanal31.com— Wakil Rektor I UIN Sunan Gunung Djati Bandung Prof. Dr. Dadan Rusmana, M.Ag. merasa optimistis Prodi Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), bisa meraih nilai unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Mengapa tidak, semuanya sudah berikhtiar maksimal, tidak ada yang tidak mungkin jika Allah sudah berkehendak.

Kata-kata optimisme ini diungkapkan Prof. Dadan saat membuka acara Asesmen Lapangan (AL) Akreditasi BAN PT untuk Prodi Ekonomi Syariah, di Aula FEBI UIN Bandung, Rabu (23/04/2025).

Proses akreditasi, lanjut Prof. Dadan, bukan sekadar kewajiban, melainkan juga menjadi kesempatan untuk terus memacu diri dan meraih berbagai peluang dalam meningkatkan mutu sebuah prodi atau perguruan tinggi.

Prof. Dadan menyebutkan, dalam skala universitas, UIN Bandung terakreditasi unggul dari BAN-PT. Diharapkan, prodi juga semakin banyak yang meraih unggul, selaras dengan visi UIN Bandung sebagai kampus yang unggul, kompetitif, dan inovatif bebasis Rahmatan lil Alamin.

Dalam konteks ”Rahmatan lil Alamin”, artinya kehadiran prodi, fakultas, dan universitas harus dirasakan kebermanfaatannya di tengah-tengah masyarakat. Kampus jangan menjadi menara gading yang manfaatnya hanya dirasakan oleh sivitas akademika sendiri, apalagi oleh segelintir orang.

Prodi Ekonomi Syariah memiliki distingsi Industri Halal. Profil lulusannya selain menjadi ekonom syariah, praktisi keuangan, praktisi bisnis, juga praktisi industri halal. Ini  selaras dengan Pusat Kajian Halal yang menjadi keunggulan UIN Bandung.

”Sebagai pusat Halalsphere University, keberadaannya semakin berkembang, dan berkomitmen untuk menjadi lembaga yang aktif dalam pengembangan halal di Indonesia dan dunia,” ujanya.

Mempertahankan Idealisme

Proses asesmen lapangan ini dilaksanakan selama dua hari tanggal 23-24 April 2025, dengan tim asesor BAN PT Dr. Moehammad Fathorrazi, MS dari Universitas Jember dan Dr. A. Turmudi, SH, M.Ag dari UIN Walisongo Semarang.

Dalam sambutannya, kedua Asesor BAN-PT menjelaskan bahwa asesmen lapangan (AL) merupakan kegiatan rutin yang bernilai ibadah, yang tujuannnya agar tidak kehilangan idealisme. Selain itu sebagi evaluasi, sampai tahap mana target yang sudah dicapai?

“Jadi  akan kami evaluasi dan konfirmasi data dan informasi yang termuat dalam dokumen Akreditasi, sebagai bagian dari tahapan Akreditasi yang dilakukan di Prodi Ekonomi Syariah FEBI ini,” katanya.

Asesor akan mengklarifikasi apa yang sudah dilaporkan dalam Laporan Evaluasi Diri (LED) Prodi Ekonomi Syariah. Untuk kelancaran AL ini, kedua Asesor meminta Prodi Ekonomi Syariah menyiapkan data-data yang dibutuhkan.

”Asesor hanya sebagai instrumen, berbeda dengan BAN-PT yang bisa menentukan nilai A dan B-nya. Siapkan data selengkap-lengkapnya, agar kami bisa membela hasil akrditasi Ekonomi Syariah di hadapan BAN-PT,” pintanya.

Acara AL didukung oleh berbagai utusan lembaga dan unit di lingkungan UIN Bandung, antara lain Lembaga Penjaminan Mutu; lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M); UPT Perpustakaan; Bagian Akademik; Rumah Jurnal, dan lain-lain.

Hadir juga Dekan FEBI Prof. Dr. H. Dudang Gojali, M.Ag; Wakil Dekan I Dr. Iwan Setiawan, M.Pd., M.E.Sy; Wakil Dekan II  Dr. Muhammad Zaky, M.Si; Wakil Dekan III Dr. H. Kadar Nurjaman, SE, MM; Kepala Sub Bagian Tata Usaha Adi Suharyo, M.Ag, M.Kom; Kepala Laboratorium Budi Budiman, M.Ag, M.Si; para ketua/sekretaris Prodi; dan tenaga kependidikan.

Dekan Prof. Dudang berharap Prodi Ekonomi Syariah –yang kini diketuai Dr. Evi Sopiah, M.Ag dan sekretaris Anisa Ilmia, ME–   bisa meraih nilai keunggulan dari BAN-PT. Sebab, sudah banyak upaya dalam mempertahankan mutu akademik, dari mulai input, proses, sampai output-outcome.

