Breaking News:
Beranda » INSPIRASI » Raih Guru Besar, Usep Dedi Rostandi: Simbol Dedikasi, Pengabdian, dan Kontribusi Keilmuan

Raih Guru Besar, Usep Dedi Rostandi: Simbol Dedikasi, Pengabdian, dan Kontribusi Keilmuan

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG Kanal31.com — Perjalanan panjang dan konsisten dalam dunia akademik mengantarkan Dr. H. Usep Dedi Rostandi, Lc., M.A. meraih jabatan Guru Besar Rumpun Ilmu Agama berdasarkan Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Tahun 2025. Capaian ini menjadi puncak pengabdian akademik yang sarat dedikasi dan kontribusi keilmuan bagi pengembangan pendidikan Islam di Indonesia.

 

Bagi dosen UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang juga menjabat Wakil Pengurus PWNU Jawa Barat ini, gelar Guru Besar bukan semata capaian karier akademik. Lebih dari itu, Guru Besar merupakan simbol dedikasi, pengabdian, serta tanggung jawab moral untuk terus berkontribusi dalam membangun peradaban bangsa melalui ilmu pengetahuan.

 

Sebagai insan akademik berintegritas sekaligus Direktur Eksekutif Rumah Moderasi Beragama UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Usep menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif sebagai pelopor keilmuan, penjaga moralitas, dan pionir perubahan. Kontribusi tersebut diwujudkan melalui pengembangan narasi keilmuan Islam yang moderat dan berlandaskan nilai rahmatan lil ‘alamin.

 

Integrasi Kearifan Lokal dalam Pendidikan Pesantren

 

Salah satu kontribusi akademik Prof. Usep Dedi Rostandi tercermin dalam karya ilmiahnya yang mengkaji integrasi nilai kearifan lokal Menyama Braya ke dalam kurikulum pendidikan Pondok Pesantren Bali Bina Insani (BBI). Penelitian ini berfokus pada peran pendidikan pesantren dalam menumbuhkan toleransi beragama dan kerukunan antariman di tengah masyarakat multikultural.

 

Penelitian tersebut menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara semi-terstruktur, observasi pasif, dan analisis dokumen. Hasilnya menunjukkan bahwa kurikulum holistik BBI yang dikenal sebagai Kurikulum Hidup dan Kehidupan berhasil mengintegrasikan unsur budaya lokal, seperti penggunaan bahasa Bali dalam pembelajaran teks-teks Islam, serta mendorong interaksi sosial lintas agama.

 

Integrasi nilai Menyama Braya terbukti efektif dalam merespons keragaman dan mempromosikan harmoni antara komunitas Muslim dan Hindu. Model pendidikan ini dinilai relevan untuk direplikasi oleh lembaga pendidikan Islam lainnya sebagai upaya memperkuat dialog dan kerja sama antariman di masyarakat majemuk.

 

Sekilas Profil

 

Prof. Dr. H. Usep Dedi Rostandi, Lc., M.A., lahir di Bandung, 14 Januari 1966. Dengan menempuh pendidikan S1 di Universitas Al-Azhar Kairo, S2 di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dan S3 di Universitas Islam Nusantara Bandung. Sepanjang kariernya, telah mengemban berbagai amanah strategis di lingkungan akademik, keagamaan, dan kemasyarakatan, baik di UIN Sunan Gunung Djati Bandung maupun di organisasi keislaman tingkat daerah dan nasional.

 

Capaian Guru Besar ini diharapkan semakin memperkuat kontribusi Prof. Usep Dedi Rostandi dalam pengembangan keilmuan Islam moderat serta penguatan nilai toleransi dan kebangsaan di Indonesia.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inilah 5 Aktivitas yang Wajib Dilakukan di Teras Cihampelas

    Inilah 5 Aktivitas yang Wajib Dilakukan di Teras Cihampelas

    • calendar_month Minggu, 25 Agt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Bandung) — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus mendorong agar kawasan Teras Cihampelas semakin menggeliat. Pemkot Bandung berharap, kawasan Teras Cihampelas dapat menjadi daya tarik wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Sebelumnya Penjabat Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono menyampaikan, Teras Cihampelas merupakan ikon Kota Bandung yang luar biasa. “Kita ingin bangga sama Cihampelas. Kita sedang mengidentifikasi, di […]

  • Lagi, HTN Peduli Masyarakat, Gelar Sadarkum di Pangalengan Kab. Bandung

    Lagi, HTN Peduli Masyarakat, Gelar Sadarkum di Pangalengan Kab. Bandung

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com–  Ketua Jurusan Tata Negara (Siyasah) Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Ridwan Eko Prasetyo, SH.I, MH mengajak masyarakat untuk memahami dan mengamalkan hukum sebagai bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Ajakan Kajur ini disampaikan pada kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Desa Sadar Hukum (Sadarkum) di Desa Warnasari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, […]

  • Keren! MAN Insan Cendekia OKI Borong Medali Kompetisi Riset JISF 2024

    Keren! MAN Insan Cendekia OKI Borong Medali Kompetisi Riset JISF 2024

    • calendar_month Minggu, 4 Agt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (JAKARTA) — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cedekia OKI berhasil neraih 19 medali pada Jakarta International Science Fair (JISF) 2024. Pada kompetisi yang digelar 27–30 Juli 2024 di i3L Jakarta ini, peserta didik MAN IC OKI harus bersaing dengan ratusan peserta dari 10 negara baik secara offline maupun online. Selain 19 Medali, satu hasil riset […]

  • Mengapa Banyak Hal Teringat Saat Shalat?

    Mengapa Banyak Hal Teringat Saat Shalat?

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG Kanal31.com — Shalat merupakan ibadah utama dalam Islam yang membutuhkan kekhusyukan dan kehadiran hati. Namun, seringkali individu mengalami fenomena di mana berbagai pikiran, bahkan ide penting, justru muncul saat shalat dan menghilang setelahnya. Tulisan ini menelaah fenomena tersebut melalui pendekatan tasawuf dengan konsep muroqobah, serta psikologi kognitif dan atensi. Shalat dalam Islam merupakan perjumpaan […]

  • NU Perlu Menganut Radikalisme

    NU Perlu Menganut Radikalisme

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle Moeflich Hasbullah, Dosen UIN Bandung
    • 0Komentar

    (Masukan untuk Muktamar NU ke-35 di Jombang, 27–31 Agustus 2026) BANDUNG, kanal31.com — Menjelang muktamarnya yang ke-35, saya ingin memberi satu gagasan besar untuk NU, yaitu NU harus melakukan gerakan radikal. Radikal? Iya, melakukan perubahan diri yang radikal di dalamnya karena problem NU bukan sekadar terlalu dekat dengan kekuasaan, tetapi terlalu banyak energi organisasi tersedot ke […]

  • Prof. Dwi Hendratmo Widyantoro: Guru Besar Keahlian Informatika ITB

    Prof. Dwi Hendratmo Widyantoro: Guru Besar Keahlian Informatika ITB

    • calendar_month Rabu, 21 Sep 2022
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAl31.COM Keluarga besar Institut Teknologi Bandung berduka atas berpulangnya Guru Besar Prof. Ir. Dwi Hendratmo Widyantoro, M.Sc., Ph.D. Beliau wafat Minggu, 18 September 2022 sekitar pukul 23.00 di RS Borromeus Bandung. Kepergian almarhum membawa duka cita yang sangat mendalam terutama bagi civitas akademika di Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI) ITB. Beliau merupakan Guru Besar […]

expand_less