Breaking News:
Beranda » NETIZEN » Integritas Intelektual

Integritas Intelektual

  • account_circle Yudi Latif, Direktur Reform Institute
  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, kanal31.com –Hamid Muhammad bin Muhammad Al-Gazali (Al-Gazali) pernah menyusun rantai kerusakan dengan kalimat yang nyaris seperti belati: rusaknya rakyat karena rusaknya penguasa; rusaknya penguasa karena rusaknya ulama; dan rusaknya ulama karena cinta harta dan kedudukan.

Berabad-abad berlalu, sebutan bagi orang berilmu terus berganti. Tetapi pertaruhannya tetap sama: apakah pengetahuan menjadi jalan menuju kebenaran, atau jalan menuju kepentingan.

Barangkali karena itu, Dreyfus Affair penting bukan hanya sebagai perkara seorang perwira yang dituduh berkhianat. Di sana, lahir makna modern tentang intelektual: bukan sekadar orang yang berpikir, melainkan orang yang bersedia menanggung konsekuensi dari apa yang dipikirkannya.

Sebab berpikir tidak selalu membutuhkan keberanian. Yang membutuhkan keberanian adalah mengatakan hasil pikiran kita ketika kebenaran itu mengusik kekuasaan, kelompok sendiri, atau kenyamanan diri.

Di situlah tanggung jawab intelektual bermula: menjaga agar pikiran tidak disewa, ilmu tidak dijadikan pembenaran, dan kebenaran tidak ditukar dengan kedudukan.

Pengetahuan yang kehilangan keberanian pada akhirnya hanya menjadi kecerdasan yang pandai menyusun alasan agar kepentingan tampak seperti kebenaran.

Dan seorang intelektual barangkali tidak selalu harus menjadi suara yang paling keras. Ia hanya perlu memastikan bahwa, di tengah riuhnya kepentingan, nurani belum kehilangan bahasa.

Sebuah negeri tidak selalu rusak karena terlalu banyak orang jahat. Kadang ia rusak karena terlalu sedikit orang berilmu yang bersedia menanggung harga ketika kebenaran tak lagi menguntungkan.

Dan mungkin kehancuran paling sunyi bukan ketika manusia dibungkam, melainkan ketika ia telah belajar membungkam dirinya sendiri sebelum siapa pun memintanya.

Pada akhirnya, seorang intelektual tidak selalu dituntut menyelamatkan dunia. Ia hanya dituntut untuk tidak ikut membuat kegelapan tampak seperti cahaya.

  • Penulis: Yudi Latif, Direktur Reform Institute

Rekomendasi Untuk Anda

  • 6 Publikasi Artikel Ilmiah Mahasiswa IAIN Kendari

    6 Publikasi Artikel Ilmiah Mahasiswa IAIN Kendari

    • calendar_month Selasa, 12 Jul 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-KENDARI Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari sedang mengupayakan publikasi ilmiah mahasiswa bersama dosen. Upaya ini dilakukan dalam rangka pencapaian kinerja pendidikan tinggi pada aspek kemitraan dosen dan mahasiswa di bidang penelitian dan publikasi ilmiah.    Inilah 6 artikel ilmiah yang telah berhasil terbit di bawah ini: Akmal Alna, Makna Jihad dalam al-Qur’an menurut Penafsiran Ibnu […]

  • Menghidupkan Kembali Legenda Java Preanger: Bagaimana Kopi Bandung Selatan Mengguncang Dunia dan Gerakkan Ekonomi Rp70 M

    Menghidupkan Kembali Legenda Java Preanger: Bagaimana Kopi Bandung Selatan Mengguncang Dunia dan Gerakkan Ekonomi Rp70 M

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com – Bagi masyarakat urban saat ini, menyesap secangkir kopi di kafe estetik telah menjadi gaya hidup (lifestyle) yang tak terpisahkan. Namun, tak banyak yang tahu bahwa geliat kebangkitan kopi Arabika yang hari ini kita nikmati di Jawa Barat sesungguhnya lahir dari tangan dingin masyarakat dan rimbunnya hutan Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bandung […]

  • Catat! Kemenag Tegaskan Tidak Ada Larangan Pernikahan di Hari Libur

    Catat! Kemenag Tegaskan Tidak Ada Larangan Pernikahan di Hari Libur

    • calendar_month Senin, 14 Okt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Jakarta) — Kementerian Agama (Kemenag) mengklarifikasi beredarnya informasi mengenai larangan pernikahan di hari libur. Juru Bicara Kemenag Anna Hasbie menegaskan tidak ada kebijakan yang melarang pelaksanaan pernikahan di luar KUA, baik pada hari kerja maupun di hari libur. Pernyataan ini merespons beredarnya informasi di media sosial soal larangan nikah di hari libur setelah diterbitkannya Peraturan […]

  • Perluas Wawasan Mahasiswa, Prodi Ekonomi Syariah UIN Bandung Gelar Kuliah Bersama Praktisi Bank Muamalat

    Perluas Wawasan Mahasiswa, Prodi Ekonomi Syariah UIN Bandung Gelar Kuliah Bersama Praktisi Bank Muamalat

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Upaya peningkatan wawasan dan pemahaman praktis mahasiswa terhadap dunia perbankan syariah terus dilakukan. Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar “Kuliah Bersama Praktisi Bank Syariah” yang dilaksanakan di Bank Muamalat Indonesia KCP Buahbatu, Rabu (15/4/2026).   Kegiatan yang berlangsung dalam dua sesi ini […]

  • Menuju Kampus Berintegritas, FST UIN Bandung Perkuat Komitmen

    Menuju Kampus Berintegritas, FST UIN Bandung Perkuat Komitmen

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Pimpinan UIN Sunan Gunung Djati Bandung menegaskan komitmennya dalam memperkuat pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di lingkungan perguruan tinggi keagamaan negeri. Komitmen tersebut ditegaskan dalam agenda Penilaian Lapangan Pembangunan Piloting Project Satuan Kerja WBK oleh Tim Penilai Internal (TPI) Inspektorat Jenderal […]

  • Rektor UIN Jakarta Hadiri Konferensi Internasional Dewan Komunitas Muslim Dunia di Abu Dhabi

    Rektor UIN Jakarta Hadiri Konferensi Internasional Dewan Komunitas Muslim Dunia di Abu Dhabi

    • calendar_month Rabu, 18 Mei 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-JAKARTA Dewan Komunitas Muslim Dunia menggelar Konferensi Internasional tentang Muslim sebagai Kesatuan Umat dalam Keberagaman di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), pada 8-9 Mei 2022. Konferensi untuk membahas masalah Persatuan Islam, Konsep, Peluang dan Tantangan itu dihadiri oleh sekira 700 peserta di lebih dari 150 negara di dunia, termasuk Indonesia. Sejumlah pejabat dan mantan […]

expand_less