Akreditasi merupakan salah satu bentuk sistem penjaminan mutu eksternal. Dari akreditasi itu prodi bisa lebih memacu diri serta mengambil peluang untuk meningkatkan mutu prodi. Dan, peningkatan mutu akademik dilakukan setiap saat dan berkesinambungan. Termasuk perlunya optimalisasi tata kelola program studi yang sesuai standar mutu pendidikan tinggi, baik akademik maupun non-akademik.(nanangs)

  • Penulis: Sungkawa Abdisunda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Luar Biasa! 8.000 Pelajar Daftar Program Beasiswa Santri Berprestasi 2024

    Luar Biasa! 8.000 Pelajar Daftar Program Beasiswa Santri Berprestasi 2024

    • calendar_month Sen, 29 Jul 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (JAKARTA) — Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) 2024 banjir peminat. Total ada 8.000 santri ikut mendaftar selama periode 3 – 13 Juli 2024. Mereka berasal dari berbagai pesantren yang tersebar di seluruh Indonesia. Pada tahap awal, panitia melakukan seleksi administrasi. Berkas pendaftaran yang diunggah para santri melalui website diverifikasi. Proses ini untuk memastikan seluruh berkas […]

  • Yang Mahal dari Iran

    Yang Mahal dari Iran

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2026
    • account_circle Moeflich Hasbullah, Dosen UIN Bandung
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com   Yang mahal dari Iran, yang dunia Islam Sunni harus belajar menghadapi Barat adalah harga diri dan percaya dirinya. Itu memang butuh modal, dan Iran memilikinya karena kepemimpinan negaranya yang bener dan hebat sejak Imam Khomeini menggulingkan Syah Reza Pahlevi, presiden boneka Amerika Serikat 1979, hingga kemarin Sayyed Ali Khamenei dan sekarang putranya […]

  • Rektor UIN Jakarta Hadiri Konferensi Internasional Dewan Komunitas Muslim Dunia di Abu Dhabi

    Rektor UIN Jakarta Hadiri Konferensi Internasional Dewan Komunitas Muslim Dunia di Abu Dhabi

    • calendar_month Rab, 18 Mei 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-JAKARTA Dewan Komunitas Muslim Dunia menggelar Konferensi Internasional tentang Muslim sebagai Kesatuan Umat dalam Keberagaman di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), pada 8-9 Mei 2022. Konferensi untuk membahas masalah Persatuan Islam, Konsep, Peluang dan Tantangan itu dihadiri oleh sekira 700 peserta di lebih dari 150 negara di dunia, termasuk Indonesia. Sejumlah pejabat dan mantan […]

  • Catat! Berdiri sejak 1869, Mungsolkanas Jadi Masjid Tertua di Kota Bandung

    Catat! Berdiri sejak 1869, Mungsolkanas Jadi Masjid Tertua di Kota Bandung

    • calendar_month Sab, 24 Agu 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Bandung) — Jika membahas tentang perkembangan Islam di kota Bandung, kebanyakan orang akan menyebut Masjid Agung Alun-alun atau Masjid Besar Cipaganti sebagai salah satu masjid bersejarah di Kota Bandung. Namun, Masjid Mungsolkanas yang terletak di sebuah gang kecil membuatnya jarang terlihat oleh banyak orang. Dilansir dari laman Kota Bandung, Masjid ini berada di Gang […]

  • UI-Samsung Kembangkan Riset AI dan Robotika

    UI-Samsung Kembangkan Riset AI dan Robotika

    • calendar_month Sen, 5 Sep 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    KANAL.31.COM-Seiring dengan kemajuan teknologi, Universitas Indonesia (UI) sebagai perguruan tinggi selalu berkomitmen untuk terus mengembangkan penelitian yang berdampak bagi masyarakat. Untuk itu, Universitas Indonesia (UI) melalui Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) bersama dengan Samsung Research Indonesia (SRIN) berkolaborasi dalam bidang teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dan robotika. Dekan Fasilkom UI, Dr. Ir. Petrus Mursanto, […]

  • Koh Akiat, Sang Juara Dunia Layangan dari Kota Bandung

    Koh Akiat, Sang Juara Dunia Layangan dari Kota Bandung

    • calendar_month Jum, 28 Okt 2022
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM-Indonesia pernah memiliki sosok yang mengharumkan nama negara Indonesia pada kancah internasional di dunia layangan. Lei Fie Kiat atau yang lebih dikenal Koh Akiat adalah sang juara dunia dalam turnamen layangan.   Akiat menceritakan banyak kisah hidupnya semasa kecil hingga akhirnya berhasil menang dalam turnamen layangan dunia. Awal kisah Akiat dimulai pada 1965 pada usia […]

expand_less