Sabtu, 18 Apr 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BEWARA » Prof. Dudang: FEBI UIN SGD Cetak Calon Pemimpin Kompeten Bidang Ekbis, Berkarakter, dan Berintegritas

Prof. Dudang: FEBI UIN SGD Cetak Calon Pemimpin Kompeten Bidang Ekbis, Berkarakter, dan Berintegritas

  • account_circle Sungkawa Abdisunda
  • calendar_month Jum, 30 Agu 2024
  • comment 0 komentar

BANDUNG, kanal31.com– Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung Prof. Dr. H. Dudang Gojali, M.Ag mengucapkan selamat datang dan bergabung kepada mahasiswa baru di fakultas yang mendidik insan kompeten bidang ekonomi dan bisnis (ekbis), berkarakter, bermoral, dan berintegritas tinggi.

Hal itu disampaikan Prof. Dudang saat membuka acara Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) TA 2024-2025, yang digelar di halaman FEBI Kampus II UIN Bandung, Jumat (30/08/2024). Acara ini dilengkapi orasi ilmiah dari Asisten Deputi Konsultasi dan Pendampingan Usaha, Kementerian Koperasi dan UKM, Aufrida Herni Novieta, SP; bertemakan “Membentuk Insan Ekonomi Islam yang Inovatif dan Kompetitif dengan Prinsip Rahmatan lil’Alamin di Era Digital”.

Hadir dalam kesempatan itu Wakil Dekan I Dr. Iwan Setiawan, S.Ag, M.Pd, M.E.Sy; Wakil Dekan II Dr. Muhammad Zaky, M.Si; Wakil Dekan III Dr. H. Kadar Nurjaman, MM. Juga, para Ketua/Sekretaris Jurusan, Ketua Laboratorium, para ketua unit, dosen, dan Tenaga Kependidikan.

Dalam sambutannya, Prof. Dudang menjelaskan, FEBI merupakan rumah bagi para pencari kebenaran, tempat dipertemukannya akal dan hati secara harmoni, ilmu dan kebahagiaan berjalan beriringan sebagai simponi. “Kelak kalian tidak hanya belajar tentang pengelolaan sumber daya ekonomi, tetapi juga tentang bagaimana menjadi manusia yang bijaksana, yang mampu memandang kehidupan dari sudut pandang yang lebih luas dan mendalam.

Tiga Identitas

Menurut Prof. Dudang, ada tiga identitas utama yang akan terpatri dalam diri mahasiswa FEBI: 1) menjadi Pemikir Ekonomi, 2) Penggerak Ekonomi, dan 3) Pelaku Ekonomi. “Tiga identitas ini tidak sekadar gelar atau jabatan, tetapi merupakan esensi yang kalian capai selama menempuh pendidikan beberapa tahun ke depan,” jelasnya.

Sebagai Pemikir Ekonomi, lanjut Prof. Dudang, diharapkan mampu menganalisis dan memahami dinamika ekonomi secara mendalam dan kritis. Mahasiswa harus mampu menembus permukaan, melihat jauh ke dalam struktur dan mekanisme yang menggerakkan perekonomian, baik dalam skala mikro maupun makro. Perlu belajar untuk tidak hanya melihat angka-angka/statistik, namun juga membaca cerita dan makna di balik setiap data, memahami konteks di balik setiap fenomena ekonomi.

“Dalam setiap pemikiran, dalam setiap analisis, tanamkanlah nilai-nilai keadilan, kemaslahatan, dan kesejahteraan umat. Jangan biarkan ilmu menjadi kering dan hampa, terpisah dari makna kemanusiaan. Jadikan ilmu ekonomi sebagai alat untuk memperjuangkan kesejahteraan yang berkeadilan bagi semua,” ungkapnya.

Sebagai Penggerak Ekonomi, mahasiswa tidak hanya berpikir, tetapi juga bertindak. Sebagai calon pemimpin masa depan, harus mampu menggerakkan perubahan, membawa ide-ide menjadi kenyataan. Penggerak Ekonomi akan memberikan edukasi kepada lingkungan sekitar. Mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat.  Melakukan riset dan inovasi untuk menciptakan solusi-solusi baru dalam mengatasi masalah ekonomi yang dihadapi oleh masyarakat. Penggerak adalah orang-orang yang selalu gelisah melihat ketimpangan ekonomi.

Sebagai Pelaku Ekonomi, tidak hanya menguasai teori, tetapi juga mahir dalam praktik. Mereka yang mampu mengambil keputusan yang tepat di saat yang tepat, yang mampu menjalankan bisnis atau mengelola organisasi dengan efektif dan efisien. “Di sini, kalian akan mendapatkan berbagai keterampilan praktis yang akan membantu dalam menjalani peran kehidupan. Dari mencari pekerja menjadi pencipta lapangan pekerjaan, serta turut andil dalam mengambil langkah untuk bisa membangkitkan perekonomian,” jelas Dekan.

Mengakhiri sambutannya, Prof. Dudang berpesan kepada mahasiswa baru agar tidak takut untuk bermimpi besar, jangan pernah ragu untuk mengejar mimpi-mimpi itu.  Semangat! Setiap individu itu unik, dengan potensi yang luar biasa. Kami ingin kalian menjadi lulusan yang kompeten di bidang ekonomi dan bisnis, menjadi individu yang berkarakter, bermoral dan integritas yang tinggi,” pungkasnya.

