Minggu, 19 Apr 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » INSPIRASI » Prof. Usep Dedi Rostandi: Sang Penjaga Moderasi yang “Leuleus Jeujeur Liat Tali”

Prof. Usep Dedi Rostandi: Sang Penjaga Moderasi yang “Leuleus Jeujeur Liat Tali”

  • account_circle Sungkawa Abdisunda
  • calendar_month Kam, 16 Apr 2026
  • comment 0 komentar

DALAM dunia akademik yang sering kali kompetitif, kehadiran Prof. Dr. H. Usep Dedi Rostandi, Lc., MA. membawa warna yang meneduhkan. Sosoknya bukan sekadar seorang Guru Besar dalam bidang Pendidikan Islam Indonesia di UIN Sunan Gunung Djati Bandung, melainkan personifikasi dari kearifan lokal Sunda yang bertemu dengan kedalaman ilmu agama.

Dilihat jejak pengabdiannya, dari mulai ruang kelas hingga kebijakan, perjalanan karier Prof. Usep adalah potret dedikasi tanpa henti di Fakultas Ushuluddin. Dimulai dari langkah sebagai Dosen Luar Biasa, ia kemudian dipercaya mengemban berbagai posisi strategis, mulai dari Pembantu Dekan, Wakil Koordinator Kopertais Wilayah 2 Jawa Barat-Banten, hingga Direktur Rumah Moderasi Beragama. Di tangannya, isu-isu sensitif terkait kerukunan dan tafsir agama dikelola dengan kepala dingin dan hati yang terbuka.

Kepakarannya tidak perlu diragukan. Ia merupakan ahli dalam tafsir dan ulumul Qur’an, dengan mendalami Tafsir Kontemporer hingga Tafsir Pendidikan. Di bidang Ilmu Tasawuf, ia tak luput membawa nilai-nilai spiritualitas ke dalam ruang akademik. Termasuk dalam hal Moderasi Beragama, ia menjadi garda terdepan dalam merawat keberagaman di Jawa Barat.

Kiprahnya di berbagai organisasi, laki-laki kelahiran Bandung 14 Januari 1966 ini mampu menjembatani umat, sehingga pengaruhnya melampaui batas dinding kampus. Prof. Usep adalah tokoh kunci dalam berbagai organisasi besar di Jawa Barat dan Kabupaten Bandung, terutama ketika ia menjadi Wakil Ketua PWNU Jawa Barat dan Sekretaris PCNU Kabupaten Bandung. Lalu menjadi ketua FKUB Kabupaten Bandung, di mana ia menjadi jembatan perdamaian antarumat beragama. Dan, sebagai wakil ketua MUI Kabupaten Bandung, mampu memberikan arahan fatwa dan bimbingan bagi masyarakat.

Filosofi Hidupnya, lembut namun tangguh. Jika ada satu hal yang paling melekat pada sosoknya, itu adalah karakter “Leuleus jeujeur liat tali, landung kandungan laèr aisan”. Pepatah Sunda ini menggambarkan pribadi Prof. Usep yang penuh pertimbangan, tidak mudah patah semangat saat dihantam masalah, dan selalu bersikap adil.

Abiturien Pesantren Sumur Bandung Cililin Bandung ini dikenal sebagai pribadi yang santun dan bertutur lembut, tak pernah bicara dengan nada keras, apalagi menyakiti. Ia penyabar, tetap tenang meski dihantam berbagai tudingan dan fitnah. Ia juga dipandang memiliki sifat zuhud terhadap jabatan. Baginya, posisi adalah amanah, bukan ambisi yang harus dikejar dengan segala cara.

Raihan gelar Guru Besar yang belum lama ini ia terima merupakan kado bagi keteguhannya dalam berikhtiar. Baginya, menjadi profesor bukanlah sesuatu yang pernah ia bayangkan atau targetkan secara berlebihan. “Kita hanya berikhtiar. Dan tidak ada yang tidak mungkin jika Allah sudah berkehendak,” ujar suami dari Hj. Imas Sudiarti ini, dengan rendah hati.

Prof. Usep Dedi Rostandi membuktikan bahwa di era modern ini, kecerdasan intelektual yang tinggi tetap bisa bersanding mesra dengan kerendahan hati dan budi pekerti yang luhur. Ia adalah pelindung bagi yang lemah dan teman diskusi yang hangat bagi siapa saja yang mencari pencerahan.

Inovasi Pemikirannya adalah Tafsir Multibahasa (Translanguaging). Sebagai pakar, Prof. Usep membawa terobosan dalam pembelajaran Tafsir. Ia memperkenalkan konsep Translanguaging, sebuah model pembelajaran dialogis yang mengintegrasikan tiga bahasa: Bahasa Arab untuk menjaga orisinalitas teks dasar; Bahasa Indonesia untuk kontekstualisasi nilai lokal dan nasional; Bahasa Inggris untuk menjembatani wawasan akademik global. Gagasan ini bertujuan menciptakan kelas Tafsir yang inklusif, kritis, dan relevan dengan tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri budaya dan agama.

