Breaking News:
Beranda » NETIZEN » Tradisi Membaca 

Tradisi Membaca 

  • account_circle Moeflich Hasbullah, Dosen UIN Bandung
  • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Memahami Kita, Memahami Gen-Z

BANDUNG kanal31.com

Banyak dari generasi kita, para orang tua atau Baby Boomers, menghakimi Gen-Z sebagai malas membaca dan lemah literasi.

 

Gen-Z itu bukan malas membaca. Mereka hanya tidak membaca dengan cara kita. Mereka tidak anti membaca, mereka anti cara membaca yang tidak relevan dengan kecepatan zaman mereka. Bagi mereka, membaca bukan lagi duduk lama dengan satu buku, tapi menyerap informasi dari berbagai sumber secara simultan—artikel, video, thread, hingga AI.

 

Kita tumbuh dengan buku, mereka tumbuh dengan layar. Kita membaca perlahan, mereka menyerap cepat. Kita fokus satu sumber, mereka lompat antar banyak sumber. Kita membaca untuk memahami, mereka membaca untuk mengolah dan merespons cepat.

 

Generasi kita punya keunggulan dalam ketekunan, konsentrasi panjang, dan kedalaman analisis yang mulai langka hari ini. Kecepatan sering mengorbankan kedalaman. Multitasking sering mengorbankan fokus. Informasi melimpah sering mengaburkan mana yang benar-benar penting.

 

Namun, kecepatan tanpa kedalaman bisa jadi rapuh. Sebaliknya, kedalaman tanpa adaptasi teknologi informasi bisa jadi usang. Masalahnya bukan di niat belajar, tapi di cara. Jadi bukan soal siapa lebih baik. Tapi siapa mau belajar dari siapa.

 

Karena pada akhirnya, dunia tetap butuh orang yang bukan hanya cepat mengakses informasi, tapi juga mampu berpikir jernih, mendalam, dan tidak mudah terseret arus.

 

Cara belajar memang urusan teknis. Tapi kualitas berpikir itu urusan prinsip.

 

Kita gak bisa mengatur zaman. Kita hanya bisa menjadi jembatan, menggabungkan kedalaman lama dengan kecepatan baru. Kita gak bisa mengatur zaman. Kita hanya bisa menyesuaikan diri tanpa kehilangan kualitas berpikir.

 

Kalau generasi lama bersikeras mempertahankan cara lama, mereka akan ditinggalkan. Kalau Gen-Z menolak belajar kedalaman, mereka akan kehilangan arah.

Masa depan bukan milik yang paling cepat atau paling lama, tapi milik yang paling adaptif tanpa kehilangan kedalaman.***

 

  • Penulis: Moeflich Hasbullah, Dosen UIN Bandung

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mimbar Guru Besar untuk Pendidikan Indonesia

    Mimbar Guru Besar untuk Pendidikan Indonesia

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA kanal31.com — Di bulan Mei 2025, tepatnya Senin 19 Mei 2025, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, melalui Program Studi Pendidikan Agama Islam, untuk pertama kalinya menggelar even Mimbar Guru Besar. Even ini merupakan ikhtiar-akademik-strategis untuk mewadahi pemikiran dan gagasan para dosen yang telah meraih jabatan akademik tertinggi tentang pendidikan, […]

  • Sambal Bakar Mang Ujang Dipatiukur, Pedasnya Siap Menggoda Selera!

    Sambal Bakar Mang Ujang Dipatiukur, Pedasnya Siap Menggoda Selera!

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Kota Bandung yang dijuluki sebagai Paris van Java tidak hanya terkenal dengan alamnya yang indah dan sejuk, tetapi juga kekayaan serta keaneka ragaman kulinernya yang menggoda selera.   Tak heran, jika banyak wisatawan dari luar kota dan bahkan mancanegara yang tertarik ingin mencicipi kuliner-kuliner yang ada di Kota Kembang ini.   Salah satu […]

  • Dorong Regulasi Adil untuk Guru Madrasah, Aliansi Honorer Kemenag Ciamis Resmi Terbentuk

    Dorong Regulasi Adil untuk Guru Madrasah, Aliansi Honorer Kemenag Ciamis Resmi Terbentuk

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    CIAMIS Kanal31.com — Ribuan tenaga honorer di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ciamis sepakat membentuk wadah perjuangan baru bernama Aliansi Honorer Kemenag Ciamis. Pembentukan aliansi ini menjadi momentum penting untuk menyatukan aspirasi para tenaga pendidik dan kependidikan madrasah yang selama ini berjalan sendiri-sendiri. “Selama ini kita bercerai-berai, terkotak-kotak dalam organisasi kecil. Sekarang kita disatukan […]

  • Jelang Libur Akhir Tahun, Ketua DPR Ingatkan Pemerintah Pastikan Kesiapan Transportasi Umum

    Jelang Libur Akhir Tahun, Ketua DPR Ingatkan Pemerintah Pastikan Kesiapan Transportasi Umum

    • calendar_month Sabtu, 21 Des 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, KANAL31.COM –Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani meminta Pemerintah untuk memastikan kesiapan semua sarana dan prasarana transportasi di masa liburan akhir tahun agar berjalan lancar. Hal ini mengingat sudah mulai adanya lonjakan pergerakan perjalanan jelang perayaan Natal 2024 dan momen Tahun Baru 2025.   “Kami berharap Pemerintah memastikan kesiapan semua simpul transportasi karena […]

  • Reaktivasi Jalur Kereta, PT KAI Dukung Langkah Gubernur Dedi Mulyadi

    Reaktivasi Jalur Kereta, PT KAI Dukung Langkah Gubernur Dedi Mulyadi

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengapresiasi rencana Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat yang akan kembali reaktivasi jalur-jalur kereta api yang telah lama tidak beroperasi. Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo mengatakan, sebagai operator pihaknya menyambut positif rencana dari Pemprov Jabar tersebut. “Kalau KAI sebagai operator pada prinsipnya support terhadap rencana Gubernur […]

  • Akreditasi Prodi Psikologi 2025, Fase Awal Buka Program Pendidikan Profesi dan S2

    Akreditasi Prodi Psikologi 2025, Fase Awal Buka Program Pendidikan Profesi dan S2

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Fakultas Psikologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung disarankan untuk segera membuka program pendidikan profesi, guna menghasilkan psikolog profesional dan kompeten. Kehadiran program ini sangat penting, untuk memenuhi kebutuhan praktisi bidang psikologi dan meningkatkan kualitas layanan publik. Saran ini dikemukakan oleh Asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dari Universitas Airlangga, Prof. Dr. Seger […]

expand_less