805 Maba Ikuti PBAK FEBI 2024

Di bagian lain, Wakil Dekan III Dr. H. Kadar Nurjaman, MM menjelaskan, jumlah mahasiswa baru yang diterima di FEBI tahun ini sebanyak 805 orang; terdiri dari Jurusan Akuntansi Syariah 130, Ekonomi Syariah 126, Manajemen 292, dan Manajemen Keuangan Syariah 257.

Selain orasi ilmiah darti KEMENKOPUKM, acara juga dilengkapi dengan pengenalan Wakil Dekan I bidang Akademik, Wakil Dekan II bidang Keuangan, dan Wakil Dekan III bidang Kemahasiswa, Alumni, dan Kerjasama.

Dilanjutkan dengan pengenalan empat Jurusan yang ada di FEBI: Akuntansi Syariah, Ekonomi Syariah, Manajemen, dan Manajemen Keuangan Syariah. Juga, Laboratorium, Tenaga Kependidikan, unit-unit yang ada di FEBI, dan oragnisasi kemahasiswaan. “Acara juga dimeriahkan dengan penampilan kreasi Maba dan aneka hiburan lainnya,” ujar Dr. Kadar.[nanang sungkawa]

  • Penulis: Sungkawa Abdisunda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gembira Wujudkan Impian Berhaji Bersama, Inilah Cerita Trio Nenek Bersaudara

    Gembira Wujudkan Impian Berhaji Bersama, Inilah Cerita Trio Nenek Bersaudara

    • calendar_month Sel, 21 Mei 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM — Siti Komariah (76) mengembangkan senyumnya ketika menginjakkan kaki kali pertama di Bandara Amir Mohammad Bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah. Digandeng dua saudara perempuannya yang juga turut serta menjadi jemaah haji, Komariah mengungkapkan rasa syukurnya. “Alhamdulillah mbak, kami sudah sampai di sini,” ungkapnya kepada petugas haji yang menyambutnya di Bandara Madinah (19/5/2024). Siti Komariah, Siti […]

  • Bentuk Kurikulum Berbasis Cinta? Jangan Menghajar, Tapi Mengajar

    Bentuk Kurikulum Berbasis Cinta? Jangan Menghajar, Tapi Mengajar

    • calendar_month Sen, 8 Sep 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    CIPUTAT kanal31.com — Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang digagas Kementerian Agama (Kemenag) terus digaungkan sebagai upaya menanamkan nilai kasih sayang di lingkungan pendidikan keagamaan di Indonesia.   Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Kemenag, Muhammad Ali Ramdhani, menegaskan bahwa pendidikan berbasis cinta harus menerapkan prinsip afirmasi positif dalam implementasinya.   “Proses […]

  • Sejak Mahasiswa, Fakultas Psikologi UIN Bandung Siapkan Calon Pemimpin Jujur dan Disiplin

    Sejak Mahasiswa, Fakultas Psikologi UIN Bandung Siapkan Calon Pemimpin Jujur dan Disiplin

    • calendar_month Rab, 15 Mei 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

      KANAL31.COM — Wakil Dekan III Fakultas Psikologi UIN Sunan Gunung Djati Dr. H. Ujang Rohman, M.Ag meminta mahasiswanya agar memahami dengan baik apa yang menjadi pondasi dalam meningkatkan keterampilan berorganisasi/kepemimpinan. Di tengah kesibukan perkuliahan, juga berbagai kegiatan berorganisasi, mahasiswa hendaknya membudayakan kejujuran dan kedisiplinan. Demikian Dr. Ujang Rohman, saat memberikan sambutan Pembinaan Mahasiswa, di […]

  • Farhan: Soal Kuliner dan Budaya, Kota Bandung Perlu Belajar dari Thailand

    Farhan: Soal Kuliner dan Budaya, Kota Bandung Perlu Belajar dari Thailand

    • calendar_month Ming, 27 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com– Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, bertekad membawa kuliner dan budaya Kota Bandung lebih dikenal di tingkat internasional. Ia menilai, Bandung perlu belajar dari Thailand, yang berhasil membuat kuliner nasionalnya mendunia. Hal tersebut disampaikan Farhan dalam acara Gastrodiplomacy Journey: Immersive Culinary Experiences of Indonesia and Thailand yang digelar di Pendopo Kota Bandung, Minggu (27/4/2025). […]

  • Asyik! KKN UIN Bandung 2022 Padukan Penelitian dan Pengabdian

    Asyik! KKN UIN Bandung 2022 Padukan Penelitian dan Pengabdian

    • calendar_month Sen, 13 Jun 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-BANDUNG UIN Sunan Gunung Djati Bandung kembali melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) 2022, setelah dua tahun dilaksanakan dari rumah (DR), kali ini enam jenis pelaksanaan KKN siap dilandingkan secara luring pada rentang waktu 25 Juli sampai 25 Agustus 2022. “Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) telah berkoordinasi dengan Rektorat, Dekanat, serta Prodi, melalui workshop […]

  • Penerapan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah (KHES) pada Pegadaian Syariah di Indonesia   

    Penerapan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah (KHES) pada Pegadaian Syariah di Indonesia  

    • calendar_month Ming, 20 Apr 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    Gadai merupakan salah satu kategori perjanjian utang-piutang. Gadai merupakan suatu kepercayaan dari kreditur dan debitur menggadaikan barangnya sebagai jaminan terhadap utang. Barang jaminan tetap menjadi milik debitur, namun dikuasai penerima gadai (kreditur). ———————— PRAKTIK pegadaian dibolehkan dalam Islam. Rasulullah SAW pun pernah melakukan transaksi gadai barang (baju besi) dengan seorang yahudi. Dalam gadai syariah yang […]

expand_less