Dalam praktiknya, agenda yang perlu kita dorong adalah memperkuat pelatihan dosen, mengembangkan alat pengajaran multibahasa, dan memperbarui desain kurikulum tafsir dialogis.

“Untuk penelitian lebih lanjut, saya mendorong pengujian model pembelajaran tafsir multibahasa dalam berbagai konteks PTKIN, termasuk lintas kampus dan lintas tingkat jenjang, serta pengembangan instrumen penilaian yang lebih akurat,” katanya.(nanangs)

  • Penulis: Sungkawa Abdisunda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yuk Jadi Investor Muda yang Paham Keuangan Syariah!

    Yuk Jadi Investor Muda yang Paham Keuangan Syariah!

    • calendar_month Sab, 5 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA kanal31.com — Galeri Investasi Syariah (GIS) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan literasi keuangan dan pasar modal syariah di kalangan mahasiswa. Melalui sinergi strategis bersama Tax Center FISIP dan Program Studi Administrasi Publik FISIP UIN Bandung, GIS menggelar kegiatan bertajuk “Capital Market Investor Goes to IDX Jakarta” […]

  • Prodi Ilmu Pemerintahan UMM Peringkat I Kinerja Publikasi Sinta

    Prodi Ilmu Pemerintahan UMM Peringkat I Kinerja Publikasi Sinta

    • calendar_month Sel, 19 Apr 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-MALANG- Program Studi (prodi) Ilmu Pemerintahan (IP) Universitas Muhammadiyah Malang berhasil meraih peringkat pertama terkait kinerja publikasi untuk kategori strata satu bidang ilmu pemerintahan 2022. Hasil itu didapat berdasarkan pemeringkatan Science and Technology Index (Sinta) yang memberikan nilai tertinggi yakni Score Overall: 3.542 dan SINTA Score 3Yr: 2.441. Sinta merupakan laman atau portal ilmiah daring […]

  • Senyum Jemaah Jadi Sasaran, Inspektorat Kemenag Awasi Layanan Haji 2025

    Senyum Jemaah Jadi Sasaran, Inspektorat Kemenag Awasi Layanan Haji 2025

    • calendar_month Ming, 18 Mei 2025
    • account_circle Jun
    • 0Komentar

    JAKARTA kanal31.com — Kementerian Agama terus memperkuat layanan ibadah haji Indonesia dengan pengawasan intensif dari tahap persiapan di Tanah Air hingga pelaksanaan di Arab Saudi. Hingga Jumat (16/5/2025) pagi, tercatat 99.354 jemaah reguler telah tiba di Arab Saudi, setara 48,57 persen dari total kuota jemaah haji reguler 2025. “Pengawasan ini untuk memastikan jemaah tersenyum di awal, […]

  • Sambil Santap Siang, Yuk Nikmati 3 Sensasi Sate Jando di Kota Bandung

    Sambil Santap Siang, Yuk Nikmati 3 Sensasi Sate Jando di Kota Bandung

    • calendar_month Sel, 13 Agu 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Bandung) — Berbicara kuliner di Kota Bandung tentu tidak akan pernah ada habisnya. Banyak sekali jajanan kuliner kaki lima yang bisa disantap untuk menu makan siang atau malam, nanti. Nah, jika sedang berada di Kota Bandung, kalian wajib mencoba hidangan khas para pecinta sate, yaitu Sate Jando. Hidangan ini memiliki keunikan tersendiri yang membuatnya […]

  • Peringkat I PTKIN UIN Bandung Berbagi Aktivitas Kunci Strategi Meningkatkan Pemeringkatan Webometrics

    Peringkat I PTKIN UIN Bandung Berbagi Aktivitas Kunci Strategi Meningkatkan Pemeringkatan Webometrics

    • calendar_month Jum, 5 Agu 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-BANDUNG  Sentra Publikasi Indonesia (SPI), UIN Sunan Gunung Djati Bandung menempati posisi terbaik Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) Tahun 2022. Data ini diperoleh berdasarkan pengukuran Webometrics Juli 2022. Adapun peringkat PTKIN terbaik versi Webometrics sepanjang tahun 2020-2022 di bawah ini: Sepanjang 2020-2022 yang menjadi kompetitor UIN Sunan Gunung Djati Bandung dalam pengukuran rangking Webometrics […]

  • 6 Tips Agar Jurnal Anda Masuk Scopus

    6 Tips Agar Jurnal Anda Masuk Scopus

    • calendar_month Ming, 14 Agu 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-SEMARANG Ketatnya persaingan supaya mendapatkan lisensi dari Scopus membuat dosen atau penulis jurnal harus benar-benar memperhatikan detail penelitian yang ditulis. Berikut ini beberapa panduan menulis jurnal supaya jurnal Anda masuk Scopus. Scopus adalah salah satu database (pusat data) sitasi atau literatur ilmiah yang dimiliki oleh penerbit terkemuka dunia, Elsevier. Scopus mulai diperkenalkan ke masyarakat luas […]

expand_less